Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas III materi Bertumbuh dalam Doa dan Firman lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Bertumbuh dalam Doa dan Firman |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik langsung |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang siapa Tuhan Yesus dan pernah mendengar atau melihat orang berdoa serta membaca Alkitab.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menunjukkan pentingnya doa dan membaca Firman Tuhan sebagai cara berinteraksi dengan Tuhan, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pertumbuhan iman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Doa adalah percakapan langsung dengan Tuhan dan Firman Tuhan adalah isi Alkitab yang diajarkan kepada kita. |
| Konseptual | Bertumbuh dalam doa dan Firman berarti semakin dekat dengan Tuhan dan memahami kehendak-Nya melalui komunikasi dan pengajaran-Nya. |
| Prosedural | Proses bertumbuh melibatkan kebiasaan berdoa secara teratur dan membaca Alkitab setiap hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana kebiasaan rohani ini membantu mereka dalam menghadapi tantangan dan membuat keputusan yang benar. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Doa dan Firman Tuhan adalah dua cara utama bagi kita untuk mengenal Tuhan lebih dalam dan bertumbuh dalam iman, seperti tanaman yang membutuhkan air dan sinar matahari untuk tumbuh.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita berbicara dengan Tuhan dan mendengarkan apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik langsung |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menceritakan pengalaman pribadi dan menyusun kalimat doa dengan struktur yang baik. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat poster, menghias jadwal, dan menyajikan karya visual. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung kebiasaan berdoa dan membaca Alkitab di rumah serta berdiskusi tentang pengalaman rohani anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster-poster ayat Alkitab yang menarik dan sudut baca Alkitab kecil untuk menciptakan suasana rohani yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Alkitab anak atau video animasi cerita Alkitab singkat sebagai sumber belajar tambahan yang interaktif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengenal doa sebagai cara berbicara dengan Tuhan dan mengucap syukur kepada-Nya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa pembuka, memeriksa kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran tentang doa sebagai cara berbicara dengan Tuhan. Peserta didik diajak menyanyikan lagu rohani tentang doa. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian berbicara dengan seseorang yang tidak terlihat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik diajak berdiskusi tentang pengalaman mereka berbicara dengan orang tua atau teman, kemudian diarahkan untuk mengidentifikasi bagaimana hal itu mirip dengan berbicara dengan Tuhan melalui doa. Guru menjelaskan konsep doa sebagai percakapan dan ungkapan syukur. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik secara berpasangan membuat daftar hal-hal yang bisa mereka syukuri dalam hidup mereka. Kemudian, setiap pasangan membuat doa syukur sederhana berdasarkan daftar tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan doa syukur mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman bahwa doa adalah cara kita berkomunikasi dan mengucap syukur kepada Tuhan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya doa syukur. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk selalu bersyukur. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Memahami bahwa Firman Tuhan dalam Alkitab adalah pesan Tuhan untuk kita. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar Alkitab dan bertanya: 'Siapa yang tahu buku apa ini? Apa isinya?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Alkitab sebagai Firman Tuhan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai jenis buku dan mendiskusikan perbedaan antara buku cerita biasa dengan Alkitab. Guru menjelaskan bahwa Alkitab berisi pesan-pesan penting dari Tuhan untuk membimbing hidup kita. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap kelompok menerima potongan ayat Alkitab sederhana (misalnya Mazmur 23:1 atau Yohanes 3:16) dan mencoba menemukan ayat tersebut dalam Alkitab. Mereka mendiskusikan apa pesan singkat dari ayat itu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Perwakilan kelompok membacakan ayat yang mereka temukan dan menyampaikan pesan yang mereka dapat. Guru menguatkan bahwa Firman Tuhan adalah petunjuk hidup dari-Nya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merangkum bahwa Alkitab adalah Firman Tuhan yang penting untuk dibaca. Guru memberikan tantangan untuk mencoba membaca satu ayat Alkitab setiap hari. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Contextual Teaching and Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempraktikkan doa sederhana untuk berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali tentang doa. Guru menampilkan beberapa gambar situasi sehari-hari (misalnya: sakit, ujian, makan) dan bertanya: 'Apa yang bisa kita doakan dalam situasi ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berdiskusi tentang berbagai jenis doa (doa permohonan, doa syafaat, doa pengakuan dosa) dan kapan kita bisa berdoa. Guru memberikan contoh-contoh doa singkat untuk situasi-situasi tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Secara individu, peserta didik memilih satu situasi dari gambar atau pengalaman pribadi, kemudian menuliskan doa sederhana untuk situasi tersebut. Mereka bisa menggunakan format 'Tuhan, aku berdoa untuk...'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Beberapa peserta didik membacakan doa yang mereka tulis. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan bahwa kita bisa berdoa kapan saja dan di mana saja untuk segala hal. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru menyimpulkan bahwa doa adalah kekuatan dalam hidup kita. Guru mendorong peserta didik untuk tidak malu berdoa dalam segala situasi. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik merencanakan dan mempraktikkan kebiasaan doa dan membaca Firman Tuhan.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, penggaris, gunting (opsional), lem (opsional)
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menyusun doa, dan antusiasme dalam membuat jadwal.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio (jadwal doa dan Firman Tuhan, doa syukur mandiri) dan presentasi karya akhir tentang pentingnya doa dan Firman Tuhan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengenal doa sebagai cara berbicara dengan Tuhan | Konsep dasar doa dan syukur | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Memahami bahwa Firman Tuhan dalam Alkitab adalah pesan Tuhan untuk kita | Alkitab sebagai Firman Tuhan | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Mempraktikkan doa sederhana untuk berbagai situasi | Jenis-jenis doa dan penerapannya | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Membuat jadwal doa dan membaca Firman Tuhan pribadi | Manfaat dan disiplin rohani | 4 JP | kemandirian, keimanan dan ketakwaan |
Selamat datang, anak-anak Tuhan! Hari ini kita akan belajar tentang dua hal penting yang akan membuat iman kita semakin kuat, yaitu berdoa dan membaca Firman Tuhan. Sama seperti tanaman yang perlu air dan sinar matahari untuk tumbuh, kita juga perlu doa dan Firman Tuhan agar hati dan iman kita bertumbuh semakin dekat dengan Tuhan Yesus. Mari kita mulai petualangan belajar kita!
1. Doa: Berbicara dengan Tuhan
Doa adalah cara kita berbicara langsung dengan Tuhan. Kita bisa menceritakan apa saja kepada-Nya, baik itu rasa senang, sedih, takut, atau saat kita membutuhkan pertolongan. Doa juga adalah saat kita mengucapkan terima kasih atas semua kebaikan yang Tuhan berikan. Tuhan Yesus selalu mendengarkan doa kita, kapan pun dan di mana pun kita berdoa. Jadi, jangan ragu untuk selalu berbicara kepada-Nya.
2. Firman Tuhan: Pesan dari Surga
Firman Tuhan adalah pesan-pesan penting yang Tuhan sampaikan kepada kita melalui Alkitab. Alkitab bukanlah buku cerita biasa, tetapi buku yang berisi kebenaran dan petunjuk hidup dari Tuhan. Saat kita membaca Alkitab, kita seperti sedang mendengarkan Tuhan berbicara kepada kita. Firman Tuhan akan membuat kita tahu mana yang baik dan mana yang tidak, serta memberi kita hikmat untuk menjalani hidup.
3. Manfaat Berdoa
Berdoa membawa banyak manfaat. Saat kita berdoa, hati kita menjadi tenang karena kita tahu Tuhan peduli. Doa juga menguatkan kita saat menghadapi masalah, dan membantu kita untuk selalu bersyukur. Melalui doa, kita semakin mengenal Tuhan dan merasakan kasih-Nya yang luar biasa. Doa membuat kita merasa tidak sendiri, karena Tuhan selalu bersama kita.
4. Manfaat Membaca Firman Tuhan
Membaca Firman Tuhan juga sangat penting. Firman Tuhan seperti lampu yang menerangi jalan kita, membantu kita membuat keputusan yang benar. Ia memberikan kita kekuatan, penghiburan saat sedih, dan sukacita. Dengan membaca Firman Tuhan, kita belajar tentang janji-janji Tuhan dan karakter-Nya yang baik. Ini juga membantu kita bertumbuh menjadi anak-anak Tuhan yang bijaksana.
5. Cara Bertumbuh dalam Doa dan Firman
Untuk bertumbuh dalam doa dan Firman, kita perlu membiasakan diri. Kita bisa mulai dengan berdoa sederhana setiap pagi dan malam, atau sebelum makan. Untuk Firman Tuhan, kita bisa mencoba membaca satu ayat Alkitab setiap hari. Membuat jadwal pribadi bisa sangat membantu. Ingat, sedikit demi sedikit, kita akan semakin dekat dengan Tuhan dan iman kita akan semakin kuat.
Rangkuman: Bertumbuh dalam doa dan Firman Tuhan adalah kunci untuk memiliki iman yang kuat. Doa adalah cara kita berbicara dengan Tuhan dan mengucap syukur kepada-Nya. Firman Tuhan dalam Alkitab adalah pesan dan petunjuk dari Tuhan untuk hidup kita. Dengan membiasakan diri berdoa dan membaca Firman Tuhan setiap hari, kita akan semakin mengenal Tuhan, merasakan kasih-Nya, dan bertumbuh menjadi anak-anak Tuhan yang dikasihi-Nya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Doa | Percakapan dengan Tuhan. |
| Firman Tuhan | Pesan dari Tuhan yang tertulis dalam Alkitab. |
| Alkitab | Kitab Suci orang Kristen. |
| Bersyukur | Mengucapkan terima kasih atas kebaikan yang diterima. |
| Iman | Kepercayaan kepada Tuhan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bertumbuh dalam Doa dan Firman" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.