tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMPBahasa Inggris › Recount Text
SMP · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas VIII
Recount Text

Modul ajar Bahasa Inggris SMP kelas VIII materi Recount Text lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas VIII materi Recount Text
Ringkasan: Recount text adalah jenis teks yang menceritakan kembali pengalaman atau peristiwa di masa lalu secara kronologis. Teks ini memiliki struktur Orientation, Events, dan Reorientation, serta menggunakan unsur kebahasaan seperti Simple Past Tense, action verbs, dan adverbial phrases. Dengan memahami dan mempraktikkan cara menulis recount text, kita dapat berbagi cerita pengalaman pribadi dengan jelas dan menarik kepada orang lain.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · Recount Text · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang menceritakan kembali pengalaman pribadi secara lisan.

Pemahaman bermakna: Memahami recount text membantu peserta didik mengorganisir dan menceritakan kembali pengalaman pribadi atau peristiwa penting dengan jelas dan menarik, sehingga dapat berbagi cerita dengan orang lain secara efektif.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian menceritakan kembali pengalaman liburan atau kejadian lucu kepada teman? Bagaimana cara kalian menyusun ceritanya agar menarik?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (5 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur teks recount sederhana tentang pengalaman pribadi.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar-gambar pengalaman liburan atau kegiatan seru, lalu bertanya 'Apa yang kalian ingat dari gambar ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi recount text dan manfaatnya.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok membaca beberapa contoh recount text pendek dan mengidentifikasi ciri-ciri umum, seperti siapa yang melakukan, apa yang terjadi, kapan, dan di mana peristiwa itu berlangsung. Mereka juga menentukan tujuan dari teks tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang fungsi sosial dan struktur recount text. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep-konsep dasar recount text dan struktur generiknya (Orientation, Events, Reorientation).

Merefleksi: Peserta didik secara individu menuliskan satu kalimat tentang hal baru yang mereka pelajari mengenai recount text. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Guru menekankan bahwa memahami struktur recount text akan memudahkan mereka dalam bercerita.

Penutup: Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya dan mengingatkan untuk mulai memikirkan pengalaman pribadi yang menarik untuk diceritakan. Doa penutup dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menganalisis unsur kebahasaan (past tense, action verbs, adverbial phrases) dalam recount text.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru meminta peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya. Guru menampilkan sebuah paragraf recount text yang sengaja dihilangkan beberapa kata kerja atau keterangan waktu, lalu bertanya 'Apa yang kurang dari teks ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis unsur kebahasaan recount text.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh recount text yang diberikan, fokus pada penggunaan past tense (simple past, past continuous), action verbs, dan adverbial phrases (keterangan waktu dan tempat). Mereka menandai dan mengelompokkan unsur-unsur tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok ditugaskan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan peran unsur kebahasaan yang ditemukan dalam recount text tersebut. Guru memberikan lembar kerja yang berisi kalimat-kalimat rumpang untuk diisi dengan bentuk past tense yang tepat.

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan saling mengoreksi hasil kerja mereka dan mendiskusikan mengapa pilihan kata kerja atau keterangan waktu tertentu digunakan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketepatan penggunaan unsur kebahasaan untuk menyampaikan informasi yang jelas.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan unsur kebahasaan penting dalam recount text. Guru memberikan apresiasi dan menugaskan peserta didik untuk mencari contoh recount text lain di rumah dan menandai unsur kebahasaannya. Doa penutup dan salam.

Pertemuan 3 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Membandingkan beberapa contoh recount text berdasarkan struktur dan unsur kebahasaannya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru meminta peserta didik menceritakan secara singkat pengalaman mereka mencari contoh recount text di rumah. Guru menunjukkan dua contoh recount text yang berbeda tema dan bertanya 'Apakah kedua teks ini sama?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran membandingkan recount text.

Memahami: Peserta didik dalam kelompok kecil mendapatkan dua hingga tiga contoh recount text dengan tema dan gaya penulisan yang sedikit berbeda. Mereka diminta untuk membandingkan struktur (Orientation, Events, Reorientation) dan penggunaan unsur kebahasaan (past tense, action verbs, adverbial phrases) pada setiap teks.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat tabel perbandingan atau diagram Venn untuk menunjukkan persamaan dan perbedaan antara recount text yang mereka analisis. Mereka juga diminta untuk menjelaskan mengapa ada perbedaan dalam penyampaian cerita.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perbandingan mereka. Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana struktur dan unsur kebahasaan yang berbeda dapat memengaruhi efektivitas penyampaian cerita. Guru memberikan umpan balik konstruktif.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting dalam membandingkan recount text. Guru memberikan apresiasi atas analisis mendalam yang dilakukan peserta didik. Guru mengingatkan untuk mempersiapkan ide cerita untuk pertemuan selanjutnya. Doa penutup dan salam.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan & Pelaksanaan)

Tujuan: Menyusun kerangka recount text berdasarkan pengalaman pribadi yang relevan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali recount text yang menarik perhatian mereka. Guru bertanya 'Pengalaman apa yang paling berkesan bagi kalian dan ingin kalian ceritakan?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menyusun kerangka recount text.

Memahami: Peserta didik secara individu memilih satu pengalaman pribadi yang paling berkesan. Mereka kemudian mencatat detail-detail penting dari pengalaman tersebut: siapa saja yang terlibat, apa yang terjadi, kapan, di mana, dan bagaimana perasaan mereka. Mereka juga menentukan pesan atau pelajaran dari pengalaman itu.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menyusun kerangka recount text mereka berdasarkan struktur Orientation, Events (kronologis), dan Reorientation. Mereka menuliskan poin-poin utama untuk setiap bagian, memastikan alur cerita logis. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik personal.

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan saling bertukar kerangka recount text dan memberikan masukan konstruktif. Mereka mengecek apakah kerangka tersebut sudah lengkap dan mudah dipahami. Guru mengumpulkan kerangka untuk review singkat dan memberikan penguatan.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya kerangka dalam menulis recount text. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas mereka dalam menemukan ide cerita dan menugaskan untuk mulai menulis draf pertama di rumah. Doa penutup dan salam.

Pertemuan 5 — Project-Based Learning (Tahap Evaluasi & Presentasi)

Tujuan: Menulis recount text sederhana tentang pengalaman pribadi dengan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat dan Mempresentasikan recount text yang telah ditulis di depan kelas dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru bertanya 'Siapa yang sudah siap berbagi cerita menarik hari ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menulis dan mempresentasikan recount text, serta manfaatnya untuk mengasah kemampuan bercerita.

Memahami: Peserta didik melanjutkan penyempurnaan draf recount text mereka, fokus pada penggunaan past tense, action verbs, dan adverbial phrases yang tepat, serta memastikan kohesi dan koherensi antarparagraf. Guru memberikan waktu untuk finalisasi penulisan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara bergiliran mempresentasikan recount text yang telah mereka tulis di depan kelas. Setelah setiap presentasi, teman-teman dan guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif mengenai isi cerita, struktur, dan penggunaan bahasa.

Merefleksi: Setelah semua presentasi, peserta didik menuliskan refleksi singkat tentang proses penulisan dan presentasi mereka: apa yang paling menantang, apa yang paling mereka nikmati, dan apa yang akan mereka perbaiki di kemudian hari. Guru memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan karya mereka.

Penutup: Guru membimbing peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi recount text. Guru memberikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih menulis dan berbagi cerita. Doa penutup dan salam.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan kerangka recount text, dan kemampuan mengidentifikasi unsur kebahasaan pada LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian recount text yang ditulis dan dipresentasikan peserta didik berdasarkan rubrik penulisan dan presentasi.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi fungsi sosial dan struktur teks recountFungsi sosial, struktur generik3 JPPenalaran Kritis
Menganalisis unsur kebahasaan recount textPast tense, action verbs, adverbial phrases3 JPPenalaran Kritis
Membandingkan beberapa contoh recount textPerbandingan struktur dan unsur kebahasaan3 JPPenalaran Kritis
Menulis dan mempresentasikan recount textKerangka, penulisan, presentasi6 JPKreativitas, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Recount text adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang sering kita gunakan sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan. Teks ini memungkinkan kita untuk berbagi cerita tentang apa yang telah kita alami, dari liburan seru hingga kejadian tak terduga. Memahami recount text akan membantu kita menceritakan pengalaman dengan lebih jelas dan menarik.

Pengertian dan Fungsi Sosial Recount Text

Recount text adalah jenis teks yang bertujuan untuk menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman yang terjadi di masa lalu secara kronologis. Fungsi sosial utamanya adalah untuk memberikan informasi atau menghibur pembaca/pendengar dengan pengalaman yang telah terjadi. Misalnya, saat kita menceritakan liburan ke pantai atau pengalaman jatuh dari sepeda, kita sedang membuat recount text. Teks ini berfokus pada apa yang terjadi, bukan mengapa hal itu terjadi, dan biasanya bersifat personal atau berdasarkan fakta.

Struktur Generik Recount Text

Recount text umumnya memiliki tiga bagian utama. Pertama, 'Orientation', yang memperkenalkan siapa saja yang terlibat, apa yang terjadi, di mana, dan kapan peristiwa itu berlangsung. Ini berfungsi sebagai pengenalan agar pembaca memiliki gambaran awal. Kedua, 'Events', yang berisi serangkaian peristiwa atau kejadian yang diceritakan secara berurutan, biasanya menggunakan urutan waktu. Ketiga, 'Reorientation', bagian penutup yang berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa yang diceritakan atau kesimpulan dari cerita tersebut. Bagian ini bersifat opsional, tetapi seringkali menambah nilai pada cerita.

Unsur Kebahasaan (Language Features) Recount Text

Ada beberapa ciri kebahasaan khas dalam recount text. Yang paling dominan adalah penggunaan 'Simple Past Tense' (subjek + verb 2) untuk menceritakan kejadian di masa lalu, contohnya 'I went to the zoo' atau 'We saw many animals'. Selain itu, recount text juga banyak menggunakan 'Action Verbs' (kata kerja tindakan) seperti 'walked', 'ate', 'played', dan 'ran'. Penggunaan 'Adverbial Phrases' (keterangan waktu dan tempat) seperti 'last week', 'yesterday', 'in the park', 'at home' sangat penting untuk menjelaskan kapan dan di mana peristiwa itu terjadi, serta 'Conjunctions' (kata penghubung) seperti 'then', 'after that', 'finally' untuk menunjukkan urutan kejadian.

Jenis-jenis Recount Text

Recount text memiliki beberapa jenis. 'Personal Recount' menceritakan pengalaman pribadi penulis, seperti pengalaman liburan atau kejadian lucu. 'Factual Recount' menceritakan kembali peristiwa berdasarkan fakta, seperti laporan eksperimen atau laporan polisi. 'Biographical Recount' menceritakan kisah hidup seseorang (biografi). 'Historical Recount' menceritakan peristiwa sejarah. Untuk pembelajaran ini, kita akan fokus pada 'Personal Recount' karena paling dekat dengan pengalaman peserta didik.

Langkah-langkah Menulis Recount Text

Menulis recount text yang baik memerlukan beberapa langkah. Pertama, 'Choose a topic' (pilih pengalaman yang berkesan). Kedua, 'Brainstorm details' (catat detail penting: siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana). Ketiga, 'Create an outline' (buat kerangka dengan Orientation, Events, Reorientation). Keempat, 'Write the first draft' (tulis draf pertama, fokus pada alur cerita). Kelima, 'Review and revise' (periksa penggunaan past tense, action verbs, adverbial phrases, serta ejaan dan tata bahasa). Terakhir, 'Publish/Present' (presentasikan atau bagikan cerita Anda).

Contoh Recount Text Sederhana

Berikut adalah contoh recount text sederhana: 'Last Sunday, my family and I went to the beach. In the morning, we packed our bags and drove for about two hours. When we arrived, the weather was sunny and the waves were calm. My brother and I immediately swam in the sea, while my parents prepared our lunch. After swimming, we ate delicious fried chicken and fresh fruits. In the afternoon, we built sandcastles together. We felt very happy and tired when we went home. It was a wonderful day for all of us.' Perhatikan bagaimana cerita ini mengikuti struktur Orientation, Events, dan Reorientation dengan jelas.

Tips Meningkatkan Kualitas Recount Text

Untuk membuat recount text lebih menarik, gunakan deskripsi yang jelas dan detail agar pembaca dapat membayangkan kejadiannya. Variasikan penggunaan kata kerja tindakan agar cerita tidak monoton. Gunakan juga kata sifat untuk menggambarkan perasaan atau suasana. Pastikan urutan kejadian logis dan mudah diikuti. Jangan takut untuk menyertakan perasaan atau emosi Anda dalam cerita, karena ini akan membuatnya lebih personal dan berkesan. Latihan menulis secara teratur akan sangat membantu mengasah kemampuan ini.

Rangkuman: Recount text adalah jenis teks yang menceritakan kembali pengalaman atau peristiwa di masa lalu secara kronologis. Teks ini memiliki struktur Orientation, Events, dan Reorientation, serta menggunakan unsur kebahasaan seperti Simple Past Tense, action verbs, dan adverbial phrases. Dengan memahami dan mempraktikkan cara menulis recount text, kita dapat berbagi cerita pengalaman pribadi dengan jelas dan menarik kepada orang lain.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi unsur kebahasaan dan struktur recount text, serta menyusun kerangka cerita.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, contoh recount text, kamus bahasa Inggris

  1. Baca dengan cermat contoh recount text yang diberikan.
  2. Identifikasi dan garis bawahi semua kata kerja dalam bentuk past tense.
  3. Lingkari semua adverbial phrases (keterangan waktu/tempat) yang ditemukan.
  4. Tuliskan bagian Orientation, Events, dan Reorientation dari teks tersebut.
  5. Buatlah kerangka recount text singkat tentang pengalaman liburanmu.

8 Glosarium

Recount TextTeks yang menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman di masa lalu.
OrientationBagian pengenalan dalam recount text yang memuat siapa, apa, kapan, dan di mana peristiwa terjadi.
EventsSerangkaian kejadian yang diceritakan secara kronologis dalam recount text.
ReorientationBagian penutup recount text yang berisi komentar pribadi penulis atau kesimpulan (opsional).
Simple Past TenseBentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan tindakan yang terjadi dan selesai di masa lalu.
Action VerbsKata kerja yang menunjukkan tindakan fisik atau mental.
Adverbial PhrasesFrasa yang berfungsi sebagai keterangan, biasanya menunjukkan waktu atau tempat.
KronologisUrutan kejadian berdasarkan waktu.
KohesiKeterkaitan antar kalimat dalam sebuah teks.
KoherensiKesinambungan makna antar bagian dalam sebuah teks.

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Descriptive TextBahasa Inggris Kelas VIII SMP
Pelajari Descriptive Text →
Daily ActivitiesBahasa Inggris Kelas VIII SMP
Pelajari Daily Activities →
Past TenseBahasa Inggris Kelas VIII SMP
Pelajari Past Tense →
Simple Past TenseBahasa Inggris Kelas VIII SMP
Pelajari Simple Past Tense →
Descriptive Text (People and Animals)Bahasa Inggris Kelas 7 SMP
Pelajari Descriptive Text (People and Animals) →
Narrative TextBahasa Inggris Kelas IX SMP
Pelajari Narrative Text →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris Recount Text ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.