tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPIPA › KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN
SMP · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar IPA Kelas IX
KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN

Modul ajar IPA SMP kelas IX materi KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPA kelas IX materi KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kelistrikan dan kemagnetan adalah dua fenomena fisika yang saling berkaitan. Listrik statis melibatkan muatan diam, sedangkan listrik dinamis melibatkan aliran muatan (arus). Konsep arus, tegangan, dan hambatan dijelaskan oleh Hukum Ohm. Kemagnetan melibatkan gaya tarik/tolak dari medan magnet. Elektromagnetisme menunjukkan bahwa listrik dapat menghasilkan magnet dan sebaliknya, mendasari banyak teknologi modern seperti motor listrik dan generator.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN
IPA · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN
IPA · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / IX
Materi PokokKELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) dengan visualisasi dan simulasi

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar atom, muatan listrik, dan gaya interaksi antar muatan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis fenomena kelistrikan dan kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami prinsip dasar dan aplikasinya melalui observasi, eksperimen virtual, dan visualisasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPetir, magnet kulkas, dan kompas adalah contoh nyata dari fenomena kelistrikan dan kemagnetan.
KonseptualListrik dan magnet adalah dua aspek dari gaya fundamental yang saling berkaitan dan dapat diubah satu sama lain.
ProseduralMenganalisis rangkaian listrik sederhana, mengidentifikasi sifat-sifat magnet, dan memahami prinsip kerja elektromagnet.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang kelistrikan dan kemagnetan dapat membantu mereka menjelaskan berbagai teknologi modern dan fenomena alam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi konsep dasar kelistrikan statis dan dinamis serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Menganalisis hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian listrik sederhana.
  3. Menjelaskan konsep dasar kemagnetan, medan magnet, dan elektromagnetisme.
  4. Merancang visualisasi atau simulasi sederhana tentang prinsip kerja alat yang memanfaatkan kelistrikan atau kemagnetan.
Halaman 2 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa kelistrikan dan kemagnetan adalah dua fenomena yang saling terkait dan mendasari berbagai teknologi modern, serta mampu menjelaskan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kompas selalu menunjuk arah utara, dan bagaimana listrik bisa menyalakan lampu di rumah kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) dengan visualisasi dan simulasi
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep perbandingan, proporsi, dan perhitungan dalam Hukum Ohm (V=IR).
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan aplikasi simulasi, perangkat lunak presentasi, dan alat desain grafis untuk membuat visualisasi dan presentasi.
Seni Budaya: Kreativitas dalam mendesain visualisasi atau animasi yang menarik dan informatif untuk proyek.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman tentang penggunaan alat listrik atau fenomena magnet dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan ruang kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan akses ke laboratorium komputer/perpustakaan untuk simulasi dan visualisasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan platform simulasi interaktif (PhET Simulations), aplikasi presentasi (Canva/Google Slides), atau alat pembuatan video animasi sederhana (Powtoon/Animaker) untuk proyek visualisasi.
Halaman 3 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi konsep dasar kelistrikan statis dan dinamis serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian menampilkan video singkat tentang fenomena listrik statis (misalnya, balon menempel di rambut). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana listrik bisa membuat rambut berdiri atau balon menempel?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati video dan gambar-gambar fenomena kelistrikan statis dan dinamis, kemudian berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan perbedaan keduanya, serta mencari contoh lain dalam kehidupan nyata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menggunakan simulasi interaktif (misalnya, PhET Simulations) untuk memanipulasi muatan listrik dan mengamati interaksinya, lalu mencatat hasil pengamatan dan menyimpulkan konsep kelistrikan statis dan dinamis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan simulasi. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, memastikan semua peserta didik memahami perbedaan kelistrikan statis dan dinamis serta contohnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik menyimpulkan bersama materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk mencari tahu lebih banyak tentang bahaya dan manfaat listrik di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis hubungan antara arus listrik, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian listrik sederhana dan menjelaskan konsep dasar kemagnetan, medan magnet, dan elektromagnetisme.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya dan menanyakan: 'Bagaimana listrik bisa menyalakan lampu? Apa yang membuat lampu terang atau redup?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisis rangkaian listrik dan memahami kemagnetan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik disajikan kasus nyata tentang masalah listrik di rumah (misalnya, lampu sering putus atau listrik konslet). Secara berkelompok, mereka menganalisis kasus tersebut dan mengidentifikasi konsep yang relevan (arus, tegangan, hambatan, rangkaian seri/paralel).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitMenggunakan simulasi rangkaian listrik virtual, peserta didik merancang rangkaian listrik sederhana, memvariasikan nilai arus, tegangan, dan hambatan, kemudian mengamati pengaruhnya. Setelah itu, mereka melakukan eksplorasi visualisasi tentang medan magnet di sekitar kawat berarus dan prinsip elektromagnet.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisis kasus, rancangan rangkaian listrik, dan penemuan mereka tentang kemagnetan. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan umpan balik, dan meluruskan miskonsepsi tentang hubungan kelistrikan dan kemagnetan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik merangkum konsep hukum Ohm dan prinsip elektromagnet. Guru memberikan apresiasi dan memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh aplikasi elektromagnet dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Merancang visualisasi atau simulasi sederhana tentang prinsip kerja alat yang memanfaatkan kelistrikan atau kemagnetan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali konsep kelistrikan dan kemagnetan serta aplikasi yang telah dibahas. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk membuat proyek visualisasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik membentuk kelompok dan berdiskusi untuk memilih satu alat yang memanfaatkan kelistrikan atau kemagnetan (misalnya, bel listrik, motor listrik sederhana, kompas, generator). Mereka merencanakan bagaimana membuat visualisasi atau simulasi sederhana dari prinsip kerja alat tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok merancang dan membuat visualisasi atau simulasi sederhana menggunakan alat bantu digital (misalnya, presentasi interaktif, video animasi singkat, poster digital dengan QR code ke simulasi online) yang menjelaskan prinsip kerja alat pilihan mereka. Guru membimbing dan memberikan masukan selama proses pengerjaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan proyek visualisasi atau simulasi mereka di depan kelas. Peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penilaian dan penguatan terhadap pemahaman konsep serta kreativitas kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik melakukan refleksi bersama mengenai proses pembelajaran dan proyek yang telah dibuat. Guru memberikan apresiasi atas semua usaha dan kreativitas. Pembelajaran diakhiri dengan pesan motivasi dan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan dalam rangkaian listrik sederhana melalui simulasi.

Alat & bahan: Komputer/tablet dengan akses internet, simulasi PhET Rangkaian Listrik DC

Langkah kerja:

  1. Akses simulasi PhET Rangkaian Listrik DC.
  2. Buat rangkaian sederhana dengan satu sumber tegangan (baterai) dan satu hambatan (resistor).
  3. Ubah nilai tegangan dan amati perubahan arus yang terbaca pada amperemeter.
  4. Ubah nilai hambatan dan amati perubahan arus yang terbaca pada amperemeter.
  5. Catat hasil pengamatan pada tabel yang disediakan.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang listrik?
  2. Apakah kamu pernah melihat magnet? Di mana?
  3. Menurutmu, apakah listrik dan magnet punya hubungan?
  4. Bagaimana cara kerja senter?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, penggunaan simulasi, dan penyelesaian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek visualisasi/simulasi dan presentasi kelompok.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep dasar kelistrikan statis dan dinamis.Kelistrikan statis dan dinamis, muatan listrik.2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan; menjelaskan kemagnetan.Hukum Ohm, rangkaian listrik, sifat magnet, medan magnet, elektromagnet.2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merancang visualisasi/simulasi prinsip kerja alat kelistrikan/kemagnetan.Aplikasi kelistrikan dan kemagnetan dalam teknologi.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 9 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kelistrikan dan kemagnetan adalah dua fenomena fundamental dalam fisika yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari kita. Dari lampu yang menerangi rumah hingga kompas yang menunjuk arah, semua memanfaatkan prinsip-prinsip ini. Memahami bagaimana listrik mengalir dan bagaimana magnet bekerja akan membuka wawasan kita tentang dunia teknologi di sekitar kita.

1. Kelistrikan Statis
Kelistrikan statis adalah fenomena di mana muatan listrik tidak bergerak atau terkumpul pada suatu benda. Ini terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara jumlah proton dan elektron. Contoh paling umum adalah ketika kita menggosokkan balon ke rambut, lalu balon tersebut dapat menempel di dinding. Ini terjadi karena adanya perpindahan elektron yang menyebabkan balon dan rambut memiliki muatan yang berbeda, sehingga terjadi gaya tarik-menarik. Petir juga merupakan contoh kelistrikan statis berskala besar.

2. Kelistrikan Dinamis
Berbeda dengan kelistrikan statis, kelistrikan dinamis melibatkan aliran muatan listrik (arus listrik) melalui suatu konduktor. Ini adalah jenis listrik yang kita gunakan di rumah untuk menyalakan perangkat elektronik. Arus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah. Konsep penting dalam kelistrikan dinamis adalah arus (I), tegangan (V), dan hambatan (R) yang dihubungkan oleh Hukum Ohm: V = I × R.

3. Rangkaian Listrik
Rangkaian listrik adalah susunan komponen listrik yang dihubungkan sehingga arus listrik dapat mengalir. Ada dua jenis rangkaian dasar: seri dan paralel. Dalam rangkaian seri, komponen dihubungkan berurutan sehingga arus yang mengalir melalui setiap komponen sama. Dalam rangkaian paralel, komponen dihubungkan bercabang sehingga tegangan di setiap cabang sama. Pemahaman rangkaian ini penting untuk merancang instalasi listrik yang aman dan efisien.

4. Konsep Dasar Kemagnetan
Kemagnetan adalah fenomena gaya tarik atau tolak yang dihasilkan oleh medan magnet. Benda-benda magnetik memiliki kutub utara dan selatan. Kutub yang berbeda akan tarik-menarik, sedangkan kutub yang sama akan tolak-menolak. Bumi sendiri memiliki medan magnet yang kuat, itulah sebabnya kompas selalu menunjuk ke arah utara geografis. Bahan magnetik dapat dikelompokkan menjadi feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik berdasarkan responsnya terhadap medan magnet.

5. Medan Magnet
Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet atau arus listrik di mana gaya magnetik dapat dirasakan. Garis-garis medan magnet selalu keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub selatan. Kekuatan medan magnet dapat divisualisasikan dengan kerapatan garis-garis medan. Semakin rapat garisnya, semakin kuat medan magnetnya. Medan magnet juga dapat dihasilkan oleh arus listrik yang mengalir melalui kawat, ini adalah dasar dari elektromagnetisme.

6. Elektromagnetisme
Elektromagnetisme adalah studi tentang hubungan antara listrik dan magnet. Ditemukan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet, dan sebaliknya, perubahan medan magnet dapat menghasilkan arus listrik (induksi elektromagnetik). Prinsip ini adalah dasar dari banyak teknologi modern seperti motor listrik, generator, transformator, bel listrik, dan relai. Elektromagnet adalah magnet sementara yang terbuat dari kawat berarus yang dililitkan pada inti besi.

7. Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Kelistrikan dan kemagnetan memiliki aplikasi yang tak terhitung jumlahnya. Listrik digunakan untuk penerangan, pemanasan, pendinginan, dan menggerakkan perangkat elektronik. Magnet digunakan dalam kompas, kartu ATM, speaker, dan pintu kulkas. Elektromagnetisme lebih jauh lagi, menjadi dasar untuk motor listrik (kipas angin, blender), generator (pembangkit listrik), bel listrik, dan alat-alat medis seperti MRI. Memahami prinsip-prinsip ini membantu kita menghargai teknologi di sekitar kita.

Rangkuman: Kelistrikan dan kemagnetan adalah dua fenomena fisika yang saling berkaitan. Listrik statis melibatkan muatan diam, sedangkan listrik dinamis melibatkan aliran muatan (arus). Konsep arus, tegangan, dan hambatan dijelaskan oleh Hukum Ohm. Kemagnetan melibatkan gaya tarik/tolak dari medan magnet. Elektromagnetisme menunjukkan bahwa listrik dapat menghasilkan magnet dan sebaliknya, mendasari banyak teknologi modern seperti motor listrik dan generator.

Halaman 10 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Arus listrikAliran muatan listrik melalui suatu konduktor.
TeganganPerbedaan potensial listrik yang mendorong aliran arus.
HambatanSifat suatu bahan yang menghambat aliran arus listrik.
Medan magnetDaerah di sekitar magnet atau arus listrik di mana gaya magnetik bekerja.
ElektromagnetMagnet sementara yang dibuat dengan melilitkan kawat berarus pada inti besi.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN — pratinjau tuntas.org

1 Materi IPA Terkait

KelistrikanIPA Kelas IX SMPHormon ManusiaIPA Kelas IX SMPListrik DinamisIPA Kelas IX SMPListrik StatisIPA Kelas IX SMPListrik, Magnet, dan Energi AlternatifIPA Kelas IX SMPPERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGANIPA Kelas IX SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPA KELISTRIKAN DAN KEMAGNETAN ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi IPA Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.