tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDMatematika › Keliling Bangun Datar
SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar Matematika Kelas III
Keliling Bangun Datar

Modul ajar Matematika SD kelas III materi Keliling Bangun Datar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas III materi Keliling Bangun Datar
Ringkasan: Keliling bangun datar adalah total panjang semua sisi yang membentuk bangun tersebut. Untuk menghitung keliling persegi, kita kalikan 4 dengan panjang sisinya. Untuk persegi panjang, kita jumlahkan panjang dan lebarnya, lalu kalikan 2. Untuk segitiga, kita cukup menjumlahkan panjang ketiga sisinya. Keliling diukur dengan satuan baku seperti sentimeter (cm) atau meter (m). Pemahaman keliling sangat penting untuk memecahkan masalah sehari-hari.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · Keliling Bangun Datar · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku, serta dapat menentukan keliling bangun datar sederhana menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai bentuk bangun datar seperti persegi, persegi panjang, dan segitiga.

Pemahaman bermakna: Keliling bangun datar adalah ukuran panjang total garis yang membatasi sebuah bangun datar, dan pemahaman ini membantu kita memecahkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengukuran batas suatu area.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita mengetahui seberapa panjang tali yang dibutuhkan untuk mengelilingi sebuah lapangan bermain?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi pengertian keliling bangun datar dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, lalu menunjukkan berbagai benda di kelas (meja, buku, papan tulis) dan bertanya, 'Bagaimana cara kita mengukur batas tepian benda-benda ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami apa itu keliling bangun datar.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi konsep keliling dengan mengamati dan meraba tepian berbagai benda di kelas, kemudian mencoba mengukur tepian tersebut menggunakan tali atau benang sebagai satuan tidak baku. Mereka mendiskusikan apa yang mereka temukan dan bagaimana mereka mendefinisikan 'keliling'.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mencoba mengukur keliling beberapa bangun datar yang digambar di kertas (persegi, persegi panjang) menggunakan tali, kemudian membandingkan panjang tali yang dibutuhkan untuk setiap bangun datar. Mereka mencatat hasil pengukuran dan mendiskusikan perbedaan serta kesamaan hasilnya.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penemuan mereka tentang pengertian keliling dan cara mengukurnya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menegaskan konsep keliling sebagai jumlah panjang semua sisi yang membatasi bangun datar.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan belajar menghitung keliling dengan lebih akurat. Guru menutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menentukan keliling bangun datar sederhana (persegi, persegi panjang, segitiga) menggunakan satuan baku (sentimeter, meter).

Kegiatan awal: Guru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, lalu mengingatkan kembali konsep keliling dari pertemuan sebelumnya. Guru menunjukkan gambar denah taman yang akan dipasangi pagar dan bertanya, 'Berapa panjang pagar yang dibutuhkan?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menghitung keliling dengan satuan baku.

Memahami: Peserta didik diberikan masalah kontekstual berupa gambar bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga) dengan ukuran sisi yang sudah diketahui dalam satuan baku (cm/m). Mereka diajak menganalisis masalah, mengidentifikasi informasi yang relevan, dan merencanakan cara penyelesaiannya.

Mengaplikasi: Secara individu atau berpasangan, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal menghitung keliling berbagai bangun datar menggunakan satuan baku. Mereka diajak untuk menggambar bangun datar, menuliskan panjang sisinya, dan menjumlahkan seluruh panjang sisi untuk menemukan kelilingnya.

Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta untuk menuliskan jawaban mereka di papan tulis dan menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya. Guru dan teman-teman memberikan tanggapan dan masukan. Guru mengoreksi miskonsepsi dan memberikan penguatan konsep.

Penutup: Guru memberikan penguatan bahwa keliling adalah jumlah panjang semua sisi. Guru memotivasi peserta didik untuk terus berlatih dan mengaitkan konsep keliling dengan kehidupan sehari-hari, kemudian memberikan tugas singkat di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan apresiasi.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan keliling bangun datar sederhana.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan berdoa, memeriksa kehadiran, lalu bertanya, 'Siapa yang pernah membantu orang tua mengukur sesuatu di rumah?' Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat 'proyek mini' tentang keliling bangun datar untuk memecahkan masalah nyata.

Memahami: Guru menjelaskan proyek 'Desain Bingkai Foto Impianku'. Peserta didik diminta mendesain bingkai foto dengan bentuk bangun datar sederhana (persegi, persegi panjang, atau segitiga) yang memiliki ukuran tertentu. Mereka harus menentukan berapa panjang hiasan yang dibutuhkan untuk mengelilingi bingkai tersebut.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok merencanakan desain bingkai foto, menggambar sketsa dengan ukuran sisi yang jelas, dan menghitung keliling bingkai tersebut. Mereka membuat bingkai foto sederhana dari kertas karton atau stik es krim, kemudian menghias tepiannya sesuai perhitungan keliling.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan 'bingkai foto impian' mereka, menjelaskan bentuk, ukuran, dan cara mereka menghitung kelilingnya. Guru dan teman-teman memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan bahwa keliling sangat penting dalam perencanaan dan pembuatan benda.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kreativitas dan kerja keras peserta didik. Guru mengajak peserta didik merefleksikan kembali pentingnya keliling dalam kehidupan sehari-hari dan mendorong mereka untuk terus belajar. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup yang ceria.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi saat peserta didik bekerja kelompok, keaktifan diskusi, dan ketepatan dalam menyelesaikan LKPD.

Akhir (sumatif): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menghitung keliling.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi pengertian keliling bangun datarPengertian keliling2 JPPenalaran Kritis
Menentukan keliling bangun datar dengan satuan tidak bakuPengukuran keliling dengan satuan tidak baku2 JPKreativitas
Menentukan keliling bangun datar dengan satuan bakuPengukuran keliling dengan satuan baku2 JPPenalaran Kritis
Memecahkan masalah kontekstual keliling bangun datarAplikasi keliling dalam masalah nyata2 JPKolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang ada di sekeliling kita, yaitu keliling bangun datar. Coba perhatikan benda-benda di kelas ini, seperti meja, buku, atau papan tulis. Semua benda ini punya batas tepian, kan? Nah, panjang batas tepian inilah yang akan kita pelajari. Yuk, kita mulai petualangan seru ini!

Apa Itu Keliling Bangun Datar?

Keliling bangun datar adalah jumlah total panjang semua sisi yang membentuk bangun datar tersebut. Bayangkan kamu berjalan mengelilingi sebuah lapangan. Jarak yang kamu tempuh dari satu titik, mengelilingi lapangan, sampai kembali lagi ke titik awal, itulah keliling lapangan. Jadi, keliling adalah ukuran batas atau tepian suatu bentuk. Misalnya, jika kita ingin memasang pita di sekeliling bingkai foto, panjang pita yang dibutuhkan adalah keliling bingkai foto tersebut.

Keliling Persegi

Persegi adalah bangun datar yang memiliki empat sisi sama panjang. Untuk menghitung keliling persegi, kita cukup menjumlahkan panjang keempat sisinya. Jika panjang satu sisi persegi adalah 's', maka keliling persegi adalah s + s + s + s, atau bisa juga ditulis 4 × s. Contohnya, jika sebuah persegi memiliki sisi 5 cm, maka kelilingnya adalah 5 cm + 5 cm + 5 cm + 5 cm = 20 cm.

Keliling Persegi Panjang

Persegi panjang adalah bangun datar yang memiliki empat sisi, dengan dua pasang sisi yang sama panjang. Biasanya kita menyebutnya panjang (p) dan lebar (l). Untuk menghitung keliling persegi panjang, kita menjumlahkan semua sisinya: panjang + lebar + panjang + lebar. Atau, bisa juga menggunakan rumus 2 × (panjang + lebar). Contohnya, jika sebuah persegi panjang memiliki panjang 8 cm dan lebar 3 cm, maka kelilingnya adalah 8 + 3 + 8 + 3 = 22 cm.

Keliling Segitiga

Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi. Untuk menghitung keliling segitiga, kita cukup menjumlahkan panjang ketiga sisinya. Jika sisi-sisi segitiga adalah a, b, dan c, maka keliling segitiga adalah a + b + c. Tidak peduli jenis segitiganya (sama sisi, sama kaki, atau sembarang), cara menghitung kelilingnya tetap sama, yaitu menjumlahkan panjang semua sisinya. Misalnya, segitiga dengan sisi 4 cm, 5 cm, dan 6 cm memiliki keliling 4 + 5 + 6 = 15 cm.

Satuan Pengukuran Keliling

Keliling dapat diukur menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku. Satuan tidak baku adalah satuan yang hasilnya bisa berbeda-beda, seperti menggunakan jengkal, tali, atau lidi. Sedangkan satuan baku adalah satuan yang hasilnya selalu sama dan diakui secara internasional, seperti sentimeter (cm) dan meter (m). Di kelas 3 ini, kita akan banyak menggunakan satuan baku cm dan m untuk menghitung keliling.

Pentingnya Keliling dalam Kehidupan Sehari-hari

Memahami keliling sangat berguna dalam kehidupan kita. Misalnya, jika ayah ingin memagari kebun berbentuk persegi panjang, ayah perlu tahu keliling kebun untuk membeli panjang pagar yang pas. Atau, saat ibu ingin menjahit renda di sekeliling taplak meja, ibu harus tahu keliling taplak meja untuk membeli renda yang cukup. Jadi, keliling membantu kita merencanakan dan membuat banyak hal!

Rangkuman: Keliling bangun datar adalah total panjang semua sisi yang membentuk bangun tersebut. Untuk menghitung keliling persegi, kita kalikan 4 dengan panjang sisinya. Untuk persegi panjang, kita jumlahkan panjang dan lebarnya, lalu kalikan 2. Untuk segitiga, kita cukup menjumlahkan panjang ketiga sisinya. Keliling diukur dengan satuan baku seperti sentimeter (cm) atau meter (m). Pemahaman keliling sangat penting untuk memecahkan masalah sehari-hari.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik berlatih menghitung keliling bangun datar sederhana menggunakan satuan baku.

Alat & bahan: Pensil, penggaris, kertas LKPD

  1. Amati gambar bangun datar yang tersedia.
  2. Ukur panjang setiap sisi bangun datar menggunakan penggaris.
  3. Tuliskan hasil pengukuran pada setiap sisi.
  4. Jumlahkan semua panjang sisi untuk menemukan keliling bangun datar.
  5. Tuliskan jawaban akhir pada kolom yang disediakan.

8 Glosarium

KelilingJumlah total panjang semua sisi yang membentuk bangun datar.
Bangun DatarBentuk dua dimensi yang memiliki panjang dan lebar tetapi tidak memiliki kedalaman.
PersegiBangun datar dengan empat sisi sama panjang dan empat sudut siku-siku.
Persegi PanjangBangun datar dengan empat sisi, dua pasang sisi sama panjang, dan empat sudut siku-siku.
SegitigaBangun datar dengan tiga sisi dan tiga sudut.
Satuan BakuSatuan pengukuran yang hasilnya selalu sama dan diakui secara internasional (misalnya cm, m).
Satuan Tidak BakuSatuan pengukuran yang hasilnya bisa berbeda-beda tergantung alat ukur yang digunakan (misalnya jengkal, tali).

9 Materi Matematika Terkait

[UJIAN pts1]Matematika Kelas III SD
Pelajari [UJIAN pts1] →
Bilangan sampai 1.000Matematika Kelas III SD
Pelajari Bilangan sampai 1.000 →
Bilangan sampai 10.000Matematika Kelas III SD
Pelajari Bilangan sampai 10.000 →
Diagram Gambar (Piktogram)Matematika Kelas III SD
Pelajari Diagram Gambar (Piktogram) →
Pecahan SederhanaMatematika Kelas III SD
Pelajari Pecahan Sederhana →
Perkalian dan PembagianMatematika Kelas III SD
Pelajari Perkalian dan Pembagian →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Keliling Bangun Datar ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.