Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas VI materi Teks Eksplanasi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami informasi dari berbagai jenis teks (deskriptif, naratif, argumentatif, informatif, persuasif) dan menyajikannya dalam bentuk lisan, tulisan, dan visual. Mereka dapat mengidentifikasi gagasan utama, informasi pendukung, serta struktur dan unsur kebahasaan teks, serta menggunakan informasi tersebut untuk berbagai tujuan.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis teks dan pernah membaca atau mendengar penjelasan tentang suatu fenomena.
Pemahaman bermakna: Memahami teks eksplanasi membantu kita mengerti mengapa sesuatu terjadi, sehingga kita dapat bertindak lebih bijak dalam menghadapi fenomena alam maupun sosial.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat air mendidih saat dimasak? Mengapa air bisa mendidih dan mengeluarkan uap?
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi melalui pengamatan teks.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengaitkan materi dengan pengalaman siswa tentang fenomena alam. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenali apa itu teks eksplanasi dan bagaimana strukturnya.
Memahami: Peserta didik mengamati contoh-contoh teks eksplanasi sederhana (misal: mengapa daun berguguran, mengapa terjadi gerhana matahari) dan mendiskusikan persamaan serta perbedaannya dengan teks lain yang pernah dipelajari.
Mengaplikasi: Secara berkelompok, peserta didik menganalisis struktur teks eksplanasi yang diberikan (identifikasi pernyataan umum, urutan sebab-akibat, interpretasi) dan mencatat ciri-cirinya.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis struktur dan ciri-ciri teks eksplanasi. Guru memberikan umpan balik dan penguatan.
Penutup: Guru bersama siswa menyimpulkan ciri dan struktur teks eksplanasi. Siswa merefleksikan apa yang telah dipelajari dan guru memberikan apresiasi. Siswa diingatkan untuk mengamati fenomena di sekitar rumah untuk pertemuan berikutnya.
Tujuan: Peserta didik mampu menemukan informasi penting dan menjelaskan urutan sebab-akibat dalam teks eksplanasi.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya. Guru mengajukan pertanyaan pemantik terkait fenomena yang diamati siswa di rumah.
Memahami: Peserta didik diberikan sebuah teks eksplanasi yang lebih kompleks (misal: proses terjadinya tsunami) dan diminta untuk mengidentifikasi informasi penting serta menjelaskan hubungan sebab-akibat yang terjadi.
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik membuat peta pikiran (mind map) yang berisi informasi penting dan urutan sebab-akibat dari teks eksplanasi yang dibaca.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikirannya. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan terhadap pemahaman konsep sebab-akibat.
Penutup: Siswa bersama guru menyimpulkan cara menemukan informasi penting dan menjelaskan sebab-akibat dalam teks eksplanasi. Siswa merefleksikan kesulitan yang dihadapi dan guru memberikan apresiasi. Siswa diminta mulai merencanakan topik teks eksplanasi yang akan ditulis.
Tujuan: Peserta didik mampu menulis dan mempresentasikan teks eksplanasi sederhana tentang fenomena yang dipilihnya.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali tujuan akhir pembelajaran yaitu menulis dan mempresentasikan teks eksplanasi.
Memahami: Guru memberikan contoh teks eksplanasi yang ditulis siswa sebelumnya (anonim) untuk dianalisis bersama kelebihan dan kekurangannya, fokus pada struktur dan kaidah kebahasaan.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan menulis draf teks eksplanasi tentang fenomena yang mereka pilih (misal: mengapa daun berubah warna, mengapa sampah bisa mencemari sungai) menggunakan struktur yang telah dipelajari. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela mempresentasikan draf teks eksplanasi mereka. Teman sekelas memberikan masukan konstruktif. Guru memberikan umpan balik untuk perbaikan.
Penutup: Guru bersama siswa merefleksikan seluruh proses pembelajaran menulis teks eksplanasi. Siswa diingatkan untuk menyempurnakan tulisan mereka. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas siswa. Doa penutup.
Proses (formatif): Guru melakukan observasi saat diskusi kelompok dan saat peserta didik mengerjakan LKPD, memberikan umpan balik lisan dan tertulis.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil tulisan teks eksplanasi siswa dan presentasi lisan mereka.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri dan struktur teks eksplanasi | Ciri-ciri dan struktur teks eksplanasi | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menemukan informasi penting dan menjelaskan sebab-akibat | Informasi penting, hubungan sebab-akibat | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| Menulis dan mempresentasikan teks eksplanasi | Penulisan teks eksplanasi sederhana | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks eksplanasi adalah jenis teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya suatu fenomena, baik alam maupun sosial. Dengan memahami teks ini, kita bisa tahu 'mengapa' dan 'bagaimana' sesuatu terjadi di sekitar kita. Mari kita pelajari lebih lanjut cara membuat dan memahaminya!
Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan penjelasan logis mengenai suatu fenomena. Fenomena ini bisa berupa kejadian alam seperti hujan, gempa bumi, atau fenomena sosial seperti kemiskinan, kejahatan, dan lain-lain. Teks ini menjawab pertanyaan 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa terjadi.
Struktur teks eksplanasi terdiri dari tiga bagian utama. Pertama, pernyataan umum yang berisi pengenalan fenomena. Kedua, urutan sebab-akibat yang menjelaskan proses terjadinya fenomena secara rinci. Ketiga, interpretasi yang berisi kesimpulan atau pandangan penulis terhadap fenomena tersebut.
Teks eksplanasi memiliki ciri khas yaitu menggunakan banyak kata penghubung yang menunjukkan hubungan sebab-akibat (seperti 'karena', 'sebab', 'akibatnya', 'oleh karena itu'). Selain itu, teks ini seringkali menyajikan fakta dan data yang relevan untuk mendukung penjelasannya.
Contoh fenomena yang bisa dijelaskan dalam teks eksplanasi sangat beragam. Mulai dari fenomena alam seperti siklus air, gerhana matahari, hingga fenomena sosial seperti dampak teknologi bagi kehidupan remaja atau penyebab kemacetan lalu lintas di kota besar.
Rangkuman: Teks eksplanasi adalah penjelasan ilmiah tentang suatu fenomena. Strukturnya meliputi pernyataan umum, urutan sebab-akibat, dan interpretasi. Teks ini menggunakan kaidah kebahasaan yang khas untuk menjelaskan 'mengapa' dan 'bagaimana' suatu peristiwa terjadi, seringkali didukung oleh fakta.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi struktur dan unsur kebahasaan teks eksplanasi serta menulis draf teks eksplanasi sederhana.
Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, buku teks Bahasa Indonesia, contoh teks eksplanasi, spidol, papan tulis.
| Fenomena | Peristiwa atau kejadian yang tampak oleh indra atau dapat dirasakan. |
| Struktur | Susunan atau bangunan yang membentuk sesuatu. |
| Pernyataan Umum | Bagian teks yang memperkenalkan topik atau fenomena yang akan dibahas. |
| Urutan Sebab-Akibat | Bagian teks yang menjelaskan hubungan antara penyebab dan akibat dari suatu fenomena. |
| Interpretasi | Penafsiran atau penjelasan akhir dari suatu fenomena. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.