tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar PAUDGuru Kelas › Perkenalan
PAUD · Kelas Kelompok B · Fase Fondasi

Modul Ajar Guru Kelas Kelas Kelompok B
Perkenalan

Modul ajar Guru Kelas PAUD kelas Kelompok B materi Perkenalan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok B materi Perkenalan
Ringkasan: Perkenalan adalah kegiatan penting untuk mengenal diri sendiri dan teman-teman baru di sekolah. Kita belajar menyebutkan nama, usia, dan hal yang disukai. Dengan berkenalan, kita bisa membangun pertemanan yang baik, merasa nyaman di lingkungan baru, dan menghargai setiap keunikan yang dimiliki teman. Mari kita nikmati proses perkenalan ini dengan gembira dan penuh senyum!
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: komunikasi, kolaborasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISGuru Kelas · Perkenalan · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi diri serta membangun hubungan sosial yang positif, memahami keberagaman, dan menghargai diri sendiri serta orang lain.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025

Kompetensi awal: Anak dapat menyebutkan nama sendiri dan sedikit mengenal teman di lingkungannya.

Pemahaman bermakna: Mengenal diri sendiri dan orang lain membantu kita membangun pertemanan yang baik, merasa nyaman di lingkungan baru, dan menghargai keunikan setiap orang.

Pertanyaan pemantik: Siapa saja teman-teman baru kita di kelas ini? Apa ya nama mereka?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan diri sendiri dengan jelas serta menyebutkan nama panggilan teman-teman di kelas.

Kegiatan awal: Guru menyapa anak-anak dengan ceria, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya, 'Siapa yang tahu nama teman yang duduk di sampingnya?' Guru menjelaskan bahwa hari ini kita akan belajar mengenal nama teman-teman. Guru memantik dengan pertanyaan, 'Siapa yang ingin kenalan dengan teman baru?'

Memahami: Guru mengajak anak-anak duduk melingkar. Guru memperkenalkan diri terlebih dahulu, kemudian meminta setiap anak untuk menyebutkan nama panggilan mereka secara bergantian. Guru menggunakan bola untuk dilempar sebagai isyarat siapa yang selanjutnya memperkenalkan diri, agar lebih interaktif.

Mengaplikasi: Anak-anak bermain 'Tepuk Nama'. Guru menyebutkan satu nama, lalu anak-anak menepuk tangan sambil menyebutkan nama teman yang disebut. Permainan dilanjutkan dengan guru menyebutkan nama panggilan dan anak-anak berusaha mengingat dan menunjuk teman yang memiliki nama tersebut. Kegiatan ini diulang beberapa kali.

Merefleksi: Guru mengulang nama-nama anak dan meminta anak-anak untuk menyebutkan nama teman-teman mereka. Guru memberikan pujian bagi anak yang sudah bisa mengingat banyak nama. Guru menguatkan pentingnya mengingat nama teman agar bisa bermain bersama.

Penutup: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu 'Siapa Namamu?' bersama-sama. Guru menyampaikan bahwa besok kita akan belajar lebih banyak tentang diri kita dan teman. Guru memberikan semangat dan mengajak anak-anak berdoa penutup.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan & Pelaksanaan)

Tujuan: Peserta didik dapat menceritakan satu hal yang disukai (hobi/makanan) tentang diri sendiri kepada teman dan dapat membuat karya sederhana (misalnya, kartu nama atau gambar diri) yang memperkenalkan diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa anak-anak dan mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang mengingat nama teman. Guru bertanya, 'Selain nama, apa lagi ya yang bisa kita ceritakan tentang diri kita?' Guru memperkenalkan proyek 'Kartu Kenalan' atau 'Gambar Diri Favorit' dan menjelaskan tujuannya untuk saling mengenal lebih dalam.

Memahami: Guru menunjukkan contoh kartu kenalan sederhana yang berisi nama dan gambar kesukaan guru. Guru menjelaskan bahwa setiap anak akan membuat kartu kenalan atau menggambar diri mereka dengan hal yang paling mereka sukai (misalnya, makanan favorit, mainan favorit, atau kegiatan favorit).

Mengaplikasi: Anak-anak dibagikan kertas, pensil warna/krayon, dan stiker. Mereka mulai menggambar diri mereka dan hal yang mereka sukai di kartu kenalan. Guru berkeliling, membimbing, dan membantu anak-anak menuliskan nama mereka jika diperlukan. Anak-anak didorong untuk menceritakan apa yang mereka gambar kepada teman di sebelahnya.

Merefleksi: Beberapa anak secara sukarela maju ke depan untuk menunjukkan kartu kenalan mereka dan menceritakan apa yang mereka gambar. Guru memberikan umpan balik positif dan mengapresiasi kreativitas anak-anak. Guru mengingatkan untuk menyimpan kartu mereka untuk kegiatan selanjutnya.

Penutup: Guru mengajak anak-anak untuk membereskan alat-alat. Guru mengapresiasi usaha anak-anak dalam membuat kartu kenalan mereka. Guru menyampaikan bahwa besok kita akan saling bertukar kartu dan berkenalan lebih lanjut. Doa penutup bersama.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Tahap Presentasi & Evaluasi)

Tujuan: Peserta didik dapat berinteraksi positif saat memperkenalkan diri dan mendengarkan perkenalan teman.

Kegiatan awal: Guru menyapa anak-anak dengan gembira dan mengingatkan tentang kartu kenalan yang sudah dibuat. Guru bertanya, 'Siapa yang sudah siap memamerkan kartu kenalannya dan bercerita tentang dirinya?' Guru menjelaskan bahwa hari ini kita akan saling bertukar cerita dan kartu.

Memahami: Guru mengatur anak-anak untuk duduk berpasangan. Setiap pasangan diminta untuk saling menunjukkan kartu kenalan mereka dan menceritakan tentang diri mereka (nama, dan hal yang disukai). Guru membimbing agar anak-anak mendengarkan dengan baik saat temannya bercerita.

Mengaplikasi: Setelah selesai berpasangan, guru meminta anak-anak untuk bertukar pasangan dan mengulang proses perkenalan. Kegiatan ini diulang beberapa kali agar anak-anak bisa berkenalan dengan lebih banyak teman. Guru mengamati interaksi anak-anak dan memberikan dukungan.

Merefleksi: Anak-anak duduk melingkar kembali. Guru bertanya, 'Siapa yang sudah kenal teman baru hari ini? Apa yang paling kamu suka dari cerita temanmu?' Guru memberikan kesempatan beberapa anak untuk berbagi pengalaman perkenalan mereka. Guru menguatkan pentingnya menghargai setiap teman.

Penutup: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu pertemanan dan bertepuk tangan untuk semua teman baru. Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan partisipasi aktif anak-anak. Guru menyampaikan bahwa kita semua adalah teman dan akan belajar serta bermain bersama. Doa penutup dan pulang dengan gembira.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru saat anak memperkenalkan diri dan berinteraksi dengan teman serta saat membuat kartu kenalan.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya 'Kartu Kenalan' dan kemampuan anak menceritakan diri serta mendengarkan teman.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Peserta didik dapat menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan diri sendiri dengan jelas.Nama diri dan panggilan2 JPKomunikasi
Peserta didik dapat menyebutkan nama panggilan teman-teman di kelas.Nama teman-teman2 JPKomunikasi, Kolaborasi
Peserta didik dapat menceritakan satu hal yang disukai (hobi/makanan) tentang diri sendiri kepada teman.Hobi/kesukaan pribadi2 JPKomunikasi, Kreativitas
Peserta didik dapat membuat karya sederhana (misalnya, kartu nama atau gambar diri) yang memperkenalkan diri.Karya perkenalan diri2 JPKreativitas, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di kelas baru! Hari ini kita akan memulai petualangan seru untuk mengenal diri kita sendiri dan semua teman-teman baru di kelas ini. Setiap dari kita adalah unik dan istimewa. Dengan saling mengenal, kita bisa bermain bersama, belajar bersama, dan menjadi sahabat yang baik. Yuk, kita mulai petualangan perkenalan ini dengan gembira!

Siapa Aku?

Setiap anak punya nama yang indah. Ada nama lengkap dan nama panggilan. Nama itu seperti hadiah dari orang tua kita. Penting sekali untuk tahu nama kita sendiri dan juga nama panggilan kita, agar teman-teman bisa memanggil kita dengan mudah. Selain nama, kita juga punya usia dan mungkin adik atau kakak. Ayo, kita kenali diri kita lebih dekat lagi!

Teman Baruku

Di kelas ini, ada banyak teman baru dengan nama yang berbeda-beda. Ada yang namanya mirip, ada juga yang unik. Saat kita bertemu teman baru, kita bisa bertanya, 'Siapa namamu?' dan kemudian memperkenalkan diri kita. Dengan begitu, kita bisa saling mengenal dan membangun pertemanan. Mengingat nama teman adalah langkah pertama untuk menjadi sahabat.

Apa yang Aku Suka?

Setiap anak punya hal yang disukai. Ada yang suka makan buah-buahan, ada yang suka bermain mobil-mobilan, ada juga yang suka menggambar. Hal yang kita sukai itu bisa jadi cerita menarik saat kita berkenalan dengan teman. Kita bisa bertanya, 'Apa yang kamu suka?' dan menceritakan apa yang kita suka. Ini membuat perkenalan jadi lebih seru dan kita bisa menemukan teman dengan kesukaan yang sama.

Berkenalan dengan Sopan

Saat berkenalan, penting untuk bersikap sopan. Kita bisa tersenyum, melihat mata teman, dan berbicara dengan suara yang jelas. Jangan lupa mengucapkan 'halo' atau 'hai'. Setelah teman memperkenalkan diri, kita bisa mengulang namanya agar lebih mudah mengingat. Mendengarkan dengan baik saat teman berbicara juga merupakan bagian dari sikap sopan saat berkenalan.

Membuat Kartu Kenalan

Untuk membantu kita mengingat nama dan kesukaan teman, kita bisa membuat 'Kartu Kenalan'. Kartu ini bisa berisi nama kita, gambar wajah kita, dan gambar hal yang paling kita sukai. Dengan kartu ini, kita bisa saling bertukar dan melihat-lihat. Ini cara yang menyenangkan untuk mengenal semua teman di kelas dan menemukan kesamaan atau perbedaan yang membuat kita semua unik.

Rangkuman: Perkenalan adalah kegiatan penting untuk mengenal diri sendiri dan teman-teman baru di sekolah. Kita belajar menyebutkan nama, usia, dan hal yang disukai. Dengan berkenalan, kita bisa membangun pertemanan yang baik, merasa nyaman di lingkungan baru, dan menghargai setiap keunikan yang dimiliki teman. Mari kita nikmati proses perkenalan ini dengan gembira dan penuh senyum!

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu anak mengenali dan menuliskan nama diri serta menggambar hal yang disukai.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, krayon/pensil warna

  1. Ambil satu lembar kertas gambar.
  2. Tuliskan namamu di bagian atas kertas (guru membantu jika diperlukan).
  3. Gambarlah wajahmu di tengah kertas.
  4. Gambarlah satu hal yang paling kamu sukai (misalnya, makanan, mainan, atau hewan peliharaan) di samping gambarmu.
  5. Warnai gambarmu dengan rapi dan ceria.

8 Glosarium

PerkenalanKegiatan untuk saling mengenal diri sendiri dan orang lain.
Nama PanggilanNama pendek yang biasa digunakan sehari-hari.
HobiKegiatan yang disukai dan sering dilakukan di waktu luang.
UnikBerbeda dari yang lain, istimewa.

9 Materi Guru Kelas Terkait

Belajar sambil bermainGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUD
Pelajari Belajar sambil bermain →
Diriku subtema identitas diriGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUD
Pelajari Diriku subtema identitas diri →
Identitas ku usia 0-1 tahunGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUD
Pelajari Identitas ku usia 0-1 tahun →
Modul ajarGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUD
Pelajari Modul ajar →
NegarakuGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUD
Pelajari Negaraku →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Guru Kelas Perkenalan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok B langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.