Modul ajar PJOK SD kelas III materi Kombinasi Gerak Dasar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai jenis gerak dasar seperti jalan, lari, lompat, dan lempar secara terpisah.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menerapkan kombinasi gerak dasar akan membuat tubuh lebih lincah dan terampil dalam berbagai aktivitas fisik dan permainan.
Pertanyaan pemantik: Mengapa pesepak bola bisa berlari sambil menggiring bola, atau atlet lompat jauh bisa berlari lalu melompat jauh?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai kombinasi gerak dasar lokomotor (jalan, lari, lompat) dan manipulatif (lempar) dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh-contoh gerakan gabungan dalam kehidupan sehari-hari atau permainan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kombinasi gerak dasar dan memantik semangat dengan pertanyaan, 'Apakah kalian tahu mengapa kita bisa melakukan banyak gerakan sekaligus saat bermain?'
Memahami: Peserta didik diajak mengamati video atau demonstrasi guru tentang berbagai kombinasi gerak dasar (misalnya, jalan lalu lari, lari lalu lompat, lompat lalu lempar). Mereka kemudian diminta untuk mengidentifikasi gerakan apa saja yang digabungkan dan mengapa kombinasi tersebut penting.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik melakukan eksplorasi gerak bebas di area yang aman. Mereka mencoba menggabungkan dua atau lebih gerak dasar yang sudah dikenal dan mendiskusikan apa yang mereka rasakan saat melakukan kombinasi gerak tersebut. Guru membimbing dan memberikan contoh-contoh tambahan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan kombinasi gerak yang mereka temukan dan rasakan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pentingnya koordinasi dalam kombinasi gerak. Diskusi kelas dipandu untuk menyimpulkan jenis-jenis kombinasi gerak dasar yang dapat dilakukan.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang identifikasi kombinasi gerak dasar. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik dan memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Guru mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan memimpin doa penutup.
Tujuan: Peserta didik dapat melakukan kombinasi gerak jalan dan lari dengan koordinasi yang baik; Peserta didik dapat melakukan kombinasi gerak lari dan lompat dengan keseimbangan yang benar; Peserta didik dapat melakukan kombinasi gerak lompat dan lempar dengan kekuatan yang memadai.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan tujuan hari ini, yaitu mempraktikkan kombinasi gerak dasar. Guru menanyakan, 'Siapa yang sudah siap mencoba gerakan kombinasi hari ini?'
Memahami: Guru mendemonstrasikan secara jelas dan bertahap tiga kombinasi gerak dasar: jalan-lari, lari-lompat, dan lompat-lempar. Setiap kombinasi dijelaskan teknik dasarnya, seperti posisi tubuh, ayunan tangan, dan pendaratan. Peserta didik mengamati dan bertanya jika ada yang belum jelas.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil mempraktikkan kombinasi gerak dasar secara bergantian dengan bimbingan guru. Guru memberikan umpan balik langsung dan perbaikan teknik. Contoh: membuat lintasan sederhana untuk jalan-lari, rintangan kecil untuk lari-lompat, dan sasaran untuk lompat-lempar.
Merefleksi: Peserta didik diajak untuk saling memberikan umpan balik positif tentang gerakan teman. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya latihan berulang dan koordinasi. Beberapa peserta didik diminta mendemonstrasikan gerakan terbaik mereka dan menjelaskan apa yang mereka rasakan saat melakukannya.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum teknik-teknik penting dalam setiap kombinasi gerak. Guru memberikan pujian atas semangat dan usaha peserta didik, serta mengingatkan untuk terus berlatih. Guru memimpin pendinginan dan doa penutup dengan senyum.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan mempraktikkan satu bentuk permainan sederhana yang melibatkan kombinasi gerak dasar.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali kombinasi gerak yang sudah dipelajari. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat permainan sendiri. Pertanyaan pemantik: 'Bisakah kalian membuat permainan baru yang seru dengan menggabungkan gerakan-gerakan ini?'
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi dalam kelompok untuk merancang sebuah permainan sederhana yang melibatkan minimal dua kombinasi gerak dasar yang telah dipelajari. Mereka diminta untuk menentukan nama permainan, aturan, dan kombinasi gerak yang digunakan. Guru berkeliling memberikan panduan dan ide.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempraktikkan permainan yang telah mereka rancang. Kelompok lain bertindak sebagai penonton dan memberikan masukan. Guru memfasilitasi pelaksanaan permainan, memastikan keamanan, dan memberikan bimbingan jika ada kesulitan dalam menerapkan kombinasi gerak dalam permainan.
Merefleksi: Setelah semua kelompok mempraktikkan permainannya, setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan dan pengalaman bermain. Guru memimpin diskusi kelas tentang permainan mana yang paling efektif menggunakan kombinasi gerak dan mengapa. Guru memberikan umpan balik konstruktif.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa kombinasi gerak dasar sangat penting dalam berbagai permainan. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada setiap kelompok atas kreativitas dan kerja sama mereka. Guru mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran dan memimpin doa penutup dengan semangat.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi aktif, koordinasi, dan kerja sama peserta didik selama praktik kombinasi gerak dan diskusi kelompok.
Akhir (sumatif): Penilaian performa saat peserta didik mempraktikkan permainan rancangan kelompok, serta penilaian LKPD rancangan permainan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi kombinasi gerak dasar | Jenis-jenis kombinasi gerak dasar lokomotor dan manipulatif | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Melakukan kombinasi gerak jalan-lari, lari-lompat, lompat-lempar | Teknik dasar kombinasi gerak | 2 JP | Kesehatan, Kemandirian |
| Merancang dan mempraktikkan permainan kombinasi gerak | Aplikasi kombinasi gerak dalam permainan | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Halo anak-anak hebat! Pernahkah kamu melihat temanmu bermain lompat tali sambil melompat? Atau saat kamu berlari mengejar bola lalu menendangnya? Itu semua adalah contoh kombinasi gerak dasar, yaitu gabungan dari beberapa gerakan sederhana yang kita lakukan setiap hari. Mari kita pelajari lebih dalam agar tubuh kita semakin lincah dan sehat!
Kombinasi gerak dasar adalah penggabungan dua atau lebih gerak dasar yang dilakukan secara berurutan atau bersamaan. Gerak dasar sendiri meliputi gerak lokomotor (berpindah tempat seperti jalan, lari, lompat), non-lokomotor (tidak berpindah tempat seperti membungkuk, mengayun), dan manipulatif (menggunakan alat seperti melempar, menangkap). Dalam PJOK, kita sering menggabungkan gerak-gerak ini untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih kompleks dan menyenangkan.
Melakukan kombinasi gerak sangat penting karena dapat meningkatkan koordinasi tubuh, keseimbangan, kelincahan, dan kekuatan otot. Dengan menguasai kombinasi gerak, kita jadi lebih terampil saat bermain berbagai jenis olahraga dan permainan, serta lebih siap menghadapi berbagai aktivitas sehari-hari. Bayangkan jika kamu hanya bisa berjalan, pasti sulit untuk bermain sepak bola atau basket, bukan?
Kombinasi gerak jalan dan lari sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat kita berjalan santai, lalu tiba-tiba ada teman memanggil dan kita langsung berlari menghampirinya. Cara melakukannya adalah dengan mengubah kecepatan gerak secara bertahap atau tiba-tiba dari jalan menjadi lari, atau sebaliknya. Perhatikan ayunan tangan dan langkah kaki agar tetap seimbang dan tidak terjatuh.
Kombinasi lari dan lompat adalah gerakan yang menggabungkan kecepatan lari dengan daya dorong untuk melompat. Contohnya dalam permainan lompat jauh atau saat melompati genangan air. Saat berlari, tubuh condong sedikit ke depan, kemudian saat akan melompat, tolakkan kaki sekuat tenaga dari tanah dan angkat lutut ke atas. Pendaratan dilakukan dengan kedua kaki secara bersamaan untuk menjaga keseimbangan.
Kombinasi lompat dan lempar adalah gabungan gerakan melompat untuk mencapai ketinggian atau jarak tertentu, diikuti dengan gerakan melempar suatu benda. Contohnya dalam permainan bola basket saat melompat untuk memasukkan bola ke ring, atau saat melempar bola ke keranjang setelah melompati rintangan. Kunci keberhasilan gerakan ini adalah kekuatan tolakan kaki saat melompat dan akurasi saat melempar.
Banyak permainan seru yang menggunakan kombinasi gerak. Contohnya 'Engklek' yang menggabungkan lompat dan jalan. Atau 'Kucing-kucingan' yang menggabungkan lari dan menghindar (gerak non-lokomotor). Permainan 'Bola Tangan' menggabungkan lari, melompat, dan melempar. Dengan memahami kombinasi gerak, kita bisa menciptakan permainan baru yang lebih menantang dan menyenangkan bersama teman-teman!
Untuk dapat melakukan kombinasi gerak dengan baik, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti. Pertama, mulailah dengan gerakan yang lambat dan bertahap. Kedua, fokus pada koordinasi antara bagian tubuh yang bergerak. Ketiga, lakukan pemanasan sebelum berlatih dan pendinginan setelahnya untuk mencegah cedera. Keempat, jangan takut mencoba dan terus berlatih agar tubuh semakin terbiasa dan terampil. Ingat, praktik membuat sempurna!
Rangkuman: Kombinasi gerak dasar adalah gabungan dua atau lebih gerak dasar seperti jalan, lari, lompat, dan lempar. Penting untuk meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kelincahan. Contoh kombinasi gerak meliputi jalan-lari, lari-lompat, dan lompat-lempar. Dengan menguasai kombinasi gerak, kita bisa lebih terampil dalam berbagai permainan dan aktivitas fisik, serta menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan mendeskripsikan sebuah permainan sederhana yang menggunakan kombinasi gerak dasar.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, gambar-gambar gerak dasar (jika ada)
| Lokomotor | Gerak berpindah tempat dari satu posisi ke posisi lain. |
| Non-lokomotor | Gerak yang tidak menyebabkan perpindahan tempat. |
| Manipulatif | Gerak yang melibatkan penggunaan alat atau benda. |
| Koordinasi | Kesesuaian gerak antara bagian-bagian tubuh. |
| Keseimbangan | Kemampuan mempertahankan posisi tubuh agar tidak jatuh. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.