tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MIMatematika › Statistika Sederhana
MI · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Matematika Kelas VI
Statistika Sederhana

Modul ajar Matematika MI kelas VI materi Statistika Sederhana lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas VI materi Statistika Sederhana
Ringkasan: Statistika sederhana adalah cara mengumpulkan, menyajikan, dan menafsirkan data. Data bisa dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, atau studi dokumentasi. Data dapat disajikan dalam tabel frekuensi, diagram batang, atau diagram lingkaran agar lebih mudah dipahami. Menafsirkan data berarti menarik kesimpulan dari informasi yang disajikan. Statistika membantu kita mengambil keputusan berdasarkan fakta di kehidupan sehari-hari.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: penalaran kritis, kolaborasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · Statistika Sederhana · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu mengurutkan bilangan dan melakukan operasi hitung dasar.

Pemahaman bermakna: Memahami statistika sederhana akan membantu peserta didik dalam mengolah dan menafsirkan informasi di sekitar mereka, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam membuat keputusan berdasarkan data.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat data jumlah siswa yang hadir di sekolah atau hasil nilai ulangan di kelas? Bagaimana cara kita agar mudah memahami semua angka itu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengumpulkan data dengan metode sederhana (wawancara, observasi) secara akurat dan menyajikannya dalam bentuk tabel frekuensi dengan benar.

Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pentingnya informasi dalam kehidupan sehari-hari dan menanyakan bagaimana cara mendapatkan informasi yang akurat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengumpulkan dan menyajikan data, serta memberikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa tahu berapa banyak teman sekelas yang suka makan bakso tanpa harus bertanya satu per satu di depan kelas?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh data sederhana di sekitar mereka (misalnya daftar makanan favorit, jumlah hewan peliharaan). Guru menjelaskan konsep dasar data dan cara pengumpulannya melalui wawancara atau observasi sederhana.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik melakukan survei sederhana di kelas tentang topik yang disepakati (misalnya warna favorit, jenis olahraga). Mereka mencatat data yang diperoleh dan bersama-sama menyusunnya ke dalam tabel frekuensi sederhana.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan tabel frekuensi hasil survei mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang akurasi data dan cara penyajian tabel frekuensi yang baik.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama pentingnya pengumpulan data yang akurat. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan memberikan tugas rumah untuk mencari contoh data di lingkungan rumah. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam penutup yang ceria.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning

Tujuan: Menyajikan data dalam bentuk diagram batang dan diagram lingkaran dengan tepat.

Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali hasil pengumpulan data pada pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyajikan data dalam bentuk diagram batang dan lingkaran, serta mengajak peserta didik membayangkan: 'Bagaimana agar data yang sudah kita kumpulkan kemarin bisa lebih mudah dilihat dan dipahami oleh orang lain?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh diagram batang dan diagram lingkaran dari koran, majalah, atau internet. Guru menjelaskan karakteristik dan fungsi masing-masing diagram, serta langkah-langkah membuat diagram batang dan diagram lingkaran dengan contoh data yang relevan.

Mengaplikasi: Peserta didik dalam kelompok melanjutkan proyeknya dengan mengambil data dari pertemuan sebelumnya. Mereka merencanakan dan membuat diagram batang serta diagram lingkaran berdasarkan data yang telah mereka kumpulkan, menggunakan alat bantu seperti kertas, penggaris, dan spidol.

Merefleksi: Setiap kelompok memamerkan diagram batang dan diagram lingkaran hasil karya mereka. Kelompok lain memberikan masukan mengenai kejelasan dan ketepatan penyajian diagram. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya label dan skala yang benar pada diagram.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama bahwa diagram membantu menyajikan data agar lebih mudah dipahami. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kekompakan kelompok. Guru memotivasi peserta didik untuk terus berlatih dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan yel-yel penyemangat.

Pertemuan 3 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menafsirkan data yang disajikan dalam tabel dan diagram untuk membuat kesimpulan sederhana serta memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan statistika dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru melakukan presensi. Guru mengingatkan kembali proyek diagram yang telah dibuat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menafsirkan data dan memecahkan masalah, dengan pertanyaan pemantik: 'Setelah kita membuat diagram yang bagus, apa manfaatnya diagram itu? Apa yang bisa kita ceritakan dari diagram tersebut?'

Memahami: Peserta didik diajak menganalisis contoh-contoh tabel dan diagram yang sudah jadi. Guru membimbing mereka untuk mengidentifikasi informasi penting, membandingkan data, dan menarik kesimpulan sederhana dari contoh-contoh tersebut. Guru juga memberikan contoh masalah sederhana yang dapat dipecahkan menggunakan data statistika.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik menggunakan tabel dan diagram yang telah mereka buat di pertemuan sebelumnya. Mereka berlatih menafsirkan data tersebut, mencari informasi seperti nilai tertinggi, terendah, atau frekuensi terbanyak. Selanjutnya, mereka mencoba memecahkan masalah sederhana yang diberikan guru berdasarkan data tersebut.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil penafsiran data dan solusi masalah yang mereka temukan. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik tentang ketepatan penafsiran dan alasan di balik kesimpulan yang dibuat. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berpikir kritis dalam menafsirkan data.

Penutup: Peserta didik dan guru bersama-sama merangkum seluruh materi statistika sederhana yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses pembelajaran dan hasil karya peserta didik. Guru memberikan motivasi untuk selalu cermat dalam melihat data di sekitar. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan pengumpulan data, dan kerapian penyusunan tabel serta diagram.

Akhir (sumatif): Peserta didik menyelesaikan proyek mini berupa pengumpulan, penyajian, dan penafsiran data tentang suatu topik di lingkungan madrasah.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengumpulkan data dengan metode sederhanaPengumpulan data2 JPPenalaran Kritis
Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagramPenyajian data (tabel, diagram batang, diagram lingkaran)2 JPKreativitas
Menafsirkan data dan memecahkan masalahPenafsiran data dan pemecahan masalah statistika2 JPKolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Statistika sederhana adalah cabang matematika yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dengan statistika, kita bisa memahami berbagai informasi yang disajikan dalam bentuk angka. Mulai dari berapa banyak teman sekelas yang suka membaca, sampai data jumlah pengunjung perpustakaan setiap hari, semua bisa kita olah dan sajikan agar mudah dipahami. Mari kita pelajari bersama cara mengumpulkan, menyajikan, dan menafsirkan data!

Apa Itu Data?

Data adalah kumpulan informasi atau fakta yang diperoleh dari pengamatan atau penelitian. Data bisa berupa angka, kata-kata, atau simbol. Contohnya, data tinggi badan siswa, data warna kesukaan, atau data jumlah buku di perpustakaan. Data sangat penting untuk membantu kita membuat keputusan atau memahami suatu keadaan. Misalnya, data jumlah siswa yang sakit membantu sekolah mengambil tindakan pencegahan penyakit.

Cara Mengumpulkan Data

Ada beberapa cara sederhana untuk mengumpulkan data. Pertama, wawancara, yaitu bertanya langsung kepada narasumber. Kedua, observasi, yaitu mengamati langsung suatu kejadian atau objek. Ketiga, kuesioner, yaitu menyebarkan daftar pertanyaan tertulis. Keempat, studi dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dari dokumen atau arsip yang sudah ada. Pilihlah cara yang paling sesuai dengan jenis data yang ingin kita kumpulkan.

Penyajian Data dalam Tabel Frekuensi

Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menyajikannya agar lebih rapi dan mudah dibaca. Salah satu cara adalah dengan tabel frekuensi. Tabel frekuensi adalah tabel yang berisi daftar kategori data dan jumlah kemunculan setiap kategori (frekuensi). Kolom pertama biasanya berisi kategori data, dan kolom kedua berisi frekuensi atau jumlah data untuk setiap kategori tersebut. Ini akan sangat membantu dalam melihat pola data.

Penyajian Data dalam Diagram Batang

Diagram batang adalah salah satu cara visual untuk menyajikan data. Diagram ini menggunakan batang-batang persegi panjang yang tingginya menunjukkan frekuensi atau jumlah data. Sumbu horizontal (mendatar) biasanya menunjukkan kategori data, sedangkan sumbu vertikal (tegak) menunjukkan frekuensi. Diagram batang sangat efektif untuk membandingkan jumlah data dari beberapa kategori yang berbeda secara cepat.

Penyajian Data dalam Diagram Lingkaran

Diagram lingkaran adalah diagram yang menyajikan data dalam bentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa juring atau sektor. Setiap juring mewakili proporsi atau persentase dari keseluruhan data. Ukuran juring sebanding dengan besar persentase data yang diwakilinya. Diagram lingkaran cocok digunakan untuk menunjukkan perbandingan bagian-bagian dari suatu keseluruhan, misalnya persentase siswa yang menyukai setiap jenis buah.

Menafsirkan Data Sederhana

Menafsirkan data berarti membaca dan memahami informasi yang terkandung dalam tabel atau diagram, lalu menarik kesimpulan dari informasi tersebut. Saat menafsirkan data, perhatikan hal-hal seperti nilai tertinggi, nilai terendah, kategori yang paling banyak, atau kategori yang paling sedikit. Kita juga bisa membandingkan antar kategori untuk menemukan pola atau tren. Penafsiran yang baik akan membantu kita mengambil keputusan yang tepat.

Penerapan Statistika dalam Kehidupan

Statistika sederhana banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat guru ingin mengetahui jenis makanan favorit siswa untuk merencanakan menu kantin, atau saat pengelola perpustakaan ingin tahu jenis buku apa yang paling sering dipinjam. Dengan statistika, kita bisa membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan fakta dan data yang ada, bukan hanya perkiraan semata. Ini melatih kita untuk berpikir lebih logis dan kritis.

Rangkuman: Statistika sederhana adalah cara mengumpulkan, menyajikan, dan menafsirkan data. Data bisa dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, atau studi dokumentasi. Data dapat disajikan dalam tabel frekuensi, diagram batang, atau diagram lingkaran agar lebih mudah dipahami. Menafsirkan data berarti menarik kesimpulan dari informasi yang disajikan. Statistika membantu kita mengambil keputusan berdasarkan fakta di kehidupan sehari-hari.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu mengumpulkan, menyajikan, dan menafsirkan data sederhana dari lingkungan sekitar.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, penggaris, spidol warna, pensil warna, lembar wawancara sederhana

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Tentukan satu topik survei sederhana di kelas (misal: hobi teman, jenis buah favorit).
  3. Lakukan wawancara atau observasi untuk mengumpulkan data dari teman sekelas.
  4. Catat data yang diperoleh ke dalam tabel frekuensi.
  5. Buatlah diagram batang dan diagram lingkaran berdasarkan data tersebut.

8 Glosarium

DataKumpulan informasi atau fakta.
FrekuensiJumlah kemunculan suatu data.
Diagram BatangPenyajian data menggunakan batang persegi panjang.
Diagram LingkaranPenyajian data menggunakan bagian lingkaran.
WawancaraPengumpulan data dengan bertanya langsung.
ObservasiPengumpulan data dengan mengamati langsung.
MenafsirkanMembaca dan menarik kesimpulan dari data.

9 Materi Matematika Terkait

Statistika (Mean, Median, Modus)Matematika Kelas VI MI
Pelajari Statistika (Mean, Median, Modus) →
Bilangan BulatMatematika Kelas VI MI
Pelajari Bilangan Bulat →
Koordinat KartesiusMatematika Kelas VI MI
Pelajari Koordinat Kartesius →
Luas dan VolumeMatematika Kelas VI MI
Pelajari Luas dan Volume →
Operasi Hitung CampuranMatematika Kelas VI MI
Pelajari Operasi Hitung Campuran →
KPK dan FPBMatematika Kelas V MI
Pelajari KPK dan FPB →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Statistika Sederhana ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.