tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMABahasa Inggris › Recount Text
SMA · Kelas X · Fase E

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X
Recount Text

Modul ajar Bahasa Inggris SMA kelas X materi Recount Text lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas X materi Recount Text
Ringkasan: Recount text adalah teks non-fiksi yang menceritakan kembali peristiwa masa lalu secara kronologis, bertujuan untuk menginformasikan atau menghibur. Strukturnya meliputi orientasi, urutan peristiwa, dan re-orientasi. Ciri kebahasaannya adalah penggunaan past tense, action verbs, adverbial phrases, serta konjungsi dan time connectives untuk menunjukkan urutan kejadian yang jelas. Memahami recount text penting untuk menyampaikan pengalaman dengan efektif.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · Recount Text · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu menulis dan mempresentasikan berbagai jenis teks (misalnya, deskripsi, narasi, prosedur, eksposisi, recount) untuk berbagai tujuan dengan struktur dan fitur kebahasaan yang tepat, serta mampu menyajikan gagasan secara koheren dan kohesif.

Acuan: Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang teks naratif sederhana dan kemampuan menyusun kalimat dalam bahasa Inggris.

Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menulis recount text membantu kita menyampaikan pengalaman atau informasi penting dari masa lalu secara jelas dan menarik, baik untuk tujuan pribadi maupun edukasi.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu menceritakan kembali pengalaman liburan atau kejadian menarik yang kamu alami kepada teman atau keluarga? Bagaimana kamu menyusun ceritamu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan recount text serta menganalisis contoh recount text untuk memahami karakteristiknya.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar peristiwa masa lalu (misal: liburan, bencana alam, acara sekolah) dan meminta peserta didik menceritakan apa yang mereka lihat atau ingat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami recount text dan bagaimana kita akan mempelajarinya dengan menganalisis contoh teks.

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan membaca beberapa contoh recount text pendek (misal: pengalaman liburan, biografi singkat tokoh) yang disediakan. Mereka diminta menggarisbawahi kalimat atau frasa yang menunjukkan waktu, tempat, dan urutan kejadian. Diskusi kelompok untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dalam struktur dan penggunaan tata bahasa dari teks-teks tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi potongan-potongan bagian recount text yang diacak. Tugas mereka adalah menyusun kembali potongan-potongan tersebut menjadi recount text yang utuh dan logis. Setelah tersusun, mereka mengidentifikasi fungsi sosial, struktur (orientasi, events, re-orientation), dan unsur kebahasaan (past tense, conjunctions of time) pada teks yang telah mereka susun.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil susunan teks dan identifikasi mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep recount text, termasuk generalisasi fungsi, struktur, dan unsur kebahasaan, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang apa itu recount text. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas singkat untuk mencari satu contoh recount text dari internet atau buku untuk pertemuan selanjutnya. Guru menutup dengan doa dan salam penutup yang hangat.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menyusun kerangka recount text tentang pengalaman pribadi dan menulis draf recount text dengan memperhatikan struktur dan unsur kebahasaan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Peserta didik secara berpasangan berbagi contoh recount text yang mereka temukan sebagai tugas rumah. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan tujuan hari ini: menulis recount text tentang pengalaman pribadi. Guru memantik diskusi tentang tantangan dalam menceritakan kembali sebuah peristiwa secara runut dan menarik.

Memahami: Peserta didik diingatkan untuk memilih satu pengalaman pribadi yang berkesan (misal: liburan, perlombaan, kejadian lucu/menyedihkan) yang ingin mereka ceritakan. Guru memandu mereka untuk membuat mind map atau kerangka cerita yang mencakup 'Who, What, When, Where, Why' untuk bagian orientasi, serta poin-poin penting untuk 'Events' secara kronologis, dan 'How I felt' untuk re-orientation. Guru menekankan pentingnya detail dan urutan waktu.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menulis draf recount text berdasarkan kerangka yang telah mereka buat. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik individual, terutama terkait penggunaan past tense, konjungsi waktu, dan pengembangan kalimat. Peserta didik didorong untuk saling berbagi draf awal mereka dengan teman sebangku dan memberikan masukan konstruktif (peer-feedback) terkait kejelasan cerita dan kelengkapan struktur.

Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela membacakan sebagian draf mereka di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif serta saran perbaikan. Guru menyoroti bagian-bagian yang sudah baik dan memberikan contoh perbaikan untuk bagian yang masih kurang jelas atau kurang tepat secara tata bahasa. Guru menegaskan bahwa draf adalah proses, bukan hasil akhir.

Penutup: Guru dan peserta didik merefleksikan proses penulisan draf recount text. Guru memberikan apresiasi atas usaha mereka dan memberikan tugas untuk menyempurnakan draf mereka di rumah, dengan fokus pada koreksi tata bahasa dan penambahan detail. Guru mengingatkan bahwa pada pertemuan berikutnya akan ada proses revisi dan penyajian. Guru menutup dengan motivasi dan salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Merevisi dan menyajikan recount text secara lisan atau tertulis serta menilai recount text berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan draf recount text yang telah mereka sempurnakan. Guru mengingatkan tujuan akhir dari pembelajaran recount text adalah mampu menyajikan cerita secara efektif. Guru memotivasi peserta didik untuk menunjukkan karya terbaik mereka hari ini.

Memahami: Peserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil melakukan 'editing workshop'. Mereka saling bertukar draf recount text dan menggunakan daftar periksa (checklist) yang mencakup struktur, unsur kebahasaan (past tense, konjungsi), koherensi, dan kejelasan cerita untuk memberikan umpan balik terperinci satu sama lain. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan panduan jika ada kesulitan.

Mengaplikasi: Setelah proses revisi mandiri dan peer-feedback, peserta didik menuliskan versi final recount text mereka. Mereka kemudian memilih cara penyajian: bisa dengan membaca teks di depan kelas, membuat poster digital berisi cerita, atau merekam audio/video singkat. Guru memberikan pilihan ini untuk mengakomodasi gaya belajar dan minat yang berbeda. Mereka menyiapkan presentasi singkat untuk karyanya.

Merefleksi: Peserta didik mempresentasikan recount text mereka di depan kelas atau menampilkannya. Setelah setiap presentasi, guru dan teman-teman memberikan umpan balik menggunakan rubrik penilaian yang telah disiapkan sebelumnya, yang mencakup aspek isi, struktur, kebahasaan, dan penyajian. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas keberanian dan kreativitas peserta didik dalam menyajikan karya mereka.

Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama merefleksikan seluruh rangkaian pembelajaran recount text, mulai dari identifikasi hingga penyajian. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas partisipasi, usaha, dan hasil karya mereka. Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris. Guru menutup dengan ucapan terima kasih dan doa penutup yang ceria.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kemampuan menyusun kerangka, dan pemberian umpan balik antar teman.

Akhir (sumatif): Penilaian recount text (tertulis atau lisan) berdasarkan rubrik yang mencakup fungsi sosial, struktur, unsur kebahasaan, dan penyajian.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan recount text.Karakteristik Recount Text2 JPPenalaran Kritis
Menyusun kerangka dan menulis draf recount text tentang pengalaman pribadi.Menulis Draf Recount Text2 JPKreativitas
Merevisi dan menyajikan recount text secara lisan atau tertulis.Penyajian Recount Text2 JPKomunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Recount text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang bertujuan untuk menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman yang terjadi di masa lalu. Teks ini biasanya non-fiksi dan disajikan secara kronologis. Dengan mempelajari recount text, kita dapat berbagi cerita pribadi, melaporkan kejadian, atau memberikan informasi tentang apa yang telah terjadi dengan cara yang terstruktur dan mudah dipahami oleh pembaca.

Apa itu Recount Text?

Recount text adalah teks yang menceritakan kembali pengalaman atau peristiwa yang terjadi di masa lalu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi atau menghibur pembaca. Contoh umum dari recount text adalah cerita liburan, biografi, laporan polisi, atau artikel berita tentang kejadian yang sudah berlalu. Teks ini fokus pada 'apa yang terjadi' dan 'kapan' dengan urutan yang jelas, sehingga pembaca dapat mengikuti alur cerita dengan mudah.

Fungsi Sosial Recount Text

Fungsi sosial dari recount text adalah untuk merekonstruksi peristiwa masa lalu dengan menyajikan urutan kejadian secara kronologis. Ini bisa berupa pengalaman pribadi yang ingin dibagikan, laporan insiden, atau kisah hidup seseorang. Dengan menceritakan kembali, pembaca atau pendengar dapat belajar dari pengalaman tersebut, merasakan emosi yang terlibat, atau sekadar mendapatkan informasi yang akurat tentang suatu kejadian yang telah berlalu.

Struktur Umum Recount Text

Recount text umumnya memiliki tiga bagian utama. Pertama, 'Orientation' (Orientasi) yang memperkenalkan siapa yang terlibat, apa yang terjadi, di mana, dan kapan peristiwa itu terjadi. Kedua, 'Events' (Peristiwa) yang merupakan inti cerita, menceritakan serangkaian kejadian secara berurutan, biasanya menggunakan konjungsi waktu seperti 'first', 'then', 'after that', 'finally'. Ketiga, 'Re-orientation' (Re-orientasi) yang bersifat opsional, berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa tersebut atau kesimpulan dari cerita.

Unsur Kebahasaan Recount Text

Recount text memiliki ciri kebahasaan khusus. Paling dominan adalah penggunaan 'Past Tense' (Simple Past Tense, Past Continuous Tense) karena menceritakan kejadian di masa lalu. Selain itu, banyak digunakan 'Action Verbs' (kata kerja tindakan) untuk menggambarkan apa yang terjadi, 'Adverbs and Adverbial Phrases' (kata keterangan dan frasa keterangan) untuk menunjukkan waktu, tempat, dan cara, serta 'Conjunctions and Time Connectives' (konjungsi dan penghubung waktu) untuk mengurutkan peristiwa secara kronologis (e.g., 'on Saturday', 'at the beach', 'suddenly', 'afterwards').

Rangkuman: Recount text adalah teks non-fiksi yang menceritakan kembali peristiwa masa lalu secara kronologis, bertujuan untuk menginformasikan atau menghibur. Strukturnya meliputi orientasi, urutan peristiwa, dan re-orientasi. Ciri kebahasaannya adalah penggunaan past tense, action verbs, adverbial phrases, serta konjungsi dan time connectives untuk menunjukkan urutan kejadian yang jelas. Memahami recount text penting untuk menyampaikan pengalaman dengan efektif.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis struktur dan unsur kebahasaan recount text serta menyusun kembali teks yang diacak.

Alat & bahan: Kertas kerja, pena/pensil, gunting, lem

  1. Baca dan pahami dua contoh recount text yang diberikan.
  2. Gunting potongan-potongan teks recount yang diacak.
  3. Susun kembali potongan-potongan tersebut menjadi recount text yang logis dan runtut.
  4. Identifikasi bagian orientasi, events, dan re-orientation pada teks yang sudah tersusun.
  5. Garis bawahi kata kerja bentuk lampau (past tense) dan konjungsi waktu (e.g., then, after that) yang kamu temukan.

8 Glosarium

Recount TextTeks yang menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman di masa lalu.
OrientationBagian awal recount text yang memperkenalkan latar belakang cerita (siapa, apa, kapan, di mana).
EventsBagian inti recount text yang berisi serangkaian peristiwa yang terjadi secara kronologis.
Re-orientationBagian akhir recount text yang bersifat opsional, berisi komentar atau kesan pribadi penulis.
Past TenseBentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan kejadian di masa lampau.
Time ConnectivesKata atau frasa yang menghubungkan peristiwa berdasarkan urutan waktu (misal: then, after that, finally).

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Descriptive TextBahasa Inggris Kelas X SMA
Pelajari Descriptive Text →
Narrative TextBahasa Inggris Kelas X SMA
Pelajari Narrative Text →
Self IntroductionBahasa Inggris Kelas X SMA
Pelajari Self Introduction →
Argumentative TextBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Argumentative Text →
Narrative textBahasa Inggris Kelas XI SMA
Pelajari Narrative text →
Narrative Text, the story of Friendly FutureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Narrative Text, the story of Friendly Future →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris Recount Text ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.