Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Hindu Kelas VII
UPAVEDA
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | UPAVEDA |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar Veda sebagai kitab suci agama Hindu dan pembagiannya secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Veda |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menghayati ajaran Veda sebagai sumber hukum agama Hindu, meliputi bagian-bagian Veda, kitab-kitab suci yang tergolong dalam Sruti, Smerti, dan Upaveda, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai luhur Veda dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Upaveda terdiri dari berbagai jenis kitab seperti Itihasa (Ramayana dan Mahabharata), Purana, Artha Sastra, Ayur Veda, Gandharva Veda, dan Dhanur Veda. |
| Konseptual | Upaveda adalah kelompok kitab suci pelengkap Veda yang berisi ajaran-ajaran praktis dan aplikatif dalam berbagai aspek kehidupan manusia. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis isi pokok kitab-kitab Upaveda dan mengidentifikasi nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pengetahuan tentang Upaveda dapat membimbing mereka dalam menjalani kehidupan yang harmonis dan bermakna sesuai ajaran Hindu. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengagumi kebijaksanaan Tuhan yang terwujud dalam beragam ilmu pengetahuan dan seni di kitab-kitab Upaveda, yang membimbing manusia menuju kehidupan yang lebih baik dan bermakna. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk mendalami berbagai jenis ilmu dalam Upaveda, seperti sejarah, etika, kedokteran, dan seni, sebagai bekal kehidupan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kesehatan diri melalui ajaran Ayur Veda, serta menerapkan prinsip-prinsip hidup selaras dengan lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun karakter mulia seperti kesetiaan, keadilan, dan pengorbanan yang diajarkan dalam Itihasa, serta menghargai perbedaan pendapat dalam diskusi kelompok. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai budaya dan warisan leluhur Indonesia yang kaya akan nilai-nilai luhur dari kisah-kisah Itihasa dan Purana, serta melestarikannya melalui karya-karya kreatif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian dan kedudukan Upaveda dalam ajaran Veda.
- Menjelaskan bagian-bagian utama Upaveda seperti Itihasa, Purana, Artha Sastra, Ayur Veda, Gandharva Veda, dan Dhanur Veda.
- Menganalisis isi pokok dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Itihasa (Ramayana dan Mahabharata).
- Menganalisis isi pokok dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Purana, Artha Sastra, Ayur Veda, Gandharva Veda, dan Dhanur Veda.
- Menyajikan hasil analisis nilai-nilai Upaveda melalui karya kreatif (misalnya poster, rangkuman digital, atau presentasi).
- Menginternalisasi nilai-nilai Upaveda dalam perilaku sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami Upaveda bukan hanya sekadar mengetahui jenis-jenis kitabnya, tetapi juga meresapi kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya untuk membentuk karakter dan membimbing tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kisah-kisah kepahlawanan dalam Ramayana dan Mahabharata dapat mengajarkan kita tentang dharma dan kebenaran di era modern ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks naratif dari Itihasa dan Purana, serta menyusun ringkasan atau presentasi yang koheren. Seni Budaya: Membuat poster, ilustrasi, atau seni pertunjukan singkat yang terinspirasi dari kisah-kisah Upaveda. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai keadilan, kepemimpinan, dan etika bernegara dalam Artha Sastra dengan nilai-nilai Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat Hindu dapat diajak berbagi cerita atau pengalaman terkait nilai-nilai dari kisah Itihasa atau Purana dalam kehidupan sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan perpustakaan sekolah, ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok, serta area terbuka untuk presentasi proyek yang lebih interaktif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan tablet/laptop untuk riset online, membuat infografis/poster digital menggunakan aplikasi desain grafis sederhana, atau menyajikan presentasi interaktif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian dan kedudukan Upaveda dalam ajaran Veda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, presensi, dan menanyakan pemahaman awal peserta didik tentang Veda secara umum. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami pengertian dan kedudukan Upaveda sebagai bagian dari Veda, serta pertanyaan pemantik tentang relevansi kitab suci dalam kehidupan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik diajak membaca dan menganalisis teks singkat atau infografis tentang pengertian Upaveda dan posisinya sebagai kitab pelengkap Veda. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan kata kunci dan konsep dasar Upaveda serta mengaitkannya dengan pengetahuan awal mereka tentang Veda. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep sederhana atau diagram alir yang menunjukkan hubungan Upaveda dengan bagian Veda lainnya. Mereka saling membandingkan hasil kerja untuk memastikan pemahaman yang komprehensif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan peta konsep mereka. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi, kemudian menyimpulkan bersama pengertian dan kedudukan Upaveda. Peserta didik diajak merefleksikan pentingnya memahami struktur Veda secara keseluruhan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, merangkum poin-poin penting, dan memberikan tugas singkat untuk mencari contoh-contoh Upaveda. Pertemuan diakhiri dengan doa dan motivasi untuk terus belajar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan bagian-bagian utama Upaveda seperti Itihasa, Purana, Artha Sastra, Ayur Veda, Gandharva Veda, dan Dhanur Veda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kesiapan belajar. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan kembali pengertian Upaveda dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pertanyaan tentang berbagai jenis pengetahuan dalam kehidupan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal bagian-bagian Upaveda. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberi satu atau dua jenis Upaveda (misalnya Itihasa, Purana, dll.) dan diminta untuk mencari informasi tentang ciri-ciri, isi pokok, dan contoh kitabnya dari berbagai sumber (buku, internet, modul ajar). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok membuat ringkasan atau infografis digital tentang jenis Upaveda yang mereka pelajari. Mereka juga diminta untuk mengidentifikasi mengapa jenis Upaveda tersebut penting dalam kehidupan masyarakat Hindu zaman dahulu dan relevansinya kini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil penemuan mereka di depan kelas. Guru memfasilitasi diskusi dan tanya jawab antar kelompok, serta memberikan klarifikasi dan pengayaan materi tentang masing-masing bagian Upaveda. Peserta didik diajak merenungkan luasnya cakupan ilmu pengetahuan dalam Veda. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan umpan balik positif atas kerja kelompok, merangkum semua bagian Upaveda yang telah dipelajari, dan memberikan penugasan untuk mulai memilih satu bagian Upaveda yang paling menarik minat mereka untuk didalami lebih lanjut. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis nilai-nilai luhur dalam cuplikan cerita Ramayana atau Mahabharata dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, cuplikan cerita Ramayana/Mahabharata (teks/video), kertas plano/spidol
Langkah kerja:
- Baca atau simak dengan seksama cuplikan cerita yang diberikan guru.
- Identifikasi tokoh utama, konflik yang terjadi, dan bagaimana konflik tersebut diselesaikan.
- Diskusikan dalam kelompok nilai-nilai luhur (misalnya kebenaran, kesetiaan, pengorbanan) yang terkandung dalam cerita tersebut.
- Berikan contoh konkret bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan kalian sehari-hari di sekolah atau di rumah.
- Tuliskan hasil diskusi kalian pada tabel yang tersedia dan siapkan untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang Veda sebagai kitab suci agama Hindu?
- Sebutkan bagian-bagian Veda yang kalian ketahui!
- Menurut kalian, mengapa kita perlu mempelajari kitab suci?
- Apakah kalian pernah mendengar tentang Ramayana atau Mahabharata? Apa yang kalian tahu tentang kisah tersebut?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis, dan kolaborasi saat mengerjakan LKPD serta proyek kreatif.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kreatif (poster/presentasi/video) yang menunjukkan pemahaman tentang Upaveda dan nilai-nilainya, serta tes tertulis pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan kedudukan Upaveda dalam ajaran Veda. | Pengertian dan kedudukan Upaveda. | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan bagian-bagian utama Upaveda. | Jenis-jenis Upaveda (Itihasa, Purana, Artha Sastra, Ayur Veda, Gandharva Veda, Dhanur Veda). | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menganalisis isi pokok dan nilai-nilai luhur dalam Itihasa. | Isi pokok dan nilai-nilai Ramayana dan Mahabharata. | 3 JP | Kreativitas |
| 4 | Menyajikan hasil analisis nilai-nilai Upaveda melalui karya kreatif. | Penyusunan proyek kreatif (poster/presentasi) tentang nilai-nilai Upaveda. | 3 JP | Kreativitas |
Upaveda adalah bagian penting dari pustaka suci Veda yang berfungsi sebagai pelengkap dan penjelas ajaran-ajaran utama Veda. Kitab-kitab ini berisi berbagai bidang ilmu pengetahuan dan seni yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, mulai dari sejarah, mitologi, etika, politik, kedokteran, musik, hingga ilmu perang. Mempelajari Upaveda akan memperkaya pemahaman kita tentang kekayaan ajaran Hindu dan bagaimana nilai-nilai luhur tersebut telah membimbing peradaban manusia.
1. Pengertian dan Kedudukan Upaveda
Upaveda secara harfiah berarti 'Veda tambahan' atau 'Veda pelengkap'. Kitab-kitab ini tidak termasuk dalam kategori Sruti maupun Smerti, namun memiliki kedudukan yang sangat penting karena berisi penjabaran dan aplikasi ajaran Veda dalam berbagai aspek kehidupan praktis. Upaveda membantu umat Hindu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai spiritual ke dalam tindakan sehari-hari, sehingga ajaran Veda tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga sangat relevan dan aplikatif. Kedudukannya sebagai penunjang menjadikan Upaveda rujukan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan seni.
2. Itihasa: Ramayana dan Mahabharata
Itihasa adalah kelompok kitab sejarah atau epos yang menceritakan peristiwa-peristiwa penting di masa lampau dengan tokoh-tokoh heroik. Dua kitab Itihasa yang paling terkenal adalah Ramayana dan Mahabharata. Ramayana mengisahkan perjalanan Sri Rama dalam menegakkan dharma dan membasmi adharma, dengan nilai-nilai kesetiaan, pengorbanan, dan kebenaran yang sangat menonjol. Mahabharata adalah epos yang lebih kompleks, menceritakan perang antara Pandawa dan Korawa, sarat akan filsafat hidup, etika, politik, dan dharma, dengan Bhagavadgita sebagai intinya yang mengajarkan tentang kewajiban dan jalan spiritual.
3. Purana: Kisah-kisah Mitologi
Purana adalah kitab-kitab yang berisi cerita-cerita kuno, mitologi, legenda, silsilah dewa-dewi dan raja-raja, serta kosmologi Hindu. Ada 18 Purana utama (Mahapurana) dan banyak Upapurana. Purana berfungsi untuk menjelaskan ajaran Veda melalui narasi yang mudah dipahami, memberikan contoh-contoh moral, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan. Kisah-kisah dalam Purana seringkali mengandung simbolisme mendalam yang mengajarkan tentang penciptaan, pemeliharaan, peleburan alam semesta, serta siklus kehidupan dan kematian.
4. Artha Sastra: Ilmu Pemerintahan dan Ekonomi
Artha Sastra adalah kitab yang membahas tentang ilmu pemerintahan, politik, ekonomi, dan strategi perang. Kitab ini memberikan panduan praktis bagi seorang raja atau pemimpin dalam menjalankan pemerintahan yang adil dan makmur. Salah satu Artha Sastra yang paling terkenal adalah karya Kautilya (Chanakya), yang berisi prinsip-prinsip diplomasi, manajemen negara, hukum, dan etika berpolitik. Ajaran dalam Artha Sastra menekankan pentingnya kesejahteraan rakyat dan stabilitas negara sebagai fondasi dharma.
5. Ayur Veda: Ilmu Kedokteran
Ayur Veda adalah sistem pengobatan tradisional Hindu yang berfokus pada keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa. Kata 'Ayur' berarti kehidupan dan 'Veda' berarti ilmu, sehingga Ayur Veda adalah 'ilmu kehidupan'. Kitab ini membahas tentang anatomi, fisiologi, diagnosis penyakit, pengobatan menggunakan herbal, diet, yoga, dan gaya hidup sehat. Tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan (preventif) dan menyembuhkan penyakit (kuratif) secara holistik, dengan prinsip utama bahwa kesehatan adalah keseimbangan tiga dosa (Vata, Pitta, Kapha).
6. Gandharva Veda: Ilmu Seni dan Musik
Gandharva Veda adalah cabang Upaveda yang membahas tentang seni, musik, tari, dan drama. Kitab ini menjelaskan teori musik, jenis-jenis melodi (raga), ritme (tala), instrumen musik, serta bagaimana seni dapat digunakan sebagai sarana untuk mencapai spiritualitas dan ekspresi diri. Seni dalam tradisi Hindu bukan hanya hiburan, tetapi juga merupakan bentuk pemujaan dan meditasi. Gandharva Veda menunjukkan bahwa seni memiliki peran penting dalam memperhalus budi pekerti dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
7. Dhanur Veda: Ilmu Perang dan Militer
Dhanur Veda adalah kitab yang membahas tentang ilmu perang, strategi militer, dan penggunaan senjata. Kitab ini mencakup berbagai aspek seperti teknik memanah (dhanur), ilmu pedang, taktik pertempuran, serta etika perang. Meskipun berfokus pada peperangan, Dhanur Veda juga mengajarkan tentang pentingnya perlindungan dharma dan pertahanan diri dari kejahatan. Ilmu ini digunakan untuk menjaga keadilan dan keamanan masyarakat, bukan untuk agresi semata.
Rangkuman: Upaveda adalah kelompok kitab suci pelengkap Veda yang berisi beragam ilmu pengetahuan dan seni, meliputi Itihasa (sejarah dan epos seperti Ramayana, Mahabharata), Purana (mitologi dan legenda), Artha Sastra (ilmu pemerintahan), Ayur Veda (ilmu kedokteran), Gandharva Veda (ilmu seni dan musik), dan Dhanur Veda (ilmu perang). Kitab-kitab ini berfungsi sebagai penjelas dan aplikasi ajaran Veda dalam kehidupan sehari-hari, menanamkan nilai-nilai luhur untuk mencapai kehidupan yang harmonis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Upaveda | Veda tambahan atau pelengkap yang berisi ilmu pengetahuan dan seni. |
| Itihasa | Kitab sejarah atau epos seperti Ramayana dan Mahabharata. |
| Purana | Kitab mitologi, legenda, dan silsilah dewa-dewi. |
| Artha Sastra | Ilmu tentang pemerintahan, politik, dan ekonomi. |
| Ayur Veda | Sistem pengobatan tradisional Hindu. |
| Gandharva Veda | Ilmu tentang seni, musik, dan tari. |
| Dhanur Veda | Ilmu tentang perang dan militer. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "UPAVEDA" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan UPAVEDA yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Sradha dan BhaktiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPanca YadnyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAtman dan KarmaphalaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSusila dalam KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Itihasa (Ramayana dan Mahabharata)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopHari Suci Keagamaan HinduBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisYoga dan Kesehatan RohaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTempat Suci dan KepemangkuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Hindu lain yang sudah tersedia
Asta Aiswarya ( Anima,Laghima,Mahima,Prapti,Prakamya, Isitwa, Wasitwa, Wasayitwa )Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPPenerapan Ajaran Tei HitakaranaPendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPUPAKARA ( sarana upacara yajna )Pendidikan Agama Hindu Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi UPAVEDA pada Pendidikan Agama Hindu SMP, Fase D, elemen Veda.
Modul UPAVEDA ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul UPAVEDA untuk Pendidikan Agama Hindu kelas VII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu materi UPAVEDA ini gratis?
Ya. Modul UPAVEDA untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar UPAVEDA ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Hindu kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Hindu kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul UPAVEDA ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan UPAVEDA dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Hindu kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul UPAVEDA ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi UPAVEDA tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas UPAVEDA untuk Pendidikan Agama Hindu kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul UPAVEDA ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Hindu kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar UPAVEDA beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Hindu kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Hindu ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi UPAVEDA yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.