tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDMatematika › Diagram Gambar (Piktogram)
SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar Matematika Kelas III
Diagram Gambar (Piktogram)

Modul ajar Matematika SD kelas III materi Diagram Gambar (Piktogram) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas III materi Diagram Gambar (Piktogram)
Ringkasan: Diagram gambar (piktogram) adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol, di mana setiap simbol mewakili jumlah tertentu. Piktogram memudahkan kita membaca, membandingkan, dan memahami informasi secara visual. Untuk membaca piktogram, perhatikan judul, kategori, simbol, dan keterangan simbolnya. Membuat piktogram melibatkan pengumpulan data, pemilihan simbol, penentuan skala, dan penggambaran data. Piktogram sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk menyajikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
Model: Discovery Learning dan Project-Based Learning dengan praktik menyusun piktogramDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · Diagram Gambar (Piktogram) · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik dapat mengumpulkan, mengelola, dan menginterpretasi data sederhana menggunakan representasi visual seperti diagram gambar untuk menarik kesimpulan awal.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal bilangan cacah sampai 1.000, dapat membandingkan banyaknya benda, dan mengenal berbagai jenis gambar atau simbol sederhana.

Pemahaman bermakna: Memahami diagram gambar membantu kita menyajikan dan membaca informasi dengan lebih mudah, sehingga dapat mengambil keputusan atau memahami situasi di sekitar kita.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita menunjukkan banyaknya buah di keranjang tanpa menulis angka satu per satu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi informasi yang disajikan dalam diagram gambar sederhana dan menginterpretasi informasi dari diagram gambar yang sudah ada.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengajak peserta didik mengingat kembali cara menghitung benda. Guru menunjukkan gambar-gambar data sederhana (misalnya, jenis es krim yang disukai) dan bertanya 'Bagaimana cara kita tahu es krim mana yang paling banyak disukai?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar cara membaca gambar data.

Memahami: Peserta didik diajak mengamati beberapa contoh diagram gambar sederhana (piktogram) yang relevan dengan kehidupan sehari-hari (misalnya, jumlah siswa yang suka olahraga tertentu). Mereka diminta mengidentifikasi simbol yang digunakan dan nilai yang diwakili oleh setiap simbol. Guru memfasilitasi diskusi tentang apa saja informasi yang bisa didapatkan dari diagram gambar tersebut.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik diberikan lembar kerja berisi beberapa diagram gambar yang berbeda. Mereka diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait diagram gambar tersebut, seperti 'Berapa banyak anak yang suka apel?' atau 'Olahraga apa yang paling sedikit disukai?'. Guru berkeliling membimbing dan memberikan bantuan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman tentang cara membaca dan menafsirkan informasi dari diagram gambar. Guru memastikan semua peserta didik memahami bahwa satu simbol bisa mewakili lebih dari satu benda.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya diagram gambar untuk menyajikan data. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas rumah sederhana untuk mencari contoh diagram gambar di majalah atau koran. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning

Tujuan: Mengumpulkan data sederhana dari lingkungan sekitar, menentukan simbol yang tepat, dan menyusun diagram gambar berdasarkan data yang telah dikumpulkan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang membaca diagram gambar. Guru memantik diskusi: 'Bagaimana jika kita ingin membuat diagram gambar sendiri tentang sesuatu yang ada di kelas kita?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar membuat diagram gambar dari data yang kita kumpulkan sendiri.

Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang jenis data sederhana yang bisa dikumpulkan di kelas (misalnya, warna kesukaan teman, jenis hewan peliharaan, atau buah kesukaan). Guru menjelaskan langkah-langkah membuat diagram gambar: menentukan topik, mengumpulkan data, memilih simbol, dan menggambar. Guru memberikan contoh cara menentukan satu simbol mewakili beberapa data (misalnya, satu gambar apel mewakili 2 anak).

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok. Setiap kelompok memilih satu topik data yang akan dikumpulkan dari teman-teman di kelas (misalnya, jenis makanan kesukaan saat istirahat). Mereka mengumpulkan data dengan bertanya kepada teman-teman, kemudian bersama-sama merencanakan simbol yang akan digunakan dan membuat diagram gambar di kertas manila atau papan tulis mini. Guru membimbing proses pengumpulan data dan pembuatan simbol.

Merefleksi: Setiap kelompok memamerkan diagram gambar yang telah mereka buat. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif tentang kejelasan simbol, ketepatan data, dan kerapian penyajian. Guru menguatkan bahwa simbol harus mudah dipahami dan mewakili jumlah yang konsisten.

Penutup: Peserta didik bersama guru merefleksikan pengalaman membuat diagram gambar. Guru mengapresiasi kerja keras dan kreativitas setiap kelompok. Guru memberikan penguatan bahwa membuat diagram gambar membutuhkan ketelitian. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan mengingatkan untuk mempersiapkan presentasi lengkap di pertemuan berikutnya.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menyajikan hasil interpretasi diagram gambar secara lisan dan merefleksikan proses pembuatan diagram gambar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali proses pembuatan diagram gambar di pertemuan sebelumnya dan memotivasi mereka untuk siap mempresentasikan karyanya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mempresentasikan diagram gambar kita dan belajar menginterpretasikannya.

Memahami: Guru menjelaskan kembali pentingnya menyajikan data secara jelas dan mudah dipahami. Peserta didik diajak untuk memikirkan kalimat-kalimat yang bisa digunakan untuk menjelaskan diagram gambar mereka kepada teman-teman, seperti 'Dari diagram ini, kita bisa tahu bahwa...', atau 'Yang paling banyak adalah...'.

Mengaplikasi: Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan diagram gambar yang telah mereka buat. Mereka menjelaskan topik data, simbol yang digunakan, dan informasi penting yang dapat diambil dari diagram gambar tersebut. Kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya atau memberikan komentar. Guru mengamati dan mencatat kemampuan presentasi serta interpretasi data setiap kelompok.

Merefleksi: Setelah semua kelompok presentasi, guru memimpin diskusi kelas tentang pengalaman mereka dalam membuat dan mempresentasikan diagram gambar. Peserta didik diajak merefleksikan kesulitan yang dihadapi dan cara mengatasinya. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang efektif dalam menyajikan data.

Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama membuat simpulan akhir tentang manfaat diagram gambar dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas semangat belajar dan karya-karya yang telah dihasilkan. Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus belajar. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan pesan untuk selalu menjaga kebersihan kelas.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengumpulkan data, dan kolaborasi saat menyusun diagram gambar.

Akhir (sumatif): Penilaian terhadap hasil diagram gambar yang dibuat (kerapian, ketepatan simbol, interpretasi data) dan presentasi lisan kelompok.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi informasi yang disajikan dalam diagram gambar sederhana.Membaca Piktogram2 JPPenalaran Kritis
Mengumpulkan data, menentukan simbol, dan menyusun diagram gambar.Membuat Piktogram2 JPKreativitas, Kolaborasi
Menginterpretasi dan menyajikan hasil diagram gambar.Menyajikan Piktogram2 JPKomunikasi, Penalaran Kritis

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di dunia data yang menyenangkan! Pernahkah kamu melihat gambar-gambar yang menunjukkan jumlah sesuatu, seperti banyaknya mobil di jalan atau jenis buah yang paling banyak di toko? Itu namanya diagram gambar atau piktogram! Dengan diagram gambar, kita bisa tahu banyak hal tanpa harus membaca tulisan panjang. Mari kita belajar bersama cara membaca dan membuat diagram gambar yang seru!

Apa Itu Diagram Gambar (Piktogram)?

Diagram gambar, atau sering disebut piktogram, adalah salah satu cara menyajikan data atau informasi menggunakan gambar atau simbol. Setiap gambar atau simbol tersebut mewakili sejumlah tertentu dari suatu benda atau kejadian. Misalnya, satu gambar apel bisa berarti satu buah apel, atau bahkan bisa berarti dua buah apel, tergantung kesepakatan yang dibuat. Tujuan utamanya adalah membuat informasi lebih mudah dipahami dan menarik secara visual, terutama untuk anak-anak.

Mengapa Kita Perlu Diagram Gambar?

Diagram gambar sangat berguna karena beberapa alasan. Pertama, mereka membuat data terlihat lebih menarik dan mudah diingat daripada sekadar angka-angka. Kedua, diagram gambar membantu kita membandingkan jumlah sesuatu dengan cepat. Kita bisa langsung melihat mana yang paling banyak atau paling sedikit hanya dengan melihat jumlah gambarnya. Ketiga, diagram gambar membantu kita memahami informasi yang kompleks menjadi lebih sederhana dan mudah dicerna oleh siapa saja, bahkan oleh yang belum bisa membaca dengan lancar.

Bagian-bagian Penting dalam Diagram Gambar

Setiap diagram gambar yang baik memiliki beberapa bagian penting. Yang pertama adalah judul, yang memberitahu kita tentang apa data itu. Kedua, ada kategori atau jenis data yang ditampilkan, misalnya 'Jenis Buah' atau 'Warna Kesukaan'. Ketiga, ada simbol atau gambar yang digunakan. Dan yang paling penting adalah keterangan simbol (legend), yang menjelaskan satu gambar mewakili berapa banyak. Misalnya, 'Satu gambar apel = 2 buah apel'.

Cara Membaca Diagram Gambar

Membaca diagram gambar itu mudah! Pertama, baca judulnya untuk tahu tentang apa diagram itu. Kedua, lihat keterangan simbolnya. Ini sangat penting karena memberitahu kita berapa nilai dari satu gambar. Misalnya, jika satu gambar kue mewakili 3 kue, maka dua gambar kue berarti 6 kue. Ketiga, hitunglah jumlah simbol untuk setiap kategori, lalu kalikan dengan nilai yang diwakili oleh satu simbol. Dengan begitu, kamu bisa tahu jumlah sebenarnya dari setiap kategori dan membandingkannya.

Langkah-langkah Membuat Diagram Gambar

Membuat diagram gambar itu seperti bercerita dengan gambar! Langkah pertama adalah menentukan topik dan mengumpulkan data. Misalnya, kamu ingin tahu warna kesukaan teman-temanmu. Kedua, pilih simbol yang cocok dan mudah digambar. Simbol harus mewakili data yang kamu kumpulkan. Ketiga, tentukan satu simbol akan mewakili berapa banyak. Ini disebut skala. Keempat, gambarlah simbol-simbol tersebut sesuai dengan jumlah data yang kamu punya. Terakhir, jangan lupa berikan judul dan keterangan simbol agar orang lain mudah memahaminya.

Contoh Piktogram dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita bisa menemukan piktogram di banyak tempat! Misalnya, di buku-buku pelajaran, piktogram digunakan untuk menunjukkan hasil survei. Di toko buah, kadang ada piktogram yang menunjukkan jumlah buah yang terjual. Di taman bermain, bisa ada piktogram yang menunjukkan jumlah anak yang bermain di setiap wahana. Bahkan di rumah, kamu bisa membuat piktogram untuk menunjukkan jumlah mainan yang kamu punya atau jumlah buku yang kamu baca setiap bulan. Piktogram membuat informasi menjadi lebih hidup dan menarik.

Rangkuman: Diagram gambar (piktogram) adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol, di mana setiap simbol mewakili jumlah tertentu. Piktogram memudahkan kita membaca, membandingkan, dan memahami informasi secara visual. Untuk membaca piktogram, perhatikan judul, kategori, simbol, dan keterangan simbolnya. Membuat piktogram melibatkan pengumpulan data, pemilihan simbol, penentuan skala, dan penggambaran data. Piktogram sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk menyajikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Melatih peserta didik untuk membaca, menginterpretasi, dan menyajikan data sederhana dalam bentuk diagram gambar.

Alat & bahan: kertas HVS/manila, pensil warna/spidol, penggaris, gunting, lem, data sederhana (misal: jenis buah kesukaan)

  1. Amati data yang tersedia tentang jenis buah kesukaan teman-teman.
  2. Tentukan satu simbol yang akan kamu gunakan untuk mewakili satu atau dua anak.
  3. Gambarlah simbol tersebut sesuai jumlah buah kesukaan teman-teman pada kolom yang tersedia.
  4. Berikan judul pada diagram gambar yang kamu buat.
  5. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan berdasarkan diagram gambar buatanmu.

8 Glosarium

Diagram GambarPenyajian data menggunakan gambar atau simbol.
PiktogramNama lain dari diagram gambar.
DataKumpulan informasi atau fakta.
SimbolGambar yang digunakan untuk mewakili sesuatu.
Keterangan Simbol (Legend)Penjelasan tentang nilai yang diwakili oleh satu simbol.
Interpretasi DataProses memahami dan menjelaskan arti dari data yang disajikan.

9 Materi Matematika Terkait

[UJIAN pts1]Matematika Kelas III SD
Pelajari [UJIAN pts1] →
Bilangan sampai 1.000Matematika Kelas III SD
Pelajari Bilangan sampai 1.000 →
Bilangan sampai 10.000Matematika Kelas III SD
Pelajari Bilangan sampai 10.000 →
Keliling Bangun DatarMatematika Kelas III SD
Pelajari Keliling Bangun Datar →
Pecahan SederhanaMatematika Kelas III SD
Pelajari Pecahan Sederhana →
Perkalian dan PembagianMatematika Kelas III SD
Pelajari Perkalian dan Pembagian →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Diagram Gambar (Piktogram) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.