Modul Ajar & RPP Matematika Kelas III
Bilangan sampai 1.000
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Bilangan sampai 1.000 |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Project-Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep bilangan cacah sampai 100 dan dapat melakukan operasi hitung sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bilangan 1.000 adalah seribu, yang sering kita jumpai dalam harga barang di warung atau jumlah penduduk di suatu desa. |
| Konseptual | Konsep bilangan sampai 1.000 melibatkan pemahaman nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) dan cara membaca serta menulisnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, dan melakukan operasi hitung pada bilangan sampai 1.000. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari strategi yang efektif untuk memahami nilai tempat dan menggunakan bilangan dalam kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mensyukuri karunia Allah SWT berupa akal untuk memahami dan menggunakan angka-angka dalam mengatur kehidupan, serta meyakini bahwa keteraturan angka adalah bagian dari ciptaan-Nya yang sempurna. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat mempelajari konsep bilangan sampai 1.000 dengan tekun dan gigih, menyadari bahwa penguasaan ilmu matematika ini akan membuka pintu pemahaman lebih lanjut dan bermanfaat di masa depan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan pemahaman bilangan untuk menghitung dan mengelola sumber daya alam secara bijak, seperti menghitung jumlah bibit pohon yang ditanam atau jumlah sampah yang berhasil didaur ulang. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menggunakan kemampuan berhitung untuk membantu sesama, misalnya menghitung uang kas kelas, membagi tugas kelompok secara adil, atau membantu teman memahami materi bilangan yang sulit. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai tanah air dengan memahami data-data statistik sederhana tentang Indonesia, seperti jumlah penduduk, luas wilayah, atau hasil produksi pertanian, sebagai wujud kepedulian terhadap bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000 dengan benar.
- Membaca dan menulis bilangan cacah sampai 1.000 dengan tepat.
- Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000 menggunakan simbol <, >, atau = dengan akurat.
- Mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000 dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya dengan mandiri.
- Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000 tanpa menyimpan dan meminjam dengan teliti.
- Memecahkan masalah sehari-hari yang melibatkan bilangan sampai 1.000 dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa bilangan sampai 1.000 adalah representasi kuantitas yang dapat digunakan untuk menghitung, membandingkan, dan mengurutkan benda atau informasi di sekitar mereka, serta menyadari pentingnya ketelitian dalam mengelola angka.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat harga kue di kantin Rp500 atau jumlah halaman buku cerita lebih dari 100? Bagaimana kita membaca dan menulis angka-angka besar seperti itu?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Project-Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Menghitung jumlah rakaat salat, jumlah tasbih, atau jumlah amal kebaikan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Bahasa Indonesia: Membaca dan menuliskan bilangan dalam teks deskripsi atau cerita pendek, serta memahami penggunaan angka dalam kalimat. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat hiasan atau poster angka kreatif dari bahan daur ulang untuk memudahkan identifikasi bilangan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk menanyakan harga barang saat berbelanja bersama atau meminta anak menghitung jumlah benda di rumah (misal: jumlah sendok, piring) untuk menguatkan pemahaman bilangan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster bilangan sampai 1.000, meja belajar diatur agar mudah untuk kerja kelompok, dan tersedia sudut baca dengan buku cerita yang melibatkan angka. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan aplikasi atau game edukasi matematika sederhana di tablet/komputer untuk latihan menghitung, membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 1.000. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000 dengan benar dan membaca serta menulis bilangan cacah sampai 1.000 dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik memberi salam, berdoa bersama, dan dicek kehadirannya. Guru menampilkan gambar benda-benda dengan jumlah banyak (misal: kelereng 250 buah, pensil 125 batang) dan menanyakan bagaimana cara kita mengetahui jumlahnya, serta menyampaikan tujuan pembelajaran tentang nilai tempat dan cara membaca bilangan besar. Guru memantik dengan pertanyaan: 'Apakah kalian tahu berapa banyak kelereng di dalam toples ini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi media blok Dienes atau kartu nilai tempat untuk menemukan pola nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) pada bilangan sampai 1.000. Mereka mendiskusikan bagaimana setiap posisi angka memiliki nilai yang berbeda. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengerjakan LKPD yang berisi latihan menuliskan bilangan berdasarkan nilai tempat yang diberikan dan sebaliknya, serta membaca dan menuliskan bilangan yang disajikan dalam bentuk angka dan kata. Mereka juga berlatih menyusun angka menjadi bilangan ratusan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep nilai tempat serta cara membaca dan menulis bilangan sampai 1.000 dengan benar. Kesalahan umum dibahas bersama untuk perbaikan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru membuat simpulan bersama tentang pentingnya nilai tempat. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua siswa dan memberikan tantangan soal teka-teki bilangan. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000 menggunakan simbol <, >, atau = dengan akurat dan mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000 dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya dengan mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik memberi salam dan berdoa. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya. Guru menampilkan cerita bergambar tentang dua teman yang mengumpulkan stiker dengan jumlah berbeda (misal: Ali punya 345 stiker, Budi punya 435 stiker) dan bertanya siapa yang punya lebih banyak. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang membandingkan dan mengurutkan bilangan. Guru memantik: 'Bagaimana cara kita tahu siapa yang stikernya paling banyak?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menganalisis masalah perbandingan jumlah stiker. Mereka diajak berdiskusi tentang strategi membandingkan bilangan ratusan, mulai dari angka ratusan, puluhan, lalu satuan. Guru menjelaskan penggunaan simbol <, >, dan = serta memberikan contoh cara mengurutkan bilangan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menyelesaikan beberapa studi kasus yang melibatkan perbandingan dan pengurutan bilangan sampai 1.000 dari kehidupan sehari-hari (misal: membandingkan jumlah buku di perpustakaan, mengurutkan hasil panen kebun). Mereka menggunakan kartu bilangan untuk praktik langsung. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan solusi dari studi kasus yang diberikan. Guru memandu diskusi kelas untuk mengklarifikasi pemahaman, memberikan penguatan tentang strategi membandingkan dan mengurutkan bilangan, serta memastikan penggunaan simbol yang tepat. Guru juga memberikan contoh soal tambahan untuk memastikan pemahaman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merangkum cara membandingkan dan mengurutkan bilangan. Guru memberikan pujian atas kerjasama dan ide-ide kreatif peserta didik. Guru memberikan tugas singkat untuk di rumah dan menutup pelajaran dengan doa serta senyum. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi nilai tempat, membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 1.000.
Alat & bahan: Kertas LKPD, pensil, penghapus, kartu bilangan, blok Dienes atau stik es krim, spidol warna
Langkah kerja:
- Amati kartu bilangan yang diberikan oleh guru.
- Tuliskan bilangan tersebut dalam bentuk angka dan kata pada kolom yang tersedia.
- Tentukan nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan) untuk setiap angka.
- Bandingkan dua bilangan yang diberikan menggunakan simbol <, >, atau =.
- Urutkan kelompok bilangan dari yang terkecil hingga terbesar.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Berapa jumlah jarimu?
- Coba sebutkan angka setelah 99.
- Angka mana yang lebih besar, 50 atau 70?
- Tuliskan angka 'seratus'!
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi aktif dalam kegiatan 'Toko Angka Ceria', serta kualitas jawaban pada LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup identifikasi nilai tempat, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, dan operasi hitung sederhana bilangan sampai 1.000.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000. | Nilai tempat (satuan, puluhan, ratusan). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membaca dan menulis bilangan cacah sampai 1.000. | Membaca dan menulis bilangan. | 2 JP | Komunikasi |
| 3 | Membandingkan dan mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000. | Perbandingan dan pengurutan bilangan. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kemandirian |
| 4 | Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. | Penjumlahan dan pengurangan. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Anak-anak hebat, pernahkah kalian melihat angka-angka besar seperti 100, 250, atau bahkan 1.000? Angka-angka ini ada di mana-mana, lho! Di harga mainan, jumlah teman di sekolah, atau jumlah halaman buku cerita. Mari kita belajar mengenal, membaca, menulis, dan menggunakan bilangan sampai 1.000 agar kita semakin pintar dan bisa menghitung banyak hal di sekitar kita!
1. Mengenal Bilangan sampai 1.000
Bilangan sampai 1.000 adalah bilangan cacah yang terdiri dari tiga angka. Bilangan ini dimulai dari 101 sampai 1.000. Contohnya 123, 456, 789. Kita sering menemukan bilangan ini dalam kehidupan sehari-hari, misalnya harga pensil Rp500, jumlah siswa di MI kami ada 350 anak, atau sebuah buku cerita memiliki 280 halaman. Memahami bilangan ini akan membantu kita dalam banyak hal, seperti berbelanja atau menghitung koleksi benda.
2. Nilai Tempat Bilangan
Setiap angka dalam sebuah bilangan memiliki nilai tempat. Pada bilangan sampai 1.000, ada tiga nilai tempat utama: satuan, puluhan, dan ratusan. Angka paling kanan adalah satuan (nilainya 1-9), di tengah adalah puluhan (nilainya 10-90), dan paling kiri adalah ratusan (nilainya 100-900). Contoh, pada bilangan 345, angka 5 menempati nilai tempat satuan, angka 4 menempati nilai tempat puluhan (nilainya 40), dan angka 3 menempati nilai tempat ratusan (nilainya 300). Memahami nilai tempat sangat penting agar kita tidak salah membaca atau menghitung.
3. Membaca dan Menulis Bilangan
Untuk membaca bilangan, kita mulai dari nilai tempat terbesar, yaitu ratusan. Contoh, angka 234 dibaca 'dua ratus tiga puluh empat'. Angka 507 dibaca 'lima ratus tujuh'. Saat menulis bilangan, kita menuliskannya sesuai dengan cara membacanya. Contoh, 'enam ratus delapan belas' ditulis 618. Penting untuk teliti agar tidak tertukar antara puluhan dan satuan, atau lupa menuliskan angka nol jika ada nilai tempat yang kosong, seperti pada 507.
4. Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan berarti menentukan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan. Kita menggunakan simbol '<' (lebih kecil dari), '>' (lebih besar dari), dan '=' (sama dengan). Cara membandingkannya adalah dengan melihat angka pada nilai tempat ratusan terlebih dahulu. Jika ratusannya sama, lihat puluhannya. Jika puluhannya juga sama, baru lihat satuannya. Contoh: 456 lebih kecil dari 546 (4 < 5), atau 789 lebih besar dari 782 (9 > 2).
5. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Caranya mirip dengan membandingkan. Kita bisa mulai dengan mencari bilangan terkecil atau terbesar terlebih dahulu, lalu menyusunnya secara berurutan. Contoh: Jika ada bilangan 215, 125, 251. Jika diurutkan dari terkecil menjadi 125, 215, 251. Latihan mengurutkan akan membuat kita lebih terampil mengenali pola angka.
6. Penjumlahan Bilangan sampai 1.000 (Tanpa Menyimpan)
Penjumlahan adalah menggabungkan dua atau lebih bilangan. Untuk bilangan sampai 1.000 tanpa menyimpan, kita menjumlahkan angka pada nilai tempat yang sama (satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan, ratusan dengan ratusan) secara berurutan dari kanan (satuan). Contoh: 123 + 214 = ? Kita jumlahkan 3+4=7 (satuan), 2+1=3 (puluhan), 1+2=3 (ratusan). Jadi hasilnya 337. Pastikan setiap angka sejajar dengan nilai tempatnya agar tidak keliru.
7. Pengurangan Bilangan sampai 1.000 (Tanpa Meminjam)
Pengurangan adalah mengambil sebagian dari bilangan. Untuk bilangan sampai 1.000 tanpa meminjam, kita mengurangkan angka pada nilai tempat yang sama (satuan dengan satuan, puluhan dengan puluhan, ratusan dengan ratusan) secara berurutan dari kanan (satuan). Contoh: 456 - 123 = ? Kita kurangkan 6-3=3 (satuan), 5-2=3 (puluhan), 4-1=3 (ratusan). Jadi hasilnya 333. Berlatih secara teratur akan membuat kita semakin cepat dan tepat dalam berhitung.
8. Penerapan Bilangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bilangan sampai 1.000 sangat sering kita gunakan. Misalnya, saat menghitung uang kembalian, menentukan jumlah barang yang akan dibeli, membaca nomor rumah, atau mengetahui jumlah penduduk di desa. Keterampilan ini penting untuk mengelola keuangan, merencanakan sesuatu, dan memahami informasi di sekitar kita. Semakin kita mahir, semakin mudah kita menjalani aktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan angka.
Rangkuman: Kita telah belajar mengenal, membaca, dan menulis bilangan sampai 1.000, lengkap dengan nilai tempatnya. Kita juga sudah bisa membandingkan, mengurutkan, serta melakukan penjumlahan dan pengurangan sederhana. Ingat, keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari berbelanja hingga memahami informasi. Teruslah berlatih agar semakin mahir dan percaya diri dengan angka!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bilangan Cacah | Bilangan bulat positif termasuk nol (0, 1, 2, 3, ...) |
| Nilai Tempat | Nilai suatu angka dalam bilangan berdasarkan posisinya (satuan, puluhan, ratusan) |
| Satuan | Nilai tempat paling kanan, melambangkan jumlah 1-9 |
| Puluhan | Nilai tempat di tengah, melambangkan jumlah 10-90 |
| Ratusan | Nilai tempat paling kiri, melambangkan jumlah 100-900 |
| Penjumlahan | Proses menggabungkan dua atau lebih bilangan |
| Pengurangan | Proses mengambil sebagian dari suatu bilangan |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bilangan sampai 1.000" mata pelajaran Matematika Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Bilangan sampai 1.000 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Semester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Unsur-Unsur Bangun DatarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenyajian Data dalam TabelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Keliling Bangun DatarMatematika Kelas III MIOperasi Penjumlahan CampuranMatematika Kelas III MIPerkalian dan PembagianMatematika Kelas III MIBilangan Cacah Sampai 10.000Matematika Kelas IV MILihat semua Modul Ajar Matematika Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bilangan sampai 1.000 pada Matematika MI, Fase B.
Modul Bilangan sampai 1.000 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas III MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Bilangan sampai 1.000 ini gratis?
Ya. Modul Bilangan sampai 1.000 untuk kelas III MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bilangan sampai 1.000 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bilangan sampai 1.000 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bilangan sampai 1.000 dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bilangan sampai 1.000 ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase B untuk kelas III MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bilangan sampai 1.000 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bilangan sampai 1.000 untuk Matematika kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bilangan sampai 1.000 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas III MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bilangan sampai 1.000 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bilangan sampai 1.000 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.