tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPJOK › Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar PJOK Kelas V
Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv

Modul ajar PJOK SD kelas V materi Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas V materi Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv
Ringkasan: Pola gerak dasar lokomotor (berpindah tempat), nonlokomotor (tanpa berpindah jauh), dan manipulatif (menggunakan alat) adalah dasar dari semua aktivitas fisik. Menguasai dan mengkombinasikannya membuat kita sehat, bugar, dan siap untuk berbagai permainan seru.
Model: Discovery Learning + PraktikDimensi: Kesehatan, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPJOK · Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Pada akhir Fase C, peserta didik mampu menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan berbagai pola gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam aktivitas jasmani serta permainan sederhana. Peserta didik juga mampu menunjukkan pemahaman tentang pentingnya gerak dasar untuk kesehatan dan kebugaran.

Acuan: Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang berbagai jenis gerakan tubuh seperti berjalan, melompat, dan melempar.

Pemahaman bermakna: Menguasai pola gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif sangat penting untuk menunjang aktivitas fisik sehari-hari, menjaga kesehatan, serta mengembangkan potensi diri dalam berbagai permainan dan olahraga.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu berlari sangat cepat untuk menangkap bola atau melompati genangan air? Gerakan seperti apa yang kamu lakukan dan bagaimana gerakan itu membantumu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 contoh gerakan lokomotor dalam aktivitas bermain.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan pentingnya pemanasan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenali gerakan berpindah tempat (lokomotor) dan bertanya, 'Gerakan apa saja yang membuat kita berpindah tempat saat bermain?'

Memahami: Peserta didik mengamati video atau demonstrasi guru tentang berbagai gerakan lokomotor seperti berlari, melompat, meluncur, dan berguling, lalu mendiskusikan contoh-contohnya dalam permainan yang mereka kenal.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok melakukan 'estafet' gerakan lokomotor sederhana, misalnya berlari zig-zag, melompat katak, dan meluncur di lantai, sambil mengidentifikasi jenis gerakannya.

Merefleksi: Setiap kelompok diminta menyebutkan satu gerakan lokomotor yang paling mereka sukai dan alasannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya gerakan lokomotor.

Penutup: Guru mengajak peserta didik melakukan pendinginan, merefleksikan pembelajaran hari ini dengan bertanya 'Apa yang baru kalian pelajari tentang gerakan lokomotor?', mengapresiasi partisipasi aktif, dan memberikan informasi singkat tentang materi pertemuan berikutnya.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mendemonstrasikan minimal 2 variasi gerakan nonlokomotor dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali tentang gerakan lokomotor. Guru kemudian mengajukan masalah: 'Bagaimana cara kita bergerak di tempat tanpa berpindah jauh, misalnya saat menari atau melakukan senam?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok untuk mencari informasi tentang gerakan nonlokomotor (menekuk, memutar, mengayun, meregang) melalui gambar atau demonstrasi guru, dan mendiskusikan bagaimana gerakan ini bisa dikombinasikan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat dan mempraktikkan rangkaian 2-3 gerakan nonlokomotor yang kreatif, kemudian menampilkannya di depan kelas. Peserta didik lain memberikan apresiasi.

Merefleksi: Kelompok yang tampil menceritakan kesulitan dan kemudahan saat membuat dan mempraktikkan rangkaian gerak. Guru memberikan umpan balik konstruktif.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa gerakan nonlokomotor penting untuk kelenturan dan keseimbangan. Peserta didik melakukan pendinginan, merefleksikan pembelajaran, dan diingatkan untuk membawa bola kecil untuk pertemuan selanjutnya.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning + Praktik

Tujuan: Peserta didik dapat mengkombinasikan pola gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam sebuah permainan sederhana.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali materi lokomotor dan nonlokomotor. Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan menggabungkan semua gerakan dasar (lokomotor, nonlokomotor, manipulatif) dalam sebuah permainan.

Memahami: Guru mendemonstrasikan sebuah permainan sederhana yang melibatkan berlari (lokomotor), mengayun tangan (nonlokomotor), dan melempar/menangkap bola (manipulatif), serta menjelaskan aturan mainnya.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi beberapa tim untuk mempraktikkan permainan yang telah didemonstrasikan guru, dengan fokus pada kombinasi gerakan lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Mereka saling memberi masukan untuk perbaikan.

Merefleksi: Setiap tim menceritakan pengalaman mereka dalam permainan, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana mereka mengatasi masalah. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kolaborasi.

Penutup: Guru bersama peserta didik merefleksikan keseluruhan pembelajaran pola gerak dasar, menekankan pentingnya variasi gerak untuk kesehatan. Peserta didik melakukan pendinginan, menyanyikan lagu ceria, dan guru memberikan motivasi untuk terus berlatih.

4 Asesmen

Proses (formatif): Guru mengamati partisipasi aktif peserta didik dalam setiap aktivitas, memberikan umpan balik lisan, dan mencatat kemajuan individu serta kelompok selama pembelajaran.

Akhir (sumatif): Peserta didik mendemonstrasikan kombinasi pola gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan yang telah ditentukan, serta menjawab pertanyaan singkat terkait pemahaman konsep.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi gerakan lokomotorContoh gerakan lokomotor (berlari, melompat)2 JPKesehatan, Kreativitas
Mendemonstrasikan gerakan nonlokomotorVariasi gerakan nonlokomotor (menekuk, memutar, mengayun)2 JPKesehatan, Kolaborasi
Mempraktikkan gerakan manipulatif dan kombinasinyaGerakan manipulatif (melempar, menangkap) dan permainan kombinasi2 JPKesehatan, Kolaborasi, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Halo anak-anak hebat! Siap untuk bergerak dan bermain? Hari ini kita akan belajar tentang pola gerak dasar yang seru. Gerakan ini penting sekali agar tubuh kita sehat, kuat, dan kita bisa melakukan banyak hal menyenangkan seperti berlari, melompat, dan bermain bola.

Gerakan Lokomotor: Siap Berpindah Tempat!

Gerakan lokomotor adalah gerakan yang membuat tubuh kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Contohnya adalah berjalan, berlari, melompat, melompat dua kaki, meluncur, dan berguling. Saat bermain kejar-kejaran, kita menggunakan gerakan berlari. Saat melompati tali, kita menggunakan gerakan melompat. Gerakan ini melatih kaki dan membuat jantung kita sehat.

Gerakan Nonlokomotor: Bergerak Tanpa Jauh Berpindah

Nah, kalau gerakan nonlokomotor, tubuh kita bergerak tapi tidak berpindah tempat terlalu jauh. Contohnya adalah menekuk lutut, memutar pinggang, mengayun tangan, dan meregangkan badan. Gerakan ini penting untuk membuat otot kita lentur dan sendi kita tidak kaku. Kita sering melakukannya saat pemanasan sebelum berolahraga atau saat menari.

Gerakan Manipulatif: Bermain Dengan Alat

Gerakan manipulatif adalah gerakan yang menggunakan alat bantu, seperti bola. Contohnya melempar bola, menangkap bola, memukul bola, atau menendang bola. Gerakan ini melatih koordinasi antara mata dan tangan atau kaki kita. Bermain bola basket, sepak bola, atau kasti sangat mengandalkan gerakan manipulatif.

Menggabungkan Semua Gerakan

Hebatnya, kita bisa menggabungkan ketiga jenis gerakan ini dalam satu permainan! Bayangkan, saat bermain sepak bola, kita berlari (lokomotor), menendang bola (manipulatif), sambil menjaga keseimbangan tubuh (nonlokomotor). Kombinasi gerakan ini membuat permainan semakin seru dan melatih seluruh kemampuan gerak kita.

Gerak Dasar Untuk Kesehatan

Mengapa kita perlu belajar gerakan dasar ini? Karena dengan bergerak, tubuh kita menjadi lebih sehat dan bugar. Jantung kita bekerja lebih baik, otot menjadi kuat, dan kita tidak mudah sakit. Selain itu, dengan gerakan yang baik, kita bisa bermain dan beraktivitas lainnya dengan lebih percaya diri.

Rangkuman: Pola gerak dasar lokomotor (berpindah tempat), nonlokomotor (tanpa berpindah jauh), dan manipulatif (menggunakan alat) adalah dasar dari semua aktivitas fisik. Menguasai dan mengkombinasikannya membuat kita sehat, bugar, dan siap untuk berbagai permainan seru.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam sebuah permainan.

Alat & bahan: Bola kecil, kerucut/botol air mineral, peluit, stopwatch (opsional)

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa.
  2. Bacalah instruksi permainan 'Estafet Bola Kombinasi' dengan cermat.
  3. Lakukan pemanasan singkat sebelum memulai permainan.
  4. Mainkan permainan sesuai instruksi, fokus pada kombinasi gerakan lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif.
  5. Diskusikan dalam kelompok kesulitan dan keberhasilan saat bermain.

8 Glosarium

LokomotorGerakan yang menyebabkan perpindahan tempat.
NonlokomotorGerakan yang dilakukan tanpa perpindahan tempat yang berarti.
ManipulatifGerakan yang melibatkan penggunaan alat bantu.
KoordinasiKemampuan untuk menggerakkan bagian tubuh secara teratur dan tepat.
Kebugaran JasmaniKondisi fisik yang prima untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

9 Materi PJOK Terkait

AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTORPJOK Kelas II SD
Pelajari AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR →
"Permainan Bola Kecil Dalam Permainan Tradisional Bola Kasti"PJOK Kelas V SD
Pelajari "Permainan Bola Kecil Dalam Permainan Tradisional Bola Kasti" →
Permainan BolaPJOK Kelas V SD
Pelajari Permainan Bola →
Permainan Bola Besar (Basket, Voli Mini)PJOK Kelas V SD
Pelajari Permainan Bola Besar (Basket, Voli Mini) →
Permainan Bola Kecil (Rounders)PJOK Kelas V SD
Pelajari Permainan Bola Kecil (Rounders) →
Gerak Dasar LokomotorPJOK Kelas I SD
Pelajari Gerak Dasar Lokomotor →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Aktivitas pola gerak dasar Lokomotor, Non Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas inv ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.