Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Kristen SD kelas IV materi Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas IV lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Kolaboratif |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta dan segala isinya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, kewargaan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah Berkarya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami bahwa Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan, dengan keistimewaan dan kedudukan yang setara, serta menunjukkan sikap menghargai dan bekerja sama dalam keberagaman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan fisik namun memiliki hak dan kewajiban yang sama di masyarakat. |
| Konseptual | Allah menciptakan laki-laki dan perempuan setara dan istimewa, sehingga harus saling menghargai dan bekerja sama. |
| Prosedural | Mengekspresikan sikap saling menghargai dan bekerja sama antara laki-laki dan perempuan melalui kegiatan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami kesetaraan laki-laki dan perempuan membantu mereka membangun hubungan yang harmonis dan adil. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan dengan keunikan dan keistimewaan yang sama, sehingga mereka memiliki hak dan kewajiban yang setara serta harus saling menghormati dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, apakah ada perbedaan istimewa antara anak laki-laki dan anak perempuan yang Allah ciptakan?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Kolaboratif |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta gotong royong dalam konteks kesetaraan gender. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan saat berdiskusi dan mempresentasikan hasil kerja kelompok. Seni Budaya: Membuat karya poster atau papan kebaikan dengan kreativitas dan estetika. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung dengan menceritakan contoh-contoh kerja sama yang baik antara anggota keluarga di rumah dan memberikan kesempatan anak untuk mempraktikkannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang diatur fleksibel untuk kerja kelompok, dilengkapi dengan area pajangan karya, serta memanfaatkan lingkungan sekolah atau sekitar sebagai sumber inspirasi contoh kerja sama. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang keragaman profesi laki-laki dan perempuan, atau aplikasi sederhana untuk membuat poster digital kolaboratif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan secara istimewa dan mengidentifikasi contoh-contoh keunikan serta persamaan antara laki-laki dan perempuan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya tentang perbedaan fisik yang mereka amati pada teman-temannya, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk pertemuan ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar atau video tentang aktivitas anak laki-laki dan perempuan dari berbagai daerah (termasuk pesisir dan pegunungan), lalu berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan persamaan dan perbedaan yang mereka amati, serta mencari tahu arti 'istimewa' dalam konteks ciptaan Allah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat daftar hasil pengamatan mereka tentang persamaan dan perbedaan serta keistimewaan laki-laki dan perempuan, kemudian menuliskan satu kalimat tentang mengapa Allah menciptakan mereka istimewa. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang keunikan dan kesetaraan ciptaan Allah bagi laki-laki dan perempuan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk terus menghargai sesama, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis pentingnya saling menghargai dan bekerja sama antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aktivitas serta menyusun komitmen untuk bersikap adil. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya, dan mengaitkan dengan permasalahan yang akan dibahas hari ini tentang pentingnya kerja sama. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok, diberi studi kasus atau skenario sederhana (misalnya, membuat kerajinan dari bahan alam yang ada di sekitar pesisir atau pegunungan yang membutuhkan kekuatan dan ketelitian) di mana laki-laki dan perempuan harus bekerja sama untuk mencapai tujuan, lalu mereka menganalisis masalah dan merumuskan solusi yang menunjukkan sikap saling menghargai dan bekerja sama. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merancang sebuah poster atau mind map yang menggambarkan pentingnya kerja sama dan saling menghargai antara laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan tugas atau masalah sehari-hari, kemudian mereka menyusun komitmen pribadi untuk bersikap adil dan menghargai kesetaraan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan hasil rancangan poster/mind map dan komitmen mereka, peserta didik lain memberikan masukan, dan guru memberikan umpan balik serta menekankan nilai-nilai Kristiani tentang kasih dan kesetaraan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya kerja sama, memberikan pujian atas usaha mereka, dan menutup pelajaran dengan nyanyian rohani yang relevan dan doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning dan Praktik Kolaboratif |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempraktikkan sikap saling menghargai dan bekerja sama dalam kelompok melalui sebuah proyek nyata. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyambut peserta didik dengan ceria, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali pentingnya kerja sama, dan menjelaskan proyek 'Papan Kebaikan Bersama' yang akan mereka buat hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok merencanakan proyek 'Papan Kebaikan Bersama' yang berisi contoh-contoh tindakan nyata saling menolong dan menghargai antara laki-laki dan perempuan di lingkungan sekolah atau rumah, termasuk ide-ide yang relevan dengan kehidupan di pesisir atau pegunungan, seperti membersihkan pantai atau menanam pohon di lereng. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok secara kolaboratif membuat 'Papan Kebaikan Bersama' mereka menggunakan bahan-bahan sederhana yang tersedia, dengan membagi tugas secara adil antara laki-laki dan perempuan, serta memastikan semua anggota berkontribusi aktif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok memamerkan 'Papan Kebaikan Bersama' mereka, menjelaskan isinya, dan menceritakan pengalaman bekerja sama. Guru memberikan penilaian dan umpan balik konstruktif, serta mengajak seluruh kelas untuk berkomitmen melaksanakan kebaikan yang telah mereka rancang. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kerja sama mereka, mengingatkan untuk terus mempraktikkan nilai-nilai kesetaraan, dan menutup dengan doa syukur serta harapan agar mereka menjadi agen perubahan yang positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan contoh-contoh persamaan dan perbedaan antara laki-laki dan perempuan serta pentingnya kerja sama.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna, spidol, gunting, lem
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik kerja sama selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya 'Papan Kebaikan Bersama' dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat mengenai pemahaman kesetaraan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan secara istimewa. | Allah menciptakan laki-laki dan perempuan istimewa. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi contoh-contoh keunikan dan persamaan antara laki-laki dan perempuan. | Keunikan dan persamaan laki-laki dan perempuan. | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menganalisis pentingnya saling menghargai dan bekerja sama serta menyusun komitmen. | Pentingnya saling menghargai dan bekerja sama. | 2 JP | kewargaan |
Anak-anak yang terkasih, mari kita belajar tentang keajaiban ciptaan Allah. Kita akan melihat bagaimana Allah menciptakan setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan, dengan cara yang sangat istimewa. Kita akan memahami bahwa di mata Tuhan, kita semua berharga dan memiliki kedudukan yang sama. Mari kita selami pelajaran ini dengan hati terbuka dan penuh sukacita!
1. Allah Menciptakan Manusia
Allah adalah Pencipta yang Mahakuasa. Ia menciptakan langit dan bumi serta segala isinya. Dari semua ciptaan-Nya, manusia adalah ciptaan yang paling istimewa. Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya sendiri, ini berarti manusia memiliki kemampuan untuk berpikir, merasa, dan berkehendak seperti Allah, meskipun dalam skala yang terbatas. Manusia diberikan akal budi dan hati nurani, yang membedakannya dari makhluk lain. Ini menunjukkan betapa berharganya setiap manusia di mata Allah.
2. Laki-laki dan Perempuan: Ciptaan yang Sama Istimewa
Ketika Allah menciptakan manusia, Ia menciptakan mereka sebagai laki-laki dan perempuan. Dalam Kitab Kejadian 1:27 dikatakan, 'Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.' Ayat ini menegaskan bahwa baik laki-laki maupun perempuan diciptakan oleh Allah dan memiliki keistimewaan yang sama. Mereka berdua adalah representasi dari gambar Allah di dunia ini. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah, keduanya sama-sama berharga dan mulia di hadapan Allah.
3. Keunikan Laki-laki dan Perempuan
Meskipun sama istimewa, laki-laki dan perempuan memiliki keunikan masing-masing. Secara fisik, kita dapat melihat perbedaan seperti bentuk tubuh, suara, dan kekuatan fisik. Misalnya, anak laki-laki di daerah pesisir mungkin lebih terbiasa dengan aktivitas yang membutuhkan kekuatan fisik seperti menarik jaring, sementara anak perempuan mungkin lebih terampil dalam menganyam atau memilih ikan. Namun, perbedaan ini bukan untuk memisahkan, melainkan untuk melengkapi. Setiap keunikan adalah karunia dari Allah yang membuat dunia ini menjadi lebih berwarna dan beragam.
4. Persamaan Laki-laki dan Perempuan
Selain keunikan, laki-laki dan perempuan juga memiliki banyak persamaan. Keduanya memiliki hati, perasaan, akal budi, dan kemampuan untuk belajar serta berkreasi. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, bermain, dan mengungkapkan pendapat. Di sekolah, mereka belajar bersama, bermain bersama, dan memiliki cita-cita yang sama-sama mulia. Semua ini menunjukkan bahwa Allah ingin kita saling melengkapi, bukan saling bersaing atau merendahkan.
5. Pentingnya Saling Menghargai
Karena laki-laki dan perempuan sama istimewa di mata Allah, maka kita harus saling menghargai. Menghargai berarti menerima perbedaan dan mengakui nilai setiap orang. Kita tidak boleh mengejek atau merendahkan teman hanya karena mereka laki-laki atau perempuan. Misalnya, anak laki-laki tidak boleh menganggap remeh kemampuan anak perempuan dalam belajar, begitu juga sebaliknya. Saling menghargai akan membuat kita hidup rukun dan damai, seperti yang diajarkan Tuhan Yesus dalam kasih-Nya.
6. Manfaat Kerja Sama
Allah menciptakan kita untuk hidup bersama dan saling menolong. Laki-laki dan perempuan dapat bekerja sama dalam banyak hal. Di rumah, ayah dan ibu bekerja sama mengurus keluarga. Di sekolah, teman laki-laki dan perempuan bekerja sama dalam mengerjakan tugas kelompok atau membersihkan kelas. Di lingkungan sekitar, seperti membersihkan lingkungan pantai atau membantu menanam pohon di daerah pegunungan, kerja sama antara semua orang sangat dibutuhkan. Dengan bekerja sama, pekerjaan akan lebih ringan, cepat selesai, dan hasilnya lebih baik. Ini juga mencerminkan kasih Kristus yang mempersatukan.
7. Membangun Komitmen Kesetaraan
Sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan. Mari kita berkomitmen untuk selalu bersikap adil dan menghargai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Kita bisa mulai dengan hal-hal kecil, seperti tidak membeda-bedakan teman saat bermain, berbagi tugas rumah tangga secara adil, dan saling mendukung dalam meraih cita-cita. Dengan begitu, kita menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan nama Tuhan yang telah menciptakan kita semua secara istimewa.
Rangkuman: Allah menciptakan laki-laki dan perempuan sama istimewa dan setara di hadapan-Nya, masing-masing dengan keunikan dan persamaan. Oleh karena itu, kita wajib saling menghargai, tidak membeda-bedakan, dan bekerja sama dalam segala hal. Dengan begitu, kita dapat hidup rukun, damai, dan menjadi berkat bagi sesama, memuliakan Allah yang adalah Pencipta kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Istimewa | Memiliki ciri khas yang khusus dan berbeda dari yang lain, sehingga menjadi sangat berharga. |
| Setara | Memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. |
| Menghargai | Memberi nilai atau respek kepada orang lain, mengakui keberadaan dan keunikannya. |
| Kerja Sama | Melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama. |
| Komitmen | Janji atau ikrar untuk melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Ya. Modul Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas IV SD.
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa untuk Pendidikan Agama Kristen kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Allah Menciptakan Laki - Laki dan Perempuan Sama Istimewa dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.