Modul Ajar & RPP IPAS Kelas VI
Perkembangbiakan Makhluk Hidup
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Perkembangbiakan Makhluk Hidup |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengetahui bahwa makhluk hidup bertambah banyak dan memiliki keturunan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ada berbagai cara perkembangbiakan pada tumbuhan dan hewan, seperti biji pada mangga atau melahirkan pada kucing. |
| Konseptual | Perkembangbiakan adalah proses biologis di mana organisme baru diproduksi dari induk atau induk tunggal, memastikan kelangsungan spesies. |
| Prosedural | Peserta didik akan mengamati dan mencatat ciri-ciri perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan serta perkembangbiakan hewan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami cara makhluk hidup berkembang biak untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai cara perkembangbiakan generatif pada tumbuhan dengan tepat.
- Menjelaskan proses perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan pada tumbuhan dengan contoh.
- Membandingkan cara perkembangbiakan hewan secara ovipar, vivipar, dan ovovivipar.
- Menyajikan hasil pengamatan dan identifikasi perkembangbiakan makhluk hidup dalam bentuk poster atau infografis sederhana.
- Menyimpulkan pentingnya perkembangbiakan makhluk hidup bagi kelangsungan spesies dan keseimbangan ekosistem.
Pemahaman bermakna: Memahami berbagai cara perkembangbiakan makhluk hidup membantu kita menghargai keanekaragaman hayati dan peran penting setiap organisme dalam ekosistem, serta mendorong kesadaran akan tanggung jawab kita dalam menjaga kelestariannya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara tumbuhan dan hewan di sekitar kita memiliki anak atau keturunan?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis teks deskripsi dan menyajikan informasi secara jelas dan menarik dalam poster/infografis. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam mendesain poster atau infografis yang estetik dan komunikatif. Matematika: Menghitung jumlah keturunan atau laju perkembangbiakan sederhana pada beberapa organisme (misalnya, berapa banyak biji yang dihasilkan). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi anak mengamati tanaman atau hewan di sekitar rumah dan mendiskusikan cara perkembangbiakannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan taman sekolah atau kebun di sekitar sekolah sebagai laboratorium hidup untuk mengamati langsung perkembangbiakan tumbuhan dan hewan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan video edukasi dari YouTube tentang penyerbukan atau proses melahirkan hewan, serta aplikasi Canva untuk membuat poster/infografis digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai cara perkembangbiakan generatif pada tumbuhan dengan tepat dan menjelaskan proses perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan dengan contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan, lalu memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apakah semua bunga bisa menjadi buah? Mengapa ada bunga yang tidak berbuah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai jenis bunga dan buah yang dibawa guru (misal: bunga sepatu, mangga, jagung) dan mendiskusikan bagian-bagiannya yang berperan dalam perkembangbiakan generatif (penyerbukan). Kemudian, mereka mengamati tanaman yang berkembang biak tanpa biji (misal: pisang, jahe, cocor bebek) untuk memahami perkembangbiakan vegetatif alami. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja untuk mengelompokkan tumbuhan berdasarkan cara perkembangbiakan generatif (dengan biji) dan vegetatif alami (tanpa biji), serta mencatat ciri-ciri yang mereka temukan dari hasil pengamatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang perkembangbiakan generatif (penyerbukan, pembuahan, biji) dan vegetatif alami (umbi, rizoma, tunas, geragih, daun) pada tumbuhan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas untuk mengamati contoh perkembangbiakan vegetatif buatan di lingkungan sekitar rumah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan proses perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan dengan contoh dan membandingkan cara perkembangbiakan hewan secara ovipar, vivipar, dan ovovivipar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru memulai dengan menanyakan hasil pengamatan tugas rumah tentang perkembangbiakan vegetatif buatan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik diskusi: 'Mengapa petani sering melakukan cangkok atau stek pada tanamannya? Apa bedanya dengan ayam yang bertelur dan kucing yang melahirkan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menganalisis studi kasus tentang petani yang ingin memperbanyak tanaman unggulnya dengan cepat, lalu berdiskusi tentang berbagai metode perkembangbiakan vegetatif buatan (stek, cangkok, okulasi). Kemudian, mereka mengamati gambar atau video hewan-hewan (ayam, kucing, ular) dan mengidentifikasi ciri-ciri perkembangbiakan ovipar, vivipar, dan ovovivipar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau diagram perbandingan antara perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan, serta perbedaan antara ovipar, vivipar, dan ovovivipar pada hewan, lengkap dengan contohnya masing-masing. Mereka juga mulai merancang ide untuk proyek poster/infografis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok-kelompok mempresentasikan peta konsep mereka. Guru memfasilitasi diskusi untuk mengklarifikasi perbedaan dan persamaan, serta memberikan penguatan tentang manfaat perkembangbiakan vegetatif buatan dan keanekaragaman cara perkembangbiakan hewan. Guru juga memberikan panduan untuk persiapan proyek akhir. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting materi hari ini. Guru memberikan motivasi untuk proyek yang akan datang dan mengingatkan untuk membawa alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat poster/infografis pada pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan cara perkembangbiakan tumbuhan generatif dan vegetatif.
Alat & bahan: Berbagai jenis bunga (misal: sepatu, kembang telang), buah (misal: mangga, jagung), tanaman dengan umbi/rizoma/tunas (misal: bawang, jahe, pisang), lembar kerja, alat tulis.
Langkah kerja:
- Amati setiap spesimen tumbuhan yang disediakan.
- Identifikasi bagian-bagian yang berperan dalam perkembangbiakan.
- Catat ciri-ciri khusus dari setiap cara perkembangbiakan (generatif, vegetatif alami).
- Kelompokkan tumbuhan ke dalam kategori generatif atau vegetatif alami pada tabel.
- Diskusikan hasil pengamatan dan pengelompokan dengan kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bagaimana cara tanaman mangga memiliki biji?
- Apakah semua hewan melahirkan anaknya?
- Sebutkan satu contoh hewan yang bertelur!
- Menurutmu, mengapa makhluk hidup perlu berkembang biak?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keakuratan data pada LKPD, serta kreativitas dan kolaborasi dalam pembuatan poster/infografis.
Sumatif (akhir): Penilaian poster/infografis dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai cara perkembangbiakan generatif dan vegetatif alami pada tumbuhan. | Perkembangbiakan generatif tumbuhan (penyerbukan, pembuahan, biji); Perkembangbiakan vegetatif alami tumbuhan (umbi, rizoma, tunas, geragih). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan proses perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan dan membandingkan cara perkembangbiakan hewan. | Perkembangbiakan vegetatif buatan (stek, cangkok, okulasi); Perkembangbiakan hewan (ovipar, vivipar, ovovivipar). | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menyajikan hasil pengamatan dan identifikasi serta menyimpulkan pentingnya perkembangbiakan makhluk hidup. | Penyajian informasi dalam poster/infografis; Pentingnya perkembangbiakan untuk kelangsungan spesies dan ekosistem. | 2 JP | Kolaborasi |
Makhluk hidup di Bumi, baik tumbuhan maupun hewan, memiliki kemampuan luar biasa untuk berkembang biak. Proses ini sangat penting agar jenis mereka tidak punah dan tetap ada dari generasi ke generasi. Setiap makhluk hidup memiliki cara uniknya sendiri untuk menghasilkan keturunan, ada yang dengan biji, tunas, bahkan ada yang melahirkan. Mari kita jelajahi keajaiban perkembangbiakan ini!
1. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Generatif
Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah perkembangbiakan yang terjadi melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Proses ini melibatkan sel kelamin jantan (serbuk sari) dan sel kelamin betina (putik). Setelah penyerbukan, serbuk sari akan membuahi sel telur di dalam bakal biji, menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi biji. Biji inilah yang nantinya dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh tumbuhan yang berkembang biak secara generatif adalah mangga, jagung, padi, dan bunga sepatu. Kita sering melihat bunga-bunga cantik yang kemudian menjadi buah, itu adalah hasil dari perkembangbiakan generatif.
2. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif Alami
Selain generatif, tumbuhan juga bisa berkembang biak secara vegetatif alami, yaitu tanpa melalui perkawinan. Ini terjadi dengan memanfaatkan bagian tubuh tumbuhan itu sendiri. Ada beberapa cara, seperti umbi (contoh: bawang merah, kentang), rizoma atau rimpang (contoh: jahe, kunyit), tunas (contoh: pisang, bambu), geragih atau stolon (contoh: stroberi), dan tunas adventif (tunas yang tumbuh di bagian tepi daun, contoh: cocor bebek). Cara ini memungkinkan tumbuhan baru tumbuh dengan sifat yang sama persis dengan induknya.
3. Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif Buatan
Manusia sering membantu tumbuhan untuk berkembang biak secara vegetatif buatan agar mendapatkan hasil yang lebih baik atau lebih cepat. Contohnya adalah stek (memotong bagian batang lalu menanamnya, seperti singkong atau mawar), cangkok (mengupas kulit batang, membungkusnya dengan tanah, lalu memotongnya setelah berakar, seperti mangga atau jambu), okulasi (menempelkan mata tunas dari satu tumbuhan ke batang tumbuhan lain, seperti durian), dan menyambung (menggabungkan dua batang tumbuhan berbeda). Cara ini sering dilakukan petani untuk memperbanyak tanaman unggul.
4. Perkembangbiakan Hewan Secara Ovipar (Bertelur)
Hewan ovipar adalah hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Telur-telur ini diletakkan di luar tubuh induknya dan dierami hingga menetas. Di dalam telur, embrio akan berkembang menggunakan cadangan makanan yang ada di dalam telur. Contoh hewan ovipar yang sering kita jumpai adalah ayam, burung, ikan, kura-kura, dan katak. Setelah menetas, anak hewan akan tumbuh dan berkembang di lingkungan luar.
5. Perkembangbiakan Hewan Secara Vivipar (Melahirkan)
Hewan vivipar adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Embrio atau calon anak hewan berkembang di dalam rahim induknya dan mendapatkan nutrisi langsung dari induk melalui plasenta. Setelah cukup besar dan sempurna, anak hewan akan dilahirkan dari tubuh induknya. Contoh hewan vivipar adalah kucing, sapi, kambing, kelinci, dan manusia. Anak-anak hewan vivipar biasanya langsung dapat menyusu pada induknya setelah lahir.
6. Perkembangbiakan Hewan Secara Ovovivipar (Bertelur-Melahirkan)
Ada juga hewan yang berkembang biak dengan cara ovovivipar, yaitu gabungan antara bertelur dan melahirkan. Pada hewan ovovivipar, telur tetap berkembang di dalam tubuh induknya, tetapi embrio di dalam telur tidak mendapatkan nutrisi dari induk, melainkan dari cadangan makanan di dalam telur itu sendiri. Setelah telur menetas di dalam tubuh induk, anak hewan akan keluar dari tubuh induk seolah-olah dilahirkan. Contoh hewan ovovivipar adalah beberapa jenis ular (misalnya ular boa), kadal, dan ikan hiu.
7. Pentingnya Perkembangbiakan Makhluk Hidup
Perkembangbiakan makhluk hidup memiliki peran yang sangat vital. Pertama, untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah. Tanpa perkembangbiakan, setiap spesies akan habis dan tidak ada lagi di Bumi. Kedua, untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap makhluk hidup memiliki peran dalam rantai makanan dan lingkungan. Jika satu spesies punah, maka akan mengganggu keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. Oleh karena itu, memahami dan menjaga proses perkembangbiakan ini adalah bagian dari tanggung jawab kita terhadap alam.
Rangkuman: Perkembangbiakan makhluk hidup adalah proses penting untuk melestarikan jenisnya. Tumbuhan berkembang biak secara generatif (dengan biji melalui penyerbukan) dan vegetatif (alami seperti umbi, tunas; atau buatan seperti stek, cangkok). Hewan berkembang biak secara ovipar (bertelur), vivipar (melahirkan), atau ovovivipar (bertelur lalu menetas di dalam tubuh induk dan dilahirkan). Memahami cara-cara ini membantu kita menghargai keanekaragaman hayati dan menjaga kelestarian lingkungan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Generatif | Perkembangbiakan melalui perkawinan (penyerbukan dan pembuahan). |
| Vegetatif | Perkembangbiakan tanpa melalui perkawinan, menggunakan bagian tubuh induk. |
| Ovipar | Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. |
| Vivipar | Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. |
| Ovovivipar | Hewan yang bertelur, namun telurnya menetas di dalam tubuh induk lalu dilahirkan. |
| Penyerbukan | Jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. |
| Pembuahan | Peleburan sel kelamin jantan dan betina. |
| Stek | Cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menanam potongan bagian tubuh tumbuhan. |
| Cangkok | Cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menumbuhkan akar pada cabang yang masih menempel pada induknya. |
| Ekosistem | Kesatuan komunitas makhluk hidup dengan lingkungan fisiknya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perkembangbiakan Makhluk Hidup" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perkembangbiakan Makhluk Hidup yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Makanan Bergizi untuk Kesehatan PencernaanmuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTarik dan EmbuskanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopJejak Sang PahlawanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap unduh
Kearifan Lokal, Warisan Leluhur untuk Persatuan BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi untuk Masa DepanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembara di Jagat RayaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPAS lain yang sudah tersedia
ALAT PERNAPASAN PADA MANUSIAIPAS Kelas VI SDBagaimana tubuh kita bergerakIPAS Kelas VI SDBagaimana tubuh kita bisa bergerak?IPAS Kelas VI SDListrik dan Magnet di Sekitar KitaIPAS Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas VI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup masuk ASAS IPAS Kelas VI Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPAS Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup pada IPAS SD, Fase C.
Modul Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPAS kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPAS materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini gratis?
Ya. Modul Perkembangbiakan Makhluk Hidup untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perkembangbiakan Makhluk Hidup dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perkembangbiakan Makhluk Hidup untuk IPAS kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perkembangbiakan Makhluk Hidup ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perkembangbiakan Makhluk Hidup beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.