Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas II materi Mengenal perasaan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase A, peserta didik mampu memahami informasi dari berbagai jenis teks deskriptif tentang diri sendiri dan lingkungan sekitar, serta mengekspresikan diri melalui kegiatan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik pernah merasakan berbagai emosi seperti senang, sedih, marah, atau takut.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu mengungkapkan berbagai perasaan yang dialami membantu kita berkomunikasi dengan baik dan menjaga hubungan dengan orang lain.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu merasa sangat senang sampai ingin melompat-lompat? Perasaan apa yang kamu rasakan saat itu?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis perasaan dasar (senang, sedih, marah) melalui gambar dan cerita.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya saling menghargai. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal berbagai perasaan dan mengajak peserta didik untuk aktif mencari tahu tentang perasaan.
Memahami: Guru menampilkan berbagai gambar ekspresi wajah yang menunjukkan perasaan senang, sedih, dan marah. Peserta didik diajak mengamati dan mendiskusikan apa yang mereka lihat.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mengamati kartu bergambar ekspresi wajah dan mencoba menamai perasaan yang ada. Guru membimbing diskusi.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang perbedaan ekspresi wajah untuk setiap perasaan.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan jenis-jenis perasaan yang sudah dipelajari. Peserta didik diajak merefleksikan perasaan mereka saat belajar hari ini dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Tujuan: Peserta didik dapat menamai perasaan yang digambarkan pada ekspresi wajah teman sebaya dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengulas materi pertemuan sebelumnya tentang perasaan dasar. Guru menyampaikan tujuan hari ini yaitu mengenali perasaan pada orang lain dan mengajak peserta didik untuk berempati.
Memahami: Guru membacakan sebuah cerita pendek tentang anak yang mengalami berbagai situasi yang menimbulkan perasaan berbeda. Peserta didik diajak mendengarkan dan membayangkan perasaan tokoh cerita.
Mengaplikasi: Peserta didik berpasangan untuk berlatih menirukan ekspresi wajah sesuai perasaan yang disebutkan guru atau teman. Kemudian, mereka mencoba menebak perasaan pasangannya.
Merefleksi: Beberapa pasang peserta didik diminta menampilkan ekspresi wajah dan menebak perasaan di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik.
Penutup: Guru mengajak peserta didik merangkum pentingnya mengenali perasaan orang lain. Peserta didik diajak merefleksikan bagaimana perasaan mereka setelah belajar hari ini dan guru memberikan semangat untuk terus berlatih.
Tujuan: Peserta didik dapat menceritakan satu pengalaman pribadi yang menimbulkan perasaan tertentu dan menuliskannya dalam satu kalimat sederhana.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya memahami perasaan. Guru menyampaikan tujuan hari ini yaitu berbagi pengalaman perasaan dan menuliskannya, serta mengajak peserta didik untuk percaya diri.
Memahami: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali satu pengalaman yang membuat mereka merasa sangat senang, sedih, atau marah. Guru memberikan contoh cara menceritakannya.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu menceritakan pengalaman perasaannya kepada guru atau teman yang dipercaya, lalu menuliskan satu kalimat sederhana tentang perasaan tersebut di buku tulis.
Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela menceritakan pengalaman dan kalimat yang mereka tulis di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan penguatan.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bahwa setiap orang punya perasaan dan pengalaman berbeda. Peserta didik merefleksikan apa yang mereka pelajari dan bagaimana mereka bisa menggunakan pengetahuan ini. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus mengekspresikan diri dengan baik.
Proses (formatif): Guru mengamati partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mereka menamai perasaan dari ekspresi wajah, dan keaktifan saat bercerita.
Akhir (sumatif): Peserta didik diminta menceritakan satu pengalaman perasaannya dan menuliskan satu kalimat sederhana tentang perasaan tersebut, yang kemudian dinilai menggunakan rubrik.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi 3 perasaan dasar | Gambar ekspresi wajah, cerita pendek | 2 JP | Bernalar Kritis |
| Menamai perasaan teman sebaya | Permainan peran ekspresi wajah | 2 JP | Berkolaborasi |
| Menceritakan dan menulis pengalaman perasaan | Buku tulis, alat tulis | 2 JP | Mandiri |
Halo anak-anak hebat! Pernahkah kamu merasa senang luar biasa saat mendapat hadiah? Atau sedih saat mainan kesayangan hilang? Setiap hari, kita merasakan berbagai macam emosi. Modul ini akan mengajakmu mengenal dan memahami perasaanmu sendiri serta perasaan teman-temanmu. Yuk, kita belajar bersama!
Perasaan adalah apa yang kita rasakan di dalam hati dan pikiran kita. Perasaan itu seperti warna-warni dalam hidup kita. Ada perasaan senang, sedih, marah, takut, kaget, dan masih banyak lagi. Perasaan ini muncul karena apa yang terjadi di sekitar kita atau apa yang kita pikirkan. Misalnya, saat kamu mendapat pujian, kamu merasa senang. Saat kamu tidak diizinkan bermain, kamu mungkin merasa sedih atau kesal.
Perasaan senang biasanya muncul saat kita mendapatkan sesuatu yang baik, seperti mainan baru, pujian dari guru, atau saat berkumpul dengan keluarga tercinta. Saat senang, wajah kita biasanya tersenyum, mata berbinar, dan kita merasa ringan serta bahagia. Kita ingin tertawa dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Senang itu rasanya enak sekali!
Perasaan sedih bisa datang saat kita kehilangan sesuatu yang berharga, tidak berhasil melakukan sesuatu, atau saat merasa kesepian. Saat sedih, kita mungkin merasa ingin menangis, wajah kita murung, dan badan terasa lemas. Tidak apa-apa merasa sedih, itu adalah bagian dari hidup kita. Yang penting, kita tahu cara mengatasinya.
Marah adalah perasaan yang muncul saat kita merasa diperlakukan tidak adil, frustrasi, atau saat keinginan kita tidak terpenuhi. Saat marah, wajah kita bisa memerah, alis berkerut, dan suara kita mungkin meninggi. Penting untuk belajar mengendalikan rasa marah agar tidak menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Memahami perasaan diri sendiri dan orang lain sangat penting. Dengan mengenali perasaan, kita bisa tahu apa yang kita butuhkan dan bagaimana cara menyampaikannya. Kita juga bisa lebih berempati kepada teman yang sedang sedih atau marah. Ini membantu kita menjadi teman yang baik dan hidup rukun.
Rangkuman: Kita telah belajar tentang berbagai perasaan seperti senang, sedih, dan marah. Setiap perasaan itu wajar dan penting. Dengan mengenali perasaan, kita bisa lebih memahami diri sendiri dan orang lain. Ingatlah untuk selalu menyampaikan perasaanmu dengan baik dan menghargai perasaan teman-temanmu.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menamai perasaan berdasarkan gambar ekspresi wajah.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, kartu bergambar ekspresi wajah (senang, sedih, marah).
| Perasaan | Apa yang dirasakan di hati dan pikiran. |
| Senang | Perasaan gembira dan bahagia. |
| Sedih | Perasaan tidak gembira karena kehilangan atau kecewa. |
| Marah | Perasaan kesal atau tidak senang karena sesuatu. |
| Ekspresi Wajah | Tampilan wajah yang menunjukkan perasaan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.