Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Hindu Kelas VII
Atman dan Karmaphala
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Atman dan Karmaphala |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Project Based Learning |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep diri dan sebab akibat dalam kehidupan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Gotong Royong
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Pemahaman dan Praktik Keagamaan Hindu |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep Atman sebagai percikan Hyang Widhi, serta memahami dan menerapkan hukum Karmaphala dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keyakinan dan tanggung jawab pribadi. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Setiap perbuatan baik atau buruk yang dilakukan seseorang akan kembali kepadanya di masa depan. |
| Konseptual | Atman adalah percikan suci Hyang Widhi dalam diri setiap makhluk hidup yang bersifat abadi, sedangkan Karmaphala adalah hukum sebab akibat dari perbuatan. |
| Prosedural | Memahami bagaimana perbuatan (karma) saat ini membentuk pengalaman di masa depan (phala) sesuai dengan ajaran Hindu. |
| Metakognitif | Meningkatkan kesadaran diri tentang dampak setiap tindakan dan keputusan yang diambil dalam kehidupan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menghormati Hyang Widhi melalui doa dan perbuatan baik sebagai wujud cinta kepada Tuhan. |
| 2. Cinta Ilmu | Senantiasa belajar dan mencari ilmu pengetahuan untuk memahami kebenaran dan kebijaksanaan hidup. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan alam sebagai wujud syukur atas karunia Hyang Widhi. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Saling menyayangi, menghargai, dan membantu sesama tanpa memandang perbedaan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Berperilaku jujur dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan sebagai wujud cinta tanah air dan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan konsep Atman sebagai percikan Hyang Widhi dengan benar.
- Menganalisis hubungan antara Atman dan Karmaphala dalam ajaran Hindu.
- Mengidentifikasi contoh-contoh Karmaphala dalam kehidupan sehari-hari.
- Menerapkan prinsip Karmaphala dalam bersikap dan bertindak sehari-hari.
- Menyajikan hasil analisis penerapan Karmaphala dalam bentuk karya sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Atman adalah inti diri yang kekal dan perbuatan yang dilakukan akan berbuah pada kehidupan ini maupun kehidupan mendatang, sehingga mendorong perilaku yang bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat atau mengalami kejadian di mana seseorang mendapatkan balasan atas perbuatannya, baik itu baik maupun buruk? Apa yang kalian rasakan saat itu?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Project Based Learning |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis cerita atau teks yang mengandung nilai moral tentang sebab akibat perbuatan. Seni Budaya: Membuat karya seni (poster, komik) sebagai media visualisasi konsep Atman dan Karmaphala. PPKn: Memahami tanggung jawab individu sebagai warga negara yang berlandaskan hukum dan moral. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dilibatkan untuk mendiskusikan dan mengamati penerapan nilai-nilai Atman dan Karmaphala dalam kehidupan sehari-hari di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Menciptakan suasana kelas yang kondusif, saling menghargai, dan terbuka untuk diskusi, serta memanfaatkan media visual untuk memperjelas konsep. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Menggunakan platform digital seperti YouTube untuk video inspiratif, Google Classroom untuk berbagi materi dan penugasan, serta aplikasi desain sederhana untuk proyek. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan konsep Atman sebagai percikan Hyang Widhi dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa pembuka, melakukan presensi, dan mengingatkan kembali materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Atman dan menanyakan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati tayangan video atau gambar tentang konsep diri dan keabadian, serta membaca materi tentang Atman. Guru memfasilitasi diskusi awal untuk menggali pemahaman awal peserta didik mengenai Atman. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan sifat-sifat Atman berdasarkan informasi yang diperoleh dan mencatat poin-poin penting dalam buku catatan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka mengenai konsep Atman. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman konsep Atman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang Atman. Peserta didik merefleksikan pentingnya memahami diri sebagai Atman. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis hubungan antara Atman dan Karmaphala dalam ajaran Hindu. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, dan melakukan presensi. Guru mengaitkan materi Atman dengan hukum sebab akibat (Karmaphala) melalui sebuah studi kasus singkat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus mengenai berbagai situasi kehidupan yang menunjukkan akibat dari perbuatan. Mereka diminta mengidentifikasi unsur karma dan phala dalam kasus tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis hubungan antara Atman yang abadi dengan Karmaphala yang merupakan akibat dari perbuatan yang dilakukan oleh Atman tersebut, serta mendiskusikan dalil-dalil terkait Karmaphala. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka mengenai hubungan Atman dan Karmaphala. Guru memfasilitasi diskusi kelas dan memberikan klarifikasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya memahami hukum Karmaphala. Peserta didik merefleksikan bagaimana pemahaman ini dapat mengubah pandangan mereka terhadap kehidupan. Guru memberikan tugas proyek sederhana untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menganalisis penerapan konsep Atman dan Karmaphala dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Buku catatan, alat tulis, internet (jika tersedia), kertas gambar/karton, alat mewarnai.
Langkah kerja:
- Bacalah studi kasus yang diberikan terkait dengan perbuatan dan akibatnya.
- Diskusikan dalam kelompok: Apa konsep Atman yang terlibat? Bagaimana hukum Karmaphala bekerja dalam kasus ini?
- Identifikasi contoh-contoh penerapan Atman dan Karmaphala dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar kalian.
- Buatlah ringkasan atau sketsa sederhana yang menggambarkan pemahaman kalian tentang Atman dan Karmaphala.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang diri sejatimu?
- Mengapa setiap perbuatan penting dalam hidupmu?
- Pernahkah kamu merasa bahwa kebaikan yang kamu lakukan dibalas dengan kebaikan pula?
- Bagaimana kamu menjelaskan konsep sebab-akibat dalam kehidupan?
Formatif (proses): Guru melakukan observasi selama kegiatan diskusi dan presentasi kelompok, serta memberikan umpan balik lisan dan tertulis pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif berupa presentasi proyek sederhana dan tes tertulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep Atman dan Karmaphala serta penerapannya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan Konsep Atman | Konsep Atman | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis Hubungan Atman dan Karmaphala | Konsep Karmaphala dan Hubungannya dengan Atman | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Mengidentifikasi dan Menerapkan Karmaphala | Penerapan Karmaphala dalam Kehidupan | 2 JP | Gotong Royong, Kreativitas |
Dalam ajaran Hindu, kita diajarkan tentang hakikat diri yang sejati dan hukum alam semesta yang mengatur segala sesuatu. Materi ini akan membawa kita menyelami konsep Atman, percikan suci Hyang Widhi dalam diri, serta hukum Karmaphala yang menjelaskan bagaimana setiap perbuatan membawa konsekuensinya.
1. Konsep Atman
Atman adalah inti diri yang paling dalam, percikan suci dari Hyang Widhi yang ada dalam setiap makhluk hidup. Atman bersifat abadi, tidak terlahir dan tidak mati, serta tidak dapat dihancurkan. Ia adalah sumber kesadaran dan kebahagiaan sejati. Memahami Atman berarti mengenali diri kita yang sesungguhnya, melampaui identitas fisik dan mental sementara.
2. Hukum Karmaphala
Karmaphala adalah hukum sebab akibat yang berlaku universal. Karma berarti perbuatan, sedangkan phala berarti buah atau hasil. Setiap perbuatan, baik pikiran, perkataan, maupun perbuatan fisik, akan menghasilkan buahnya. Perbuatan baik akan menghasilkan kebahagiaan, sedangkan perbuatan buruk akan menghasilkan penderitaan. Hukum ini berlaku tanpa pandang bulu.
3. Hubungan Atman dan Karmaphala
Atman yang abadi adalah subjek yang melakukan karma, dan ia pula yang akan menerima phala dari karma tersebut. Meskipun Atman itu sendiri suci dan tidak terpengaruh, pengalaman hidup yang dialami oleh individu adalah manifestasi dari karmaphala yang telah diperbuat. Pemahaman ini mendorong kita untuk selalu berbuat baik.
4. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menerapkan prinsip Karmaphala dengan senantiasa berhati-hati dalam berpikir, berkata, dan bertindak. Menolong sesama, berkata jujur, belajar dengan tekun, dan menjaga kelestarian lingkungan adalah contoh karma baik yang akan mendatangkan kebahagiaan. Sebaliknya, berbohong, menyakiti orang lain, atau merusak alam adalah karma buruk.
Rangkuman: Atman adalah percikan suci Hyang Widhi yang abadi dalam diri kita. Karmaphala adalah hukum sebab akibat dari setiap perbuatan. Memahami dan menerapkan kedua konsep ini dalam kehidupan sehari-hari akan membawa kita pada kebahagiaan dan kedamaian sejati, serta membentuk diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Atman | Percikan suci Hyang Widhi dalam diri setiap makhluk hidup, inti sejati yang abadi. |
| Karmaphala | Hukum sebab akibat dari perbuatan; hasil atau buah dari karma. |
| Karma | Perbuatan, tindakan, atau pekerjaan. |
| Phala | Buah, hasil, atau ganjaran dari karma. |
| Hyang Widhi | Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Hindu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Atman dan Karmaphala" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Atman dan Karmaphala yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Sradha dan BhaktiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPanca YadnyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Itihasa (Ramayana dan Mahabharata)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopHari Suci Keagamaan HinduBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisYoga dan Kesehatan RohaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTempat Suci dan KepemangkuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Hindu lain yang sudah tersedia
Asta Aiswarya ( Anima,Laghima,Mahima,Prapti,Prakamya, Isitwa, Wasitwa, Wasayitwa )Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPPenerapan Ajaran Tei HitakaranaPendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPUPAKARA ( sarana upacara yajna )Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPUPAVEDAPendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Atman dan Karmaphala pada Pendidikan Agama Hindu SMP, Fase D, elemen Pemahaman dan Praktik Keagamaan Hindu.
Modul Atman dan Karmaphala ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Atman dan Karmaphala untuk Pendidikan Agama Hindu kelas VII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu materi Atman dan Karmaphala ini gratis?
Ya. Modul Atman dan Karmaphala untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Atman dan Karmaphala ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Hindu kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Hindu kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Atman dan Karmaphala ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Atman dan Karmaphala dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Hindu kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Atman dan Karmaphala ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Atman dan Karmaphala tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Atman dan Karmaphala untuk Pendidikan Agama Hindu kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Atman dan Karmaphala ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Hindu kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Atman dan Karmaphala beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Hindu kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Hindu ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Atman dan Karmaphala yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.