tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMABahasa Inggris › Argumentative Text
SMA · Kelas XII · Fase F

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas XII
Argumentative Text

Modul ajar Bahasa Inggris SMA kelas XII materi Argumentative Text lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas XII materi Argumentative Text
Ringkasan: Teks argumentatif adalah tulisan persuasif yang meyakinkan pembaca melalui tesis, argumen didukung bukti, dan penegasan kembali. Struktur dan ciri kebahasaan yang tepat esensial untuk argumen yang kuat. Kemampuan ini meningkatkan pemikiran kritis dan komunikasi efektif dalam berbagai aspek kehidupan, dari akademik hingga personal.
Model: Problem Based Learning (PBL) + praktikDimensi: penalaran kritis, komunikasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · Argumentative Text · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang teks eksposisi dan mampu mengidentifikasi opini dalam suatu bacaan.

Pemahaman bermakna: Memahami teks argumentatif membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menganalisis informasi, dan menyusun argumen yang meyakinkan dalam komunikasi sehari-hari maupun akademik.

Pertanyaan pemantik: Mengapa penting bagi kita untuk bisa meyakinkan orang lain dengan argumen yang kuat dan logis?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks argumentatif secara mandiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran bahwa hari ini akan mempelajari struktur dan ciri kebahasaan teks argumentatif. Guru memberikan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian mencoba meyakinkan teman tentang suatu hal? Bagaimana cara kalian melakukannya?'.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok membaca dan menganalisis beberapa contoh teks argumentatif pendek yang berbeda tema, mengidentifikasi bagian-bagian struktur (tesis, argumen, penegasan kembali) dan ciri kebahasaannya (kata hubung kausalitas, modalitas, dll.) dari teks tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk memetakan struktur dan ciri kebahasaan dari teks-teks yang telah dianalisis, lalu membandingkan hasil analisis antar kelompok untuk menemukan pola umum.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang struktur dan ciri kebahasaan teks argumentatif, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan peserta didik.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang teks argumentatif. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan gambaran materi pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning

Tujuan: Mengidentifikasi argumen utama dan bukti pendukung dalam teks argumentatif yang diberikan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang struktur teks argumentatif dan menghubungkannya dengan pentingnya mengidentifikasi argumen. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi argumen utama dan bukti pendukung.

Memahami: Peserta didik diberikan sebuah teks argumentatif yang lebih kompleks mengenai isu terkini. Mereka diminta untuk membaca teks tersebut secara seksama dan mengidentifikasi isu yang dibahas, posisi penulis, serta argumen-argumen utama yang disajikan.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk membedakan antara argumen utama dan bukti pendukung yang digunakan penulis, serta mengevaluasi kekuatan bukti-bukti tersebut. Mereka mencatat hasil diskusi pada lembar kerja yang disediakan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi argumen dan bukti pendukung. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan temuan antar kelompok, memberikan koreksi jika ada kesalahpahaman, dan memperkuat pemahaman tentang pentingnya bukti yang valid.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang cara mengidentifikasi argumen utama dan bukti pendukung. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan diskusi yang produktif, serta memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa.

Pertemuan 3 — Project Based Learning

Tujuan: Menulis teks argumentatif sederhana dengan struktur yang runtut dan argumen yang logis serta mempresentasikannya dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan mempraktikkan semua yang telah dipelajari dengan menulis dan mempresentasikan teks argumentatif mereka sendiri. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Memahami: Peserta didik memilih satu topik kontroversial yang relevan dengan kehidupan remaja (misalnya, penggunaan media sosial, dampak game online, pentingnya pendidikan karakter) dan mulai merumuskan tesis serta kerangka argumen mereka secara individu.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menyusun teks argumentatif mereka, memastikan setiap argumen didukung oleh bukti yang relevan dan menggunakan ciri kebahasaan yang tepat. Setelah selesai menulis, mereka berlatih mempresentasikan teks di depan kelompok kecil untuk mendapatkan umpan balik awal.

Merefleksi: Beberapa peserta didik mempresentasikan teks argumentatif mereka di depan kelas. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif mengenai kejelasan argumen, kelengkapan bukti, dan gaya presentasi. Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap upaya dan hasil karya peserta didik.

Penutup: Guru bersama peserta didik merefleksikan proses pembelajaran dari awal hingga akhir, menyoroti peningkatan kemampuan dalam menganalisis dan menyusun argumen. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua usaha dan karya yang telah dihasilkan, serta memberikan dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi. Pembelajaran ditutup dengan doa.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian teks argumentatif yang ditulis peserta didik berdasarkan rubrik, serta presentasi lisan.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks argumentatif secara mandiri.Struktur dan ciri kebahasaan teks argumentatif.2 JPPenalaran Kritis
Mengidentifikasi argumen utama dan bukti pendukung dalam teks argumentatif yang diberikan.Argumen utama dan bukti pendukung.2 JPPenalaran Kritis
Menulis teks argumentatif sederhana dengan struktur yang runtut dan argumen yang logis.Penulisan teks argumentatif.2 JPKreativitas, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Teks argumentatif adalah fondasi penting dalam komunikasi persuasif. Kemampuan untuk menyusun dan memahami argumen yang kuat tidak hanya relevan di dunia akademik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari berdiskusi dengan teman hingga membuat keputusan penting. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai seni berargumentasi secara efektif.

Definisi Teks Argumentatif

Teks argumentatif adalah jenis tulisan yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca tentang kebenaran atau validitas suatu posisi, pandangan, atau argumen. Penulis menyajikan serangkaian alasan dan bukti untuk mendukung klaimnya, dengan harapan dapat mengubah atau memperkuat keyakinan pembaca. Ini berbeda dengan teks eksposisi yang hanya menjelaskan, karena argumentasi secara aktif berusaha memengaruhi pembaca.

Struktur Teks Argumentatif

Teks argumentatif umumnya terdiri dari tiga bagian utama: 1. Tesis (Pendahuluan): Pernyataan posisi penulis yang jelas tentang suatu isu. Ini adalah inti argumen yang akan dipertahankan. 2. Argumen (Isi): Serangkaian paragraf yang menyajikan alasan-alasan pendukung tesis, dilengkapi dengan bukti-bukti yang relevan. Setiap paragraf biasanya fokus pada satu argumen utama. 3. Penegasan Kembali (Penutup): Kesimpulan yang merangkum poin-poin utama dan menegaskan kembali tesis penulis, seringkali dengan ajakan untuk bertindak atau merenung. Misalnya, dalam esai tentang pentingnya daur ulang, tesisnya bisa 'Daur ulang adalah langkah krusial untuk keberlanjutan lingkungan', diikuti argumen tentang pengurangan limbah dan penghematan sumber daya, lalu diakhiri penegasan kembali.

Ciri Kebahasaan Teks Argumentatif

Teks argumentatif sering menggunakan ciri kebahasaan tertentu untuk memperkuat argumen: 1. Kata hubung kausalitas (sebab-akibat): karena, sebab, oleh karena itu, akibatnya. 2. Kata hubung temporal: kemudian, lalu, setelah itu. 3. Kata kerja mental: berpendapat, berasumsi, menyimpulkan, meyakini. 4. Kata modalitas: harus, akan, mungkin, sebaiknya. 5. Penggunaan kata rujukan: menurut data, berdasarkan penelitian, seperti yang dinyatakan oleh. Contoh: 'Berdasarkan penelitian terbaru, penggunaan plastik sekali pakai harus dikurangi karena menyebabkan pencemaran laut yang serius.'

Jenis Argumen dan Bukti

Argumen dalam teks argumentatif dapat bervariasi. Ada argumen berdasarkan fakta (statistik, data), argumen berdasarkan otoritas (pendapat ahli), argumen berdasarkan contoh (kasus spesifik), dan argumen berdasarkan analogi (perbandingan). Bukti yang disajikan harus relevan, kredibel, dan memadai untuk mendukung argumen. Misalnya, jika berargumen tentang dampak positif membaca, bukti bisa berupa hasil studi yang menunjukkan peningkatan nilai akademik siswa yang gemar membaca.

Langkah-langkah Menulis Teks Argumentatif

Menulis teks argumentatif dimulai dengan: 1. Memilih topik dan menentukan posisi (tesis). 2. Melakukan riset untuk mengumpulkan bukti dan data pendukung. 3. Membuat kerangka tulisan yang jelas (tesis, argumen, bukti, penegasan kembali). 4. Mengembangkan setiap poin argumen dalam paragraf terpisah. 5. Menggunakan bahasa yang persuasif dan logis. 6. Menulis bagian penutup yang kuat. 7. Merevisi dan menyunting untuk memastikan kejelasan, koherensi, dan akurasi.

Pentingnya Teks Argumentatif dalam Kehidupan

Kemampuan berargumentasi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Ini membantu individu untuk: 1. Mengambil keputusan yang tepat setelah mempertimbangkan berbagai sudut pandang. 2. Berpartisipasi aktif dalam diskusi publik dan menyuarakan pendapat secara konstruktif. 3. Mengembangkan pemikiran kritis dan kemampuan menganalisis informasi yang diterima. 4. Memecahkan masalah dengan mencari solusi yang didukung oleh alasan kuat. Misalnya, saat memilih jurusan kuliah, seseorang akan berargumentasi dalam hati atau dengan orang lain tentang pro dan kontra setiap pilihan.

Strategi Mempertahankan Argumen

Setelah menyusun teks argumentatif, penting untuk bisa mempertahankannya. Ini melibatkan: 1. Memahami argumen Anda secara mendalam. 2. Mengantisipasi kemungkinan sanggahan atau pertanyaan dari audiens. 3. Menyiapkan respons yang logis dan didukung bukti. 4. Berkomunikasi dengan jelas dan percaya diri. 5. Bersikap terbuka terhadap sudut pandang lain, namun tetap teguh pada posisi Anda jika didukung alasan yang kuat. Ini adalah bagian dari 'dialog' yang sehat dalam berargumentasi.

Rangkuman: Teks argumentatif adalah tulisan persuasif yang meyakinkan pembaca melalui tesis, argumen didukung bukti, dan penegasan kembali. Struktur dan ciri kebahasaan yang tepat esensial untuk argumen yang kuat. Kemampuan ini meningkatkan pemikiran kritis dan komunikasi efektif dalam berbagai aspek kehidupan, dari akademik hingga personal.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi struktur, argumen utama, dan bukti pendukung dalam teks argumentatif.

Alat & bahan: Teks argumentatif cetak, pensil, spidol warna, kertas plano

  1. Baca teks argumentatif yang diberikan secara cermat.
  2. Identifikasi tesis atau pernyataan posisi penulis dan garis bawahi dengan warna merah.
  3. Lingkari argumen-argumen utama dengan warna biru.
  4. Kotaki bukti-bukti pendukung untuk setiap argumen dengan warna hijau.
  5. Tuliskan kesimpulan atau penegasan kembali posisi penulis di bagian akhir.

8 Glosarium

TesisPernyataan posisi atau klaim utama penulis yang akan dibuktikan.
ArgumenAlasan atau penalaran yang mendukung tesis, seringkali didukung oleh bukti.
BuktiFakta, data, statistik, contoh, atau pendapat ahli yang digunakan untuk mendukung argumen.
PersuasifBersifat meyakinkan atau membujuk.
KausalitasHubungan sebab-akibat antara dua hal atau lebih.
ModalitasEkspresi yang menunjukkan sikap penutur terhadap suatu pernyataan, seperti kepastian, kemungkinan, atau keharusan.

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Narrative Text, the story of Friendly FutureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Narrative Text, the story of Friendly Future →
Procedure TextBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Procedure Text →
Application LetterBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Application Letter →
narrative The story of friendly futureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari narrative The story of friendly future →
The Story of Friendly FutureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari The Story of Friendly Future →
Narrative textBahasa Inggris Kelas XI SMA
Pelajari Narrative text →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris Argumentative Text ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.