Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VI
Koordinat Kartesius
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Koordinat Kartesius |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep bilangan bulat positif dan negatif serta mampu mengidentifikasi posisi suatu objek dalam grid sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000, bilangan bulat, pecahan dan desimal; dapat melakukan operasi aritmetika pada bilangan cacah, bilangan bulat, pecahan dan desimal, serta dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan bilangan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Koordinat Kartesius digunakan untuk menentukan lokasi tempat di peta atau denah rumah dengan tepat. |
| Konseptual | Sistem koordinat Kartesius adalah cara untuk menentukan posisi suatu titik pada bidang datar menggunakan dua garis bilangan yang saling tegak lurus (sumbu X dan sumbu Y). |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan langkah-langkah membaca dan menuliskan koordinat suatu titik, serta menggambar bangun datar pada bidang koordinat. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam membaca dan menuliskan koordinat serta bagaimana pemahaman ini membantu mereka memecahkan masalah spasial dalam kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari kebesaran Allah SWT dalam keteraturan alam semesta yang dapat digambarkan melalui sistem koordinat yang rapi dan teratur. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali ilmu tentang Koordinat Kartesius untuk memecahkan masalah dan memahami dunia sekitar dengan lebih sistematis. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan konsep koordinat untuk merancang denah lingkungan yang tertata rapi, seperti taman atau area bermain, demi kenyamanan bersama. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek denah mini, saling membantu dan menghargai ide-ide teman demi mencapai tujuan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menggunakan pengetahuan Koordinat Kartesius untuk memahami peta wilayah Indonesia, menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi dan menentukan posisi titik pada bidang koordinat Kartesius dengan tepat.
- Menggambar titik dan bangun datar sederhana pada bidang koordinat Kartesius dengan benar.
- Menganalisis hubungan antara koordinat titik dan bentuk bangun datar yang terbentuk.
- Memecahkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan Koordinat Kartesius.
Pemahaman bermakna: Memahami sistem Koordinat Kartesius membantu kita menentukan dan menggambarkan posisi suatu objek secara akurat, seperti menemukan lokasi di peta atau merancang denah.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memberitahu teman letak persis rumah kita di sebuah peta agar dia tidak tersesat?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Membaca dan membuat denah lokasi atau peta sederhana yang menggunakan prinsip koordinat. Seni Rupa: Menggambar pola atau desain geometris pada bidang koordinat untuk menciptakan karya seni. Bahasa Indonesia: Mendeskripsikan lokasi suatu benda atau arah perjalanan menggunakan kosakata yang tepat terkait posisi dan arah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana Koordinat Kartesius digunakan dalam pekerjaan mereka (misalnya, arsitek, insinyur) atau dalam aktivitas sehari-hari (misalnya, mencari lokasi di peta digital). |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, dengan ketersediaan papan tulis atau area tempel untuk memajang hasil karya, serta akses ke area luar kelas untuk observasi posisi benda nyata. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi peta digital (misalnya Google Maps) untuk menunjukkan penggunaan koordinat dalam kehidupan nyata, atau simulasi sederhana di komputer/tablet untuk praktik menggambar titik koordinat. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi dan menentukan posisi titik pada bidang koordinat Kartesius dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyambut salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru mengajak bernyanyi lagu anak-anak yang menyebutkan arah mata angin untuk apersepsi, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang menentukan posisi benda dan pentingnya materi ini dalam kehidupan sehari-hari. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita memberitahu teman letak persis rumah kita di sebuah peta agar dia tidak tersesat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok diminta mengamati denah kelas yang sudah diberi grid. Mereka mencoba menemukan dan menjelaskan posisi beberapa benda di kelas menggunakan 'baris' dan 'kolom'. Guru mengarahkan diskusi untuk memperkenalkan konsep sumbu X dan Y, serta titik asal (0,0) sebagai dasar Koordinat Kartesius melalui contoh-contoh benda di sekitar kelas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima LKPD berupa 'peta harta karun' sederhana. Mereka diminta untuk menuliskan koordinat beberapa objek yang tersembunyi dan kemudian mencari 'harta karun' dengan mengikuti petunjuk koordinat yang diberikan. Aktivitas ini melibatkan praktik langsung dalam membaca dan menulis koordinat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penemuan 'harta karun' dan menjelaskan bagaimana mereka menentukan koordinat. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep-konsep yang masih membingungkan, dan memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam membaca koordinat. Peserta didik diajak menyadari bahwa dengan koordinat, mereka bisa menentukan posisi dengan sangat tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama menyimpulkan materi tentang cara menentukan posisi titik pada Koordinat Kartesius. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik dan memberikan motivasi untuk belajar lebih lanjut. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menggambar titik dan bangun datar sederhana pada bidang koordinat Kartesius dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyambut salam dan berdoa. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang menentukan posisi titik. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu menggambar titik dan bangun datar, serta mengaitkannya dengan kegiatan merancang denah atau pola. Guru bertanya, 'Jika kita tahu koordinat beberapa titik, bisakah kita membuat sebuah gambar?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan sebuah masalah: 'Seorang arsitek cilik ingin merancang taman kota berbentuk persegi panjang, tetapi ia hanya punya daftar koordinat empat sudutnya. Bagaimana ia bisa menggambar taman itu dengan benar?' Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memahami masalah dan merencanakan cara menggambar titik-titik tersebut pada bidang koordinat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok diberikan kertas berpetak (bidang koordinat) dan daftar koordinat titik-titik yang membentuk bangun datar (misalnya, persegi, segitiga, trapesium). Mereka diminta untuk menggambar titik-titik tersebut, menghubungkannya, dan mengidentifikasi bangun datar yang terbentuk. Mereka juga diminta untuk membuat satu bangun datar sederhana sendiri dengan menentukan koordinat titik-titiknya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok-kelompok memamerkan hasil gambar bangun datar mereka dan menjelaskan proses menggambarnya. Guru memfasilitasi diskusi tentang kesulitan yang dihadapi dan cara mengatasinya, serta memberikan penguatan tentang ketelitian dalam menggambar. Guru juga menyoroti bagaimana bangun datar dapat terbentuk dari kumpulan titik-titik koordinat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum langkah-langkah menggambar titik dan bangun datar pada bidang koordinat. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan kerja keras peserta didik. Guru memberikan informasi singkat tentang proyek di pertemuan selanjutnya yang akan melibatkan pemanfaatan koordinat. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menuliskan koordinat titik serta menggambar bangun datar sederhana.
Alat & bahan: Kertas berpetak, pensil, penggaris, penghapus, kartu koordinat.
Langkah kerja:
- Siapkan kertas berpetak dan alat tulismu.
- Baca koordinat titik-titik yang diberikan dengan teliti.
- Gambarlah setiap titik pada bidang koordinat sesuai dengan koordinatnya.
- Hubungkan titik-titik tersebut secara berurutan untuk membentuk sebuah bangun datar.
- Tuliskan nama bangun datar yang terbentuk di bawah gambar.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bagaimana kamu menjelaskan letak kursi temanmu kepada guru?
- Apa bedanya 'ke kanan 3 langkah' dengan 'ke kiri 3 langkah'?
- Jika ada garis lurus mendatar dan garis lurus tegak, apa gunanya garis-garis itu?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat berdiskusi kelompok, menggambar di LKPD, dan mempresentasikan hasil proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai yang mengukur kemampuan mengidentifikasi, menggambar, dan memecahkan masalah terkait Koordinat Kartesius.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dan menentukan posisi titik pada bidang koordinat Kartesius dengan tepat. | Konsep sumbu X, Y, dan titik asal; menentukan koordinat titik. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menggambar titik dan bangun datar sederhana pada bidang koordinat Kartesius dengan benar. | Menggambar titik (x,y); menghubungkan titik menjadi bangun datar. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menganalisis hubungan antara koordinat titik dan bentuk bangun datar yang terbentuk serta memecahkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan Koordinat Kartesius. | Proyek denah mini; aplikasi koordinat dalam masalah nyata. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
Adik-adik, pernahkah kalian melihat peta? Atau mungkin bermain game yang mengharuskan kalian menemukan lokasi tertentu? Untuk menemukan lokasi dengan tepat, kita membutuhkan sistem yang rapi. Dalam matematika, kita punya alat hebat bernama Koordinat Kartesius. Dengan ini, kita bisa menentukan posisi apa saja di bidang datar dengan sangat akurat, seperti memberi tahu teman letak rumahmu di peta!
1. Mengenal Bidang Koordinat Kartesius
Bidang Koordinat Kartesius adalah sebuah bidang datar yang dibentuk oleh dua garis bilangan yang saling tegak lurus. Garis mendatar disebut sumbu X (absis), dan garis tegak disebut sumbu Y (ordinat). Kedua sumbu ini berpotongan di satu titik yang disebut titik asal atau titik pangkal, dengan koordinat (0,0). Bidang ini terbagi menjadi empat daerah yang disebut kuadran. Setiap titik pada bidang ini dapat ditentukan posisinya dengan sepasang bilangan yang disebut koordinat (x,y), di mana x adalah posisi pada sumbu X dan y adalah posisi pada sumbu Y. Contohnya, titik (2,3) berarti 2 langkah ke kanan dari titik asal dan 3 langkah ke atas.
2. Menentukan Posisi Titik pada Koordinat
Untuk menentukan posisi suatu titik pada bidang Kartesius, kita selalu mulai dari titik asal (0,0). Angka pertama dalam koordinat (x) menunjukkan pergerakan horizontal (ke kanan jika positif, ke kiri jika negatif). Angka kedua (y) menunjukkan pergerakan vertikal (ke atas jika positif, ke bawah jika negatif). Misalnya, titik A(4,-2) berarti dari titik asal, kita bergerak 4 langkah ke kanan, lalu 2 langkah ke bawah. Penting untuk selalu menyebutkan nilai x terlebih dahulu, baru nilai y, agar tidak terjadi kesalahan penentuan posisi. Ketelitian sangat dibutuhkan saat membaca dan menuliskan koordinat.
3. Menggambar Titik dan Bangun Datar
Selain menentukan posisi, kita juga bisa menggambar titik dan bahkan bangun datar pada bidang koordinat. Untuk menggambar sebuah titik, kita cukup menandai persimpangan garis bantu dari nilai x dan y yang sesuai. Jika kita memiliki beberapa titik, misalnya A(1,1), B(5,1), C(5,4), dan D(1,4), kita bisa menggambar keempat titik tersebut. Kemudian, jika kita menghubungkan titik-titik ini secara berurutan, kita akan membentuk sebuah bangun datar, dalam contoh ini adalah sebuah persegi panjang. Kemampuan ini sangat berguna dalam merancang denah, pola, atau bahkan desain grafis sederhana.
4. Penerapan Koordinat Kartesius dalam Kehidupan
Koordinat Kartesius tidak hanya ada di buku pelajaran, tetapi juga banyak digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Contoh paling mudah adalah pada peta digital seperti Google Maps, di mana lokasi ditentukan dengan koordinat lintang dan bujur (yang prinsipnya mirip dengan koordinat x dan y). Selain itu, para arsitek dan insinyur menggunakan koordinat untuk merancang bangunan dan jembatan. Bahkan dalam permainan catur atau kapal-kapalan, kita menggunakan sistem koordinat sederhana untuk menentukan posisi bidak atau target. Memahami koordinat membantu kita berpikir lebih sistematis dan memecahkan masalah spasial.
Rangkuman: Koordinat Kartesius adalah sistem untuk menentukan posisi titik pada bidang datar menggunakan sumbu X (mendatar) dan sumbu Y (tegak). Setiap titik memiliki koordinat (x,y) yang menunjukkan posisi horizontal dan vertikal dari titik asal (0,0). Dengan koordinat, kita dapat mengidentifikasi, menggambar titik, dan membentuk bangun datar. Pengetahuan ini sangat bermanfaat dalam kehidupan nyata, seperti membaca peta, merancang denah, dan berbagai aplikasi teknologi lainnya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Koordinat Kartesius | Sistem untuk menentukan posisi titik pada bidang datar. |
| Sumbu X | Garis bilangan mendatar pada bidang koordinat. |
| Sumbu Y | Garis bilangan tegak pada bidang koordinat. |
| Titik Asal | Titik potong sumbu X dan Y, koordinatnya (0,0). |
| Koordinat | Pasangan bilangan (x,y) yang menunjukkan posisi suatu titik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Koordinat Kartesius" mata pelajaran Matematika Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Koordinat Kartesius yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan
Pecahan dan DesimalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRasioBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Kubus dan BalokBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Bilangan BulatMatematika Kelas VI MILuas dan VolumeMatematika Kelas VI MIOperasi Hitung CampuranMatematika Kelas VI MIStatistika (Mean, Median, Modus)Matematika Kelas VI MILihat semua Modul Ajar Matematika Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Koordinat Kartesius pada Matematika MI, Fase C, elemen Bilangan.
Modul Koordinat Kartesius ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Koordinat Kartesius ini gratis?
Ya. Modul Koordinat Kartesius untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Koordinat Kartesius ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Koordinat Kartesius ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Koordinat Kartesius dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Koordinat Kartesius ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Koordinat Kartesius tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Koordinat Kartesius untuk Matematika kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Koordinat Kartesius ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Koordinat Kartesius beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Koordinat Kartesius yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.