Modul Ajar & RPP Guru Kelas I
Menulis Permulaan
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru Kelas |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Menulis Permulaan |
| Alokasi Waktu | 1 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Direct Instruction, Modelling, dan Guided Practice |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu mengenali huruf abjad dan membuat coretan bebas. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu menunjukkan posisi duduk dan cara memegang alat tulis yang benar saat menulis.
- Peserta didik mampu menjiplak dan menebalkan berbagai bentuk garis, pola, serta huruf vokal dan konsonan dengan tepat.
- Peserta didik mampu menulis huruf vokal dan konsonan secara mandiri dengan bentuk yang benar.
- Peserta didik mampu menulis suku kata dan kata-kata sederhana yang dikenalnya.
- Peserta didik mampu menulis nama lengkapnya sendiri dengan rapi.
- Peserta didik mampu mengekspresikan ide sederhana melalui tulisan gambar.
Pemahaman bermakna: Menulis adalah cara kita menyampaikan pikiran dan perasaan, dimulai dari mengenal huruf hingga merangkai kata-kata sederhana, yang akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ya caranya kita bercerita atau menyampaikan pesan kepada teman tanpa harus bicara?"
| Praktik Pedagogis | Direct Instruction, Modelling, dan Guided Practice |
| Model Pembelajaran | Direct Instruction, Modelling, dan Guided Practice |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan salam dan menanyakan kabar. Guru mengajak peserta didik berdoa bersama. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya 'Siapa yang suka membaca buku cerita? Bagaimana ya caranya penulis membuat cerita di buku?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar menulis permulaan. Guru melakukan asesmen diagnostik awal dengan meminta peserta didik menunjukkan cara memegang pensil. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan posisi duduk yang benar saat menulis serta cara memegang pensil yang tepat. Guru menunjukkan contoh berbagai bentuk garis dan pola, serta bentuk huruf vokal dan konsonan yang benar. Peserta didik mengamati dan mengikuti demonstrasi guru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berlatih menjiplak dan menebalkan garis, pola, serta huruf vokal dan konsonan pada lembar kerja. Peserta didik secara mandiri mencoba menulis huruf-huruf yang telah dipelajari. Peserta didik berlatih menulis suku kata dan kata-kata sederhana, serta nama mereka sendiri, dengan bimbingan guru secara individual atau kelompok kecil. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik secara bergantian menunjukkan hasil tulisannya kepada teman dan guru. Guru memberikan penguatan positif dan umpan balik konstruktif terhadap hasil tulisan peserta didik. Guru menekankan pentingnya berlatih menulis secara teratur. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru membimbing peserta didik membuat simpulan tentang hal-hal penting dalam menulis permulaan (posisi duduk, pegangan pensil, bentuk huruf). Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat: 'Apa yang paling seru dari belajar menulis hari ini? Apa yang paling sulit?' Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik dan menyampaikan kegiatan tindak lanjut untuk berlatih menulis di rumah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Melatih kemampuan motorik halus dan menulis huruf, suku kata, serta nama sendiri.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, lembar kerja peserta didik (LKPD)
Langkah kerja:
- Perhatikan contoh posisi duduk dan cara memegang pensil yang benar dari gurumu.
- Tebalkan garis putus-putus dan pola yang ada pada lembar kerjamu dengan rapi.
- Jipla dan tebalkan huruf vokal (a, i, u, e, o) dan konsonan (b, c, d) yang ada di kotak.
- Tuliskan namamu sendiri di tempat yang sudah disediakan.
- Warnai gambar yang ada di LKPD jika sudah selesai menulis.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu tunjukkan bagaimana cara memegang pensil?
- Huruf apa ini? (menunjukkan kartu huruf 'A')
- Siapa yang sudah bisa menulis namanya sendiri?
- Apa gunanya kita belajar menulis?
Formatif (proses): Observasi guru selama kegiatan menulis berlangsung, mencatat posisi duduk, cara memegang pensil, dan upaya peserta didik dalam menjiplak, menebalkan, serta menulis huruf.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil tulisan peserta didik pada LKPD (keterbacaan, bentuk huruf, kerapian, kelengkapan menulis nama dan kata sederhana).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mampu menunjukkan posisi duduk dan cara memegang alat tulis yang benar. | Posisi duduk dan pegangan pensil yang benar. | 1 JP | Kemandirian |
| 2 | Mampu menjiplak dan menebalkan garis, pola, serta huruf. | Latihan motorik halus dan pengenalan bentuk huruf. | 2 JP | Kemandirian, Kreativitas |
| 3 | Mampu menulis huruf vokal dan konsonan serta suku kata dan kata sederhana. | Menulis huruf, suku kata, dan kata sederhana. | 3 JP | Komunikasi, Kemandirian |
| 4 | Mampu menulis nama lengkapnya sendiri dengan rapi. | Menulis nama sendiri. | 2 JP | Komunikasi |
Menulis adalah salah satu cara penting bagi kita untuk berkomunikasi, menyampaikan pikiran, dan bercerita. Bayangkan, dengan menulis, kita bisa berbagi apa yang kita rasakan tanpa harus bicara langsung! Di kelas satu ini, kita akan memulai petualangan seru untuk belajar menulis, mulai dari mengenal bentuk huruf hingga merangkai kata-kata sederhana. Yuk, kita mulai!
1. Mengapa Kita Perlu Belajar Menulis?
Menulis itu penting sekali, teman-teman! Dengan menulis, kita bisa mencatat pelajaran, menulis surat untuk teman, atau bahkan menulis cerita. Misalnya, kita bisa menulis 'Aku sayang Ibu' untuk Ibu kita. Menulis juga membantu kita mengingat banyak hal. Jadi, mari kita belajar menulis agar kita bisa melakukan banyak hal hebat!
2. Posisi Duduk dan Cara Memegang Pensil yang Benar
Agar tulisan kita bagus dan tangan tidak cepat lelah, kita harus duduk dengan tegak. Punggung lurus, kaki menapak di lantai, dan jangan terlalu dekat dengan meja. Saat memegang pensil, gunakan tiga jari: ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Pensil dipegang tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar, seperti sedang memegang telur yang mudah pecah. Pastikan ujung pensil tidak terlalu dekat dengan jari, agar kita bisa melihat apa yang kita tulis.
3. Mengenal Huruf Vokal dan Konsonan
Di dunia huruf, ada dua jenis utama: huruf vokal dan huruf konsonan. Huruf vokal itu ada 5, yaitu A, I, U, E, O. Mereka seperti 'nyawa' bagi kata-kata. Huruf konsonan adalah huruf-huruf lainnya, seperti B, C, D, F, G, dan seterusnya. Untuk bisa menulis kata, kita harus tahu dan bisa menulis semua huruf ini dengan benar. Contohnya, 'B' dan 'U' menjadi 'BU'.
4. Melatih Motorik Halus dengan Garis dan Pola
Sebelum menulis huruf, kita perlu melatih tangan kita agar lentur dan kuat. Ini namanya melatih motorik halus. Kita bisa mulai dengan membuat berbagai bentuk garis, seperti garis lurus, garis miring, garis lengkung, atau garis zig-zag. Kita juga bisa menggambar pola-pola sederhana, seperti lingkaran, segitiga, atau kotak. Latihan ini akan membuat tangan kita lebih siap untuk membentuk huruf-huruf yang rumit.
5. Menjiplak dan Menebalkan Huruf
Langkah pertama dalam menulis huruf adalah menjiplak dan menebalkan. Kita akan melihat contoh huruf yang sudah ada, lalu ikuti garisnya dengan pensil. Mulai dari huruf-huruf besar (kapital) lalu huruf-huruf kecil. Ini membantu kita mengingat bentuk setiap huruf dan melatih tangan kita untuk bergerak sesuai bentuk huruf. Lakukan perlahan dan hati-hati agar hasilnya rapi.
6. Menulis Huruf Sendiri
Setelah sering menjiplak dan menebalkan, sekarang saatnya kita mencoba menulis huruf sendiri tanpa bantuan garis putus-putus. Mulailah dengan huruf-huruf yang paling mudah, seperti 'i' atau 'l', lalu lanjutkan ke huruf lain. Ingatlah untuk selalu menulis dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan. Jangan takut salah, teruslah berlatih sampai kamu bisa menulis semua huruf dengan rapi!
7. Menulis Suku Kata dan Kata Sederhana
Jika kita sudah bisa menulis huruf, kita bisa menggabungkan huruf-huruf menjadi suku kata. Contohnya, huruf 'B' dan 'A' menjadi 'BA'. Lalu, gabungkan suku kata menjadi kata sederhana. Misalnya, 'BA' dan 'CA' menjadi 'BACA'. Kita juga bisa menulis nama-nama benda yang ada di sekitar kita, seperti 'bola', 'meja', atau 'buku'. Ini sangat menyenangkan!
8. Menulis Nama Sendiri
Salah satu tulisan pertama yang paling penting adalah nama kita sendiri. Nama adalah identitas kita. Berlatihlah menulis nama lengkapmu dengan rapi. Mulai dari huruf pertama namamu (huruf kapital), lalu lanjutkan dengan huruf-huruf kecil lainnya. Jika kamu sudah bisa menulis namamu dengan baik, kamu akan merasa bangga dan siap untuk menulis hal-hal lain yang lebih banyak lagi!
Rangkuman: Menulis adalah keterampilan penting untuk berkomunikasi. Kita mulai dengan belajar posisi duduk dan cara memegang pensil yang benar. Kemudian, kita mengenal huruf vokal dan konsonan, melatih tangan dengan garis dan pola, serta menjiplak dan menebalkan huruf. Selanjutnya, kita berlatih menulis huruf sendiri, merangkai suku kata dan kata sederhana, hingga mampu menulis nama lengkap dengan rapi. Terus berlatih akan membuat tulisan kita semakin bagus!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Huruf | Lambang bunyi bahasa yang dituliskan. |
| Vokal | Huruf yang bunyinya dihasilkan tanpa hambatan udara (a, i, u, e, o). |
| Konsonan | Huruf yang bunyinya dihasilkan dengan hambatan udara (b, c, d, f, dll). |
| Motorik Halus | Gerakan otot-otot kecil yang melibatkan mata dan tangan, penting untuk menulis. |
| Suku Kata | Bagian dari kata yang diucapkan dalam satu hembusan napas (misalnya: bu-ku). |
| Menjiplak | Mengikuti bentuk tulisan atau gambar yang sudah ada. |
| Menebalkan | Memperjelas garis atau tulisan yang samar atau putus-putus. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menulis Permulaan" mata pelajaran Guru Kelas Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menulis Permulaan yang Anda cari? Materi Guru Kelas Kelas I lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menulis Permulaan pada Guru Kelas SD, Fase A.
Modul Menulis Permulaan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Menulis Permulaan untuk Guru Kelas kelas I.
Apakah modul ajar Guru Kelas materi Menulis Permulaan ini gratis?
Ya. Modul Menulis Permulaan untuk kelas I SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menulis Permulaan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menulis Permulaan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menulis Permulaan dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru Kelas kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menulis Permulaan ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase A untuk kelas I SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menulis Permulaan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menulis Permulaan untuk Guru Kelas kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menulis Permulaan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas I SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menulis Permulaan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru Kelas ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Menulis Permulaan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.