Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IX
Teks Diskusi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Teks Diskusi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang perbedaan pendapat dan cara menyampaikan gagasan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, serta Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk bernalar kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi dalam berbagai situasi, serta mengapresiasi karya sastra dan budaya Indonesia. Mereka mampu memahami, mengevaluasi, dan menghasilkan berbagai jenis teks diskusi, serta menyajikan argumen secara lisan maupun tulisan dengan logis dan santun. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks diskusi berisi pemaparan dua sisi argumen yang berbeda mengenai suatu isu hangat. |
| Konseptual | Inti teks diskusi adalah penyajian argumen yang logis dan didukung bukti untuk meyakinkan audiens. |
| Prosedural | Menyusun teks diskusi melibatkan identifikasi isu, pengumpulan argumen pro-kontra, dan penyusunan struktur teks. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya berpikir kritis dan mempertimbangkan berbagai sudut pandang sebelum mengambil kesimpulan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menghargai perbedaan pendapat dalam diskusi sebagai wujud cinta sesama manusia. |
| 2. Cinta Ilmu | Terus mencari informasi valid untuk memperkuat argumen sebagai wujud cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyampaikan gagasan dengan sopan dan mendengarkan orang lain sebagai wujud cinta sesama. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menganalisis isu-isu terkini secara kritis untuk membentuk opini yang bertanggung jawab. |
| 5. Cinta Tanah Air | Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas untuk melatih kemampuan komunikasi dan kolaborasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur-uns kebahasaan dalam teks diskusi.
- Peserta didik mampu menganalisis struktur teks diskusi.
- Peserta didik mampu menyusun argumen yang logis dan santun dalam sebuah diskusi.
- Peserta didik mampu menyajikan teks diskusi secara lisan dengan percaya diri.
- Peserta didik mampu menulis teks diskusi sederhana berdasarkan isu yang diberikan.
Pemahaman bermakna: Memahami berbagai sudut pandang dalam sebuah isu penting untuk mengambil keputusan yang bijak dan berkontribusi pada penyelesaian masalah.
Pertanyaan pemantik: "Jika kamu melihat berita tentang dampak negatif media sosial pada remaja, apakah kamu akan langsung melarangnya atau mencari solusi lain?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Kewarganegaraan: Keterkaitan dengan pentingnya musyawarah mufakat dan menghargai perbedaan pendapat dalam kehidupan berbangsa. Ilmu Pengetahuan Sosial: Analisis isu-isu sosial kontemporer yang sering menjadi topik diskusi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dilibatkan dalam memfasilitasi diskusi keluarga mengenai isu-isu aktual yang relevan untuk memperkaya wawasan peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dengan poster-poster berisi kutipan inspiratif tentang dialog dan musyawarah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan platform digital seperti Google Docs untuk kolaborasi penulisan teks diskusi dan mencari referensi daring yang terpercaya. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu menganalisis struktur teks diskusi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengabsen, dan mengingatkan materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik tentang isu yang akan didiskusikan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati contoh teks diskusi yang disediakan guru, mengidentifikasi bagian-bagiannya (pendahuluan, argumen pro, argumen kontra, kesimpulan) dan ciri kebahasaannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menganalisis struktur dan unsur kebahasaan dari beberapa contoh teks diskusi yang berbeda. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, dilanjutkan dengan diskusi kelas dan umpan balik dari guru untuk memperkuat pemahaman tentang struktur teks diskusi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang struktur teks diskusi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan kegiatan pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menyusun argumen yang logis dan santun dalam sebuah diskusi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengingatkan kembali materi struktur teks diskusi. Guru menyajikan sebuah permasalahan aktual yang memicu perdebatan, misalnya 'Penggunaan Gadget di Sekolah'. Peserta didik diajak untuk mengidentifikasi isu tersebut. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dan data pendukung untuk argumen pro dan kontra terkait isu yang diberikan, serta belajar menyusun kalimat argumen yang efektif dan santun. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mempresentasikan argumen masing-masing dan saling memberikan masukan konstruktif terhadap argumen teman. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi dan argumen terbaik mereka, guru memberikan penguatan tentang cara menyusun argumen yang logis dan santun. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan pentingnya menyusun argumen yang kuat dan santun dalam diskusi, serta memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu menganalisis struktur dan unsur kebahasaan dalam teks diskusi.
Alat & bahan: Teks diskusi contoh, spidol, papan tulis/flip chart, alat tulis
Langkah kerja:
- Bacalah teks diskusi yang disediakan dengan saksama.
- Identifikasilah bagian pendahuluan, argumen pro, argumen kontra, dan kesimpulan dalam teks tersebut.
- Temukan minimal tiga kalimat yang menunjukkan unsur kebahasaan teks diskusi (misalnya, konjungsi pertentangan, kata modalitas).
- Diskusikan temuanmu dengan anggota kelompok.
- Catat hasil analisis pada lembar kerja yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang diskusi?
- Pernahkah kamu terlibat dalam sebuah perdebatan?
- Bagaimana cara menyampaikan pendapat agar tidak menyinggung orang lain?
- Apa saja yang perlu diperhatikan saat mendengarkan pendapat orang lain?
Formatif (proses): Guru melakukan observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta memberikan umpan balik lisan secara berkala.
Sumatif (akhir): Peserta didik mengerjakan tes tertulis berupa analisis teks diskusi dan menulis paragraf argumen.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis Struktur Teks Diskusi | Struktur Teks Diskusi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menyusun Argumen Logis dan Santun | Unsur Kebahasaan dan Teknik Argumentasi | 2 JP | Komunikasi |
| 3 | Menyajikan Teks Diskusi Lisan dan Tertulis | Praktik Menulis dan Presentasi Teks Diskusi | 2 JP | Kolaborasi |
Diskusi adalah kegiatan yang lazim kita temui, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam bentuk tulisan. Teks diskusi hadir untuk memfasilitasi pemahaman mendalam tentang sebuah isu dengan menyajikan berbagai sudut pandang secara terstruktur. Mari kita pelajari cara menyusun dan menganalisisnya.
1. Pengertian dan Tujuan Teks Diskusi
Teks diskusi adalah tulisan yang mengupas suatu persoalan atau isu dari berbagai sudut pandang yang berbeda, yaitu sisi pro (pendukung) dan kontra (penentang). Tujuannya adalah untuk menyampaikan pandangan, memengaruhi, dan meyakinkan pembaca atau pendengar tentang suatu topik yang sedang dibahas. Teks ini mendorong pembaca untuk berpikir kritis dan mempertimbangkan berbagai argumen sebelum membentuk opini sendiri.
2. Struktur Teks Diskusi
Sebuah teks diskusi umumnya memiliki tiga bagian utama. Pertama, pendahuluan yang berisi pengenalan isu atau masalah yang akan dibahas. Kedua, isi yang terdiri dari argumen pendukung (pro) dan argumen penentang (kontra) yang disajikan secara seimbang dan logis. Ketiga, kesimpulan yang merangkum argumen-argumen tersebut dan memberikan rekomendasi atau pandangan akhir penulis.
3. Unsur Kebahasaan Teks Diskusi
Teks diskusi kaya akan penggunaan unsur kebahasaan tertentu. Di antaranya adalah penggunaan konjungsi pertentangan (misalnya, tetapi, namun, sedangkan), konjungsi penegasan (misalnya, oleh karena itu, dengan demikian), kata modalitas (misalnya, harusnya, sebaiknya, mungkin), serta kalimat-kalimat yang bersifat persuasif dan argumentatif. Penggunaan bahasa yang lugas dan jelas sangat penting.
4. Teknik Menyusun Argumen Efektif
Menyusun argumen yang efektif dalam teks diskusi memerlukan pemahaman yang mendalam tentang isu. Argumen harus didukung oleh fakta, data, atau contoh yang relevan. Selain itu, penyampaian argumen harus dilakukan secara logis, runtut, dan santun agar dapat diterima oleh pembaca atau lawan diskusi. Hindari argumen yang bersifat emosional atau menyerang pribadi.
Rangkuman: Teks diskusi adalah alat penting untuk memahami isu kompleks dari berbagai sisi. Dengan struktur yang jelas, argumen yang logis, dan bahasa yang persuasif, kita dapat menyajikan pandangan yang meyakinkan. Kemampuan menganalisis dan menyusun teks diskusi melatih kita untuk berpikir kritis dan berkomunikasi secara efektif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Argumen Pro | Pendapat atau gagasan yang mendukung suatu isu. |
| Argumen Kontra | Pendapat atau gagasan yang menentang suatu isu. |
| Konjungsi Pertentangan | Kata penghubung yang menyatakan pertentangan antar klausa atau kalimat. |
| Isu | Pokok persoalan yang dibahas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Diskusi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Teks Diskusi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Berbagi Argumentasi dalam Teks DiskusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar BerpantunBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah PopulerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Pesan Moral dalam LegendaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Teks diskusi dan pantunBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks Laporan PercobaanBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks Pidato PersuasifBahasa Indonesia Kelas IX MTsMembuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang DiamatiBahasa Indonesia Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Diskusi pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, serta Menulis.
Modul Teks Diskusi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Diskusi ini gratis?
Ya. Modul Teks Diskusi untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Teks Diskusi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Teks Diskusi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Diskusi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Diskusi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Diskusi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Diskusi untuk Bahasa Indonesia kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teks Diskusi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Diskusi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Teks Diskusi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.