Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bimbingan konseling SMP

6 modul ajar Bimbingan konseling SMP untuk kelas IX, VII, dan VIII — mulai Pilihan Karir setelah Lulus SMP, Bulyng, dan Mengenal Profesi dan Perencanaan Karir.

6 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bimbingan konseling SMP ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bimbingan konseling SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan
Bimbingan Konseling · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan
Bimbingan Konseling · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBimbingan Konseling
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPencegahan Perundungan dan Mencari Batuan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar interaksi sosial dan pentingnya saling menghormati dalam pergaulan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainPerkembangan Diri dan Sosial
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengenali dan mengelola emosi, membangun hubungan yang sehat, serta mengembangkan keterampilan sosial yang positif untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab di berbagai lingkungan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPerundungan dapat terjadi di mana saja, seperti di sekolah, rumah, atau media sosial, dengan berbagai bentuk seperti ejekan, pengucilan, atau kekerasan fisik.
KonseptualPencegahan perundungan melibatkan pemahaman tentang jenis-jenis perundungan, dampaknya, serta strategi untuk melindungi diri dan orang lain, termasuk mencari bantuan dari pihak yang tepat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah konkret untuk mengidentifikasi perundungan, meresponsnya dengan aman, dan melaporkannya kepada orang dewasa atau pihak berwenang.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas perundungan, serta mengembangkan empati terhadap korban perundungan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis perundungan dan dampaknya terhadap korban dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan strategi pencegahan perundungan di lingkungan sekolah dan keluarga secara runtut.
  3. Melalui simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan cara mencari bantuan dan melaporkan tindakan perundungan kepada orang dewasa yang dipercaya dengan percaya diri.
  4. Setelah memahami materi, peserta didik dapat merumuskan komitmen pribadi untuk menjadi agen anti-perundungan di lingkungan sekitar dengan bertanggung jawab.
Halaman 2 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dampak perundungan dan mengetahui cara mencegahnya serta berani mencari bantuan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman dan nyaman bagi semua.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus peduli jika ada teman yang dirundung, dan apa yang bisa kita lakukan jika kita atau teman kita mengalaminya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik menyusun teks persuasif atau poster kampanye anti-perundungan dengan bahasa yang efektif.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan pentingnya musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan konflik dan mencegah perundungan.
Seni Budaya: Membuat poster atau karya seni visual yang mengampanyekan anti-perundungan dengan pesan yang kuat dan kreatif.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang pengalaman perundungan dan cara mengatasinya, serta berkolaborasi dengan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan simulasi, dengan poster atau infografis tentang anti-perundungan ditempelkan di dinding kelas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat memanfaatkan platform media sosial sekolah atau grup komunikasi kelas untuk berbagi informasi positif tentang anti-perundungan dan melaporkan kasus jika diperlukan.
Halaman 3 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis perundungan dan dampaknya terhadap korban dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman singkat tentang interaksi sosial di sekolah atau di rumah, kemudian mengaitkannya dengan pentingnya rasa aman dan nyaman.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi jenis dan dampak perundungan, serta pertanyaan pemantik: 'Apa saja bentuk perundungan yang sering terjadi di sekitar kita dan bagaimana dampaknya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek atau cerita bergambar tentang kasus perundungan di sekolah, lalu meminta peserta didik mengamati dan mencatat poin-poin penting.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja kasus perundungan yang berbeda untuk setiap kelompok.
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis kasus yang diberikan, mengidentifikasi jenis perundungan (fisik, verbal, sosial, siber), pelaku, korban, serta dampak yang ditimbulkan pada korban.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat (misalnya dalam bentuk mind map atau poster mini) yang berisi hasil analisis kasus mereka.
  2. Peserta didik dalam kelompok secara aktif mendiskusikan temuan mereka, termasuk contoh nyata perundungan yang mungkin pernah mereka lihat atau dengar, dan bagaimana perasaan korban dalam kasus tersebut.
  3. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis kasus mereka di depan kelas, menjelaskan jenis perundungan dan dampak yang mereka temukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah presentasi, guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan berbagai kasus dan dampaknya, serta mengidentifikasi pola-pola perundungan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan diskusi kelompok, mengapresiasi partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang jenis-jenis perundungan dan dampaknya, menegaskan bahwa perundungan bukanlah hal yang bisa dianggap sepele.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum jenis-jenis perundungan dan dampak negatifnya.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya peka terhadap lingkungan sekitar dan menghargai perbedaan, serta memberikan apresiasi atas antusiasme belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi tentang cara pencegahan perundungan di rumah dan di sekolah sebagai persiapan pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan strategi pencegahan perundungan di lingkungan sekolah dan keluarga secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis dan dampak perundungan, kemudian mengaitkannya dengan pentingnya tindakan pencegahan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu merumuskan strategi pencegahan perundungan dan mencari bantuan, serta pertanyaan pemantik: 'Apa yang harus kita lakukan jika melihat atau mengalami perundungan, dan siapa yang bisa kita mintai bantuan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis atau poster tentang strategi pencegahan perundungan dan nomor kontak bantuan, lalu meminta peserta didik mengamati dan bertanya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD berjudul 'Ayo Lawan Perundungan!'
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk merumuskan strategi pencegahan perundungan di sekolah dan di keluarga, serta mengidentifikasi siapa saja yang bisa dimintai bantuan dan bagaimana cara yang efektif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar strategi pencegahan dan daftar kontak bantuan yang relevan, serta menyiapkan simulasi singkat (role play) tentang cara mencari bantuan atau melaporkan perundungan.
  2. Peserta didik dalam kelompok berlatih simulasi mencari bantuan atau melaporkan perundungan, saling memberikan masukan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi.
  3. Setiap kelompok mempresentasikan daftar strategi mereka dan mendemonstrasikan simulasi mencari bantuan di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi dan umpan balik atas presentasi dan simulasi yang dilakukan, menekankan pentingnya keberanian dan ketepatan dalam mencari bantuan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya peran aktif setiap individu dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas perundungan, serta menegaskan bahwa mencari bantuan adalah tindakan yang berani dan tepat.
  3. Guru mengajak peserta didik merumuskan komitmen pribadi untuk menjadi agen anti-perundungan di lingkungan sekitar dengan bertanggung jawab.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan strategi pencegahan perundungan dan pentingnya mencari bantuan dari orang dewasa yang dipercaya.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas semangat kolaborasi mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan informasi tentang sumber daya atau kontak layanan bantuan terkait perundungan yang tersedia di sekolah atau komunitas, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Lawan Perundungan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis perundungan, dampaknya, serta merumuskan strategi pencegahan dan cara mencari bantuan.

Alat & bahan: Kertas karton, spidol warna, pensil, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Amati gambar kasus perundungan yang diberikan oleh guru dan diskusikan apa yang terjadi.
    PerundunganFisikVerbalSosialSiber
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Bersama kelompok, identifikasi jenis perundungan yang terjadi, siapa pelakunya, siapa korbannya, dan apa dampaknya bagi korban.
  3. Buatlah daftar strategi pencegahan perundungan yang bisa diterapkan di sekolah dan di rumah.
  4. Tuliskan siapa saja orang dewasa yang bisa kamu mintai bantuan jika melihat atau mengalami perundungan, serta bagaimana cara menghubunginya.
  5. Rancanglah sebuah simulasi singkat (role play) tentang cara melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang perundungan?
  2. Pernahkah kamu melihat atau mendengar tentang kasus perundungan di sekitarmu?
  3. Menurutmu, mengapa perundungan bisa terjadi?
  4. Siapa orang yang akan kamu mintai bantuan jika kamu atau temanmu dirundung?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi hasil analisis kasus, dan simulasi mencari bantuan.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap poster strategi pencegahan perundungan dan komitmen pribadi peserta didik untuk menjadi agen anti-perundungan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis perundungan dan dampaknya terhadap korban.Jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, sosial, siber) dan dampak psikologis/sosial.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
2Menjelaskan strategi pencegahan perundungan di lingkungan sekolah dan keluarga.Strategi pencegahan (menghargai perbedaan, membangun empati, berani melapor).2 JPkolaborasi, kewargaan
3Mendemonstrasikan cara mencari bantuan dan melaporkan tindakan perundungan.Prosedur mencari bantuan (kepada guru, orang tua, konselor, pihak berwenang).2 JPkomunikasi, kemandirian
4Merumuskan komitmen pribadi untuk menjadi agen anti-perundungan.Pentingnya peran aktif individu dalam menciptakan lingkungan aman.2 JPkewargaan, kesehatan
Halaman 8 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Perundungan adalah perilaku agresif yang tidak diinginkan di antara anak-anak usia sekolah yang melibatkan ketidakseimbangan kekuatan nyata atau yang dirasakan. Perilaku ini diulang atau memiliki potensi untuk diulang dari waktu ke waktu. Memahami perundungan dan cara mencegahnya sangat penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.

1. Mengenal Perundungan
Perundungan, atau bullying, adalah tindakan agresif yang disengaja dan berulang yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain yang lebih lemah. Ada beberapa jenis perundungan: perundungan fisik (memukul, menendang), perundungan verbal (mengejek, menghina), perundungan sosial (mengucilkan, menyebarkan gosip), dan perundungan siber (menyebarkan ancaman atau fitnah melalui internet). Penting untuk mengenali tanda-tanda perundungan agar bisa bertindak cepat.

2. Dampak Perundungan
Dampak perundungan sangat serius, baik bagi korban maupun pelaku. Bagi korban, perundungan dapat menyebabkan kecemasan, depresi, penurunan prestasi akademik, hingga keinginan untuk bunuh diri. Korban seringkali merasa takut, tidak berdaya, dan kehilangan kepercayaan diri. Sementara itu, pelaku perundungan juga berisiko mengembangkan perilaku agresif dan anti-sosial di kemudian hari. Lingkungan yang penuh perundungan juga merugikan semua pihak.

3. Strategi Pencegahan Perundungan
Pencegahan perundungan memerlukan upaya bersama dari semua pihak. Di sekolah, kita bisa membangun budaya saling menghargai, melaporkan setiap tindakan perundungan yang terlihat, dan tidak ikut-ikutan. Di rumah, orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengajarkan empati, dan menjadi contoh perilaku positif. Menjadi teman yang baik dan berani membela teman yang dirundung juga merupakan bentuk pencegahan yang efektif.

4. Mencari Bantuan
Jika kamu atau temanmu mengalami perundungan, jangan diam! Mencari bantuan adalah tindakan yang tepat dan berani. Kamu bisa berbicara dengan orang dewasa yang kamu percaya, seperti guru, orang tua, konselor sekolah, atau anggota keluarga lainnya. Jelaskan dengan jujur apa yang terjadi. Sekolah biasanya memiliki prosedur untuk menangani kasus perundungan. Ada juga lembaga atau hotline khusus yang bisa dihubungi untuk mendapatkan bantuan dan perlindungan.

5. Menjadi Agen Anti-Perundungan
Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas perundungan. Dengan memahami bahaya perundungan, berani melaporkan, dan mendukung korban, kita bisa menjadi agen anti-perundungan. Jadilah seseorang yang menyebarkan kebaikan, empati, dan rasa hormat kepada semua orang. Ingat, satu tindakan kecil kebaikan bisa membuat perbedaan besar dalam hidup seseorang.

Rangkuman: Perundungan adalah perilaku agresif berulang yang merugikan. Dampaknya sangat negatif bagi korban, meliputi masalah mental dan akademik. Pencegahan perundungan melibatkan semua pihak melalui membangun budaya hormat, empati, dan berani melaporkan. Penting untuk mencari bantuan dari orang dewasa yang dipercaya jika mengalami atau melihat perundungan. Setiap individu dapat menjadi agen anti-perundungan untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Halaman 9 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PerundunganTindakan agresif yang disengaja dan berulang yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain yang lebih lemah.
BullyingIstilah lain dari perundungan.
EmpatiKemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain.
SiberBerkaitan dengan dunia maya atau internet.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bimbingan Konseling · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan" mata pelajaran Bimbingan Konseling Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pencegahan Perundungan dan Mencari Batuan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Bimbingan konseling di SMP

Peta di halaman ini memuat Bimbingan konseling di SMP, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bimbingan konseling SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bimbingan konseling SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bimbingan konseling SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bimbingan konseling bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIPeta Konsep
Pencegahan Perundungan dan Mencari BatuanMengenal PerundunganDampak PerundunganStrategi Pencegahan PerundunganMencari BantuanMenjadi Agen Anti-Perundungan
Dari sub-bab Pencegahan Perundungan dan Mencari BatuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBimbingan konseling · Kelas VIIProfil Lulusan
KewargaanKomunikasiKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bimbingan konseling SMP

Apakah modul ajar Bimbingan konseling ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bimbingan konseling?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.