Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan Sederhana |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar interaksi sosial dan mengenal beberapa ciri lingkungan fisik di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas fenomena seperti gotong royong di masyarakat desa, dampak banjir terhadap kehidupan warga di dataran rendah, atau perubahan pola interaksi sosial akibat urbanisasi di kota besar. |
| Konseptual | Konsep inti meliputi interaksi sosial, lingkungan fisik, adaptasi, mitigasi bencana, serta dampak timbal balik antara manusia dan lingkungannya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar melakukan observasi sederhana, wawancara, mengumpulkan data, menganalisis informasi, dan menyajikan temuan terkait kondisi sosial-lingkungan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang lingkungan dan masyarakat membantu mereka menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap keberlanjutan hidup bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri lingkungan fisik dan sosial di sekitar tempat tinggal dengan tepat.
- Menganalisis bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat lokal.
- Menjelaskan dampak positif dan negatif interaksi manusia terhadap lingkungan alam.
- Merumuskan ide solusi sederhana untuk permasalahan sosial-lingkungan di sekitar.
- Menyajikan hasil observasi dan analisis mengenai kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar dalam bentuk laporan atau poster.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa kehidupan sosial dan kondisi lingkungan saling memengaruhi secara kompleks, serta mampu mengidentifikasi cara masyarakat berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungannya untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana lingkungan tempat tinggal kita memengaruhi cara kita hidup, berinteraksi, dan menghadapi tantangan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Lapangan Sederhana |
| Lintas Disiplin Ilmu | IPA: Keterkaitan antara kondisi lingkungan fisik (geologi, iklim, keanekaragaman hayati) dengan pola kehidupan sosial masyarakat. Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis laporan observasi, membuat poster informatif, dan melakukan presentasi yang efektif. Pendidikan Pancasila: Nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan tanggung jawab sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat dan lingkungan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang permasalahan sosial-lingkungan di lingkungan tempat tinggal dan mendukung anak dalam melakukan observasi sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai objek observasi lapangan sederhana yang aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan internet untuk mencari data atau contoh permasalahan sosial-lingkungan, penggunaan aplikasi desain grafis sederhana untuk membuat poster digital, atau aplikasi pengolah kata untuk laporan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri lingkungan fisik dan sosial di sekitar tempat tinggal dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menyebutkan hal menarik dari lingkungan tempat tinggal mereka. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang membuat lingkungan kita unik?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar atau video tentang berbagai kondisi lingkungan (pedesaan, perkotaan, pesisir, pegunungan) dan mendiskusikan ciri-ciri fisik serta aktivitas sosial yang terlihat di dalamnya. Guru membimbing mereka untuk mengaitkan dengan lingkungan sekitar sekolah/rumah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat peta pikiran (mind map) yang berisi ciri-ciri lingkungan fisik (misalnya, jenis tanah, air, udara, flora, fauna) dan ciri-ciri lingkungan sosial (misalnya, mata pencaharian, adat istiadat, bahasa, fasilitas umum) di lingkungan sekitar mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan peta pikirannya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami karakteristik lingkungan sebagai dasar interaksi sosial. Guru juga memberikan umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri lingkungan fisik dan sosial. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi selanjutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis bentuk-bentuk interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat lokal dan menjelaskan dampak positif dan negatif interaksi manusia terhadap lingkungan alam. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali ciri-ciri lingkungan yang sudah dipelajari dan menghubungkannya dengan interaksi sosial. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memutarkan video singkat tentang permasalahan sosial-lingkungan di Indonesia (misalnya, sampah, banjir, konflik sosial kecil). |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara individu mengidentifikasi berbagai bentuk interaksi sosial (asosiatif dan disosiatif) yang muncul dalam video dan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka juga mencatat dampak interaksi manusia terhadap lingkungan alam yang terlihat di video. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit | Dalam kelompok, peserta didik memilih salah satu permasalahan sosial-lingkungan dari lingkungan sekitar mereka (misalnya, sampah di selokan, kurangnya ruang terbuka hijau, perselisihan antarwarga kecil) untuk dianalisis. Mereka menganalisis akar masalah, bentuk interaksi yang terlibat, serta dampak positif dan negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis permasalahan mereka, termasuk bentuk interaksi dan dampaknya. Kelompok lain mengajukan pertanyaan dan memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan klarifikasi, dan menguatkan pemahaman tentang hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya interaksi sosial yang harmonis dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Guru memberikan motivasi untuk mencari solusi, mengapresiasi kerja keras kelompok, dan menutup pertemuan dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis ciri-ciri lingkungan serta bentuk interaksi sosial di sekitar tempat tinggal.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, kamera ponsel (opsional), alat perekam suara (opsional)
Langkah kerja:
- Golongkan bentuk interaksi sosial pada tabel berikut, lalu berikan contohnya.
Gambar 1. Tabel - Amati lingkungan sekitar tempat tinggal Anda selama 15-30 menit.
- Catat ciri-ciri fisik lingkungan (misalnya, ada sungai/tidak, banyak pohon/sedikit, jenis bangunan) dan ciri-ciri sosial (misalnya, aktivitas warga, interaksi yang terjadi).
- Identifikasi minimal 3 bentuk interaksi sosial yang Anda temukan (misalnya, kerja bakti, jual beli, diskusi antar tetangga).
- Tuliskan dampak positif dan negatif dari interaksi manusia terhadap lingkungan yang Anda amati.
- Diskusikan hasil pengamatan Anda dengan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang lingkungan tempat tinggal Anda?
- Bagaimana cara orang-orang di sekitar Anda berinteraksi satu sama lain?
- Menurut Anda, apa hubungan antara manusia dan lingkungannya?
- Pernahkah Anda melihat masalah di lingkungan sekitar Anda? Contohnya?
Formatif (proses): Penilaian formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan peta pikiran, serta kualitas analisis permasalahan pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif berupa presentasi proyek ide solusi permasalahan sosial-lingkungan yang mencakup laporan observasi dan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri lingkungan fisik dan sosial | Ciri-ciri lingkungan fisik dan sosial di sekitar | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis bentuk-bentuk interaksi sosial dan dampaknya | Interaksi sosial dan dampak interaksi manusia terhadap lingkungan | 4 JP | Kolaborasi |
| 3 | Merumuskan ide solusi dan menyajikan hasil observasi | Permasalahan sosial-lingkungan dan ide solusi | 4 JP | Kewargaan |
Lingkungan sekitar kita adalah panggung bagi kehidupan sosial yang dinamis. Setiap hari, kita berinteraksi dengan orang lain dan juga dengan alam. Hubungan antara manusia dan lingkungan ini sangat erat dan saling memengaruhi. Memahami bagaimana kehidupan sosial kita terbentuk oleh lingkungan dan bagaimana tindakan kita memengaruhi lingkungan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan.
1. Mengenal Lingkungan Fisik Sekitar
Lingkungan fisik mencakup semua unsur alam dan buatan manusia yang ada di sekitar kita. Ini meliputi topografi (dataran rendah, dataran tinggi, pantai), hidrologi (sungai, danau, laut), iklim (curah hujan, suhu), jenis tanah, flora (tumbuhan), dan fauna (hewan). Contohnya, masyarakat di daerah pesisir cenderung memiliki mata pencarian sebagai nelayan karena dekat dengan laut, sementara masyarakat di pegunungan mungkin bertani sayuran. Lingkungan fisik juga dapat mencakup infrastruktur buatan seperti jalan, jembatan, dan gedung.
2. Mengenal Lingkungan Sosial Sekitar
Lingkungan sosial adalah semua aspek kehidupan bermasyarakat yang memengaruhi interaksi dan perilaku individu. Ini termasuk norma, nilai, adat istiadat, bahasa, mata pencarian, tingkat pendidikan, struktur masyarakat, serta fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan rumah ibadah. Misalnya, masyarakat agraris di pedesaan seringkali memiliki tradisi gotong royong yang kuat dalam mengolah sawah, berbeda dengan masyarakat perkotaan yang lebih individualis namun memiliki beragam komunitas hobi.
3. Bentuk-bentuk Interaksi Sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu, antara individu dan kelompok, atau antar kelompok. Interaksi ini dapat bersifat asosiatif (mengarah pada persatuan dan kerja sama) seperti gotong royong, musyawarah, akomodasi, atau asimilasi. Interaksi juga dapat bersifat disosiatif (mengarah pada perpecahan atau pertentangan) seperti persaingan, kontravensi, atau konflik. Contoh nyata interaksi asosiatif adalah kerja bakti membersihkan lingkungan, sedangkan contoh disosiatif adalah perselisihan antarwarga karena perbedaan pendapat.
4. Dampak Interaksi Manusia terhadap Lingkungan
Tindakan manusia dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan. Dampak positif misalnya reboisasi hutan yang gundul, pembangunan irigasi untuk pertanian, atau pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos. Dampak negatif bisa berupa pencemaran air akibat limbah industri, penebangan hutan liar yang menyebabkan banjir dan tanah longsor, atau pembangunan yang tidak terencana sehingga merusak ekosistem alam. Kesadaran akan dampak ini penting untuk menjaga keberlanjutan.
5. Dampak Lingkungan terhadap Kehidupan Sosial
Kondisi lingkungan juga sangat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Misalnya, daerah yang subur dan memiliki sumber air melimpah cenderung memiliki masyarakat agraris yang makmur. Sebaliknya, daerah rawan bencana seperti banjir atau gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan sosial seperti migrasi penduduk, trauma, dan kesulitan ekonomi. Perubahan iklim juga dapat memengaruhi mata pencarian dan pola hidup masyarakat, seperti petani yang gagal panen akibat musim kemarau panjang.
6. Adaptasi dan Mitigasi
Masyarakat mengembangkan berbagai cara untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan, baik secara fisik maupun sosial. Adaptasi adalah penyesuaian diri terhadap kondisi lingkungan, misalnya membangun rumah panggung di daerah rawan banjir. Mitigasi adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana, seperti membuat tanggul penahan air atau menanam pohon di daerah rawan longsor. Peran serta aktif masyarakat dalam adaptasi dan mitigasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
7. Peran Aktif dalam Menjaga Lingkungan dan Kehidupan Sosial
Setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial dan kelestarian lingkungan. Ini dapat dimulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menghemat air dan listrik, berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong, hingga menyuarakan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan di tingkat yang lebih luas. Kolaborasi antarwarga, pemerintah, dan komunitas adalah kunci untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Rangkuman: Kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar kita saling memengaruhi. Lingkungan fisik dan sosial membentuk pola interaksi masyarakat, sementara tindakan manusia dapat berdampak positif atau negatif pada lingkungan. Memahami interaksi ini penting agar kita dapat beradaptasi, melakukan mitigasi, dan berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan lingkungan yang lestari untuk kesejahteraan bersama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Interaksi Sosial | Hubungan timbal balik antara individu atau kelompok. |
| Asosiatif | Bentuk interaksi sosial yang mengarah pada persatuan dan kerja sama. |
| Disosiatif | Bentuk interaksi sosial yang mengarah pada perpecahan atau pertentangan. |
| Lingkungan Fisik | Unsur alam dan buatan manusia di sekitar kita. |
| Lingkungan Sosial | Aspek kehidupan bermasyarakat yang memengaruhi interaksi. |
| Adaptasi | Penyesuaian diri terhadap kondisi lingkungan. |
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko bencana. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Semester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Potensi Ekonomi LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemberdayaan MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPS lain yang sudah tersedia
Perkenalan dengan Lingkungan Sekitar & Interaksi SosialIPS Kelas VII SMPBerkenalan Dengan Lingkungan SekitarIPS Kelas VII SMPBerkenalan dengan Alam (Pencemaran Lingkungan)IPS Kelas VII SMPBerkenalan Dengan Masyarakat (Dinamika dan Perubahan Sosial)IPS Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar masuk ASAS IPS Kelas VII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar pada IPS SMP, Fase D.
Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini gratis?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPS ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.