Modul Ajar & RPP Matematika Kelas III
Pecahan Sederhana
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Pecahan Sederhana |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dengan praktik langsung |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal konsep bilangan cacah sampai 1.000 dan dapat melakukan operasi hitung sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000, pecahan biasa dan campuran positif, dan pecahan desimal satu angka di belakang koma. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000, serta memahami konsep pecahan sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pecahan sederhana adalah bagian dari keseluruhan, seperti setengah apel atau seperempat pizza. |
| Konseptual | Pecahan sederhana terdiri dari pembilang (bagian yang diambil) dan penyebut (jumlah keseluruhan bagian yang sama besar). |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi, menulis, membandingkan, dan menggambarkan pecahan sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami pecahan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana cara terbaik mereka belajar konsep matematika baru. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pecahan sederhana (setengah, sepertiga, seperempat) dari benda konkret atau gambar.
- Menuliskan lambang pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4) sesuai dengan bagian yang diarsir atau ditunjuk.
- Menggambarkan pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4) pada bangun datar atau benda.
- Membandingkan dua pecahan sederhana dengan pembilang yang sama (misalnya 1/2 dan 1/3) menggunakan benda konkret atau gambar.
- Menyelesaikan masalah sederhana terkait pecahan dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami pecahan sederhana membantu kita membagi benda secara adil dan mengukur bagian-bagian yang tidak utuh dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi kue atau membaca resep masakan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membagi sebuah pizza atau kue ulang tahun agar setiap teman mendapatkan bagian yang sama besar?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dengan praktik langsung |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Rupa: membuat poster pecahan dengan menggambar dan mewarnai bangun datar yang dibagi menjadi beberapa bagian. Bahasa Indonesia: memahami dan menceritakan kembali soal cerita yang berkaitan dengan pecahan. Pendidikan Kewarganegaraan: konsep keadilan dalam membagi sesuatu secara rata. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu dengan mengajak anak membagi makanan atau benda di rumah secara adil dan menyebutkan pecahannya, serta mencari contoh pecahan dalam resep masakan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk kerja kelompok, tersedia meja yang bisa digeser, dan dinding kelas dapat digunakan untuk memajang 'Poster Pecahan' karya siswa. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru dapat memanfaatkan video animasi singkat tentang pecahan dari YouTube atau aplikasi interaktif sederhana di tablet untuk visualisasi konsep dan latihan tambahan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pecahan sederhana (setengah, sepertiga, seperempat) dari benda konkret atau gambar dan menuliskan lambang pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4). |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, mengajak berdoa, mengecek kehadiran. Guru menunjukkan sebuah apel utuh, lalu memotongnya menjadi dua bagian sama besar. Guru bertanya, 'Berapa bagian yang didapat masing-masing?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar tentang bagian-bagian dari suatu benda utuh yang disebut pecahan sederhana. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai benda konkret (roti, kertas, buah) yang dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan pola hubungan antara jumlah bagian dan nama pecahannya (misal: 2 bagian sama besar = setengah). Guru memperkenalkan istilah 'pembilang' dan 'penyebut' serta cara menuliskan lambang pecahan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengerjakan LKPD 1 secara individu dan berpasangan untuk mengidentifikasi bagian yang diarsir pada gambar dan menuliskan lambang pecahannya. Mereka juga diminta mewarnai bagian sesuai pecahan yang diberikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep pecahan sederhana. Guru bertanya, 'Apa yang paling kalian ingat tentang pecahan hari ini?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama peserta didik, guru membuat kesimpulan tentang apa itu pecahan sederhana. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik dan memberikan tugas rumah singkat untuk mencari contoh pecahan di lingkungan rumah. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menggambarkan pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4) pada bangun datar atau benda dan membandingkan dua pecahan sederhana dengan pembilang yang sama. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pecahan sederhana dari pertemuan sebelumnya dengan menunjukkan beberapa gambar pecahan. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat 'Poster Pecahan' dan belajar membandingkan pecahan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merencanakan pembuatan 'Poster Pecahan'. Setiap kelompok akan membuat poster yang berisi gambar-gambar benda yang dibagi menjadi pecahan 1/2, 1/3, dan 1/4. Mereka juga akan berdiskusi tentang cara membandingkan dua pecahan sederhana dengan pembilang yang sama menggunakan model visual (misalnya, membandingkan potongan kue 1/2 dan 1/3). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk membuat 'Poster Pecahan' dengan menggambar atau menempelkan potongan kertas berwarna yang merepresentasikan pecahan. Setelah itu, mereka melakukan percobaan membandingkan pecahan menggunakan kertas lipat atau plastisin untuk memvisualisasikan mana yang lebih besar atau lebih kecil. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan 'Poster Pecahan' mereka dan menjelaskan cara mereka membandingkan pecahan. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan tentang konsep perbandingan pecahan (semakin besar penyebut, semakin kecil nilainya jika pembilang sama). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini mengenai cara menggambar dan membandingkan pecahan. Guru memuji kreativitas dan kerja sama kelompok. Guru memberikan tantangan untuk mencari tahu penggunaan pecahan dalam resep masakan. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menulis, menggambar, dan membandingkan pecahan sederhana serta menyelesaikan masalah kontekstual.
Alat & bahan: kertas, pensil warna, gunting, lem, plastisin, buah-buahan (apel/jeruk), roti tawar, penggaris
Langkah kerja:
- Amati gambar atau benda yang diberikan guru.
- Bagilah benda tersebut menjadi bagian yang sama besar sesuai instruksi.
- Tuliskan lambang pecahan untuk setiap bagian yang ditunjuk atau diwarnai.
- Gambarkan pecahan yang diminta pada bangun datar yang tersedia.
- Bandingkan dua pecahan menggunakan gambar atau model konkret yang telah dibuat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'setengah'?
- Jika sebuah kue dibagi menjadi 3 bagian sama besar, bagaimana kamu menyebut setiap bagiannya?
- Manakah yang lebih besar, satu bagian dari 2 bagian atau satu bagian dari 4 bagian?
- Berikan satu contoh benda di sekitarmu yang bisa dibagi menjadi bagian-bagian yang sama.
Formatif (proses): Pengamatan guru selama diskusi kelompok, presentasi, dan pengerjaan LKPD untuk menilai pemahaman dan keterampilan peserta didik.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan masalah pecahan sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dan menuliskan pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4) | Pengenalan konsep pecahan, pembilang, penyebut, dan lambang pecahan. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menggambarkan dan membandingkan pecahan sederhana | Menggambar pecahan pada bangun datar, membandingkan pecahan dengan pembilang sama. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 3 | Menyelesaikan masalah pecahan sederhana dalam konteks sehari-hari | Aplikasi pecahan dalam soal cerita. | 2 JP | Penalaran Kritis |
Pecahan sederhana adalah salah satu konsep matematika dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari membagi makanan, mengukur bahan masakan, hingga memahami bagian-bagian dari suatu keseluruhan. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal, menulis, dan menggunakan pecahan sederhana dengan mudah dan menyenangkan.
1. Apa Itu Pecahan Sederhana?
Pecahan sederhana adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari suatu keseluruhan. Misalnya, jika kamu memiliki satu buah apel utuh lalu memotongnya menjadi dua bagian yang sama besar, maka setiap bagian disebut 'setengah' atau 'satu per dua'. Pecahan ini ditulis dengan dua angka yang dipisahkan oleh garis, yaitu angka di atas disebut pembilang dan angka di bawah disebut penyebut. Pembilang menunjukkan berapa banyak bagian yang diambil atau diperhatikan, sedangkan penyebut menunjukkan jumlah seluruh bagian yang sama besar dari suatu benda utuh. Contohnya, pada pecahan 1/2, angka 1 adalah pembilang dan angka 2 adalah penyebut.
2. Mengenal Setengah (1/2)
Setengah atau satu per dua adalah pecahan yang terbentuk ketika suatu benda dibagi menjadi dua bagian yang sama besar. Jika kamu memiliki satu lembar roti dan membaginya tepat di tengah menjadi dua bagian yang ukurannya sama persis, maka masing-masing potongan roti tersebut adalah setengah bagian dari roti utuh. Dalam bentuk lambang, setengah ditulis sebagai 1/2. Angka 1 menunjukkan satu bagian yang kita lihat, dan angka 2 menunjukkan ada dua bagian yang sama besar dari keseluruhan.
3. Mengenal Sepertiga (1/3)
Sepertiga atau satu per tiga adalah pecahan yang muncul ketika suatu benda dibagi menjadi tiga bagian yang sama besar. Bayangkan kamu memiliki sebuah kue ulang tahun dan ingin membaginya kepada tiga temanmu agar setiap orang mendapatkan porsi yang adil. Jika kue itu dipotong menjadi tiga bagian yang persis sama, maka setiap teman akan mendapatkan sepertiga bagian kue. Lambang pecahan untuk sepertiga adalah 1/3. Ini berarti ada 1 bagian yang diambil dari 3 bagian keseluruhan yang sama besar.
4. Mengenal Seperempat (1/4)
Seperempat atau satu per empat adalah pecahan yang terbentuk ketika suatu benda dibagi menjadi empat bagian yang sama besar. Contohnya, jika kamu memiliki sebuah pizza dan memotongnya menjadi empat irisan yang ukurannya sama, maka setiap irisan adalah seperempat bagian dari pizza utuh. Seperempat ditulis dalam lambang pecahan sebagai 1/4. Angka 1 sebagai pembilang berarti satu bagian yang kita lihat, dan angka 4 sebagai penyebut berarti ada empat bagian yang sama besar dari keseluruhan.
5. Menggambar Pecahan Sederhana
Kita bisa menggambar pecahan sederhana pada berbagai bentuk bangun datar seperti lingkaran, persegi, atau segitiga. Untuk menggambar 1/2 pada lingkaran, kita cukup membagi lingkaran menjadi dua bagian sama besar dan mewarnai satu bagian. Untuk 1/3, kita bagi menjadi tiga bagian sama besar dan warnai satu bagian. Begitu juga untuk 1/4, kita bagi menjadi empat bagian sama besar dan warnai satu bagian. Pastikan semua bagian yang dibagi memiliki ukuran yang sama persis agar pecahan yang digambarkan benar.
6. Membandingkan Pecahan Sederhana
Ketika kita membandingkan dua pecahan sederhana dengan pembilang yang sama (misalnya 1/2 dan 1/3), kita perlu melihat penyebutnya. Semakin besar angka penyebut, semakin kecil nilai pecahan tersebut (jika pembilangnya sama). Mengapa? Karena jika suatu benda dibagi menjadi lebih banyak bagian (penyebut lebih besar), maka setiap bagiannya akan menjadi lebih kecil. Jadi, 1/2 lebih besar dari 1/3, dan 1/3 lebih besar dari 1/4. Kita bisa menggunakan tanda < (lebih kecil dari), > (lebih besar dari), atau = (sama dengan) untuk membandingkan pecahan.
7. Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pecahan tidak hanya ada di buku pelajaran, tetapi juga di sekitar kita! Misalnya, ketika ibu membuat kue dan butuh 'setengah' cangkir gula, atau saat kamu ingin berbagi cokelat batangan dengan temanmu menjadi 'seperempat' bagian masing-masing. Memahami pecahan membantu kita membagi benda secara adil, membaca resep, atau bahkan memahami waktu (misalnya 'setengah jam'). Dengan belajar pecahan, kamu akan lebih mudah memahami dunia di sekitarmu.
8. Menyelesaikan Masalah Pecahan
Untuk menyelesaikan masalah pecahan dalam soal cerita, pertama-tama bacalah soal dengan teliti untuk memahami apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Kemudian, gambarkan atau bayangkan situasinya untuk membantu. Tentukan pecahan yang terlibat dan gunakan pengetahuanmu tentang pecahan untuk menemukan jawabannya. Misalnya, jika ada 6 buah permen dan kamu ingin membaginya kepada 3 teman sama rata, maka setiap teman akan mendapatkan 1/3 dari total permen, yaitu 2 permen.
Rangkuman: Pecahan sederhana adalah bagian dari keseluruhan, terdiri dari pembilang (bagian yang diambil) dan penyebut (jumlah seluruh bagian yang sama besar). Kita telah belajar mengenal, menulis, menggambar, dan membandingkan pecahan 1/2, 1/3, dan 1/4. Pemahaman pecahan sangat penting untuk memecahkan masalah sehari-hari seperti membagi benda secara adil atau memahami takaran dalam resep masakan. Semakin besar penyebut (dengan pembilang yang sama), semakin kecil nilai pecahannya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pecahan | Bagian dari satu keseluruhan yang dibagi rata. |
| Pembilang | Angka di atas garis pecahan, menunjukkan jumlah bagian yang diambil. |
| Penyebut | Angka di bawah garis pecahan, menunjukkan jumlah seluruh bagian yang sama besar. |
| Setengah (1/2) | Satu bagian dari dua bagian yang sama besar. |
| Sepertiga (1/3) | Satu bagian dari tiga bagian yang sama besar. |
| Seperempat (1/4) | Satu bagian dari empat bagian yang sama besar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pecahan Sederhana" mata pelajaran Matematika Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pecahan Sederhana yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Bilangan Cacah sampai 1.000Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopKalimat MatematikaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengukuran Panjang dan BeratModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Unsur-Unsur Bangun DatarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenyajian Data dalam TabelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Batuan PanjangMatematika Kelas III SDBilangan sampai 1.000Matematika Kelas III SDBilangan sampai 10.000Matematika Kelas III SDDiagram Gambar (Piktogram)Matematika Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas III →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Pecahan Sederhana masuk ASAS Matematika Kelas III Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Matematika Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pecahan Sederhana pada Matematika SD, Fase B, elemen Bilangan.
Modul Pecahan Sederhana ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas III SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Pecahan Sederhana ini gratis?
Ya. Modul Pecahan Sederhana untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pecahan Sederhana ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pecahan Sederhana ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pecahan Sederhana dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pecahan Sederhana ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pecahan Sederhana tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pecahan Sederhana untuk Matematika kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pecahan Sederhana ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pecahan Sederhana beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Pecahan Sederhana yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.