Modul Ajar & RPP Guru Kelas Kelompok Bermain
Belajar sambil bermain
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | Fondasi / Kelompok Bermain |
| Materi Pokok | Belajar sambil bermain |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengenal beberapa jenis permainan dan senang berinteraksi dengan teman sebaya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ada banyak jenis permainan seperti bermain balok, bermain peran, atau bermain di luar ruangan yang menyenangkan. |
| Konseptual | Bermain adalah cara anak belajar tentang dunia di sekitarnya, mengembangkan keterampilan, dan mengekspresikan diri. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara bermain bersama teman, berbagi alat, dan mengikuti aturan permainan sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa kegiatan bermain bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga membantu mereka menjadi lebih pintar dan terampil. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai jenis permainan yang menyenangkan dan edukatif.
- Menunjukkan sikap positif saat bermain bersama teman, seperti berbagi dan bergiliran.
- Mengeksplorasi ide-ide baru melalui permainan peran atau membangun konstruksi.
- Mengkomunikasikan pengalaman dan perasaan saat bermain dengan kata-kata sederhana.
- Menciptakan karya sederhana dari hasil bermain kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Bermain adalah kegiatan yang menyenangkan dan penting untuk belajar. Melalui bermain, kita bisa mengembangkan banyak hal seperti kreativitas, cara bekerja sama, dan bagaimana menyampaikan ide.
Pertanyaan pemantik: "Wah, teman-teman suka bermain apa saja di rumah atau di sekolah? Kenapa ya kita harus bermain?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni: menciptakan karya seni sederhana dari hasil bermain, seperti menggambar atau mewarnai objek yang dibuat saat bermain peran. Matematika: belajar menghitung jumlah balok, mengelompokkan benda berdasarkan warna atau bentuk saat bermain konstruksi. Bahasa: mengembangkan kosakata baru melalui interaksi saat bermain peran dan menceritakan pengalaman bermain. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi anak bermain di rumah dengan permainan edukatif dan mendengarkan cerita anak tentang pengalamannya bermain di sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Menyediakan area bermain yang bersih, aman, dengan sudut-sudut permainan yang bervariasi (misalnya area balok, area seni, area bermain peran) serta bahan-bahan bekas yang dapat didaur ulang untuk kreasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Memanfaatkan aplikasi atau video edukatif singkat tentang jenis-jenis permainan atau cara membuat kreasi sederhana sebagai inspirasi dan pengayaan, dengan pengawasan guru. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis permainan yang menyenangkan dan edukatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan ceria, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya tentang permainan favorit mereka di rumah dan memperkenalkan bahwa hari ini kita akan belajar banyak hal seru dari bermain. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal berbagai jenis permainan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai sudut bermain di kelas (misalnya area balok, area buku, area bermain peran) dan guru memperkenalkan nama serta manfaat singkat dari setiap permainan yang ada. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara bergantian mencoba berbagai permainan di sudut-sudut kelas, dengan bimbingan guru untuk mengeksplorasi cara bermain yang berbeda-beda dan mengidentifikasi permainan yang paling mereka sukai. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik berkumpul dan menceritakan permainan apa yang paling mereka suka dan mengapa. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan bahwa semua permainan itu menyenangkan dan bisa membuat kita pintar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang bermain, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka, dan mengingatkan untuk selalu berbagi. Kegiatan ditutup dengan doa dan salam ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Cooperative Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menunjukkan sikap positif saat bermain bersama teman, seperti berbagi dan bergiliran; Mengeksplorasi ide-ide baru melalui permainan peran atau membangun konstruksi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Guru mengulang kembali pembahasan pertemuan sebelumnya tentang jenis permainan dan menanyakan pengalaman bermain mereka. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar bermain bersama dengan teman dan menciptakan sesuatu yang baru. Guru mengingatkan pentingnya berbagi dan bekerja sama. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru mendemonstrasikan cara bermain peran sederhana (misalnya 'jual-beli' atau 'dokter-pasien') dan membangun menara balok bersama, menekankan pentingnya berbagi peran dan bahan mainan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberi tugas untuk bermain peran atau membangun konstruksi menggunakan balok/lego secara kolaboratif, dengan bimbingan guru untuk memfasilitasi interaksi positif dan penyelesaian masalah sederhana saat bermain. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menceritakan pengalaman bermain mereka, apa yang mereka buat atau perankan, dan bagaimana mereka bekerja sama. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berbagi, bergiliran, dan saling membantu saat bermain. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan pujian atas semangat kolaborasi peserta didik, mengajak mereka melakukan peregangan ringan, dan mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan alat mainan. Kegiatan ditutup dengan doa dan salam semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi permainan favorit dan menceritakan pengalamannya.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna/krayon, gambar-gambar permainan
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar permainan yang ada di lembar kerja.
- Lingkari gambar permainan yang paling kamu sukai.
- Warnai gambar permainan yang sudah kamu lingkari.
- Ceritakan kepada teman atau gurumu mengapa kamu menyukai permainan itu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Permainan apa yang paling kamu suka?
- Apa yang kamu lakukan saat bermain balok?
- Apakah kamu suka berbagi mainan?
- Siapa nama teman bermainmu?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi, interaksi, dan ekspresi peserta didik selama kegiatan bermain kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kolaboratif dan kemampuan peserta didik menceritakan proses serta hasil karyanya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis permainan yang menyenangkan dan edukatif. | Jenis-jenis permainan dan manfaatnya. | 2 JP | kreativitas |
| 2 | Menunjukkan sikap positif saat bermain bersama teman, seperti berbagi dan bergiliran; Mengeksplorasi ide-ide baru melalui permainan peran atau membangun konstruksi. | Etika bermain bersama dan eksplorasi ide. | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Mengkomunikasikan pengalaman dan perasaan saat bermain dengan kata-kata sederhana; Menciptakan karya sederhana dari hasil bermain kolaboratif. | Komunikasi pengalaman bermain dan kreasi kolaboratif. | 2 JP | komunikasi |
Halo anak-anak hebat! Pernahkah kamu merasa senang sekali saat bermain? Bermain bukan hanya untuk bersenang-senang, lho. Bermain juga cara kita belajar banyak hal baru, menjadi lebih pintar, dan berkreasi. Mari kita jelajahi dunia bermain yang penuh warna dan kejutan!
1. Apa Itu Bermain?
Bermain adalah kegiatan yang kita lakukan dengan gembira dan bebas, tanpa paksaan. Saat bermain, kita bisa menggunakan imajinasi, bergerak, dan berinteraksi dengan teman atau benda-benda di sekitar. Bermain bisa dilakukan sendiri atau bersama-sama, di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Intinya, bermain itu seru dan menyenangkan!
2. Kenapa Bermain Itu Penting?
Bermain sangat penting untuk tumbuh kembang kita. Saat bermain, kita belajar banyak hal tanpa terasa seperti belajar. Misalnya, kita belajar memecahkan masalah saat menyusun balok, belajar berbagi saat bermain masak-masakan, atau belajar berbicara saat bermain peran. Bermain juga membantu kita mengenal emosi dan cara mengelolanya.
3. Jenis-Jenis Permainan Seru
Ada banyak sekali jenis permainan! Ada permainan konstruksi seperti menyusun balok atau lego yang melatih kita membuat bentuk-bentuk baru. Ada permainan peran seperti menjadi dokter, guru, atau koki yang melatih kita berinteraksi. Ada permainan seni seperti menggambar atau melukis yang melatih kreativitas. Ada juga permainan di luar ruangan seperti lari-lari atau bermain bola yang membuat tubuh kita sehat dan kuat.
4. Bermain Bersama Teman
Bermain bersama teman itu lebih seru! Kita bisa berbagi mainan, bergantian menggunakan alat, dan belajar bekerja sama. Saat bermain bersama, kita belajar menunggu giliran, mendengarkan ide teman, dan menyelesaikan masalah kecil bersama-sama. Ini melatih kita menjadi anak yang baik dan peduli terhadap teman.
5. Menciptakan Karya dari Bermain
Dari bermain, kita bisa menciptakan banyak karya lho! Misalnya, dari balok kita bisa membuat istana, dari plastisin kita bisa membuat binatang, atau dari bahan bekas kita bisa membuat robot. Menciptakan karya dari bermain melatih imajinasi dan kemampuan kita membuat sesuatu yang baru. Setiap karya yang kita buat itu unik dan hebat!
6. Berkomunikasi Saat Bermain
Saat bermain, kita sering berbicara dengan teman atau guru. Kita bisa menceritakan apa yang sedang kita lakukan, meminta bantuan, atau menyampaikan ide-ide kita. Berkomunikasi saat bermain membantu kita mengembangkan kemampuan berbicara dan mendengarkan. Jangan malu untuk bercerita tentang keseruan bermainmu ya!
Rangkuman: Belajar sambil bermain adalah cara yang paling menyenangkan untuk kita tumbuh dan berkembang. Melalui berbagai jenis permainan, kita bisa mengembangkan kreativitas, belajar bekerja sama, dan mengkomunikasikan ide-ide kita. Bermain bukan hanya menghibur, tetapi juga membentuk kita menjadi anak yang cerdas, terampil, dan peduli terhadap sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Imajinasi | Kemampuan membayangkan atau menciptakan sesuatu di dalam pikiran. |
| Kolaborasi | Bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. |
| Edukasi | Bersifat mendidik atau memberikan pelajaran. |
| Konstruksi | Kegiatan membangun atau menyusun sesuatu. |
| Permainan Peran | Bermain dengan menirukan atau memerankan tokoh tertentu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Belajar sambil bermain" mata pelajaran Guru Kelas Kelas Kelompok Bermain ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Belajar sambil bermain yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas Kelompok Bermain lainnya:
Materi Guru Kelas Terkait
Diriku subtema identitas diriGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDDIRIKU, NEGARAKU, LINGKUNGANKU, TANAMAN, HEWAN, PROFESIGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDHari SantriGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDIdentitas ku usia 0-1 tahunGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDNegarakuGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDPerkenalanGuru Kelas Kelas Kelompok B PAUDPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok Bermain yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas Kelompok Bermain. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Belajar sambil bermain pada Guru Kelas PAUD, Fase Fondasi.
Modul Belajar sambil bermain ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Belajar sambil bermain untuk Guru Kelas kelas Kelompok Bermain.
Apakah modul ajar Guru Kelas materi Belajar sambil bermain ini gratis?
Ya. Modul Belajar sambil bermain untuk kelas Kelompok Bermain PAUD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Belajar sambil bermain ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas Kelompok Bermain ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok Bermain langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Belajar sambil bermain ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Belajar sambil bermain dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas Kelompok Bermain di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok Bermain ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Belajar sambil bermain ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase Fondasi untuk kelas Kelompok Bermain PAUD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Belajar sambil bermain tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Belajar sambil bermain untuk Guru Kelas kelas Kelompok Bermain di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Belajar sambil bermain ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas Kelompok Bermain PAUD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Belajar sambil bermain beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas Kelompok Bermain berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru Kelas ini cocok untuk PAUD negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama PAUD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Belajar sambil bermain disusun untuk PAUD dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.