Modul Ajar MTs

Modul Ajar IPS MTs

14 modul ajar IPS MTs untuk kelas IX, VII, dan VIII — mulai Globalisasi, Interaksi Antarnegara, dan Perkembangan Kerajaan Islam di Indonesia.

14 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 17 materi IPS MTs & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi IPS MTs ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · IPS MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
IPS · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
IPS · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPS
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan tempat tinggal dan beberapa aktivitas sosial di sekitarnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Lingkungan dan Potensi Ekonomi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami interaksi antara manusia dengan lingkungan sosial dan alam, serta menganalisis potensi ekonomi dan tantangan lingkungan di sekitarnya untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMasyarakat di pedesaan seringkali bergotong royong membangun fasilitas umum seperti jembatan atau musholla.
KonseptualKonsep interaksi sosial menjelaskan hubungan timbal balik antarindividu atau kelompok dalam masyarakat yang memengaruhi kehidupan sosial.
ProseduralLangkah-langkah observasi lingkungan melibatkan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, dan penyusunan laporan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang kondisi lingkungan dan interaksi sosial membantu mereka menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab dan peduli.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan berinteraksi sosial secara positif adalah wujud syukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya.
2. Cinta IlmuMemiliki semangat tinggi untuk mencari tahu dan menganalisis berbagai informasi tentang kondisi lingkungan dan dinamika sosial di sekitar, serta dampaknya.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, serta peduli terhadap potensi bencana alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan kemampuan berkolaborasi dengan sesama dalam menyelesaikan masalah sosial dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi yang adil.
5. Cinta Tanah AirMengenali dan memahami potensi serta tantangan lingkungan dan sosial di tanah air sebagai bagian dari rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggalnya dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis contoh konektivitas antarruang dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi secara runtut.
  3. Setelah menyaksikan video bencana alam, peserta didik dapat menjelaskan potensi bencana alam di Indonesia dan upaya mitigasinya secara mandiri.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kegiatan ekonomi masyarakat dan interaksi sosial yang terjadi di dalamnya dengan benar.
  5. Dengan wawancara sederhana, peserta didik dapat menguraikan konsep dasar ilmu sejarah terkait perubahan kehidupan sosial di lingkungan sekitar secara akurat.
Halaman 2 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kondisi lingkungan dan dinamika kehidupan sosial di sekitar kita penting untuk membangun kesadaran akan peran aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan harmoni sosial.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kondisi lingkungan dan interaksi sosial di sekitar tempat tinggalmu memengaruhi kehidupan sehari-hari?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyajikan informasi secara jelas dan menarik melalui infografis atau laporan observasi.
Matematika: Menganalisis data demografi atau ekonomi sederhana yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan interaksi sosial.
Pendidikan Agama Islam: Membangun kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT dan peduli sesama.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang perubahan lingkungan dan sosial di sekitar tempat tinggal mereka dari masa lalu hingga kini, memberikan sudut pandang historis.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar mudah untuk kerja kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area luar kelas untuk observasi lingkungan sekitar sekolah bila memungkinkan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat infografis tentang konektivitas antarruang dan dampaknya.
Halaman 3 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggalnya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat mengamati lingkungan sekitar rumah atau sekolah, misalnya tentang jenis bangunan atau aktivitas warga.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggal dan pertanyaan pemantik yang akan dibahas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar atau video tentang berbagai kondisi lingkungan (perkotaan, pedesaan, pesisir) dan meminta peserta didik mengamati perbedaan karakteristiknya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi skenario masalah terkait karakteristik lokasi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis gambar/video dan data pada LKPD untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan sosial dari lokasi tempat tinggal yang berbeda.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun hasil identifikasi karakteristik lokasi tempat tinggal dalam bentuk peta pikiran sederhana atau daftar poin-poin penting.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, menjelaskan karakteristik lokasi yang ditemukan, dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil identifikasi kelompok, menyoroti poin-poin penting yang sudah tepat.
  2. Peserta didik secara individu menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari tentang karakteristik lokasi tempat tinggal.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya mengenal karakteristik lokasi untuk kehidupan sosial dan ekonomi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan karakteristik umum lokasi tempat tinggal dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu konektivitas antarruang dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis contoh konektivitas antarruang dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang karakteristik lokasi dengan pertanyaan: 'Bagaimana lokasi yang berbeda dapat saling terhubung dan memengaruhi satu sama lain?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisis konektivitas antarruang serta pengantar tentang proyek mini yang akan dikerjakan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan infografis atau berita singkat tentang perpindahan penduduk, distribusi barang, atau dampak pembangunan jalan tol, lalu bertanya: 'Bagaimana konektivitas antarruang memengaruhi kehidupan masyarakat di daerahmu?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merencanakan proyek mini berupa infografis digital atau poster manual yang menjelaskan contoh konektivitas antarruang dan dampaknya.
  3. Menyusun jadwal: Setiap kelompok membuat jadwal kerja singkat untuk mengumpulkan data, mendesain, dan menyajikan proyek dalam waktu yang ditentukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing kelompok dalam mengumpulkan data dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara sederhana dengan orang tua) tentang contoh konektivitas antarruang.
  2. Menguji hasil: Kelompok menyajikan infografis atau poster mereka di depan kelas, menjelaskan contoh konektivitas dan dampaknya pada kehidupan sosial-ekonomi, serta menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik bersama-sama menganalisis hasil proyek, memberikan masukan, dan mengevaluasi pemahaman tentang konektivitas antarruang.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik positif terhadap hasil proyek dan proses kerja kelompok, menyoroti kreativitas dan kejelasan penyampaian.
  2. Peserta didik mengisi lembar refleksi diri tentang pengalaman belajar mereka dalam proyek ini dan apa yang bisa ditingkatkan.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa konektivitas antarruang adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan ekonomi modern.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya konektivitas antarruang bagi perkembangan wilayah dan interaksi sosial.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil proyek yang telah dibuat, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi pokok berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKLokasi dan Konektivitas Kita!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi dan menganalisis konektivitas antarruang.

Alat & bahan: Gambar kondisi lingkungan, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Golongkan bentuk interaksi sosial pada tabel berikut, lalu berikan contohnya.
    Bentuk interaksi sosialBentuk interaksiJenisAsimilasiKontravensiPertentanganPersaingan
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 1 tentang dua jenis lingkungan yang berbeda (pedesaan dan perkotaan) yang ditayangkan guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok, tuliskan minimal 3 perbedaan karakteristik fisik (misalnya jenis bangunan, lahan) dan sosial (misalnya mata pencarian, interaksi) dari kedua lingkungan tersebut.
  4. Buatlah peta pikiran sederhana yang menggambarkan bagaimana kedua lingkungan tersebut dapat saling terhubung dan memengaruhi satu sama lain (konektivitas antarruang).
  5. Sajikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dan berikan contoh konkretnya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Di mana lokasi tempat tinggalmu?
  2. Apa saja aktivitas yang sering kamu lihat di lingkungan sekitarmu?
  3. Menurutmu, apa yang dimaksud dengan 'lingkungan sosial'?
  4. Pernahkah kamu mendengar tentang bencana alam di Indonesia?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil proyek.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggal.Karakteristik lokasi (fisik & sosial).2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis konektivitas antarruang dan dampaknya.Konektivitas antarruang (transportasi, komunikasi, migrasi).2 JPkolaborasi
3Menjelaskan potensi bencana alam dan mitigasinya.Jenis bencana alam, penyebab, dampak, mitigasi.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan interaksi sosial.Jenis kegiatan ekonomi, pasar, interaksi sosial di dalamnya.2 JPkewargaan
Halaman 8 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Lingkungan sekitar kita adalah tempat di mana kita hidup dan berinteraksi setiap hari. Memahami karakteristik lingkungan, bagaimana ia terhubung dengan tempat lain, serta berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang terjadi di dalamnya adalah kunci untuk menjadi warga yang peduli dan bertanggung jawab. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi kompleksitas kehidupan sosial dan kondisi lingkungan di sekitarmu.

1. Mengenal Lokasi Tempat Tinggal
Lokasi tempat tinggal kita memiliki karakteristik unik, baik secara fisik maupun sosial. Karakteristik fisik meliputi topografi (dataran rendah, pegunungan), iklim, jenis tanah, dan sumber daya alam yang tersedia. Sementara itu, karakteristik sosial mencakup kepadatan penduduk, mata pencarian utama, adat istiadat, dan pola interaksi masyarakat. Misalnya, masyarakat di daerah pesisir memiliki mata pencarian nelayan dengan interaksi yang erat, berbeda dengan masyarakat perkotaan yang lebih heterogen dan bergerak di sektor jasa.

2. Konektivitas Antarruang
Konektivitas antarruang adalah keterhubungan antara satu wilayah dengan wilayah lain, baik melalui transportasi, komunikasi, maupun perpindahan penduduk. Contohnya, sayuran dari desa diangkut ke kota, atau informasi berita dari kota besar disebarkan ke seluruh pelosok melalui internet. Konektivitas ini menciptakan saling ketergantungan dan memengaruhi pola kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat di kedua wilayah. Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol atau jaringan internet mempercepat konektivitas ini.

3. Potensi Bencana Alam di Indonesia
Indonesia terletak di 'ring of fire' dan memiliki iklim tropis, sehingga rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, dan tanah longsor. Memahami potensi bencana di lokasi kita sangat penting. Mitigasi bencana meliputi upaya pencegahan (penanaman mangrove), kesiapsiagaan (latihan evakuasi), dan penanggulangan saat terjadi bencana. Pengetahuan ini membantu masyarakat mengurangi risiko dan dampak bencana, serta meningkatkan keselamatan.

4. Kegiatan Ekonomi dan Interaksi Sosial
Kegiatan ekonomi adalah segala aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi. Di dalamnya selalu terjadi interaksi sosial, contohnya tawar-menawar di pasar, kerja sama antarpetani, atau diskusi antara pembeli dan penjual. Bentuk kegiatan ekonomi bervariasi tergantung lokasi, seperti pertanian di pedesaan, industri di perkotaan, atau pariwisata di daerah tujuan wisata. Interaksi sosial dalam kegiatan ekonomi ini membentuk pola hubungan antarindividu dan kelompok.

Rangkuman: Kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar kita saling terkait erat. Karakteristik lokasi memengaruhi pola hidup dan mata pencarian. Konektivitas antarruang menghubungkan berbagai wilayah, menciptakan saling ketergantungan. Indonesia memiliki potensi bencana alam yang perlu diwaspadai dengan mitigasi. Berbagai kegiatan ekonomi melibatkan interaksi sosial yang membentuk dinamika masyarakat. Memahami semua ini penting untuk menjadi warga yang adaptif dan bertanggung jawab.

Halaman 9 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MitigasiUpaya mengurangi risiko dan dampak bencana.
KonektivitasKeterhubungan antarwilayah atau antarruang.
TopografiBentuk permukaan bumi suatu daerah.
Interaksi SosialHubungan timbal balik antarindividu atau kelompok.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPS · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Peta materi IPS MTs — 17 materi, kelas VII sampai IX, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar IPS MTs — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar IPS di MTs

Peta di halaman ini memuat 17 materi IPS kelas VII sampai IX di MTs, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk madrasah di bawah Kementerian Agama, mengikuti Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025): memakai 8 Dimensi Profil Lulusan nasional yang sama, sementara kekhasan madrasah dijaga lewat nilai Panca Cinta, dan P5RA/PPRA berada di kokurikuler. Kop dan identitasnya kop madrasah, bukan kop sekolah.

Di sekolah, IPS juga dipanggil IPS terpadu — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar IPS MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran IPS MTs mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar IPS MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar IPS bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIPeta Konsep
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarMengenal Lokasi Tempat TinggalKonektivitas AntarruangPotensi Bencana Alam di IndonesiaKegiatan Ekonomi dan Interaksi Sosial
Dari sub-bab Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaIPS · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar1Keberagaman Lingkungan Sekitar2Potensi Ekonomi Lingkungan2Pemberdayaan Masyarakat
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarKeberagaman Lingkungan Sekitar
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

IPS di Jenjang Lain

Materi IPS untuk jenjang lainnya.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar IPS MTs

Apakah modul ajar IPS ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apa saja materi IPS MTs?

17 materi, urut mengajar dari Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar hingga Ekonomi Kreatif. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru IPS?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

IPS sering disebut apa lagi?

Nama resminya IPS, tetapi di sekolah ia juga dipanggil IPS terpadu. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.