tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDBahasa Indonesia › Teks Prosedur
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas V
Teks Prosedur

Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas V materi Teks Prosedur lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas V materi Teks Prosedur
Ringkasan: Teks prosedur adalah panduan langkah-langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu. Ia memiliki ciri berupa langkah berurutan, kalimat perintah, dan konjungsi urutan. Strukturnya meliputi tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah. Memahami dan menyusun teks prosedur penting agar kita dapat melakukan berbagai kegiatan dengan benar dan efektif, serta mampu memberikan instruksi yang jelas kepada orang lain.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: kreativitas, komunikasi, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Indonesia · Teks Prosedur · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik sudah mampu memahami instruksi sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman bermakna: Memahami teks prosedur membantu kita melakukan atau membuat sesuatu dengan benar dan efektif. Kemampuan menyusun teks prosedur juga penting agar orang lain dapat mengikuti instruksi kita dengan mudah.

Pertanyaan pemantik: Mengapa kita perlu membaca petunjuk sebelum merakit mainan baru atau membuat resep masakan?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri umum teks prosedur berdasarkan contoh yang diberikan dan menjelaskan strukturnya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan pengalaman peserta didik saat mengikuti petunjuk. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal teks prosedur dan mengapa penting. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian membuat sesuatu dengan mengikuti petunjuk? Apa yang terjadi jika petunjuknya tidak jelas?'

Memahami: Peserta didik dibagi kelompok, kemudian diberikan beberapa contoh teks (resep, cerita, iklan). Mereka diminta mengamati dan menemukan perbedaan dari setiap teks, fokus pada teks yang berisi langkah-langkah. Guru membimbing diskusi untuk menemukan ciri-ciri teks prosedur (ada tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah).

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi teks prosedur acak. Mereka diminta menyusun ulang teks tersebut menjadi urutan yang benar dan mengidentifikasi bagian-bagian strukturnya (tujuan, bahan/alat, langkah, penutup).

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan susunan teks prosedur mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru memberikan penguatan tentang ciri-ciri dan struktur teks prosedur yang tepat.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang apa itu teks prosedur dan bagian-bagiannya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah untuk mencari contoh teks prosedur di sekitar mereka. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menganalisis penggunaan kata kerja imperatif, konjungsi, dan bilangan urutan dalam teks prosedur.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang struktur teks prosedur. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis ciri kebahasaan dalam teks prosedur. Guru mengajukan pertanyaan 'Bagaimana cara penulis membuat petunjuk agar mudah dipahami? Kata-kata apa yang sering digunakan?'

Memahami: Peserta didik dalam kelompok menganalisis berbagai contoh teks prosedur yang berbeda (misalnya, cara membuat layang-layang, cara mencuci tangan yang benar). Mereka diminta untuk menggarisbawahi dan mengidentifikasi kata kerja imperatif (misal: 'siapkan', 'masukkan'), konjungsi urutan (misal: 'kemudian', 'selanjutnya'), dan penggunaan bilangan urutan (misal: 'pertama', 'kedua').

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima 'masalah' berupa teks prosedur yang beberapa bagian kebahasaannya kurang tepat atau hilang. Tugas mereka adalah memperbaiki teks tersebut agar lebih jelas dan sesuai dengan ciri kebahasaan teks prosedur yang telah dipelajari.

Merefleksi: Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil perbaikan teks prosedur mereka dan menjelaskan alasan perbaikan yang dilakukan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya penggunaan unsur kebahasaan yang tepat dalam teks prosedur.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya penggunaan bahasa yang jelas dan tepat dalam teks prosedur. Guru memberikan apresiasi dan motivasi. Guru memberikan petunjuk awal untuk proyek pertemuan berikutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menyusun teks prosedur sederhana tentang kegiatan sehari-hari atau membuat karya dengan runtut dan jelas serta mempresentasikannya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang ciri kebahasaan teks prosedur. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat teks prosedur dan mempresentasikannya. Guru memotivasi peserta didik dengan 'Hari ini kita akan menjadi penulis petunjuk yang handal!'

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan memilih satu topik (misalnya, cara membuat minuman segar, cara merapikan tempat tidur, cara membuat kerajinan sederhana). Mereka merencanakan teks prosedur yang akan dibuat, mulai dari tujuan, alat/bahan, hingga langkah-langkahnya.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menyusun teks prosedur mereka, dengan memperhatikan struktur dan ciri kebahasaan yang telah dipelajari. Mereka dapat menggunakan gambar atau ilustrasi untuk memperjelas. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik personal.

Merefleksi: Setiap peserta didik mempresentasikan teks prosedur yang telah mereka buat di depan kelas. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik positif serta saran perbaikan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kejelasan dan kelengkapan dalam teks prosedur.

Penutup: Peserta didik dan guru melakukan refleksi bersama mengenai seluruh proses pembelajaran teks prosedur. Guru memberikan apresiasi tinggi atas karya dan keberanian presentasi peserta didik. Guru menekankan bahwa kemampuan ini akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ditutup dengan doa dan harapan agar semua dapat menerapkan ilmu yang didapat.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, penilaian hasil LKPD, serta penilaian keaktifan peserta didik.

Akhir (sumatif): Penilaian produk teks prosedur yang dibuat peserta didik dan presentasinya.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi ciri-ciri umum teks prosedur dan menjelaskan strukturnya.Pengenalan teks prosedur, ciri-ciri, dan struktur.3 JPPenalaran Kritis
Menganalisis penggunaan kata kerja imperatif, konjungsi, dan bilangan urutan.Ciri kebahasaan teks prosedur.3 JPKomunikasi
Menyusun teks prosedur sederhana dan mempresentasikannya.Penulisan dan presentasi teks prosedur.3 JPKreativitas, Kolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Apakah kamu pernah mengikuti instruksi untuk membuat sesuatu, seperti merakit mainan atau membuat kue? Instruksi itu biasanya disebut teks prosedur. Teks prosedur membantu kita melakukan atau membuat sesuatu dengan benar, langkah demi langkah. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang teks penting ini agar kita bisa menjadi lebih mandiri dan terampil!

Apa Itu Teks Prosedur?

Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan sesuatu atau membuat sesuatu secara berurutan dan sistematis. Tujuannya adalah untuk memberi petunjuk kepada pembaca agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan benar. Contohnya adalah resep masakan, petunjuk penggunaan alat elektronik, atau cara melakukan suatu gerakan olahraga. Teks ini harus mudah dipahami dan tidak membingungkan.

Ciri-Ciri Teks Prosedur

Teks prosedur memiliki beberapa ciri khas. Pertama, isinya berupa langkah-langkah kegiatan. Kedua, sering menggunakan kalimat perintah atau imperatif, seperti 'siapkan', 'masukkan', atau 'campurkan'. Ketiga, menggunakan kata-kata penghubung yang menunjukkan urutan, seperti 'pertama', 'kemudian', 'selanjutnya', atau 'terakhir'. Keempat, biasanya ada penjelasan tentang tujuan, alat atau bahan yang diperlukan, dan langkah-langkah yang harus diikuti secara detail. Kelima, informasinya harus akurat dan mudah diikuti.

Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur umumnya memiliki struktur yang teratur. Bagian pertama adalah 'Tujuan', yang menjelaskan hasil akhir yang ingin dicapai. Kedua, 'Alat dan Bahan', yang berisi daftar perlengkapan yang dibutuhkan. Ketiga, 'Langkah-langkah', yaitu urutan kegiatan yang harus dilakukan secara berurutan. Setiap langkah dijelaskan dengan jelas dan mudah dipahami. Terkadang ada juga 'Penutup' atau 'Saran' yang berisi informasi tambahan atau hasil yang diharapkan.

Unsur Kebahasaan dalam Teks Prosedur

Ada beberapa unsur kebahasaan penting dalam teks prosedur. Pertama, kata kerja imperatif (perintah) yang langsung menunjukkan tindakan, contohnya 'potong', 'rebus', 'aduk'. Kedua, konjungsi atau kata penghubung yang menunjukkan urutan waktu atau langkah, seperti 'lalu', 'setelah itu', 'kemudian'. Ketiga, penggunaan bilangan urutan atau penomoran untuk langkah-langkah, seperti '1.', '2.', 'pertama', 'kedua'. Keempat, kalimat saran atau larangan, seperti 'Hindari terlalu banyak gula' atau 'Sebaiknya gunakan api kecil'.

Contoh Teks Prosedur Sederhana

Mari kita lihat contoh sederhana: 'Cara Membuat Teh Manis Hangat'. Tujuannya adalah membuat teh manis. Alat dan bahannya: teh celup, gula, air panas, cangkir, sendok. Langkah-langkahnya: Pertama, siapkan cangkir. Kedua, masukkan teh celup ke dalam cangkir. Ketiga, tuang air panas. Keempat, tambahkan gula sesuai selera. Kelima, aduk hingga gula larut. Terakhir, teh manis hangat siap dinikmati. Contoh ini menunjukkan struktur dan ciri kebahasaan yang jelas.

Pentingnya Teks Prosedur dalam Kehidupan Sehari-hari

Teks prosedur sangat penting dalam kehidupan kita. Bayangkan jika tidak ada petunjuk saat kita membeli mainan baru atau saat ingin mencoba resep masakan. Kita pasti akan kesulitan atau bahkan gagal. Dengan adanya teks prosedur, kita dapat melakukan berbagai hal dengan tepat dan aman. Selain itu, kemampuan menyusun teks prosedur juga melatih kita untuk berpikir sistematis dan berkomunikasi secara jelas, yang berguna di banyak bidang kehidupan.

Tips Menyusun Teks Prosedur yang Baik

Untuk menyusun teks prosedur yang baik, mulailah dengan menentukan tujuan yang jelas. Kemudian, buat daftar alat dan bahan yang dibutuhkan. Susunlah langkah-langkah secara berurutan dan logis. Gunakan kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dipahami. Pastikan untuk menggunakan kata kerja perintah dan konjungsi urutan yang tepat. Jika perlu, tambahkan gambar atau ilustrasi untuk memperjelas setiap langkah. Terakhir, periksa kembali teksmu agar tidak ada kesalahan atau bagian yang membingungkan.

Rangkuman: Teks prosedur adalah panduan langkah-langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu. Ia memiliki ciri berupa langkah berurutan, kalimat perintah, dan konjungsi urutan. Strukturnya meliputi tujuan, alat/bahan, dan langkah-langkah. Memahami dan menyusun teks prosedur penting agar kita dapat melakukan berbagai kegiatan dengan benar dan efektif, serta mampu memberikan instruksi yang jelas kepada orang lain.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur.

Alat & bahan: Kertas LKPD, pulpen, gunting, lem, teks prosedur acak

  1. Bacalah dengan cermat teks-teks prosedur yang diberikan.
  2. Guntinglah setiap kalimat atau paragraf dari teks prosedur acak.
  3. Susunlah kembali potongan-potongan teks tersebut menjadi teks prosedur yang benar dan runtut.
  4. Identifikasi bagian tujuan, alat/bahan, langkah-langkah, dan penutup pada teks yang sudah tersusun.
  5. Lingkarilah kata kerja imperatif, garis bawahi konjungsi urutan, dan beri kotak pada bilangan urutan yang kamu temukan.

8 Glosarium

ProsedurLangkah-langkah kegiatan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
ImperatifBersifat memerintah atau memberi komando.
KonjungsiKata penghubung antar kata, frasa, klausa, atau kalimat.
SistematisTersusun menurut sistem atau aturan tertentu.
VerbaKata kerja yang menunjukkan suatu tindakan atau keadaan.

9 Materi Bahasa Indonesia Terkait

Teks Eksplanasi SederhanaBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Teks Eksplanasi Sederhana →
Teks NonfiksiBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Teks Nonfiksi →
Aku Yang UnikBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Aku Yang Unik →
Menulis SuratBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Menulis Surat →
Surat Pribadi dan ResmiBahasa Indonesia Kelas V SD
Pelajari Surat Pribadi dan Resmi →
Teks EksplanasiBahasa Indonesia Kelas VI SD
Pelajari Teks Eksplanasi →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Prosedur ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.