SMAKelas XIIFase FSemester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Kritik dan Esai

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kritik adalah penilaian objektif terhadap karya berdasarkan teori, sedangkan esai adalah pandangan subjektif penulis tentang suatu isu. Keduanya membutuhkan analisis, argumentasi, dan sistematika penulisan. Kritik lebih formal dan terstruktur, sementara esai lebih personal dan fleksibel. Kemampuan menulis kritik dan esai melatih penalaran kritis dan ekspresi gagasan secara efektif.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kritik dan Esai
Bahasa Indonesia · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kritik dan Esai
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XII
Materi PokokKritik dan Esai
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami dasar-dasar penulisan teks eksposisi dan argumentasi serta mampu mengidentifikasi opini dan fakta dalam sebuah teks.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKritik dan esai sering ditemukan dalam resensi buku, ulasan film, atau kolom opini di media massa yang membahas suatu karya atau fenomena.
KonseptualKritik adalah tanggapan terhadap suatu karya dengan disertai pertimbangan baik-buruk, sedangkan esai adalah karangan singkat yang membahas suatu masalah dari sudut pandang penulis secara subjektif.
ProseduralProsedur penulisan kritik dan esai melibatkan tahapan pengamatan, analisis, perumusan argumen, hingga penyusunan teks yang koheren dan persuasif.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa kemampuan mengkritisi dan berargumen secara logis adalah keterampilan berpikir tingkat tinggi yang relevan dalam berbagai aspek kehidupan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi karakteristik kritik sastra dan esai dengan cermat.
  2. Menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik sastra dan esai dengan teliti.
  3. Membandingkan kritik sastra dan esai berdasarkan ciri-ciri, sistematika, dan kebahasaan secara akurat.
  4. Menyusun kerangka tulisan kritik sastra atau esai dengan terstruktur.
  5. Menulis kritik sastra atau esai dengan gaya bahasa yang efektif dan argumentasi yang kuat.
  6. Mempresentasikan kritik sastra atau esai yang telah ditulis dengan percaya diri dan komunikatif.
Halaman 2 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa kritik dan esai bukan sekadar mengemukakan pendapat, melainkan memerlukan analisis mendalam, argumentasi logis, dan penyajian yang sistematis untuk memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah tulisan kritik atau esai dapat mengubah cara pandang kita terhadap suatu karya seni atau isu sosial?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Menganalisis dan mengkritik karya seni (film, musik, lukisan) sebagai objek kritik.
Sejarah: Menulis esai yang menganalisis peristiwa atau tokoh sejarah dari sudut pandang kritis.
Sosiologi: Menyusun esai yang membahas fenomena sosial dan dampaknya terhadap masyarakat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang isu-isu sosial atau karya sastra yang relevan, serta mendorong peserta didik untuk membaca lebih banyak kritik dan esai di media massa.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca yang menyediakan berbagai contoh kritik dan esai.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform diskusi online (misalnya Google Classroom atau forum sekolah) untuk berbagi draf tulisan, memberikan umpan balik, dan mengakses contoh-contoh kritik/esai dari sumber daring terpercaya.
Halaman 3 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi karakteristik kritik sastra dan esai dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa contoh teks kritik dan esai dari berbagai sumber. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: “Apa perbedaan mendasar antara kedua jenis tulisan ini?” Peserta didik sadar bahwa mereka akan belajar mengenali ciri-ciri khas kritik dan esai.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai contoh teks kritik dan esai yang disajikan, mengidentifikasi perbedaan dan persamaan yang mereka temukan berdasarkan isi, gaya bahasa, dan tujuan penulisan. Mereka menghubungkan temuan ini dengan pengalaman membaca resensi atau ulasan di media sosial.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok mengisi lembar kerja untuk mencatat karakteristik yang mereka temukan dari teks kritik dan esai, kemudian mereka saling bertukar hasil identifikasi dengan kelompok lain untuk memperkaya temuan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi karakteristik kritik dan esai. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, menekankan poin-poin penting yang membedakan keduanya, serta menjawab pertanyaan peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan karakteristik kritik dan esai. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, mengingatkan materi untuk pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik sastra dan esai dengan teliti.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan: “Setelah tahu ciri-cirinya, bagaimana cara penulis menyusun argumennya dalam kritik dan esai?” Guru menjelaskan tujuan pertemuan hari ini untuk menganalisis struktur dan kebahasaan. Peserta didik siap untuk membongkar 'anatomi' tulisan kritik dan esai.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan beragam contoh kritik dan esai. Mereka menganalisis struktur teks (pendahuluan, isi, penutup) dan ciri kebahasaan (kata-kata teknis, konjungsi, modalitas) yang digunakan dalam masing-masing teks, mencari pola dan fungsi dari setiap bagian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran atau diagram alur yang menggambarkan sistematika dan ciri kebahasaan yang dominan pada kritik dan esai, kemudian membandingkannya dengan kelompok lain untuk menemukan variasi dan kesamaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitBeberapa kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan temuan tentang sistematika dan kebahasaan. Guru memberikan klarifikasi, penguatan, dan contoh-contoh tambahan untuk memperdalam pemahaman peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting tentang sistematika dan kebahasaan kritik dan esai. Guru memberikan motivasi, menginformasikan tugas mandiri untuk mencari contoh lain, dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis perbedaan dan persamaan karakteristik, sistematika, serta kebahasaan kritik dan esai.

Alat & bahan: Teks kritik dan esai (cetak/digital), alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini, spidol.

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami kedua teks yang diberikan (satu kritik, satu esai) secara saksama.
  2. Identifikasi ciri-ciri umum, sistematika, dan kebahasaan pada masing-masing teks.
  3. Catat temuan Anda dalam tabel perbandingan yang telah disediakan.
  4. Diskusikan hasil temuan dengan anggota kelompok untuk mencapai kesepakatan.
  5. Siapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil analisis kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang kritik?
  2. Apa yang Anda ketahui tentang esai?
  3. Bisakah Anda memberikan contoh di mana kita menemukan kritik dan esai dalam kehidupan sehari-hari?
  4. Menurut Anda, apa tujuan utama seseorang menulis kritik atau esai?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, pengisian LKPD, dan proses peer review draf tulisan.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil tulisan kritik sastra atau esai dan presentasi lisan peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik kritik sastra dan esai.Karakteristik Kritik dan Esai3 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis sistematika dan kebahasaan kritik sastra dan esai.Sistematika dan Kebahasaan3 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Membandingkan kritik sastra dan esai.Perbandingan Kritik dan Esai3 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
4Menulis kritik sastra atau esai.Penulisan Kritik dan Esai9 JPKreativitas, Penalaran Kritis, Komunikasi
Halaman 8 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kritik dan esai merupakan dua bentuk tulisan nonfiksi yang sangat penting dalam pengembangan pemikiran kritis dan apresiasi terhadap berbagai karya atau fenomena. Keduanya mengajak kita untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan merumuskan pandangan pribadi yang mendalam. Mempelajari kritik dan esai akan membekali Anda dengan kemampuan berpikir analitis dan komunikasi yang efektif.

1. Pengertian Kritik dan Esai
Kritik adalah tanggapan yang disertai pertimbangan baik-buruk terhadap suatu karya (sastra, seni, film, dll.) dengan tujuan memberikan penilaian objektif dan membangun. Kritik didasarkan pada data dan teori yang relevan. Sementara itu, esai adalah karangan prosa singkat yang membahas suatu masalah dari sudut pandang penulis secara subjektif, namun tetap didukung oleh argumen yang logis. Esai cenderung lebih personal dan reflektif, seringkali mengajak pembaca untuk merenungkan suatu isu. Contoh kritik dapat ditemukan dalam resensi buku di koran, sedangkan esai sering muncul di kolom opini majalah.

2. Ciri-Ciri Kritik dan Esai
Kritik memiliki ciri-ciri antara lain: bersifat objektif, didukung data dan fakta, menggunakan pendekatan ilmiah atau teori tertentu, serta bertujuan memberikan penilaian dan rekomendasi. Contohnya, kritik film akan menganalisis sinematografi, akting, dan alur cerita berdasarkan prinsip-prinsip perfilman. Esai memiliki ciri-ciri: bersifat subjektif atau personal, gaya bahasa santai namun tetap serius, membahas masalah secara sepintas namun mendalam, serta tidak selalu harus tuntas. Esai bisa dimulai dari pengalaman pribadi penulis yang kemudian dikaitkan dengan isu yang lebih luas, misalnya esai tentang dampak pandemi terhadap kehidupan sosial.

3. Sistematika Kritik Sastra
Sistematika kritik sastra umumnya terdiri dari: 1) Pendahuluan, berisi pengenalan karya yang akan dikritik dan gambaran umum tentangnya. 2) Deskripsi, menjelaskan secara ringkas isi atau struktur karya. 3) Interpretasi, menafsirkan makna-makna yang terkandung dalam karya. 4) Analisis, menguraikan unsur-unsur karya dan bagaimana kaitannya satu sama lain, seringkali menggunakan teori tertentu. 5) Evaluasi, memberikan penilaian terhadap karya berdasarkan analisis yang telah dilakukan, disertai argumentasi kuat. 6) Penutup, berisi simpulan dan rekomendasi. Contoh, kritik puisi akan menganalisis diksi, majas, dan tema puisinya.

4. Sistematika Esai
Sistematika esai lebih fleksibel, namun umumnya meliputi: 1) Pendahuluan, berisi pengantar masalah, latar belakang, dan pengenalan sudut pandang penulis (thesis statement). 2) Isi, mengembangkan gagasan utama penulis melalui beberapa paragraf, setiap paragraf berisi satu ide pokok yang didukung argumen, contoh, atau ilustrasi. 3) Penutup, berisi penegasan kembali gagasan utama, simpulan, atau ajakan untuk merenung. Esai tidak selalu harus menyertakan data statistik yang rigid, namun argumennya harus logis dan mudah diikuti. Misalnya, esai tentang pentingnya literasi digital akan memaparkan pandangan penulis tentang urgensi isu tersebut.

5. Kebahasaan Kritik dan Esai
Kritik cenderung menggunakan bahasa yang formal, baku, dan lugas. Seringkali menggunakan istilah teknis bidang yang dikritik (misalnya 'mise-en-scène' dalam kritik film, atau 'metafora' dalam kritik sastra). Konjungsi kausalitas ('karena', 'sebab') dan konjungsi argumentatif ('oleh karena itu', 'dengan demikian') banyak digunakan. Esai, meskipun tetap formal, seringkali lebih luwes dan personal. Penggunaan majas dapat ditemukan untuk memperindah tulisan, namun tetap mempertahankan kejelasan. Modalitas ('mungkin', 'seharusnya', 'bisa jadi') sering digunakan untuk menunjukkan subjektivitas atau perkiraan penulis. Kedua jenis teks ini sama-sama mengandalkan kalimat kompleks dan efektif.

6. Perbedaan dan Persamaan Kritik dan Esai
Meskipun sering disandingkan, kritik dan esai memiliki perbedaan mendasar. Kritik lebih objektif, terstruktur, dan didasarkan pada teori atau standar tertentu, dengan tujuan memberikan penilaian. Esai lebih subjektif, fleksibel, dan bertujuan menyampaikan pandangan pribadi penulis tentang suatu isu. Persamaannya, keduanya sama-sama membutuhkan kemampuan analisis, argumentasi yang logis, dan kemampuan menyusun tulisan yang koheren. Keduanya juga sama-sama berusaha memengaruhi pembaca untuk melihat suatu hal dari sudut pandang tertentu, meskipun dengan pendekatan yang berbeda.

7. Langkah-Langkah Menulis Kritik atau Esai
Menulis kritik atau esai dimulai dengan memilih topik yang menarik dan relevan. Kemudian, lakukan riset mendalam untuk mengumpulkan data atau ide. Selanjutnya, buatlah kerangka tulisan yang terstruktur untuk memastikan alur argumen logis. Setelah kerangka, mulailah menulis draf awal, fokus pada pengembangan ide dan gaya bahasa. Lakukan revisi dan penyuntingan secara cermat untuk memperbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, dan kejelasan argumen. Terakhir, periksa kembali apakah tulisan Anda telah mencapai tujuan yang diinginkan dan siap untuk dipublikasikan atau dipresentasikan.

Rangkuman: Kritik adalah penilaian objektif terhadap karya berdasarkan teori, sedangkan esai adalah pandangan subjektif penulis tentang suatu isu. Keduanya membutuhkan analisis, argumentasi, dan sistematika penulisan. Kritik lebih formal dan terstruktur, sementara esai lebih personal dan fleksibel. Kemampuan menulis kritik dan esai melatih penalaran kritis dan ekspresi gagasan secara efektif.

Halaman 9 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KritikTanggapan disertai pertimbangan baik-buruk terhadap suatu karya.
EsaiKarangan prosa singkat yang membahas masalah dari sudut pandang pribadi penulis.
SistematikaUrutan atau kerangka yang teratur dalam penyusunan suatu tulisan.
KebahasaanCiri-ciri penggunaan bahasa dalam suatu teks.
ObjektifBerdasarkan fakta dan data, tidak dipengaruhi perasaan atau pendapat pribadi.
SubjektifBerdasarkan perasaan, pandangan, atau pendapat pribadi.
AnalisisPenyelidikan mendalam terhadap suatu objek untuk memahami struktur dan fungsinya.
ArgumentasiPemberian alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat.
ModalitasUngkapan dalam bahasa yang menunjukkan sikap penutur terhadap suatu pernyataan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kritik dan Esai" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kritik dan Esai — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kritik dan Esai ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIPeta Konsep
Kritik dan EsaiPengertian Kritik dan EsaiCiri-Ciri Kritik dan EsaiSistematika Kritik SastraSistematika EsaiKebahasaan Kritik dan Esai
Dari sub-bab Kritik dan EsaiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kritik dan Esai yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Kritik dan Esai masuk ASAS Bahasa Indonesia Kelas XII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas XII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kritik dan Esai pada Bahasa Indonesia SMA, Fase F.

Modul Kritik dan Esai ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Kritik dan Esai ini gratis?

Ya. Modul Kritik dan Esai untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kritik dan Esai ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kritik dan Esai ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kritik dan Esai dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kritik dan Esai ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kritik dan Esai tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kritik dan Esai untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kritik dan Esai ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kritik dan Esai beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Kritik dan Esai yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.