Modul ajar Bahasa Indonesia SMA kelas XII materi Infografis tokoh lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang teks biografi dan mampu mengidentifikasi informasi penting dari berbagai jenis teks.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa infografis tokoh adalah alat komunikasi visual yang efektif untuk menyajikan informasi kompleks tentang seseorang secara ringkas dan menarik, serta mampu menerapkannya dalam berbagai konteks kehidupan.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita membuat kisah hidup seseorang menjadi lebih menarik dan mudah dipahami hanya dalam waktu singkat?
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri, jenis, dan fungsi infografis tokoh dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Peserta didik diajak mengamati beberapa contoh infografis tokoh dari berbagai sumber dan diajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat infografis ini menarik dan mudah dipahami?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan pertemuan ini.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai contoh infografis tokoh yang disajikan, mengidentifikasi ciri-ciri visual dan tekstual, serta mendiskusikan jenis dan fungsi infografis dalam konteks penyampaian profil tokoh di kehidupan nyata.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk membandingkan karakteristik infografis tokoh yang berbeda, mengelompokkan berdasarkan jenisnya, dan merumuskan fungsi utama infografis tokoh dalam komunikasi publik.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep ciri-ciri, jenis, dan fungsi infografis tokoh, serta mengaitkannya dengan pentingnya penyajian informasi yang efektif.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan gambaran kegiatan pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan motivasi dan doa bersama.
Tujuan: Menganalisis informasi penting dari teks biografi untuk diadaptasi menjadi infografis tokoh dan merancang konsep infografis tokoh yang informatif dan estetis berdasarkan data yang relevan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang infografis tokoh. Peserta didik diberikan studi kasus berupa teks biografi seorang tokoh nasional dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita memilih informasi kunci dari biografi yang panjang ini agar dapat disajikan dalam bentuk infografis yang ringkas?' Guru menyampaikan tujuan dan tahapan kegiatan hari ini.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis teks biografi yang diberikan, mengidentifikasi informasi penting seperti latar belakang, pendidikan, karier, prestasi, dan dampak tokoh tersebut. Mereka mendiskusikan cara menyaring dan memadatkan informasi agar sesuai untuk format infografis.
Mengaplikasi: Setiap kelompok kemudian merancang konsep awal infografis tokoh (sketsa kasar di kertas atau papan tulis) yang mencakup layout, elemen visual yang akan digunakan, serta penempatan teks dan data. Mereka juga menentukan palet warna dan gaya visual yang sesuai dengan karakter tokoh.
Merefleksi: Antar kelompok saling bertukar konsep rancangan dan memberikan masukan konstruktif. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan panduan mengenai efektivitas visual dan kejelasan pesan dalam rancangan. Guru juga memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan sebelum eksekusi.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting dalam merancang infografis tokoh. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif yang muncul dan memberikan informasi tentang persiapan yang perlu dilakukan untuk pertemuan selanjutnya (misalnya, membawa perangkat atau aplikasi desain). Pertemuan ditutup dengan doa.
Tujuan: Membuat infografis tokoh secara digital menggunakan aplikasi desain dengan kreatif dan efektif serta mempresentasikan infografis tokoh yang telah dibuat secara lisan dengan percaya diri dan jelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali rancangan infografis yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Guru memotivasi peserta didik dengan menyampaikan bahwa hari ini adalah puncak dari proyek mereka, yaitu mewujudkan rancangan menjadi infografis digital yang siap dipresentasikan. Guru menyampaikan tujuan dan alur kegiatan hari ini.
Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan (sesuai kebutuhan dan ketersediaan alat) mulai mengimplementasikan rancangan infografis tokoh mereka ke dalam aplikasi desain digital (misalnya Canva, Piktochart, atau Powerpoint). Guru berkeliling memberikan bimbingan teknis dan artistik.
Mengaplikasi: Setelah infografis selesai dibuat, setiap peserta didik atau kelompok mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Mereka menjelaskan pilihan desain, informasi kunci yang disajikan, dan pesan yang ingin disampaikan. Peserta didik lain memberikan tanggapan dan pertanyaan.
Merefleksi: Setelah presentasi, guru memberikan umpan balik komprehensif mengenai kualitas infografis (akurasi informasi, estetika, kejelasan pesan) dan kemampuan presentasi. Peserta didik melakukan refleksi diri mengenai proses pembuatan dan pembelajaran yang didapat.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan akhir tentang pentingnya infografis sebagai media komunikasi visual. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses dan hasil karya peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi digital. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis teks biografi, dan perancangan konsep infografis.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil infografis tokoh (produk) dan presentasi lisan (kinerja) berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri, jenis, dan fungsi infografis tokoh. | Pengenalan infografis tokoh. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menganalisis informasi penting dari teks biografi dan merancang konsep infografis tokoh. | Analisis biografi dan perancangan konsep. | 2 JP | Kreativitas |
| Membuat infografis tokoh secara digital dan mempresentasikannya. | Produksi dan presentasi infografis. | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
Infografis tokoh adalah cara yang menarik dan efektif untuk menyampaikan kisah hidup, pencapaian, dan dampak seseorang. Dengan menggabungkan teks, gambar, dan data, infografis mampu menyajikan informasi kompleks menjadi mudah dicerna dan diingat. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami, menganalisis, dan menciptakan infografis tokoh yang informatif dan estetis.
Infografis tokoh adalah representasi visual dari data dan informasi mengenai seorang individu, biasanya tokoh penting atau inspiratif, yang disajikan dalam format grafis. Ciri-cirinya meliputi penggunaan elemen visual dominan (ikon, gambar, grafik), teks yang ringkas dan poin-poin, data yang terstruktur, serta layout yang menarik dan mudah dibaca. Tujuannya adalah menyampaikan esensi dari biografi atau profil tokoh secara cepat dan efektif.
Infografis tokoh dapat dibedakan berdasarkan fokusnya. Ada infografis linimasa (timeline) yang menyoroti perjalanan hidup kronologis, infografis perbandingan (comparison) yang membandingkan dua atau lebih tokoh, infografis statistik yang menampilkan data kuantitatif tentang pencapaian tokoh, atau infografis proses yang menjelaskan tahapan-tahapan penting dalam karier atau proyek tokoh. Pemilihan jenis ini bergantung pada pesan utama yang ingin disampaikan.
Fungsi utama infografis tokoh adalah menyederhanakan informasi kompleks, membuatnya lebih mudah dipahami dan diingat. Selain itu, infografis juga berfungsi untuk menarik perhatian pembaca, menyampaikan pesan secara visual yang kuat, dan menjadi alat komunikasi yang efektif di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga presentasi akademis. Ini sangat berguna untuk mengedukasi publik tentang sosok inspiratif.
Sebelum membuat infografis, analisis teks biografi adalah langkah krusial. Mulailah dengan membaca keseluruhan teks untuk mendapatkan gambaran umum. Kemudian, identifikasi poin-poin penting seperti nama lengkap, tanggal lahir/wafat, latar belakang keluarga, pendidikan, pekerjaan/karier, prestasi/penghargaan, kutipan terkenal, dan dampak/legasi. Pilih informasi yang paling relevan dan menarik, lalu padatkan menjadi frasa atau kalimat pendek.
Desain infografis yang baik harus memperhatikan beberapa prinsip. Pertama, kesederhanaan: hindari terlalu banyak elemen yang membuat infografis ramai. Kedua, hierarki visual: gunakan ukuran, warna, atau posisi untuk menonjolkan informasi penting. Ketiga, konsistensi: gunakan gaya visual, font, dan palet warna yang seragam. Keempat, keseimbangan: atur elemen agar terlihat seimbang. Kelima, relevansi: pastikan setiap elemen visual mendukung informasi yang disampaikan.
Ada banyak aplikasi digital yang dapat digunakan untuk membuat infografis. Beberapa yang populer adalah Canva, Piktochart, Venngage, atau bahkan Microsoft PowerPoint/Google Slides. Pilihlah aplikasi yang sesuai dengan tingkat keahlian Anda dan fitur yang dibutuhkan. Aplikasi-aplikasi ini umumnya menyediakan template yang dapat dimodifikasi, ikon, gambar, dan font yang beragam untuk memudahkan proses desain.
Setelah merancang konsep, mulailah membuat infografis di aplikasi pilihan. Masukkan informasi yang telah diringkas, pilih ikon atau gambar yang relevan, susun layout sesuai prinsip desain, dan gunakan warna serta font yang konsisten. Pastikan infografis mudah dibaca dan menarik secara visual. Lakukan revisi jika diperlukan, minta umpan balik dari teman, dan perbaiki hingga hasilnya maksimal.
Saat mempresentasikan infografis, fokuslah pada poin-poin utama. Jelaskan mengapa Anda memilih tokoh tersebut dan informasi apa yang ingin Anda soroti. Gunakan infografis sebagai panduan visual, bukan sebagai naskah lengkap. Bicaralah dengan jelas dan percaya diri, jalin kontak mata dengan audiens, dan bersiaplah untuk menjawab pertanyaan. Latih presentasi Anda agar berjalan lancar dan meyakinkan.
Rangkuman: Infografis tokoh adalah alat komunikasi visual yang efektif untuk menyajikan informasi biografi secara ringkas, menarik, dan mudah dipahami. Proses pembuatannya meliputi analisis informasi kunci dari biografi, perancangan konsep visual, hingga implementasi menggunakan aplikasi desain digital. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip desain, infografis dapat menyampaikan pesan secara kuat dan berkesan, serta meningkatkan literasi visual pembaca.
Tujuan: Menganalisis teks biografi untuk mengidentifikasi informasi penting yang relevan dalam pembuatan infografis tokoh.
Alat & bahan: Teks biografi tokoh, alat tulis, kertas HVS
| Infografis | Representasi visual informasi, data, atau pengetahuan secara ringkas dan mudah dipahami. |
| Biografi | Kisah atau riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. |
| Visual | Berkaitan dengan penglihatan atau gambar. |
| Layout | Penataan atau tata letak elemen-elemen desain pada suatu halaman. |
| Estetis | Memiliki keindahan atau nilai seni. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.