Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas VI materi Formulir dan Daftar Riwayat Hidup lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal berbagai jenis teks pendek dan mampu mengisi data pribadi sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami cara mengisi formulir dan menyusun daftar riwayat hidup dengan benar akan membantu peserta didik dalam berbagai aktivitas di masa depan, mulai dari pendaftaran sekolah hingga melamar pekerjaan.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat atau mengisi lembaran yang berisi banyak kolom kosong untuk diisi data diri, seperti saat mendaftar lomba atau kegiatan ekstrakurikuler?
Tujuan: Mengidentifikasi jenis-jenis formulir dan bagian-bagian pentingnya dengan tepat serta menganalisis informasi yang dibutuhkan dalam berbagai jenis formulir.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik mengingat pengalaman mengisi data diri. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal formulir dan bagian-bagiannya, serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, agar mereka siap belajar.
Memahami: Peserta didik diajak mengamati berbagai contoh formulir (pendaftaran, isian bank, keanggotaan perpustakaan) yang dibawa guru atau ditampilkan di layar, lalu secara berkelompok mendiskusikan persamaan dan perbedaan antar formulir tersebut.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima beberapa jenis formulir kosong dan LKPD untuk mengidentifikasi bagian-bagian formulir (judul, identitas pengisi, data yang diisi, tanda tangan) serta menganalisis informasi apa saja yang diminta di setiap formulir.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan identifikasi mereka, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya formulir dan bagian-bagiannya, serta menjawab pertanyaan peserta didik.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan materi tentang formulir. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memberikan tugas mencari contoh formulir lain di rumah, dan menutup pelajaran dengan doa serta harapan agar mereka selalu teliti.
Tujuan: Mengisi formulir sesuai dengan petunjuk yang diberikan secara cermat dan jujur serta menyusun daftar riwayat hidup sederhana dengan informasi yang relevan dan terstruktur.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak peserta didik mengulas kembali materi formulir dari pertemuan sebelumnya, dan mengaitkannya dengan pentingnya mengisi data diri dengan benar. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar mengisi formulir dan membuat daftar riwayat hidup, agar mereka tahu bagaimana penerapannya.
Memahami: Peserta didik diajak menganalisis kasus simulasi, misalnya 'Bayangkan kalian ingin mendaftar lomba melukis di sekolah. Informasi apa saja yang perlu kalian siapkan dan bagaimana cara mengisinya di formulir pendaftaran?' Guru juga mengenalkan konsep daftar riwayat hidup sebagai formulir khusus untuk data diri lebih lengkap.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan akan mengisi formulir pendaftaran lomba simulasi yang disiapkan guru, dengan petunjuk yang jelas. Setelah itu, mereka akan menyusun draf daftar riwayat hidup sederhana yang berisi data pribadi, riwayat pendidikan, dan hobi, menggunakan template yang diberikan.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta membacakan hasil pengisian formulir dan daftar riwayat hidup mereka. Guru memberikan umpan balik konstruktif tentang kelengkapan, kejelasan, dan kerapian. Diskusi tentang pentingnya kejujuran dan ketelitian dalam mengisi dokumen penting.
Penutup: Guru bersama peserta didik merefleksikan kesulitan dan kemudahan dalam mengisi formulir dan menyusun daftar riwayat hidup. Guru memberikan semangat untuk terus berlatih, memberikan apresiasi atas usaha mereka, dan menutup pelajaran dengan doa.
Tujuan: Mempresentasikan hasil pengisian formulir dan daftar riwayat hidup dengan percaya diri serta mengidentifikasi jenis-jenis formulir dan bagian-bagian pentingnya dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, melakukan 'ice breaking' singkat, dan mengingatkan kembali pentingnya dokumen diri yang rapi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah menyempurnakan dan mempresentasikan 'proyek' formulir dan daftar riwayat hidup mereka, agar mereka siap menunjukkan hasil karyanya.
Memahami: Peserta didik secara mandiri atau berpasangan menyempurnakan formulir pendaftaran kegiatan ekstrakurikuler dan daftar riwayat hidup 'mini' mereka, berdasarkan umpan balik dari guru atau teman di pertemuan sebelumnya. Mereka juga bisa menggunakan contoh-contoh formulir yang dibawa dari rumah.
Mengaplikasi: Setiap peserta didik atau kelompok kecil mempresentasikan formulir dan daftar riwayat hidup yang telah mereka buat di depan kelas. Mereka menjelaskan data apa saja yang diisikan dan mengapa informasi tersebut penting. Teman-teman lain memberikan pertanyaan atau masukan.
Merefleksi: Setelah presentasi, guru dan peserta didik melakukan sesi tanya jawab dan umpan balik secara konstruktif. Guru menekankan kembali pentingnya ketelitian, kerapian, dan kejujuran dalam mengisi dokumen resmi. Guru juga memberikan penguatan tentang fungsi formulir dan daftar riwayat hidup dalam kehidupan nyata.
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan keberanian mereka dalam presentasi. Guru menyimpulkan pembelajaran secara keseluruhan, memberikan pesan moral tentang integritas, dan menutup pelajaran dengan doa serta harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi bagian formulir, dan kelengkapan pengisian LKPD.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil pengisian formulir simulasi dan daftar riwayat hidup, serta presentasi kelompok.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi jenis-jenis formulir dan bagian-bagian pentingnya. | Jenis-jenis formulir dan bagian-bagiannya. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| Mengisi formulir dan menyusun daftar riwayat hidup sederhana. | Cara mengisi formulir dan menyusun daftar riwayat hidup. | 3 JP | Kreativitas |
| Mempresentasikan hasil pengisian formulir dan daftar riwayat hidup. | Presentasi formulir dan daftar riwayat hidup. | 3 JP | Komunikasi |
Formulir dan daftar riwayat hidup adalah dua jenis dokumen penting yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Memahami cara mengisi dan menyusunnya dengan benar adalah keterampilan dasar yang akan sangat berguna di masa depan. Dokumen ini berisi informasi diri yang membantu orang lain mengenal kita atau memproses permohonan kita.
Formulir adalah lembar kertas atau dokumen digital yang berisi kolom-kolom kosong untuk diisi dengan data tertentu. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi yang seragam dari banyak orang. Contohnya adalah formulir pendaftaran sekolah, formulir pembukaan rekening bank, atau formulir keanggotaan perpustakaan. Formulir membantu pihak penyelenggara mendapatkan data yang terstruktur dan mudah diolah.
Formulir umumnya memiliki bagian-bagian seperti judul formulir yang menjelaskan tujuannya, kolom data pribadi (nama lengkap, alamat, tanggal lahir), kolom data khusus sesuai tujuan formulir, tempat dan tanggal pengisian, serta kolom tanda tangan pengisi. Setiap bagian ini penting agar informasi yang diberikan lengkap dan sah.
Ada berbagai jenis formulir, antara lain formulir pendaftaran (untuk bergabung ke suatu kegiatan), formulir isian (untuk mengisi data tertentu, seperti data kesehatan), formulir pengiriman barang (untuk mencatat detail pengiriman), dan formulir daftar riwayat hidup (untuk melamar pekerjaan atau beasiswa). Setiap jenis formulir memiliki informasi spesifik yang harus diisi.
Mengisi formulir harus dilakukan dengan cermat dan jujur. Pastikan membaca petunjuk dengan teliti. Gunakan pulpen (jika formulir fisik) dengan tulisan yang jelas dan rapi. Isi semua kolom yang wajib diisi. Jangan ada data yang salah atau kosong. Periksa kembali semua isian sebelum menandatanganinya. Kejujuran adalah kunci utama dalam pengisian formulir.
Daftar Riwayat Hidup (DRH) atau Curriculum Vitae (CV) adalah dokumen yang berisi rangkuman informasi pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja (jika ada), keterampilan, dan prestasi seseorang. DRH biasanya digunakan saat melamar pekerjaan, beasiswa, atau mengikuti seleksi tertentu. DRH berfungsi sebagai 'kartu nama' yang memperkenalkan diri secara lengkap.
Untuk siswa SD, daftar riwayat hidup sederhana dapat berisi: data pribadi (nama, tempat/tanggal lahir, alamat, kontak), riwayat pendidikan (nama sekolah, tahun masuk/lulus), hobi dan minat, serta prestasi yang pernah diraih. Susunlah secara rapi dan mudah dibaca agar informasi penting dapat langsung terlihat.
Formulir dan daftar riwayat hidup sangat bermanfaat. Formulir membantu proses administrasi menjadi lebih teratur dan efisien. Daftar riwayat hidup membantu kita memperkenalkan diri secara profesional dan memberikan gambaran lengkap tentang potensi diri kepada pihak yang membutuhkan. Kedua dokumen ini adalah alat komunikasi tertulis yang penting.
Rangkuman: Formulir adalah dokumen isian data yang terstruktur untuk mengumpulkan informasi yang seragam, dengan bagian-bagian seperti judul, data pribadi, dan tanda tangan. Daftar riwayat hidup adalah dokumen yang merangkum informasi diri, pendidikan, dan prestasi. Keduanya sangat penting untuk berbagai keperluan, dan harus diisi dengan teliti, jujur, serta rapi agar informasi tersampaikan dengan baik dan benar.
Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian formulir dan menganalisis informasi yang dibutuhkan.
Alat & bahan: Berbagai contoh formulir kosong, pensil, penghapus, lembar kerja.
| Formulir | Lembar isian data yang terstruktur. |
| Daftar Riwayat Hidup (DRH) | Dokumen berisi informasi pribadi, pendidikan, dan pengalaman. |
| Curriculum Vitae (CV) | Nama lain dari Daftar Riwayat Hidup. |
| Data Pribadi | Informasi mengenai identitas diri seseorang. |
| Petunjuk Pengisian | Arahan atau instruksi untuk mengisi formulir. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.