SMAKelas XIIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Teks Editorial

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Teks editorial adalah opini resmi redaksi media massa tentang isu aktual, kontroversial, dan penting. Ciri-cirinya meliputi argumentatif, persuasif, dan tidak mencantumkan nama penulis. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, argumentasi, dan penegasan ulang. Kaidah kebahasaannya meliputi verba material, relasional, mental, adjektiva, dan konjungsi. Memahami dan mampu menyusun teks editorial penting untuk mengembangkan penalaran kritis dan partisipasi aktif dalam isu-isu publik.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Editorial
Bahasa Indonesia · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Editorial
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XII
Materi PokokTeks Editorial
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Proyek
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam memahami berbagai jenis teks nonfiksi dan menyusun argumen sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTeks editorial sering kita temukan di rubrik opini surat kabar atau portal berita online yang membahas isu-isu aktual seperti kenaikan harga bahan pokok atau kebijakan pemerintah.
KonseptualTeks editorial adalah artikel utama dalam surat kabar atau majalah yang berisi pandangan dan sikap resmi redaksi terhadap suatu isu aktual, kontroversial, dan penting untuk dibahas.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam mengidentifikasi struktur, kaidah kebahasaan, dan menyusun teks editorial yang efektif dan persuasif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman teks editorial membantu mereka menjadi warga negara yang kritis dan mampu menyuarakan pendapat secara bertanggung jawab.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri umum dan fungsi teks editorial dengan tepat.
  2. Menganalisis struktur teks editorial (pernyataan umum, argumentasi, penegasan ulang) secara akurat.
  3. Menganalisis kaidah kebahasaan teks editorial (verba material, verba relasional, verba mental, adjektiva, konjungsi) dengan cermat.
  4. Menyusun kerangka teks editorial berdasarkan isu aktual yang relevan.
  5. Menulis teks editorial yang utuh dan persuasif dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.
  6. Mempresentasikan teks editorial yang telah disusun dengan percaya diri dan memberikan tanggapan kritis.
Halaman 2 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks editorial tidak hanya tentang mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menganalisis isu-isu publik, dan menyuarakan pendapat secara konstruktif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa media massa seringkali memiliki 'suara' atau opini yang berbeda terhadap suatu isu yang sama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Proyek
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menganalisis isu-isu kebijakan publik dan hak-kewajiban warga negara dalam teks editorial.
Sejarah: Mengaitkan isu-isu aktual dalam teks editorial dengan konteks sejarah atau peristiwa masa lalu yang relevan.
Ekonomi: Memahami dampak ekonomi dari isu-isu yang dibahas dalam teks editorial, seperti inflasi atau kebijakan fiskal.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang isu-isu aktual di rumah dan mendorong peserta didik membaca berita dari berbagai sumber.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi kelompok-kelompok diskusi yang fleksibel, dan tersedia akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca dengan koran/majalah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan portal berita daring, aplikasi pengolah kata, dan platform kolaborasi online (misalnya Google Docs) untuk riset dan penulisan bersama.
Halaman 3 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri umum dan fungsi teks editorial dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kabar peserta didik. Guru memantik dengan pertanyaan 'Apa yang kalian ketahui tentang opini di media massa?' dan menyampaikan tujuan pembelajaran serta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati beberapa contoh teks editorial dari media massa yang berbeda, kemudian mengidentifikasi ciri-ciri dan fungsi umum teks editorial berdasarkan pengamatan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri dan fungsi teks editorial, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan klarifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri dan fungsi teks editorial. Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi aktif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik, mengingatkan materi berikutnya, dan menutup dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis struktur teks editorial (pernyataan umum, argumentasi, penegasan ulang) secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengulang sedikit materi sebelumnya. Guru menampilkan sebuah isu aktual dan bertanya 'Bagaimana sebuah media menyajikan pandangannya tentang isu ini?' lalu menyampaikan tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara mandiri membaca sebuah teks editorial yang telah disiapkan guru, kemudian secara berkelompok mengidentifikasi dan menganalisis bagian-bagian struktur teks editorial (pernyataan umum, argumentasi, penegasan ulang) pada teks tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitMasing-masing kelompok mempresentasikan hasil analisis struktur teks editorialnya. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk membandingkan hasil analisis dan memberikan masukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitGuru dan peserta didik bersama-sama merangkum struktur teks editorial. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami struktur untuk menyusun teks editorial yang koheren.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru memberikan apresiasi dan motivasi, serta mengingatkan untuk membaca isu-isu aktual sebagai persiapan pertemuan selanjutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan teks editorial.

Alat & bahan: Teks editorial cetak/digital, pulpen, buku catatan, stabilo/pena warna

Langkah kerja:

  1. Baca teks editorial 'Kenaikan Harga Minyak Goreng: Dilema Konsumen dan Produsen' dengan saksama.
  2. Identifikasi bagian pernyataan umum (tesis) dan tandai dengan warna hijau.
  3. Identifikasi bagian argumentasi dan tandai dengan warna biru, lalu tuliskan poin-poin argumennya.
  4. Identifikasi bagian penegasan ulang dan tandai dengan warna merah.
  5. Temukan minimal 2 contoh verba material, verba relasional, verba mental, adjektiva, dan konjungsi pada teks tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah Anda pernah membaca kolom opini di media massa?
  2. Menurut Anda, apa bedanya berita dengan opini?
  3. Apa itu isu aktual?
  4. Bagaimana cara menyampaikan pendapat agar orang lain mau mendengarkan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis teks, dan kemajuan dalam penyusunan kerangka teks editorial.

Sumatif (akhir): Penilaian teks editorial yang ditulis peserta didik secara mandiri berdasarkan rubrik penilaian (struktur, kaidah kebahasaan, argumen, daya persuasif).

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri umum dan fungsi teks editorialCiri-ciri dan fungsi teks editorial2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks editorialStruktur dan kaidah kebahasaan teks editorial4 JPPenalaran Kritis
3Menyusun kerangka dan menulis teks editorialKerangka dan penyusunan teks editorial12 JPKreativitas, Komunikasi
4Mempresentasikan dan merefleksikan teks editorialPresentasi dan refleksi teks editorial6 JPKomunikasi, Kewargaan
Halaman 8 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks editorial, sering juga disebut tajuk rencana, adalah salah satu bentuk teks opini yang memiliki peran penting dalam membentuk pandangan publik. Sebagai pembaca, kita perlu memahami bagaimana teks ini dibangun dan pesan apa yang ingin disampaikan oleh redaksi. Sebagai penulis, kita berkesempatan menyuarakan kepedulian terhadap isu-isu yang relevan dan penting bagi masyarakat.

1. Pengertian dan Fungsi Teks Editorial
Teks editorial atau tajuk rencana adalah artikel utama dalam surat kabar atau majalah yang berisi pandangan dan sikap resmi redaksi terhadap suatu peristiwa atau isu aktual, kontroversial, dan penting untuk dibahas. Fungsinya adalah untuk memengaruhi pembaca agar ikut berpikir tentang isu aktual, memberikan opini, dan kadang-kadang juga untuk memberikan solusi atau rekomendasi. Misalnya, editorial tentang kenaikan harga BBM akan membahas dampak dan sikap redaksi terhadap kebijakan pemerintah.

2. Ciri-ciri Teks Editorial
Teks editorial memiliki beberapa ciri khas. Pertama, selalu membahas isu aktual, kontroversial, dan penting. Kedua, bersifat argumentatif dan persuasif, mencoba meyakinkan pembaca. Ketiga, menggunakan bahasa yang lugas dan jelas, namun tetap santun. Keempat, biasanya tidak mencantumkan nama penulis karena merupakan representasi pandangan lembaga (redaksi). Contohnya, editorial yang mengkritisi kebijakan lingkungan akan menggunakan data dan fakta untuk mendukung argumennya.

3. Struktur Teks Editorial
Teks editorial umumnya terdiri dari tiga bagian: 1) Pernyataan umum (tesis): berisi sudut pandang umum redaksi terhadap isu yang dibahas, sebagai pengenalan masalah. 2) Argumentasi: berisi bukti, fakta, data, atau pendapat ahli yang mendukung tesis redaksi, disajikan secara logis dan runtut. 3) Penegasan ulang: berisi simpulan, rekomendasi, atau harapan redaksi terhadap isu yang dibahas. Misalnya, editorial tentang pendidikan daring akan diawali dengan pernyataan tentang tantangan, dilanjutkan dengan argumen pro/kontra, dan diakhiri dengan harapan solusi.

4. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
Beberapa kaidah kebahasaan penting dalam teks editorial meliputi: a) Verba material: kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik (misal: 'mengadakan', 'melakukan'). b) Verba relasional: kata kerja yang menunjukkan hubungan intensitas (misal: 'adalah', 'merupakan') atau kepemilikan. c) Verba mental: kata kerja yang menunjukkan persepsi, afeksi, atau kognisi (misal: 'merasa', 'berpikir', 'mengharapkan'). d) Adjektiva: kata sifat yang menggambarkan objek (misal: 'penting', 'mendesak'). e) Konjungsi: kata penghubung antar kalimat atau paragraf (misal: 'namun', 'selain itu', 'oleh karena itu'). Penggunaan yang tepat akan memperkuat daya persuasif teks.

5. Langkah-langkah Menyusun Teks Editorial
Menyusun teks editorial dimulai dengan memilih isu aktual yang relevan dan memiliki nilai berita. Selanjutnya, kumpulkan data dan fakta pendukung dari berbagai sumber. Setelah itu, tentukan sudut pandang redaksi dan susun kerangka (tesis, argumen, penegasan ulang). Kembangkan kerangka menjadi teks utuh dengan memperhatikan penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat. Terakhir, lakukan penyuntingan untuk memastikan kejelasan, koherensi, dan daya persuasif teks. Misalnya, untuk isu sampah plastik, kumpulkan data volume sampah, dampak lingkungan, dan solusi yang diusulkan.

6. Peran Teks Editorial dalam Demokrasi
Dalam negara demokrasi, teks editorial berperan sebagai salah satu pilar kebebasan pers untuk menyuarakan kritik, memberikan masukan, dan mengawal kebijakan publik. Teks ini membantu masyarakat untuk memahami isu-isu kompleks dari berbagai sudut pandang, mendorong diskusi sehat, dan memfasilitasi partisipasi warga negara dalam pembangunan. Melalui teks editorial, media massa dapat menjadi 'agen perubahan' yang mendorong transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Contohnya, editorial yang mengkritik korupsi dapat memicu desakan publik untuk penegakan hukum.

Rangkuman: Teks editorial adalah opini resmi redaksi media massa tentang isu aktual, kontroversial, dan penting. Ciri-cirinya meliputi argumentatif, persuasif, dan tidak mencantumkan nama penulis. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, argumentasi, dan penegasan ulang. Kaidah kebahasaannya meliputi verba material, relasional, mental, adjektiva, dan konjungsi. Memahami dan mampu menyusun teks editorial penting untuk mengembangkan penalaran kritis dan partisipasi aktif dalam isu-isu publik.

Halaman 9 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EditorialArtikel utama dalam surat kabar atau majalah yang berisi pandangan dan sikap resmi redaksi terhadap suatu isu.
Tajuk RencanaIstilah lain untuk teks editorial.
AktualSedang menjadi pembicaraan hangat atau baru saja terjadi.
KontroversialMenimbulkan perdebatan atau perbedaan pendapat.
TesisPernyataan umum atau sudut pandang utama yang disampaikan di awal teks editorial.
ArgumentasiBagian teks yang berisi bukti, data, atau alasan untuk mendukung tesis.
PersuasifBersifat membujuk atau meyakinkan.
Verba MaterialKata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik.
Verba RelasionalKata kerja yang menunjukkan hubungan intensitas atau kepemilikan.
Verba MentalKata kerja yang menunjukkan respons atau sikap terhadap suatu tindakan (persepsi, afeksi, kognisi).
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Editorial" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Teks Editorial — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Teks Editorial ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIPeta Konsep
Teks EditorialPengertian dan Fungsi Teks EditorialCiri-ciri Teks EditorialStruktur Teks EditorialKaidah Kebahasaan Teks EditorialLangkah-langkah Menyusun Teks Editorial
Dari sub-bab Teks EditorialHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKomunikasiKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teks Editorial yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Teks Editorial masuk ASAS Bahasa Indonesia Kelas XII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas XII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Editorial pada Bahasa Indonesia SMA, Fase F.

Modul Teks Editorial ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Editorial ini gratis?

Ya. Modul Teks Editorial untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teks Editorial ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teks Editorial ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Editorial dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teks Editorial ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Editorial tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Editorial untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teks Editorial ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Editorial beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Teks Editorial yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.