Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Bagaimana tubuh kita bergerak
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bagaimana tubuh kita bergerak |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik sudah mengetahui bagian-bagian utama tubuh manusia secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tubuh manusia memiliki tulang, otot, dan sendi yang bekerja sama untuk menghasilkan gerakan. |
| Konseptual | Sistem gerak manusia terdiri dari sistem rangka sebagai penopang dan pelindung, serta sistem otot sebagai penggerak aktif yang dikendalikan oleh sistem saraf. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara kerja otot dan tulang, serta langkah-langkah menjaga kesehatan sistem gerak. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami cara kerja tubuh agar dapat merawatnya dengan baik dan memaksimalkan potensi geraknya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak manusia (tulang, otot, sendi).
- Menjelaskan fungsi masing-masing organ dalam sistem gerak manusia.
- Menganalisis cara kerja otot dan tulang dalam menghasilkan berbagai jenis gerakan.
- Mengenal peran sistem saraf dalam mengendalikan gerakan tubuh.
- Merancang dan membuat model sederhana sistem gerak manusia.
- Menyajikan hasil rancangan model sistem gerak manusia.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa tubuh manusia dapat bergerak karena kerja sama yang kompleks antara tulang, otot, dan sistem saraf, serta pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak untuk aktivitas sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, bagaimana sih tubuh kita bisa bergerak lincah seperti saat bermain sepak bola atau menari?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Membuat model sistem gerak yang estetik dan fungsional. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan: Memahami pentingnya pemanasan dan pendinginan untuk menjaga kesehatan otot dan sendi saat berolahraga. Matematika: Mengukur panjang tulang dan otot pada model, serta menghitung perbandingan panjang untuk memahami prinsip tuas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mencari bahan-bahan bekas yang dapat digunakan untuk membuat model sistem gerak di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar memudahkan kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke sumber belajar seperti poster anatomi atau tablet untuk mencari informasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang sistem gerak manusia dan aplikasi simulasi gerak sederhana untuk visualisasi konsep. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak manusia (tulang, otot, sendi) dan menjelaskan fungsinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik memperagakan beberapa gerakan sederhana (melompat, mengangkat tangan). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi organ gerak dan fungsinya, serta menanyakan 'Menurut kalian, apa yang membuat kita bisa bergerak seperti ini?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati video pendek tentang aktivitas gerak manusia dan bagian tubuh yang terlibat. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi bagian-bagian tubuh (tulang, otot, sendi) yang berperan dalam gerakan yang mereka lihat dan rasakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok melakukan eksplorasi pada poster atau torso anatomi tubuh manusia untuk menandai dan memberi nama organ-organ gerak, serta mencatat perkiraan fungsi masing-masing organ pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang tulang, otot, dan sendi sebagai organ gerak. Peserta didik mencatat poin penting. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan organ-organ gerak dan fungsinya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk pertemuan berikutnya: 'Bagaimana organ-organ ini bisa bekerja sama?'. Pertemuan diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis cara kerja otot dan tulang dalam menghasilkan berbagai jenis gerakan serta mengenal peran sistem saraf. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang organ gerak. Guru memutarkan video tentang seorang atlet yang mengalami cedera otot dan sendi, lalu bertanya 'Mengapa atlet ini tidak bisa bergerak seperti biasa? Apa hubungannya dengan otot dan tulang kita?'. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini untuk memahami cara kerja otot dan tulang serta peran saraf. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus tentang orang yang mengalami kesulitan gerak. Mereka mencari informasi dari buku paket dan sumber digital tentang mekanisme kerja otot (kontraksi-relaksasi) dan peran tulang sebagai tuas, serta bagaimana sistem saraf memberikan perintah gerakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok melakukan simulasi gerakan lengan menggunakan model sederhana (misalnya, lengan robot dari kardus atau plastisin) untuk menunjukkan bagaimana otot menarik tulang. Mereka juga membuat peta konsep sederhana tentang jalur perintah dari otak ke otot melalui sistem saraf. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan simulasi mereka, menjelaskan bagaimana otot, tulang, dan saraf bekerja sama. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan, serta membuka sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru dan peserta didik merangkum konsep kerja sama sistem gerak dan peran saraf. Guru memberikan tugas untuk mencari ide model sistem gerak sederhana yang akan dibuat pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan semangat untuk pertemuan proyek. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi organ-organ gerak manusia.
Alat & bahan: Poster anatomi tubuh/torso, spidol, pensil warna
Langkah kerja:
- Amati poster/torso anatomi tubuh manusia.
- Identifikasi bagian-bagian rangka (tulang) dan otot yang terlihat.
- Gambarkan atau tuliskan nama-nama organ tersebut pada lembar kerja.
- Diskusikan dalam kelompok, apa fungsi masing-masing organ tersebut dalam membantu tubuh bergerak.
- Isi tabel pengamatan dengan hasil diskusi kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja bagian tubuh yang kamu gunakan saat melompat?
- Menurutmu, apa yang ada di dalam tangan kita sehingga bisa menggenggam?
- Pernahkah kamu merasa pegal setelah berolahraga? Bagian tubuh mana yang terasa pegal?
- Bagaimana cara kita menjaga agar tubuh tetap bisa bergerak dengan baik?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, saat membuat model, dan saat presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek model sistem gerak dan presentasinya, serta tes tertulis tentang konsep sistem gerak.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak manusia (tulang, otot, sendi). | Organ tubuh (tulang, otot, sendi) dan fungsinya. | 3 JP | Kesehatan |
| 2 | Menganalisis cara kerja otot dan tulang dalam menghasilkan berbagai jenis gerakan. | Mekanisme kerja otot dan tulang, peran sistem saraf. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Merancang dan membuat model sederhana sistem gerak manusia. | Desain dan pembuatan model sistem gerak. | 3 JP | Kreativitas |
Tubuh kita adalah mesin yang menakjubkan! Setiap hari, kita bergerak, berlari, melompat, dan meraih berbagai benda. Semua itu tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja sama yang luar biasa dari berbagai bagian tubuh kita. Mari kita selami lebih dalam bagaimana 'mesin' tubuh kita ini bekerja, khususnya pada bagian yang membuat kita bisa bergerak.
1. Sistem Rangka: Pondasi Gerak Kita
Rangka adalah kumpulan tulang yang membentuk struktur tubuh kita. Bayangkan rangka sebagai tiang-tiang penyangga sebuah bangunan. Tulang-tulang ini tidak hanya menopang tubuh dan memberinya bentuk, tetapi juga melindungi organ-organ vital seperti otak dan jantung. Selain itu, tulang juga menjadi tempat melekatnya otot dan berperan dalam produksi sel darah. Ada sekitar 206 tulang di tubuh orang dewasa, mulai dari tulang tengkorak hingga tulang jari kaki.
2. Jenis-jenis Tulang dan Fungsinya
Tulang dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuknya, yaitu tulang panjang (seperti tulang paha dan lengan), tulang pipih (seperti tulang rusuk dan tempurung kepala), tulang pendek (seperti tulang pergelangan tangan), dan tulang tidak beraturan (seperti tulang belakang). Setiap jenis tulang memiliki fungsi khusus. Misalnya, tulang panjang berperan sebagai tuas untuk gerakan, sedangkan tulang pipih berfungsi sebagai pelindung dan tempat melekatnya otot yang luas.
3. Otot: Penggerak Aktif Tubuh
Jika rangka adalah pondasi, maka otot adalah 'mesin' yang menggerakkan pondasi tersebut. Otot adalah jaringan dalam tubuh yang memiliki kemampuan untuk berkontraksi (memendek) dan berelaksasi (memanjang). Gerakan ini menghasilkan gaya yang menarik tulang, sehingga tubuh kita bisa bergerak. Ada tiga jenis otot utama: otot lurik (otot rangka yang bisa kita kendalikan), otot polos (bekerja otomatis di organ dalam), dan otot jantung (bekerja otomatis memompa darah).
4. Sendi: Titik Putar Gerak
Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Tanpa sendi, tulang-tulang kita akan kaku dan tidak bisa bergerak. Sendi memungkinkan berbagai jenis gerakan, dari melipat jari hingga memutar lengan. Ada berbagai jenis sendi, seperti sendi engsel (pada siku dan lutut), sendi peluru (pada bahu dan panggul), sendi putar (pada leher), dan sendi pelana (pada ibu jari). Masing-masing sendi memungkinkan rentang gerakan yang berbeda.
5. Bagaimana Otot dan Tulang Bekerja Sama?
Gerakan tubuh kita terjadi karena kerja sama yang harmonis antara otot dan tulang. Otot melekat pada tulang melalui tendon. Ketika otot berkontraksi, ia akan memendek dan menarik tulang tempatnya melekat, menghasilkan gerakan. Otot sering bekerja secara berpasangan (antagonis), misalnya otot bisep dan trisep di lengan. Saat bisep berkontraksi untuk menekuk lengan, trisep akan berelaksasi, dan sebaliknya. Ini memungkinkan gerakan yang halus dan terkontrol.
6. Peran Sistem Saraf dalam Gerak
Semua gerakan yang kita lakukan, baik yang disadari maupun tidak, dikendalikan oleh sistem saraf. Otak dan sumsum tulang belakang adalah pusat kendali sistem saraf. Ketika kita ingin bergerak, otak mengirimkan sinyal melalui saraf ke otot. Sinyal ini 'memerintahkan' otot untuk berkontraksi atau berelaksasi. Tanpa sistem saraf, otot tidak akan tahu kapan harus bergerak, dan tubuh kita tidak akan bisa melakukan apa pun.
7. Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Sistem gerak yang sehat sangat penting untuk aktivitas sehari-hari kita. Ada beberapa cara untuk menjaganya, antara lain: mengonsumsi makanan bergizi yang kaya kalsium dan vitamin D (untuk tulang), berolahraga secara teratur (untuk menguatkan otot dan melenturkan sendi), menjaga postur tubuh yang baik, serta menghindari cedera. Dengan merawat sistem gerak, kita bisa terus bergerak aktif dan sehat.
Rangkuman: Tubuh kita bergerak karena kerja sama sistem rangka (tulang sebagai penopang dan pelindung), sistem otot (sebagai penggerak aktif), dan sendi (sebagai penghubung yang memungkinkan gerakan). Semua gerakan ini dikendalikan oleh sistem saraf yang mengirimkan perintah dari otak ke otot. Menjaga kesehatan sistem gerak melalui gizi seimbang dan olahraga teratur sangat penting agar kita tetap bisa bergerak aktif dan lincah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rangka | Kumpulan tulang yang membentuk struktur tubuh. |
| Otot | Jaringan tubuh yang dapat berkontraksi dan berelaksasi untuk menghasilkan gerakan. |
| Sendi | Tempat bertemunya dua tulang atau lebih, memungkinkan gerakan. |
| Tendon | Jaringan ikat yang menghubungkan otot ke tulang. |
| Kontraksi | Keadaan otot yang memendek dan menegang. |
| Relaksasi | Keadaan otot yang memanjang dan mengendur. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bagaimana tubuh kita bergerak" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bagaimana tubuh kita bergerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembara di Jagat RayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPAS lain yang sudah tersedia
Bagaimana tubuh kita bisa bergerak?IPAS Kelas VI SDListrik dan Magnet di Sekitar KitaIPAS Kelas VI SDALAT PERNAPASAN PADA MANUSIAIPAS Kelas VI SDMakanan bergiziIPAS Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Bagaimana tubuh kita bergerak masuk ujian semester IPAS Kelas VI. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bagaimana tubuh kita bergerak pada IPAS SD, Fase C.
Modul Bagaimana tubuh kita bergerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bagaimana tubuh kita bergerak untuk IPAS kelas VI.
Apakah modul ajar IPAS materi Bagaimana tubuh kita bergerak ini gratis?
Ya. Modul Bagaimana tubuh kita bergerak untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bagaimana tubuh kita bergerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bagaimana tubuh kita bergerak ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bagaimana tubuh kita bergerak dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bagaimana tubuh kita bergerak ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bagaimana tubuh kita bergerak tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bagaimana tubuh kita bergerak untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bagaimana tubuh kita bergerak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bagaimana tubuh kita bergerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bagaimana tubuh kita bergerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.