Modul ajar IPAS SD kelas VI materi Listrik dan Magnet di Sekitar Kita lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami konsep-konsep dasar IPA dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memahami fenomena alam dan sosial melalui pengamatan, eksplorasi, dan pemecahan masalah sederhana.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang benda-benda di sekitarnya dan bagaimana beberapa benda dapat menghasilkan energi.
Pemahaman bermakna: Listrik dan magnet adalah dua kekuatan alam yang saling berkaitan dan sangat penting dalam kehidupan modern, memungkinkan berbagai teknologi yang kita gunakan setiap hari.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian berpikir bagaimana lampu bisa menyala tanpa kabel yang terhubung ke tiang listrik, atau bagaimana kompas bisa menunjukkan arah utara?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 benda di sekitar yang menggunakan prinsip listrik.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya energi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal listrik di sekitar kita dan memantik rasa ingin tahu siswa dengan pertanyaan tentang sumber energi listrik.
Memahami: Siswa mengamati gambar atau video tentang berbagai alat elektronik yang menggunakan listrik dan mendiskusikan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi dan mencatat benda-benda di kelas atau di rumah yang menggunakan listrik, serta fungsinya.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, guru memberikan penguatan tentang konsep dasar listrik yang digunakan pada benda-benda tersebut.
Penutup: Siswa bersama guru menyimpulkan benda-benda apa saja yang menggunakan listrik. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan mengingatkan untuk membawa alat dan bahan untuk percobaan di pertemuan berikutnya.
Tujuan: Peserta didik dapat mendemonstrasikan cara membuat magnet sederhana menggunakan bahan-bahan yang tersedia.
Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang listrik dan bertanya apakah ada yang sudah mencoba mengamati benda-benda listrik di rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat magnet sederhana dan mengenal magnet di sekitar kita.
Memahami: Guru menjelaskan konsep dasar magnetisme dan cara kerja magnet, serta menunjukkan contoh-contoh benda yang bersifat magnetis.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok melakukan percobaan membuat magnet sederhana (misalnya dengan menggosokkan magnet pada paku) dan menguji kemampuannya menarik benda-benda logam.
Merefleksi: Kelompok mempresentasikan hasil percobaan mereka, menjelaskan cara membuat magnet dan benda apa saja yang berhasil ditarik. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep.
Penutup: Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan cara membuat magnet dan sifat-sifat magnet. Guru memberikan apresiasi dan memberikan tugas untuk mengamati benda-benda magnetis di rumah.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara listrik dan magnet dalam teknologi sederhana dan mempresentasikan hasil pengamatan dan praktik tentang listrik dan magnet.
Kegiatan awal: Guru mereview materi listrik dan magnet dari pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami keterkaitan listrik dan magnet serta mempresentasikan hasil belajar mereka.
Memahami: Guru menjelaskan secara sederhana bagaimana listrik dan magnet saling berhubungan, contohnya pada elektromagnet atau dinamo.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok membuat poster sederhana atau diorama yang menampilkan contoh aplikasi listrik dan magnet dalam kehidupan sehari-hari, atau membuat laporan praktik dari pertemuan sebelumnya.
Merefleksi: Peserta didik mempresentasikan hasil karya mereka (poster/diorama/laporan). Guru memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif.
Penutup: Guru bersama siswa membuat rangkuman akhir tentang listrik dan magnet di sekitar kita. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses belajar dan mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan saat berinteraksi dengan listrik.
Proses (formatif): Melalui pengamatan partisipasi siswa dalam diskusi kelompok, keaktifan saat percobaan, dan hasil presentasi.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya (poster/diorama) atau laporan praktik, serta tes tertulis pilihan ganda dan esai.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi benda listrik | Listrik di sekitar kita | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Membuat magnet sederhana | Magnet di sekitar kita | 2 JP | Kemandirian |
| Menjelaskan hubungan listrik-magnet | Listrik dan Magnet Terhubung | 2 JP | Kolaborasi |
Halo anak-anak hebat! Pernahkah kalian bertanya-tanya bagaimana lampu bisa menyala terang di malam hari, atau mengapa jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara? Ternyata, semua itu berkat kekuatan alam yang luar biasa bernama listrik dan magnet. Mari kita jelajahi dunia menarik ini bersama!
Listrik adalah energi yang mengalir melalui kabel dan menjadi sumber tenaga bagi banyak alat yang kita gunakan setiap hari. Bayangkan saja, tanpa listrik, televisi tidak akan menyala, kulkas tidak akan mendingin, dan ponsel kita tidak bisa diisi daya. Lampu, kipas angin, komputer, hingga mainan robotik, semuanya membutuhkan listrik untuk beroperasi. Aliran listrik ini biasanya berasal dari sumber seperti baterai atau generator yang diubah dari energi lain.
Magnet adalah benda ajaib yang punya kekuatan untuk menarik benda lain yang terbuat dari logam, seperti besi atau baja. Coba perhatikan kulkasmu, pintu lemari, atau bahkan beberapa mainan. Mereka seringkali menggunakan magnet agar bisa tertutup rapat atau menempel. Magnet punya dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Jika kutub yang sama didekatkan, mereka akan saling tolak-menolak, tapi jika kutub yang berbeda didekatkan, mereka akan saling tarik-menarik.
Siapa bilang membuat magnet itu sulit? Kita bisa membuatnya sendiri di rumah! Salah satu caranya adalah dengan menggosokkan ujung magnet batang berulang-ulang ke arah yang sama pada sebuah paku besi. Lakukan ini beberapa kali, lalu coba dekatkan paku tersebut ke benda-benda kecil dari logam, seperti jarum atau klip kertas. Jika paku bisa menariknya, berarti kamu sudah berhasil membuat magnet sederhana!
Tahukah kamu, listrik dan magnet ternyata punya hubungan yang sangat erat? Ketika arus listrik mengalir melalui sebuah kawat, ia akan menghasilkan medan magnet di sekitarnya. Fenomena ini disebut elektromagnetisme. Banyak alat modern yang memanfaatkan prinsip ini, seperti bel listrik, dinamo sepeda yang menyalakan lampu, hingga motor listrik pada kendaraan. Jadi, listrik bisa menciptakan magnet, dan magnet pun bisa menghasilkan listrik!
Rangkuman: Listrik dan magnet adalah dua kekuatan alam yang sangat penting dalam kehidupan kita. Listrik menggerakkan berbagai alat elektronik, sementara magnet memiliki kemampuan menarik logam. Kita bahkan bisa membuat magnet sederhana sendiri dan memahami bahwa listrik serta magnet bisa saling memengaruhi, membuka jalan bagi banyak teknologi canggih.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi benda-benda yang menggunakan listrik dan magnet serta memahami cara kerjanya melalui pengamatan dan percobaan.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, gambar alat elektronik, gambar benda magnetis, paku, magnet batang, klip kertas, jarum.
| Listrik | Energi yang mengalir melalui konduktor. |
| Magnet | Benda yang dapat menarik benda lain yang terbuat dari logam. |
| Elektromagnetisme | Fenomena di mana arus listrik menghasilkan medan magnet. |
| Kutub Magnet | Bagian magnet yang memiliki kekuatan tarik atau tolak terbesar (Utara dan Selatan). |
| Konduktor | Bahan yang dapat menghantarkan listrik dengan baik. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.