Modul Ajar & RPP Guru kelas 6
ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru kelas |
| Fase / Kelas | C / 6 |
| Materi Pokok | ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang negara dan keberagaman budaya di Indonesia. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Dasar dan Menengah |
| Elemen / Domain | Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami peran dan fungsi lembaga-lembaga sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam masyarakat, serta menganalisis dinamika interaksi sosial dan kerja sama antarnegara di kawasan Asia Tenggara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | ASEAN adalah organisasi regional yang beranggotakan negara-negara di Asia Tenggara, didirikan pada 8 Agustus 1967. |
| Konseptual | Kerja sama antarnegara di ASEAN bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan budaya di kawasan, serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi bentuk-bentuk kerja sama ASEAN dan menganalisis dampaknya melalui studi kasus dan pembuatan poster. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami hubungan antarnegara dan peran Indonesia dalam kerja sama regional untuk menciptakan perdamaian dan kesejahteraan bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi negara-negara anggota ASEAN dan ibu kotanya dengan benar.
- Menjelaskan latar belakang terbentuknya ASEAN dan tujuan utamanya.
- Menganalisis berbagai bentuk kerja sama ASEAN di bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik.
- Menyajikan contoh nyata peran Indonesia dalam kerja sama ASEAN melalui poster digital.
- Menyimpulkan manfaat kerja sama ASEAN bagi Indonesia dan negara-negara anggotanya.
Pemahaman bermakna: Memahami ASEAN dan kerja sama antarnegara tidak hanya tentang menghafal nama-nama negara, tetapi juga tentang menyadari bagaimana interaksi ini memengaruhi kehidupan kita sehari-hari dan peran Indonesia di kancah global.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa negara-negara di Asia Tenggara perlu bekerja sama?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis laporan singkat dan presentasi hasil diskusi. Seni Budaya: Mendesain poster digital yang kreatif dan informatif tentang ASEAN. Matematika: Menganalisis data statistik sederhana terkait ekonomi atau populasi negara-negara ASEAN. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka terkait produk atau budaya dari negara-negara ASEAN yang mereka kenal di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan peta Asia Tenggara dan bendera negara-negara ASEAN, serta sudut baca dengan buku-buku tentang ASEAN. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (Canva/Google Slides) untuk membuat poster digital dan penayangan video edukasi dari YouTube tentang ASEAN. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi negara-negara anggota ASEAN dan ibu kotanya serta menjelaskan latar belakang terbentuknya ASEAN dan tujuan utamanya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dengan hangat, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Garuda Pancasila'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang ASEAN?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang negara-negara anggota ASEAN, ibu kotanya, serta latar belakang dan tujuan pembentukan ASEAN dari berbagai sumber (buku teks, internet, peta dunia). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana tentang informasi yang ditemukan, kemudian mempresentasikannya di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang ASEAN. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi selanjutnya, dan menutup dengan doa serta senyuman. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis berbagai bentuk kerja sama ASEAN di bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengawali dengan salam dan doa, kemudian mengingatkan materi sebelumnya. Guru memutarkan video singkat tentang salah satu bentuk kerja sama ASEAN (misalnya, SEA Games atau pertukaran budaya) sebagai apersepsi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan kasus atau skenario tentang permasalahan di kawasan Asia Tenggara yang membutuhkan kerja sama (misalnya, bencana alam, masalah lingkungan, atau pengembangan pariwisata). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kerja sama yang relevan untuk mengatasi masalah tersebut, kemudian merumuskan solusi dan peran Indonesia di dalamnya. Mereka mencatat hasil diskusi dalam lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi mereka. Guru memfasilitasi diskusi kelas, memberikan klarifikasi, dan mengaitkan dengan contoh-contoh kerja sama ASEAN yang nyata. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman singkat tentang pentingnya kerja sama ASEAN. Guru memberikan pujian atas kerja keras peserta didik, mengingatkan untuk menyiapkan bahan untuk proyek pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis bentuk-bentuk kerja sama ASEAN dan peran Indonesia di dalamnya.
Alat & bahan: Kertas A4, pensil warna/spidol, gunting, lem, gambar-gambar negara ASEAN (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Diskusikan 2 contoh kerja sama ASEAN di bidang sosial, 2 di bidang budaya, 2 di bidang ekonomi, dan 2 di bidang politik.
- Identifikasi peran Indonesia dalam setiap contoh kerja sama tersebut.
- Tuliskan temuan kalian dalam tabel yang disediakan.
- Siapkan presentasi singkat tentang hasil diskusi kelompok kalian.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 negara yang kamu tahu di Asia Tenggara!
- Apa itu ASEAN menurutmu?
- Mengapa negara-negara perlu bekerja sama?
- Apakah kamu pernah mendengar tentang kerja sama Indonesia dengan negara lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan relevansi isi lembar kerja.
Sumatif (akhir): Penilaian poster digital dan presentasi kelompok, serta tes tertulis pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi negara-negara anggota ASEAN dan ibu kotanya dengan benar. | Negara-negara anggota ASEAN dan ibu kotanya. | 2 JP | kewargaan |
| 2 | Menjelaskan latar belakang terbentuknya ASEAN dan tujuan utamanya. | Latar belakang dan tujuan ASEAN. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis berbagai bentuk kerja sama ASEAN di bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. | Bentuk-bentuk kerja sama ASEAN. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menyajikan contoh nyata peran Indonesia dalam kerja sama ASEAN melalui poster digital. | Peran Indonesia dalam kerja sama ASEAN. | 2 JP | kreativitas |
Selamat datang di modul pembelajaran tentang ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara! Asia Tenggara adalah rumah kita bersama. Di sini, negara-negara bersatu dalam sebuah organisasi bernama ASEAN. Mari kita selami lebih dalam tentang apa itu ASEAN, mengapa ia dibentuk, dan bagaimana negara kita, Indonesia, berperan penting di dalamnya untuk menciptakan perdamaian dan kemajuan bersama.
1. Mengenal ASEAN: Sejarah dan Anggota
ASEAN adalah singkatan dari Association of Southeast Asian Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, oleh lima negara pelopor: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Pendirian ASEAN dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, stabil, dan sejahtera. Saat ini, ASEAN memiliki sepuluh negara anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Setiap negara memiliki ibu kota yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas penting lainnya. Mengenal negara-negara ini adalah langkah awal memahami keragaman dan potensi Asia Tenggara.
2. Tujuan Pembentukan ASEAN
ASEAN dibentuk dengan beberapa tujuan utama yang sangat mulia. Pertama, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan budaya di kawasan Asia Tenggara melalui usaha bersama. Kedua, untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan mematuhi prinsip-prinsip hukum dan hubungan antarnegara. Ketiga, untuk meningkatkan kerja sama aktif dan saling membantu dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Keempat, untuk saling memberikan bantuan dalam bentuk fasilitas pelatihan dan penelitian. Dengan tujuan-tujuan ini, ASEAN berharap dapat membawa manfaat besar bagi seluruh rakyat di Asia Tenggara.
3. Kerja Sama di Bidang Sosial dan Budaya
Kerja sama di bidang sosial dan budaya sangat penting untuk mempererat hubungan antarwarga negara ASEAN. Contohnya adalah pertukaran pelajar dan seniman, festival budaya ASEAN, serta kerja sama dalam penanggulangan bencana alam. ASEAN juga memiliki program-program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti kampanye kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia. Melalui kegiatan-kegiatan ini, masyarakat ASEAN dapat saling mengenal, menghargai perbedaan, dan membangun rasa kebersamaan. Ini juga membantu melestarikan warisan budaya yang kaya di kawasan Asia Tenggara.
4. Kerja Sama di Bidang Ekonomi
Di bidang ekonomi, ASEAN berupaya menciptakan kawasan perdagangan bebas yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi kawasan dengan menghilangkan hambatan perdagangan antarnegara anggota. Contoh kerja sama ekonomi lainnya adalah pembangunan proyek-proyek industri bersama, promosi pariwisata, dan peningkatan investasi. Dengan adanya MEA, diharapkan barang dan jasa dapat bergerak lebih bebas, sehingga menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di seluruh negara anggota ASEAN.
5. Kerja Sama di Bidang Politik dan Keamanan
Kerja sama politik dan keamanan ASEAN bertujuan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. ASEAN memiliki forum-forum seperti ASEAN Regional Forum (ARF) untuk membahas isu-isu keamanan regional. Selain itu, negara-negara anggota bekerja sama dalam penanggulangan terorisme, kejahatan lintas negara, dan menjaga keamanan maritim. Indonesia aktif dalam upaya penyelesaian konflik di kawasan dan mempromosikan dialog damai. Kerja sama ini sangat penting agar setiap negara dapat fokus pada pembangunan dan kesejahteraan tanpa terganggu oleh ancaman keamanan.
6. Peran Indonesia dalam ASEAN
Indonesia memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam ASEAN. Sebagai salah satu negara pendiri dan negara terbesar di Asia Tenggara, Indonesia sering menjadi inisiator berbagai gagasan dan kerja sama. Indonesia aktif dalam menjaga perdamaian regional, mempromosikan demokrasi, dan mendorong kerja sama ekonomi yang inklusif. Contoh nyata peran Indonesia adalah menjadi tuan rumah berbagai pertemuan penting ASEAN, mengirimkan pasukan perdamaian, dan memimpin inisiatif-inisiatif regional. Peran aktif Indonesia menunjukkan komitmen kita untuk membangun Asia Tenggara yang lebih baik.
7. Manfaat Kerja Sama ASEAN bagi Indonesia
Kerja sama ASEAN membawa banyak manfaat bagi Indonesia. Dari segi ekonomi, Indonesia dapat memperluas pasar ekspor dan menarik investasi asing. Dari segi politik, Indonesia memiliki posisi yang lebih kuat dalam forum internasional dan dapat berkontribusi pada perdamaian regional. Di bidang sosial budaya, pertukaran budaya memperkaya khazanah bangsa. Kerja sama ini juga membantu Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama seperti bencana alam dan kejahatan transnasional. Singkatnya, ASEAN adalah platform penting bagi Indonesia untuk mencapai tujuan nasional dan internasionalnya.
Rangkuman: ASEAN adalah organisasi regional di Asia Tenggara yang didirikan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan menjaga perdamaian. Indonesia sebagai salah satu pendiri memiliki peran sentral dalam berbagai bentuk kerja sama di bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Kerja sama ini membawa banyak manfaat bagi Indonesia dan seluruh negara anggota, memperkuat posisi di kancah global, serta menciptakan kawasan yang stabil dan sejahtera.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| ASEAN | Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, organisasi regional di Asia Tenggara. |
| MEA | Masyarakat Ekonomi ASEAN, kawasan perdagangan bebas di antara negara-negara anggota ASEAN. |
| Regional | Bersifat kedaerahan atau meliputi suatu wilayah tertentu. |
| Stabilitas | Keadaan yang mantap dan tidak mudah berubah. |
| Inisiator | Orang atau pihak yang memprakarsai atau memulai sesuatu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara" mata pelajaran Guru kelas Kelas 6 ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara yang Anda cari? Materi Guru kelas Kelas 6 lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru kelas kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas 6 dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara pada Guru kelas SD, Fase C, elemen Ilmu Pengetahuan Sosial.
Modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara untuk Guru kelas kelas 6.
Apakah modul ajar Guru kelas materi ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini gratis?
Ya. Modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara untuk kelas 6 SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru kelas kelas 6 ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru kelas kelas 6 langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru kelas kelas 6 di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru kelas kelas 6 ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Dasar dan Menengah, pada Fase C untuk kelas 6 SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara untuk Guru kelas kelas 6 di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru kelas kelas 6 SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru kelas kelas 6 berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru kelas ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.