MTsKelas IXFase D

Modul Ajar & RPP IPS Kelas IX
Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mitigasi bencana adalah upaya krusial untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran. Ini melibatkan pemahaman jenis dan dampak bencana, serta penerapan strategi struktural dan non-struktural. Mitigasi bencana sangat terkait dengan pencapaian SDGs, terutama dalam membangun komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. Peran aktif masyarakat, didukung oleh pemerintah, adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi tantangan alam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs
IPS · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs
IPS · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPS
Fase / KelasD / IX
Materi PokokUpaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar bencana alam dan upaya pelestarian lingkungan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIndonesia sering mengalami bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
KonseptualMitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah menyusun rencana mitigasi bencana di lingkungan sekitar dan mengimplementasikannya dalam proyek sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan tindakan preventif dalam menghadapi bencana serta bagaimana pengetahuan ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa bencana adalah takdir Allah yang mengandung hikmah, namun tetap berikhtiar maksimal melalui mitigasi sebagai wujud syukur atas nikmat kehidupan dan menjaga amanah lingkungan.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali ilmu pengetahuan tentang kebencanaan dan strategi mitigasi, serta memanfaatkannya untuk merancang solusi inovatif demi keselamatan bersama.
3. Cinta LingkunganMenunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dengan aktif berpartisipasi dalam upaya mitigasi berbasis ekosistem, seperti menjaga kebersihan sungai dan penghijauan.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap empati dan gotong royong dengan sesama, siap membantu dalam situasi darurat bencana, serta membangun kesiapsiagaan komunitas secara kolektif.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara untuk berkontribusi aktif dalam upaya mitigasi bencana, demi terciptanya Indonesia yang tangguh dan aman dari ancaman bencana.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis bencana dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat serta lingkungan dengan tepat.
  2. Menganalisis konsep mitigasi bencana dan keterkaitannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan benar.
  3. Menyusun rencana mitigasi bencana sederhana di lingkungan sekitar dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
  4. Mempresentasikan hasil proyek rencana mitigasi bencana dengan percaya diri dan jelas.
  5. Menginternalisasi nilai-nilai kepedulian sosial, tanggung jawab, dan gotong royong dalam upaya mitigasi bencana.
Halaman 2 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami upaya mitigasi bencana bukan hanya tentang persiapan menghadapi musibah, tetapi juga bagian integral dari pembangunan berkelanjutan untuk melindungi kehidupan dan lingkungan, sejalan dengan nilai-nilai Islam dan kemanusiaan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu bersiap menghadapi bencana alam, padahal kita tidak tahu kapan bencana itu akan terjadi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Memahami bencana sebagai ujian dari Allah SWT dan pentingnya ikhtiar (usaha) melalui mitigasi serta tawakal, sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Ar-Ra'd: 11, 'Innallaha la yughayyiru ma biqaumin hatta yughayyiru ma bi anfusihim' (Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri).
Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami fenomena alam penyebab bencana (gempa, gunung meletus, banjir, dll.) dan prinsip-prinsip fisika/geologi yang mendasarinya.
Bahasa Indonesia: Menyusun laporan proyek dan presentasi dengan struktur yang baik, bahasa yang lugas, dan efektif.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat mengidentifikasi tokoh masyarakat atau lembaga penanggulangan bencana setempat sebagai narasumber untuk menambah wawasan dan masukan pada proyek mitigasi.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja dan kursi yang mudah dipindahkan untuk mendukung kerja kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area luar kelas untuk simulasi sederhana.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat infografis atau presentasi proyek, serta mencari informasi pendukung dari situs web resmi BPBD atau BMKG.
Halaman 3 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis bencana dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat serta lingkungan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar atau video bencana alam terkini di Indonesia dan meminta peserta didik menyebutkan jenis bencana serta dampaknya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memfokuskan perhatian peserta didik pada pentingnya memahami bencana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai jenis bencana alam dan non-alam melalui studi kasus, artikel berita, atau video pendek yang disediakan guru, lalu mengidentifikasi dampak-dampak yang ditimbulkan pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) atau infografis sederhana tentang satu jenis bencana yang mereka pilih, mencakup penyebab, karakteristik, dan dampaknya, kemudian menempelkannya di dinding kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil karyanya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik, meluruskan miskonsepsi, dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya mengenali bencana sebagai langkah awal mitigasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang jenis dan dampak bencana. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memberikan tugas membaca materi mitigasi bencana untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis konsep mitigasi bencana dan keterkaitannya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Guru mengulas materi pertemuan sebelumnya tentang jenis dan dampak bencana. Guru mengaitkan materi dengan pertanyaan, 'Setelah kita tahu bencana, apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risikonya?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik menganalisis studi kasus nyata tentang suatu daerah yang berhasil atau gagal dalam melakukan mitigasi bencana, mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan/kegagalan, dan mencari keterkaitannya dengan prinsip-prinsip mitigasi bencana serta tujuan SDGs yang relevan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menitDalam kelompok, peserta didik merumuskan solusi atau rekomendasi mitigasi bencana berdasarkan studi kasus yang dianalisis, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan SDGs, lalu menuangkannya dalam bentuk laporan singkat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan analisis dan rekomendasinya. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi, menguatkan pemahaman tentang konsep mitigasi struktural dan non-struktural, serta menekankan peran SDGs dalam kerangka mitigasi bencana.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang mitigasi bencana dan SDGs. Guru memberikan apresiasi atas diskusi yang mendalam, memberikan pengantar untuk proyek mitigasi bencana yang akan dilakukan, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis studi kasus mitigasi bencana dan merumuskan rekomendasi tindakan yang relevan dengan SDGs.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, akses internet (opsional), artikel/video studi kasus

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami studi kasus mitigasi bencana yang diberikan.
  2. Identifikasi potensi bencana dan dampak yang terjadi dalam studi kasus tersebut.
  3. Analisis upaya mitigasi yang telah dilakukan (struktural/non-struktural) dan efektivitasnya.
  4. Hubungkan upaya mitigasi tersebut dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang relevan (misalnya, SDGs 11: Kota dan Permukiman Berkelanjutan, SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim).
  5. Rumuskan minimal 3 rekomendasi tindakan mitigasi yang lebih baik atau inovatif untuk studi kasus tersebut, dengan mempertimbangkan prinsip keberlanjutan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia!
  2. Apa yang kamu ketahui tentang upaya mengurangi risiko bencana?
  3. Menurutmu, mengapa lingkungan yang bersih itu penting?
  4. Apa yang dimaksud dengan 'pembangunan berkelanjutan'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan penyusunan draf proyek mitigasi.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Rencana Mitigasi Bencana Sederhana' dan presentasinya, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis bencana dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat serta lingkungan.Jenis dan dampak bencana alam dan non-alam.3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis konsep mitigasi bencana dan keterkaitannya dengan SDGs.Konsep mitigasi bencana (struktural & non-struktural) dan SDGs.3 JPpenalaran kritis, kewargaan
3Menyusun dan mempresentasikan rencana mitigasi bencana sederhana.Perencanaan mitigasi bencana, simulasi, dan presentasi proyek.3 JPkolaborasi, kreativitas
Halaman 8 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bumi tempat kita tinggal seringkali diuji dengan berbagai fenomena alam yang dapat berubah menjadi bencana. Memahami dan mempersiapkan diri menghadapi bencana bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan. Modul ini akan membimbingmu untuk menjadi agen perubahan dalam mitigasi bencana, sejalan dengan tujuan pembangunan global.

1. Mengenal Jenis dan Karakteristik Bencana
Bencana dapat dikategorikan menjadi bencana alam (gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan) dan bencana non-alam (pandemi, wabah penyakit, kecelakaan industri, kebakaran hutan akibat ulah manusia). Setiap jenis bencana memiliki karakteristik, penyebab, dan dampak yang berbeda. Misalnya, gempa bumi disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik, sementara banjir seringkali akibat curah hujan tinggi dan masalah drainase. Pemahaman mendalam tentang karakteristik ini penting untuk menentukan strategi mitigasi yang tepat. Indonesia, dengan letak geografisnya, sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana alam.

2. Dampak Bencana terhadap Kehidupan dan Lingkungan
Bencana memiliki dampak yang luas, tidak hanya pada kerusakan fisik tetapi juga pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dampak sosial meliputi korban jiwa, luka-luka, pengungsian, trauma psikologis, dan gangguan aktivitas sosial. Dampak ekonomi mencakup kerugian infrastruktur, lahan pertanian, mata pencaharian, dan terhambatnya pembangunan. Sementara itu, dampak lingkungan bisa berupa kerusakan ekosistem, pencemaran air/udara, dan perubahan bentang alam. Memahami dampak ini membantu kita menyadari urgensi mitigasi dan respons yang komprehensif untuk meminimalkan kerugian.

3. Konsep Mitigasi Bencana: Struktural dan Non-Struktural
Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana. Ini terbagi dua: mitigasi struktural dan non-struktural. Mitigasi struktural melibatkan pembangunan fisik seperti bendungan penahan banjir, bangunan tahan gempa, atau tanggul. Sedangkan mitigasi non-struktural fokus pada aspek non-fisik, meliputi pembuatan peraturan, tata ruang berbasis risiko bencana, edukasi masyarakat, simulasi evakuasi, dan pengembangan sistem peringatan dini. Kedua jenis mitigasi ini harus berjalan beriringan untuk menciptakan ketahanan yang optimal terhadap bencana.

4. Keterkaitan Mitigasi Bencana dengan SDGs
Upaya mitigasi bencana sangat erat kaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Beberapa SDGs yang relevan antara lain: SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) karena bencana dapat memperparah kemiskinan; SDGs 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) karena bencana berdampak pada kesehatan; SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) yang menekankan pembangunan kota yang tangguh bencana; dan SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena perubahan iklim meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana. Mitigasi yang efektif berkontribusi langsung pada pencapaian target-target SDGs.

5. Peran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Masyarakat memiliki peran krusial dalam mitigasi bencana. Partisipasi aktif dimulai dari tingkat individu dan keluarga dengan mempersiapkan tas siaga bencana, mengetahui jalur evakuasi, dan mengikuti pelatihan. Di tingkat komunitas, masyarakat dapat membentuk kelompok siaga bencana, bergotong royong membersihkan lingkungan, serta menyebarkan informasi yang benar. Kesadaran, kepedulian, dan kesiapsiagaan kolektif adalah kunci keberhasilan mitigasi bencana. Pemerintah dan lembaga terkait harus memfasilitasi dan memberdayakan partisipasi masyarakat ini.

6. Langkah-langkah Penyusunan Rencana Mitigasi Sederhana
Menyusun rencana mitigasi bencana sederhana dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut: 1) Identifikasi potensi bencana di lingkungan sekitar (misalnya, banjir di musim hujan, gempa jika berada di zona rawan). 2) Lakukan analisis risiko, yaitu seberapa besar kemungkinan bencana terjadi dan seberapa parah dampaknya. 3) Rancang tindakan pencegahan (misalnya, membersihkan selokan, menata perabot agar tidak mudah jatuh). 4) Siapkan rencana respons darurat (jalur evakuasi, titik kumpul, nomor penting). 5) Lakukan simulasi dan edukasi secara berkala. Rencana ini harus disesuaikan dengan kondisi lokal dan melibatkan semua pihak.

7. Studi Kasus Keberhasilan Mitigasi Bencana di Indonesia
Beberapa daerah di Indonesia telah menunjukkan keberhasilan dalam upaya mitigasi bencana. Contohnya, program 'Desa Tangguh Bencana' (Destana) yang telah diterapkan di berbagai wilayah, memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola risiko bencana secara mandiri. Di Aceh, setelah tsunami 2004, pembangunan kembali tidak hanya fokus pada infrastruktur tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana melalui edukasi dan latihan evakuasi rutin. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa investasi pada mitigasi dan pemberdayaan masyarakat sangat vital untuk mengurangi kerugian akibat bencana.

Rangkuman: Mitigasi bencana adalah upaya krusial untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan kesadaran. Ini melibatkan pemahaman jenis dan dampak bencana, serta penerapan strategi struktural dan non-struktural. Mitigasi bencana sangat terkait dengan pencapaian SDGs, terutama dalam membangun komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. Peran aktif masyarakat, didukung oleh pemerintah, adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap menghadapi tantangan alam.

Halaman 9 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Mitigasi BencanaSerangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana.
SDGs (Sustainable Development Goals)17 tujuan global yang disepakati PBB untuk pembangunan berkelanjutan.
Bencana AlamPeristiwa alam yang menyebabkan kerugian besar bagi kehidupan.
Bencana Non-AlamBencana yang disebabkan oleh faktor non-alam, misalnya wabah penyakit.
Peringatan DiniInformasi awal tentang potensi bencana untuk mempersiapkan masyarakat.
EvakuasiProses penyelamatan diri atau pemindahan ke tempat aman saat bencana.
ResiliensiKemampuan untuk pulih dan beradaptasi setelah mengalami kesulitan atau bencana.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs" mata pelajaran IPS Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXPeta Konsep
Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGsMengenal Jenis dan Karakteristik BencanaDampak Bencana terhadap Kehidupan dan LingkunganKonsep Mitigasi Bencana: Struktural dan Non-StrukturalKeterkaitan Mitigasi Bencana dengan SDGsPeran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Dari sub-bab Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGsHalaman 12
Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPS · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPS kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs pada IPS MTs, Fase D.

Modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs untuk IPS kelas IX.

Apakah modul ajar IPS materi Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini gratis?

Ya. Modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPS kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs untuk IPS kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul IPS ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Upaya mitigasi bencana dalam Menunjang SDGs yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPS MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.