tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDBahasa Indonesia › Teks Eksplanasi Sederhana
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas V
Teks Eksplanasi Sederhana

Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas V materi Teks Eksplanasi Sederhana lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas V materi Teks Eksplanasi Sederhana
Ringkasan: Teks eksplanasi adalah tulisan yang menjelaskan 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena terjadi berdasarkan fakta. Ciri-cirinya meliputi fokus pada hal umum, penjelasan sebab-akibat, dan penggunaan konjungsi kausalitas. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Dengan memahami teks eksplanasi, kita dapat menjelaskan berbagai fenomena di sekitar kita secara logis dan terstruktur.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: penalaran kritis, kreativitas, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Indonesia · Teks Eksplanasi Sederhana · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik sudah memahami jenis-jenis teks sederhana dan mampu mengidentifikasi informasi utama dalam sebuah bacaan.

Pemahaman bermakna: Memahami teks eksplanasi membantu kita menjelaskan berbagai fenomena di sekitar kita secara logis dan terstruktur, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis tentang sebab-akibat suatu kejadian.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara menjelaskan kepada temanmu mengapa balon bisa terbang atau mengapa es bisa mencair?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (4 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksplanasi sederhana yang disajikan secara lisan atau tulis dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru menampilkan video singkat tentang fenomena alam (misal: gunung meletus atau banjir). Guru bertanya, 'Apa yang kalian lihat? Mengapa itu bisa terjadi?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal apa itu teks eksplanasi dan ciri-cirinya.

Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok menerima dua jenis teks: satu teks narasi dan satu teks eksplanasi sederhana (misal: 'Proses Terjadinya Hujan'). Peserta didik diminta membaca kedua teks dan berdiskusi untuk menemukan perbedaan ciri-ciri dari kedua teks tersebut, fokus pada bagaimana informasi disampaikan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk mencatat ciri-ciri yang mereka temukan pada teks eksplanasi, seperti adanya penjelasan proses, penggunaan kata hubung sebab-akibat, dan tidak adanya tokoh. Guru membimbing diskusi dan memberikan penekanan pada ciri-ciri utama teks eksplanasi.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang ciri-ciri teks eksplanasi dan memberikan contoh lain. Peserta didik diajak menyimpulkan bersama apa itu teks eksplanasi.

Penutup: Guru meminta peserta didik menulis satu kalimat tentang hal baru yang mereka pelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan mengajak berdoa penutup.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Menganalisis informasi penting (apa, mengapa, bagaimana) dalam teks eksplanasi sederhana yang dibaca atau didengar.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa. Guru mengulang sedikit tentang ciri-ciri teks eksplanasi. Guru menayangkan sebuah gambar fenomena (misal: gerhana bulan) dan bertanya, 'Bagaimana ini bisa terjadi?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis informasi penting dalam teks eksplanasi.

Memahami: Peserta didik menerima teks eksplanasi sederhana tentang 'Gerhana Bulan'. Secara individu, peserta didik membaca teks tersebut dan mengidentifikasi informasi penting dengan menjawab pertanyaan 'apa', 'mengapa', dan 'bagaimana' yang terkait dengan fenomena tersebut.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik membandingkan hasil identifikasi mereka. Mereka berdiskusi untuk menyepakati informasi penting yang paling relevan dan menyusunnya dalam bentuk peta pikiran sederhana. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan semua anggota kelompok berpartisipasi.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan masukan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang cara menemukan informasi penting dalam teks eksplanasi, serta mengaitkannya dengan struktur teks.

Penutup: Guru memberikan kuis singkat berupa 2-3 pertanyaan tentang isi teks yang dibaca. Guru memberikan pujian atas kerja keras peserta didik. Guru menyampaikan tugas untuk mencari contoh fenomena lain yang ingin dijelaskan untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Menyusun kerangka teks eksplanasi sederhana tentang fenomena alam atau sosial dengan runtut dan Menulis teks eksplanasi sederhana tentang fenomena alam atau sosial dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan fenomena yang mereka temukan sebagai tugas rumah. Guru bertanya, 'Bagaimana kita bisa menjelaskan fenomena itu secara runtut?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun kerangka dan menulis draf teks eksplanasi.

Memahami: Guru menjelaskan struktur teks eksplanasi (pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi/kesimpulan) dan contoh penggunaannya. Peserta didik secara individu memilih satu fenomena yang paling menarik bagi mereka dari tugas rumah atau daftar yang disediakan guru.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menyusun kerangka teks eksplanasi untuk fenomena pilihan mereka, dengan panduan dari guru. Setelah kerangka disetujui, peserta didik mulai menulis draf awal teks eksplanasi mereka, memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan penggunaan kata hubung sebab-akibat. Guru memberikan bimbingan individual.

Merefleksi: Peserta didik bertukar draf tulisan dengan teman sebangku untuk saling memberikan masukan dan saran perbaikan, terutama pada kelengkapan informasi, keruntutan, dan kejelasan bahasa. Guru memandu proses refleksi ini dan memberikan contoh revisi yang baik.

Penutup: Guru meminta peserta didik mengumpulkan draf teks eksplanasi mereka untuk diberikan umpan balik lebih lanjut. Guru memberikan semangat untuk terus berlatih menulis. Guru mengingatkan tentang persiapan presentasi untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (PjBL) + Praktik

Tujuan: Mempresentasikan teks eksplanasi sederhana yang telah dibuat dengan percaya diri dan bahasa yang jelas.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengembalikan draf teks eksplanasi yang sudah diperiksa dan memberikan kesempatan peserta didik untuk merevisi. Guru bertanya, 'Bagaimana cara menyampaikan ide kita agar mudah dipahami orang lain?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempresentasikan teks eksplanasi.

Memahami: Guru menjelaskan tips presentasi yang baik (kontak mata, suara jelas, bahasa tubuh). Peserta didik diberikan waktu singkat untuk berlatih presentasi teks eksplanasi mereka secara berpasangan, saling memberikan masukan tentang cara penyampaian.

Mengaplikasi: Setiap peserta didik secara bergiliran mempresentasikan teks eksplanasi sederhana yang telah mereka tulis di depan kelas. Peserta didik lain mendengarkan dengan saksama dan menyiapkan pertanyaan atau tanggapan.

Merefleksi: Setelah setiap presentasi, peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik positif dan saran membangun. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya komunikasi yang jelas dan percaya diri dalam menyampaikan informasi. Peserta didik diajak merefleksikan proses belajar mereka dari awal hingga akhir.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan keberanian mereka. Guru meminta peserta didik menuliskan satu kalimat tentang manfaat belajar teks eksplanasi. Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi dan doa bersama.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi informasi penting, dan penyusunan kerangka teks.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil tulisan teks eksplanasi sederhana dan presentasi lisan di depan kelas.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksplanasi sederhana.Ciri-ciri teks eksplanasi.2 JPPenalaran Kritis
Menganalisis informasi penting dalam teks eksplanasi.Informasi penting (apa, mengapa, bagaimana) dalam teks eksplanasi.2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Menyusun kerangka dan menulis teks eksplanasi sederhana.Struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi.2 JPKreativitas, Penalaran Kritis
Mempresentasikan teks eksplanasi yang telah dibuat.Keterampilan presentasi dan revisi teks.2 JPKomunikasi, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di modul 'Teks Eksplanasi Sederhana'! Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa hujan turun atau bagaimana pelangi bisa terbentuk? Teks eksplanasi adalah jenis tulisan yang akan membantumu memahami dan menjelaskan fenomena-fenomena menarik di sekitar kita. Mari kita belajar bersama bagaimana teks ini bekerja dan cara membuatnya!

Apa Itu Teks Eksplanasi?

Teks eksplanasi adalah jenis teks yang menjelaskan tentang proses 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, atau lainnya bisa terjadi. Tujuan utama teks ini adalah memberikan informasi yang jelas dan logis kepada pembaca tentang sebab-akibat suatu kejadian. Misalnya, teks yang menjelaskan mengapa terjadi gerhana matahari atau bagaimana proses pembuatan tempe adalah contoh teks eksplanasi. Teks ini tidak bertujuan untuk memengaruhi pembaca, melainkan hanya untuk menjelaskan fakta.

Ciri-ciri Teks Eksplanasi Sederhana

Ada beberapa ciri khas yang bisa kita temukan pada teks eksplanasi sederhana. Pertama, isinya memuat informasi berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Kedua, fokus pada hal umum (generik), bukan peserta manusia. Misalnya, membahas 'banjir' secara umum, bukan 'banjir yang menimpa rumah Budi'. Ketiga, menjelaskan proses terjadinya atau hubungan sebab-akibat suatu fenomena. Keempat, menggunakan kata-kata penghubung yang menunjukkan hubungan sebab-akibat, seperti 'karena', 'sehingga', 'maka', 'akibatnya', atau 'oleh sebab itu'.

Struktur Teks Eksplanasi Sederhana

Teks eksplanasi sederhana biasanya memiliki tiga bagian utama yang runtut. Bagian pertama adalah 'Pernyataan Umum', yaitu pembukaan yang berisi gambaran awal tentang fenomena yang akan dijelaskan. Bagian kedua adalah 'Deretan Penjelas', yang berisi urutan proses atau sebab-akibat terjadinya fenomena tersebut secara detail. Ini adalah inti dari penjelasan. Bagian terakhir adalah 'Interpretasi' atau 'Kesimpulan', yang berisi pandangan atau ringkasan dari penulis tentang fenomena yang dijelaskan.

Mengidentifikasi Informasi Penting

Untuk memahami teks eksplanasi dengan baik, kita perlu bisa mengidentifikasi informasi penting di dalamnya. Caranya adalah dengan mencari jawaban dari pertanyaan 'apa', 'mengapa', dan 'bagaimana'. 'Apa' fenomena yang dijelaskan? 'Mengapa' fenomena itu terjadi (penyebabnya)? 'Bagaimana' proses atau urutan kejadiannya? Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa menangkap inti dari teks eksplanasi tersebut dan memahami alur penjelasannya.

Menulis Kerangka Teks Eksplanasi

Sebelum menulis teks eksplanasi, ada baiknya kita membuat kerangkanya terlebih dahulu. Kerangka membantu kita menyusun ide secara terstruktur. Pertama, tentukan fenomena yang ingin dijelaskan (misalnya, 'Proses Terjadinya Pelangi'). Kedua, buat poin-poin untuk Pernyataan Umum (misal: pelangi indah di langit). Ketiga, susun poin-poin untuk Deretan Penjelas (misal: cahaya matahari melewati tetesan air, cahaya terurai jadi warna-warni). Keempat, siapkan poin untuk Interpretasi/Kesimpulan (misal: pelangi adalah fenomena optik yang indah). Kerangka ini akan menjadi panduanmu saat menulis.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Dalam menulis teks eksplanasi, ada beberapa kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan. Teks ini banyak menggunakan kata kerja aktif (misal: 'menguap', 'mencair', 'terjadi'). Penggunaan konjungsi kausalitas (sebab-akibat) sangat dominan, seperti 'karena', 'sebab', 'oleh sebab itu', 'sehingga'. Selain itu, juga sering menggunakan konjungsi kronologis (urutan waktu), seperti 'kemudian', 'lalu', 'pertama', 'berikutnya'. Bahasa yang digunakan harus lugas, jelas, dan tidak ambigu agar pembaca mudah memahami penjelasan yang diberikan.

Menulis Teks Eksplanasi Sederhana

Setelah kerangka siap, mulailah menulis teks eksplanasimu. Kembangkan setiap poin kerangka menjadi kalimat-kalimat yang utuh dan paragraf yang padu. Pastikan setiap bagian (pernyataan umum, deretan penjelas, interpretasi) tersusun dengan jelas. Gunakan bahasa yang mudah dipahami, hindari kalimat yang terlalu panjang atau berbelit-belit. Periksa kembali penggunaan kata hubung sebab-akibat dan kronologis agar alur penjelasanmu runtut. Setelah selesai, baca ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan ejaan atau tata bahasa, dan pastikan semua informasi sudah tersampaikan dengan baik.

Rangkuman: Teks eksplanasi adalah tulisan yang menjelaskan 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu fenomena terjadi berdasarkan fakta. Ciri-cirinya meliputi fokus pada hal umum, penjelasan sebab-akibat, dan penggunaan konjungsi kausalitas. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Dengan memahami teks eksplanasi, kita dapat menjelaskan berbagai fenomena di sekitar kita secara logis dan terstruktur.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi sederhana.

Alat & bahan: Teks eksplanasi 'Proses Terjadinya Hujan', pensil, spidol warna, lembar kerja.

  1. Baca teks eksplanasi 'Proses Terjadinya Hujan' dengan saksama.
  2. Garis bawahi kalimat yang menunjukkan pernyataan umum dengan warna biru.
  3. Garis bawahi kalimat yang menjelaskan deretan proses atau sebab-akibat dengan warna hijau.
  4. Lingkari kata-kata penghubung sebab-akibat (misal: karena, sehingga, akibatnya) yang kamu temukan.
  5. Tuliskan kesimpulan singkat tentang proses terjadinya hujan di bagian bawah lembar kerja.

8 Glosarium

EksplanasiPenjelasan atau uraian.
FenomenaSesuatu yang luar biasa atau kejadian.
KausalitasHubungan sebab-akibat.
KonjungsiKata penghubung.
StrukturSusunan atau kerangka.

9 Materi Bahasa Indonesia Terkait

Teks NonfiksiBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Teks Nonfiksi →
Teks ProsedurBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Teks Prosedur →
Aku Yang UnikBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Aku Yang Unik →
Menulis SuratBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Menulis Surat →
Surat Pribadi dan ResmiBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Surat Pribadi dan Resmi →
Teks EksplanasiBahasa Indonesia Kelas VI SD
Pelajari Teks Eksplanasi →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Eksplanasi Sederhana ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.