Modul ajar PJOK SD kelas III materi Permainan Bola Kecil Sederhana lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase B, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam melakukan gerakan spesifik permainan bola kecil yang dimodifikasi, menunjukkan pemahaman tentang aturan permainan sederhana, serta menunjukkan perilaku berkarakter yang mencerminkan nilai sportivitas dan kerja sama dalam bermain.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengalaman dasar dalam melempar, menangkap, dan memukul bola.
Pemahaman bermakna: Melalui permainan bola kecil sederhana, kita belajar bergerak lebih lincah, bekerja sama dengan teman, dan memahami pentingnya aturan agar permainan berjalan seru dan adil.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu bermain lempar tangkap bola dengan teman? Bagaimana rasanya jika bola yang dilempar temanmu sulit ditangkap?
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan minimal 3 teknik dasar permainan bola kecil (melempar, menangkap, memukul) dengan benar.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya bergerak sehat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal gerakan dasar permainan bola kecil dan bertanya, 'Bagaimana cara kita melempar bola agar teman bisa menangkapnya dengan mudah?'
Memahami: Peserta didik mengamati video atau peragaan guru tentang teknik dasar melempar, menangkap, dan memukul bola kecil, lalu mendiskusikan perbedaan gerakan yang terlihat.
Mengaplikasi: Peserta didik mencoba gerakan melempar dan menangkap bola secara berpasangan di lapangan, saling memberikan masukan jika ada gerakan yang kurang tepat.
Merefleksi: Guru meminta beberapa peserta didik mendemonstrasikan kembali gerakan melempar dan menangkap, lalu memberikan penguatan tentang teknik yang benar dan pentingnya kerja sama.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan gerakan dasar yang telah dipelajari, merefleksikan kesulitan yang dihadapi, dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif serta mengingatkan untuk membawa botol minum di pertemuan selanjutnya.
Tujuan: Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerakan memukul bola dengan teknik yang benar sebanyak 2 kali.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang melempar dan menangkap bola. Guru menyampaikan tujuan hari ini yaitu belajar memukul bola dan bertanya, 'Bagaimana cara memukul bola agar bisa melambung jauh?'
Memahami: Peserta didik mengamati video atau peragaan guru tentang teknik memukul bola menggunakan alat pemukul sederhana, serta cara berdiri yang benar saat akan memukul.
Mengaplikasi: Peserta didik berlatih memukul bola yang dilempar oleh guru atau teman secara bergantian, fokus pada ayunan pemukul dan arah pukulan.
Merefleksi: Guru meminta peserta didik mendemonstrasikan gerakan memukul bola, dan teman-teman memberikan apresiasi serta masukan konstruktif. Guru juga mengingatkan pentingnya keselamatan saat memukul.
Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum teknik memukul bola yang telah dipelajari, merefleksikan kemajuan mereka, dan guru memberikan apresiasi serta motivasi untuk pertemuan terakhir.
Tujuan: Peserta didik dapat berpartisipasi aktif dan menunjukkan sikap kerja sama dalam permainan bola kecil sederhana.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali semua gerakan dasar yang sudah dipelajari. Guru menyampaikan tujuan hari ini adalah bermain bola kecil sederhana dengan menerapkan semua teknik dan aturan, serta bertanya, 'Bagaimana cara kita bermain bersama agar semua teman senang?'
Memahami: Guru menjelaskan aturan sederhana permainan bola kecil (misal: Kasti modifikasi) dan membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok kecil untuk berdiskusi strategi bermain.
Mengaplikasi: Peserta didik bermain Kasti modifikasi dalam kelompoknya, mempraktikkan teknik melempar, menangkap, dan memukul, sambil menerapkan aturan permainan dan menunjukkan kerja sama tim.
Merefleksi: Setelah bermain, setiap kelompok diminta menceritakan pengalaman mereka, kesulitan yang dihadapi, dan bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut. Guru memberikan umpan balik positif terhadap kerja sama dan sportivitas.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pelajaran dari permainan, merefleksikan pentingnya kerja sama dan kepatuhan pada aturan, serta guru memberikan apresiasi atas semangat dan partisipasi semua peserta didik dalam permainan.
Proses (formatif): Guru melakukan observasi selama kegiatan praktik melempar, menangkap, dan memukul bola, serta saat bermain, mencatat partisipasi, kerja sama, dan penguasaan teknik dasar.
Akhir (sumatif): Peserta didik mendemonstrasikan kembali teknik melempar, menangkap, dan memukul bola, serta berpartisipasi dalam permainan bola kecil sederhana untuk dinilai penguasaan teknik, kerja sama, dan kepatuhan pada aturan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan 3 teknik dasar permainan bola kecil | Teknik melempar, menangkap, memukul | 2 JP | Kesehatan, Kolaborasi |
| Mendemonstrasikan gerakan dasar (lempar, tangkap, pukul) | Praktik gerakan dasar | 4 JP | Kesehatan, Penalaran Kritis |
| Bermain bola kecil sederhana dengan kerja sama | Permainan modifikasi Kasti | 2 JP | Kesehatan, Kolaborasi, Komunikasi |
Halo anak-anak hebat! Siap untuk berpetualang di dunia permainan bola kecil? Di modul ini, kita akan belajar gerakan seru seperti melempar, menangkap, dan memukul bola. Yuk, kita mulai petualangan ini dengan semangat dan rasa ingin tahu!
Melempar bola adalah gerakan dasar yang penting dalam banyak permainan. Ada berbagai cara melempar bola, seperti melempar lambung agar bola melambung tinggi, melempar mendatar agar bola meluncur lurus, atau melempar menggelinding di tanah. Kunci melempar yang baik adalah menggunakan seluruh tubuh, mulai dari kaki, badan, hingga tangan, agar lemparan kuat dan akurat. Latihan rutin akan membuat lemparanmu semakin jago!
Menangkap bola sama pentingnya dengan melempar. Saat bola datang, kita harus siap dengan posisi badan yang seimbang dan tangan yang siap menerima. Untuk bola lambung, gunakan kedua tangan membentuk corong di atas kepala. Untuk bola datar, gunakan kedua tangan di depan dada. Kuncinya adalah mengikuti arah bola dengan tangan agar bola tidak memantul keluar. Jangan takut untuk mencoba menangkap bola!
Memukul bola membutuhkan koordinasi antara mata, tangan, dan alat pemukul. Berdirilah dengan mantap, pegang pemukul dengan kuat, dan fokus pada bola yang datang. Ayunkan pemukul dengan tenaga dari pinggang dan ikuti arah bola. Latihan memukul bola yang dilempar teman atau guru akan membantu meningkatkan akurasi dan kekuatan pukulanmu. Ingat, keselamatan selalu nomor satu saat memukul!
Dalam permainan bola kecil seperti kasti atau rounders, ada aturan yang harus kita patuhi agar permainan berjalan lancar dan adil. Contohnya, setiap pemain harus bergantian memukul, pelari harus berlari ke pos yang ditentukan, dan tim penjaga berusaha menangkap bola untuk mematikan pelari. Memahami dan mengikuti aturan membuat permainan lebih menyenangkan dan mendidik.
Rangkuman: Permainan bola kecil melatih kelincahan dan koordinasi tubuh kita melalui gerakan melempar, menangkap, dan memukul. Dengan memahami teknik yang benar dan bermain sesuai aturan, kita dapat menikmati permainan ini sambil belajar kerja sama dan sportivitas. Yuk, terus berlatih agar semakin mahir!
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan teknik dasar melempar dan menangkap bola kecil serta mengidentifikasi aturan sederhana dalam permainan.
Alat & bahan: Bola plastik kecil, kerucut/penanda, lapangan.
| Teknik Dasar | Cara melakukan gerakan tertentu dengan benar |
| Melempar Lambung | Melempar bola agar melambung tinggi ke udara |
| Melempar Mendatar | Melempar bola agar meluncur lurus ke depan |
| Sportivitas | Sikap jujur, adil, dan menghargai lawan dalam permainan |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.