Modul Ajar & RPP Guru Kelas Kelompok Bermain
Identitas ku usia 0-1 tahun
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | Fondasi / Kelompok Bermain |
| Materi Pokok | Identitas ku usia 0-1 tahun |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Berbasis Eksplorasi dan Bermain + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik dapat menunjukkan respons terhadap rangsangan fisik dan suara. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bayi usia 0-1 tahun menunjukkan perkembangan fisik seperti berguling, merangkak, dan mulai berjalan serta perkembangan sosial emosional seperti tersenyum dan mengenali wajah. |
| Konseptual | Konsep identitas diri pada bayi usia 0-1 tahun mencakup pengenalan diri melalui panca indra dan interaksi dengan lingkungan terdekat. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengamati perubahan fisik dan respons emosional bayi, serta cara berinteraksi secara positif dengan bayi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pengamatan dan interaksi mereka membantu memahami perkembangan diri dan orang lain sejak dini. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi bagian-bagian tubuh bayi usia 0-1 tahun dengan bantuan visual.
- Menjelaskan fungsi sederhana dari panca indra bayi (melihat, mendengar, meraba) melalui kegiatan bermain.
- Menunjukkan ekspresi emosi dasar (senang, sedih) pada bayi melalui pengamatan gambar atau video.
- Merawat boneka bayi dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang.
- Menceritakan pengalaman berinteraksi dengan bayi di rumah atau lingkungan sekitar dengan bantuan guru.
Pemahaman bermakna: Memahami identitas diri pada usia 0-1 tahun membantu kita mengenali keunikan setiap individu dan pentingnya stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembang optimal.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ya, kita tahu kalau bayi itu lapar atau senang?"
| Praktik Pedagogis | Pembelajaran Berbasis Eksplorasi dan Bermain + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kosa kata baru terkait bagian tubuh dan emosi, serta kemampuan bercerita sederhana. Seni Budaya: Membuat karya 'Album Bayiku' dan mengekspresikan diri melalui lagu dan gerakan menirukan bayi. Pendidikan Jasmani: Melatih motorik halus saat merawat boneka dan motorik kasar saat menirukan gerakan bayi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berbagi cerita dan foto perkembangan bayi di rumah sebagai bahan diskusi di kelas, serta mendorong interaksi positif anak dengan adik bayi di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan sudut 'Rumah Bayi' yang berisi boneka bayi, selimut, mainan bayi, dan buku cerita bergambar tentang bayi, menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung eksplorasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang bayi yang tertawa, menangis, atau bergerak untuk menstimulasi pengamatan dan diskusi peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Eksplorasi Melalui Gambar dan Lagu |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian tubuh bayi usia 0-1 tahun dengan bantuan visual dan menjelaskan fungsi sederhana dari panca indra bayi (melihat, mendengar, meraba) melalui kegiatan bermain. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru menunjukkan gambar bayi lucu dan bertanya, 'Lihat, ini siapa? Bayi punya apa saja ya di tubuhnya?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar mengenal bagian tubuh bayi dan bagaimana bayi merasakan dunia. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar bayi dengan berbagai ekspresi dan pose. Guru mengajak peserta didik bernyanyi lagu 'Dua Mata Saya' sambil menunjuk bagian tubuh pada gambar bayi dan tubuh mereka sendiri. Guru menjelaskan secara sederhana fungsi mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan tangan untuk meraba. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diajak bermain 'Tebak Bagian Tubuh Bayi' menggunakan kartu gambar. Guru menyebutkan bagian tubuh, peserta didik menunjuk pada gambar atau boneka bayi. Kemudian, peserta didik meraba berbagai tekstur kain (halus, kasar) dan mendengarkan suara-suara (gemerincing, tepuk tangan) untuk merasakan bagaimana bayi menggunakan indranya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara bergantian menceritakan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan hari ini. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya panca indra bagi bayi. Guru juga bertanya, 'Bagian tubuh mana yang paling kalian suka dari bayi?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini dengan bernyanyi bersama. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua anak dan mengingatkan untuk terus menyayangi bayi. Pembelajaran ditutup dengan doa dan senyuman riang. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Bermain Peran dan Observasi |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menunjukkan ekspresi emosi dasar (senang, sedih) pada bayi melalui pengamatan gambar atau video dan merawat boneka bayi dengan cara yang lembut dan penuh kasih sayang. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru bertanya, 'Kemarin kita sudah belajar apa ya tentang bayi?' Guru menunjukkan video singkat bayi yang tertawa dan menangis, lalu bertanya, 'Bayi ini kenapa ya? Bagaimana kita tahu dia senang atau sedih?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar memahami perasaan bayi dan cara merawatnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik mengamati ekspresi wajah bayi pada gambar atau video (senang, sedih, lapar). Guru menirukan ekspresi tersebut dan mengajak peserta didik menebak perasaannya. Guru menjelaskan bahwa bayi juga punya perasaan dan kita bisa tahu dari ekspresinya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan boneka bayi. Mereka bermain peran sebagai 'kakak' atau 'mama/papa' yang merawat bayi. Guru membimbing mereka untuk menggendong boneka dengan lembut, menyelimuti, dan menenangkan saat 'bayi' menangis (dengan suara atau ekspresi). Mereka juga belajar memberi 'makan' dan mengajaknya 'bermain'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menceritakan pengalaman mereka merawat boneka bayi. Guru bertanya, 'Bagaimana perasaanmu saat merawat bayi? Apa yang kamu lakukan saat bayi menangis?' Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kelembutan dan kasih sayang dalam merawat bayi. Guru juga menanyakan, 'Apakah bayi kalian senang dirawat seperti itu?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bahwa merawat bayi perlu kasih sayang dan perhatian. Guru memberikan apresiasi atas peran mereka dalam merawat boneka bayi. Guru mengingatkan untuk selalu berbuat baik kepada siapa saja, termasuk bayi. Pembelajaran ditutup dengan doa dan lagu ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi bagian tubuh bayi dan ekspresi emosi dasar.
Alat & bahan: Lembar kerja bergambar bayi, pensil warna, stiker ekspresi (senang, sedih)
Langkah kerja:
- Amati gambar bayi yang ada di lembar kerjamu.
- Warnai bagian kepala bayi dengan warna kesukaanmu.
- Tempelkan stiker ekspresi 'senang' jika bayi tertawa, dan 'sedih' jika bayi menangis.
- Ceritakan kepada gurumu, mengapa bayi itu senang atau sedih.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu tahu ini gambar apa?
- Bisakah kamu menunjuk mata bayi?
- Bagaimana suara bayi kalau lapar?
- Pernahkah kamu melihat bayi tertawa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan eksplorasi, bermain peran, dan diskusi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya 'Album Bayiku' dan kemampuan peserta didik bercerita tentang pengalaman berinteraksi dengan bayi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian tubuh bayi dengan bantuan visual. | Bagian tubuh bayi, panca indra. | 2 JP | kesehatan, komunikasi |
| 2 | Menjelaskan fungsi sederhana dari panca indra bayi melalui kegiatan bermain. | Panca indra bayi, cara merawat bayi. | 2 JP | kesehatan, kemandirian |
| 3 | Menunjukkan ekspresi emosi dasar pada bayi dan merawat boneka bayi dengan kasih sayang. | Ekspresi emosi bayi, interaksi positif. | 2 JP | komunikasi, kemandirian |
Selamat datang, anak-anak hebat! Hari ini kita akan menjelajahi dunia bayi yang penuh keajaiban. Bayi adalah manusia kecil yang baru lahir, mereka sangat lucu dan menggemaskan. Kita akan belajar mengenal bagian tubuh mereka, bagaimana mereka merasakan dunia, dan bagaimana cara menyayangi mereka. Yuk, kita mulai petualangan seru ini!
1. Siapa itu Bayi?
Bayi adalah manusia yang usianya masih sangat muda, biasanya dari lahir sampai satu tahun. Mereka sangat kecil dan membutuhkan banyak bantuan dari orang dewasa. Bayi belum bisa berbicara, tapi mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan melalui tangisan, senyuman, atau gerakan tubuh. Setiap bayi itu unik dan spesial.
2. Bagian Tubuh Bayi
Sama seperti kita, bayi juga memiliki kepala, mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki. Kepala bayi masih sangat lembut, jadi harus hati-hati saat menggendongnya. Mata bayi bisa melihat, telinga bisa mendengar, hidung bisa mencium, mulut bisa makan dan tersenyum, serta tangan dan kaki bisa bergerak dan meraba. Kita bisa menunjuk bagian-bagian tubuh ini sambil bernyanyi.
3. Panca Indra Bayi
Bayi menggunakan panca indranya untuk mengenal dunia. Mata bayi belajar melihat warna dan bentuk. Telinga bayi bisa mendengar suara lembut seperti nyanyian atau suara orang tua. Hidung bayi bisa mencium bau susu atau aroma orang yang dikenalnya. Lidah bayi bisa merasakan manisnya susu. Kulit bayi sangat peka, bisa merasakan sentuhan lembut dan perbedaan suhu. Semua ini membantu bayi belajar tentang sekitarnya.
4. Bagaimana Bayi Merasakan?
Bayi juga punya perasaan, lho! Mereka bisa merasa senang saat digendong dan diajak bermain. Mereka bisa merasa sedih atau tidak nyaman saat lapar, haus, atau popoknya basah. Kita bisa melihat perasaannya dari ekspresi wajahnya. Kalau bayi tersenyum dan tertawa, berarti dia senang. Kalau bayi menangis, mungkin dia lapar atau butuh perhatian. Kita harus peka terhadap perasaannya.
5. Merawat Bayi dengan Kasih Sayang
Merawat bayi butuh kelembutan dan kasih sayang. Kita bisa menggendongnya dengan hati-hati, menyelimutinya agar hangat, dan mengajaknya berbicara atau bernyanyi. Saat bayi menangis, kita bisa mencoba menenangkannya dengan suara lembut atau mengusap punggungnya. Memberi makan dan mengganti popok juga bagian dari merawat bayi. Semua ini membuat bayi merasa aman dan disayangi.
6. Perkembangan Bayi Usia 0-1 Tahun
Dalam satu tahun pertama, bayi mengalami banyak perubahan. Awalnya mereka hanya bisa berbaring, lalu mulai mengangkat kepala, berguling, duduk, merangkak, dan akhirnya mulai belajar berdiri dan berjalan. Mereka juga mulai bisa menunjuk, melambaikan tangan, dan mengucapkan kata-kata pertama seperti 'mama' atau 'papa'. Setiap perkembangan ini adalah hal yang luar biasa!
Rangkuman: Bayi usia 0-1 tahun adalah manusia kecil yang lucu dan spesial. Mereka memiliki bagian tubuh dan panca indra untuk mengenal dunia. Bayi juga punya perasaan dan menunjukkan ekspresi senang atau sedih. Kita harus merawat mereka dengan lembut dan penuh kasih sayang. Setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan caranya sendiri, sungguh menakjubkan!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bayi | Manusia yang usianya dari lahir sampai satu tahun. |
| Panca Indra | Lima alat indra (mata, telinga, hidung, lidah, kulit) untuk merasakan dunia. |
| Ekspresi | Mimik wajah atau gerakan tubuh yang menunjukkan perasaan. |
| Stimulasi | Rangsangan yang diberikan untuk membantu perkembangan bayi. |
| Motorik Halus | Gerakan yang melibatkan otot-otot kecil, seperti memegang. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Identitas ku usia 0-1 tahun" mata pelajaran Guru Kelas Kelas Kelompok Bermain ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Identitas ku usia 0-1 tahun yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas Kelompok Bermain lainnya:
Materi Guru Kelas Terkait
Diriku subtema identitas diriGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDBelajar sambil bermainGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDDIRIKU, NEGARAKU, LINGKUNGANKU, TANAMAN, HEWAN, PROFESIGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDHari SantriGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDNegarakuGuru Kelas Kelas Kelompok Bermain PAUDPerkenalanGuru Kelas Kelas Kelompok B PAUDPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok Bermain yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas Kelompok Bermain. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Identitas ku usia 0-1 tahun pada Guru Kelas PAUD, Fase Fondasi.
Modul Identitas ku usia 0-1 tahun ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Identitas ku usia 0-1 tahun untuk Guru Kelas kelas Kelompok Bermain.
Apakah modul ajar Guru Kelas materi Identitas ku usia 0-1 tahun ini gratis?
Ya. Modul Identitas ku usia 0-1 tahun untuk kelas Kelompok Bermain PAUD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Identitas ku usia 0-1 tahun ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas Kelompok Bermain ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok Bermain langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Identitas ku usia 0-1 tahun ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Identitas ku usia 0-1 tahun dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas Kelompok Bermain di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok Bermain ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Identitas ku usia 0-1 tahun ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase Fondasi untuk kelas Kelompok Bermain PAUD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Identitas ku usia 0-1 tahun tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Identitas ku usia 0-1 tahun untuk Guru Kelas kelas Kelompok Bermain di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Identitas ku usia 0-1 tahun ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas Kelompok Bermain PAUD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Identitas ku usia 0-1 tahun beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas Kelompok Bermain berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru Kelas ini cocok untuk PAUD negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama PAUD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Identitas ku usia 0-1 tahun disusun untuk PAUD dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.