tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPPJOK › Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA
SMP · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar PJOK Kelas VIII
Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA

Modul ajar PJOK SMP kelas VIII materi Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas VIII materi Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pergaulan bebas dan NAPZA adalah ancaman serius bagi remaja, merusak masa depan dan kesehatan. Pergaulan bebas adalah perilaku menyimpang yang melanggar norma, sementara NAPZA adalah zat berbahaya penyebab kecanduan. Memahami faktor penyebab dan dampak negatifnya, serta menerapkan strategi pencegahan yang kuat seperti memperkuat diri, memilih lingkungan positif, dan berani menolak, adalah kunci untuk melindungi diri dan membangun masa depan yang cerah.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA
PJOK · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA
PJOK · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokBahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Diskusi dan Kampanye

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya menjaga kesehatan dan beberapa risiko perilaku tidak sehat di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kesehatan, kolaborasi, komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainKesehatan dan Keselamatan
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta mampu mengidentifikasi dan menghindari berbagai risiko kesehatan, termasuk bahaya pergaulan bebas dan NAPZA, demi keselamatan dan kesejahteraan hidup.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPergaulan bebas dan penyalahgunaan NAPZA adalah isu nyata yang berdampak pada banyak remaja di Indonesia.
KonseptualPergaulan bebas merujuk pada perilaku menyimpang yang tidak sesuai norma, sementara NAPZA adalah akronim untuk Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya yang berbahaya bagi kesehatan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi risiko pergaulan bebas dan NAPZA, serta strategi efektif untuk menolak dan mencegahnya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk kesehatan dan masa depan mereka, serta mengembangkan strategi belajar yang efektif untuk menghadapi informasi kesehatan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi pengertian dan bentuk-bentuk pergaulan bebas serta NAPZA dengan benar.
  2. Menganalisis faktor penyebab dan dampak negatif pergaulan bebas serta penyalahgunaan NAPZA terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
  3. Merancang strategi pencegahan pergaulan bebas dan NAPZA yang efektif untuk remaja.
  4. Menyajikan hasil analisis dan strategi pencegahan dalam bentuk kampanye atau media informasi yang kreatif.
  5. Menerapkan sikap tegas dalam menolak ajakan pergaulan bebas dan penyalahgunaan NAPZA.
  6. Menunjukkan kepedulian terhadap teman sebaya yang berpotensi terjebak dalam pergaulan bebas dan NAPZA.
Halaman 2 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahaya pergaulan bebas dan NAPZA bukan hanya tentang tahu definisi, tetapi juga tentang mengembangkan keterampilan untuk melindungi diri, membuat keputusan yang sehat, dan berkontribusi pada lingkungan yang aman.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa banyak remaja, termasuk yang kita kenal, terjebak dalam pergaulan bebas atau penyalahgunaan NAPZA, padahal mereka tahu risikonya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Diskusi dan Kampanye
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama: Nilai-nilai agama sebagai benteng moral dalam menghadapi pergaulan bebas dan NAPZA.
Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis teks persuasi dan membuat narasi dalam kampanye pencegahan.
Seni Budaya: Kreativitas dalam merancang poster, video pendek, atau drama sebagai media kampanye.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya pengawasan dan komunikasi terbuka dengan anak mengenai isu pergaulan bebas dan NAPZA, serta mendukung kampanye pencegahan di rumah.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan media visual yang mendukung eksplorasi materi, serta ruang terbuka untuk presentasi proyek.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial (Instagram/TikTok sekolah) untuk penyebaran kampanye anti-NAPZA dan pergaulan bebas yang dibuat siswa, atau penggunaan aplikasi desain grafis (Canva) untuk pembuatan poster digital.
Halaman 3 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi pengertian dan bentuk-bentuk pergaulan bebas serta NAPZA dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman atau pengetahuan awal siswa tentang 'pergaulan' dan 'bahaya'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pergaulan bebas dan NAPZA, serta pentingnya materi ini untuk menjaga kesehatan diri.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) mengenai pengertian, jenis-jenis, dan contoh nyata pergaulan bebas serta NAPZA di lingkungan remaja. Mereka menganalisis informasi tersebut untuk memahami karakteristik masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana yang merangkum hasil temuan mereka tentang pergaulan bebas dan NAPZA, termasuk contoh kasus yang relevan dengan kehidupan remaja di Indonesia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil karyanya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik, meluruskan miskonsepsi, dan menguatkan pemahaman tentang bahaya pergaulan bebas dan NAPZA sebagai fondasi untuk pertemuan berikutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada materi selanjutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu siswa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis faktor penyebab dan dampak negatif pergaulan bebas serta penyalahgunaan NAPZA terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menyajikan sebuah studi kasus singkat atau video inspiratif tentang remaja yang terdampak pergaulan bebas atau NAPZA sebagai pertanyaan pemantik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis faktor dan dampak negatifnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab (internal dan eksternal) serta dampak negatif yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas dan NAPZA tidak hanya pada individu, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat sekitar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat diagram sebab-akibat atau mind map yang detail mengenai faktor penyebab dan dampak pergaulan bebas serta NAPZA. Mereka juga mulai merumuskan ide-ide awal untuk strategi pencegahan berdasarkan analisis dampak tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan keterkaitan antara faktor penyebab dan dampaknya. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan penguatan tentang pentingnya pemahaman mendalam ini sebagai dasar untuk membangun ketahanan diri, dan memberikan arahan untuk mulai memikirkan proyek pencegahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik merefleksikan pembelajaran tentang dampak pergaulan bebas dan NAPZA. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya yang akan fokus pada perancangan aksi nyata. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Merancang strategi pencegahan pergaulan bebas dan NAPZA yang efektif untuk remaja dan menyajikan hasilnya dalam bentuk kampanye atau media informasi yang kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya mengambil keputusan yang tepat untuk masa depan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang dan menyajikan strategi pencegahan secara kreatif. Guru menekankan bahwa ini adalah kesempatan untuk berkontribusi positif bagi lingkungan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok merancang sebuah proyek kampanye atau media informasi (poster digital, video pendek, komik, drama singkat) yang berisi strategi pencegahan pergaulan bebas dan NAPZA. Mereka berdiskusi tentang pesan kunci, target audiens, dan format yang paling efektif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok berkolaborasi membuat proyek kampanye mereka, mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapat tentang bahaya dan pencegahan. Mereka membagi tugas, berkreasi, dan memastikan pesan yang disampaikan jelas dan menarik. Guru membimbing dan memberikan saran teknis jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitKelompok mempresentasikan proyek kampanye mereka di depan kelas atau melalui media sosial sekolah. Peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan upaya mereka, menguatkan pesan-pesan penting, dan mendorong untuk menerapkan strategi pencegahan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan seluruh materi dan kegiatan yang telah dilakukan. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses belajar dan hasil karya. Guru mengingatkan untuk selalu menjaga diri dan lingkungan dari bahaya pergaulan bebas dan NAPZA. Doa penutup dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis faktor penyebab dan dampak pergaulan bebas serta NAPZA, kemudian merumuskan strategi pencegahan.

Alat & bahan: Kertas manila/HVS, spidol warna, pensil, penghapus, penggaris, gunting, lem, akses internet/buku sumber

Langkah kerja:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Diskusikan kasus-kasus pergaulan bebas atau NAPZA yang relevan dengan remaja. Identifikasi faktor penyebab (internal dan eksternal) serta dampaknya.
  3. Gambarkan diagram sebab-akibat atau mind map yang menunjukkan hubungan antara faktor penyebab dan dampak negatif pergaulan bebas/NAPZA.
  4. Berdasarkan analisis dampak, rumuskan minimal 3 strategi pencegahan yang efektif untuk remaja.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pergaulan bebas?
  2. Apa itu NAPZA?
  3. Menurutmu, mengapa remaja bisa terjerumus ke dalam pergaulan bebas atau NAPZA?
  4. Apa yang akan kamu lakukan jika temanmu mengajak melakukan hal yang tidak baik?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian produk LKPD dan proyek kampanye.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep serta penilaian proyek kampanye pencegahan.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan bentuk-bentuk pergaulan bebas serta NAPZA.Pengertian dan bentuk pergaulan bebas; Pengertian dan jenis NAPZA.2 JPkesehatan, penalaran kritis
2Menganalisis faktor penyebab dan dampak negatif pergaulan bebas serta penyalahgunaan NAPZA.Faktor penyebab pergaulan bebas dan NAPZA; Dampak negatif pergaulan bebas dan NAPZA.2 JPpenalaran kritis, kesehatan
3Merancang dan menyajikan strategi pencegahan pergaulan bebas dan NAPZA dalam kampanye kreatif.Strategi pencegahan pergaulan bebas dan NAPZA; Penyusunan kampanye kreatif.2 JPkolaborasi, komunikasi, kreativitas
Halaman 9 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Remaja adalah masa transisi yang penuh tantangan, di mana pergaulan memegang peran penting. Namun, tidak semua pergaulan membawa dampak positif. Modul ini akan membimbing kalian memahami bahaya pergaulan bebas dan NAPZA, serta membekali kalian dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi diri, membuat pilihan yang tepat, dan menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekitar.

1. Pengertian Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas merujuk pada bentuk perilaku menyimpang yang melanggar norma agama, kesusilaan, dan kesopanan. Perilaku ini umumnya melibatkan interaksi sosial tanpa batas yang jelas, seringkali mengarah pada tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain, seperti seks bebas, mabuk-mabukan, atau tawuran. Intinya, pergaulan bebas adalah perilaku yang tidak bertanggung jawab dan tidak sesuai dengan nilai-nilai masyarakat.

2. Bentuk-Bentuk Pergaulan Bebas
Bentuk pergaulan bebas sangat beragam di kalangan remaja. Contohnya termasuk seks pra-nikah, penyalahgunaan minuman keras, tawuran antarpelajar, bolos sekolah, geng motor, atau bahkan perilaku merokok di bawah umur. Penting untuk diingat bahwa tidak semua pergaulan itu buruk, tetapi kita harus mampu membedakan mana yang sehat dan mana yang berpotensi merusak masa depan kita.

3. Pengertian NAPZA
NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Narkotika adalah zat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Zat adiktif lainnya adalah bahan/zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan, seperti alkohol dan rokok. Semua jenis NAPZA sangat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental.

4. Jenis-Jenis NAPZA
NAPZA memiliki banyak jenis. Narkotika meliputi ganja, heroin, kokain, dan morfin. Psikotropika contohnya ekstasi, sabu-sabu, dan obat penenang. Zat adiktif lainnya yang sering disalahgunakan adalah alkohol, rokok, dan bahkan lem atau thinner. Masing-masing jenis memiliki efek dan bahaya yang berbeda, namun semuanya berpotensi menyebabkan kecanduan dan kerusakan organ tubuh.

5. Faktor Penyebab Pergaulan Bebas dan NAPZA
Ada banyak faktor yang mendorong remaja terjerumus dalam pergaulan bebas dan NAPZA. Faktor internal meliputi rasa ingin tahu yang tinggi, kurangnya percaya diri, atau masalah emosional. Faktor eksternal bisa berasal dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis, pengaruh teman sebaya, media sosial yang tidak sehat, atau lingkungan sosial yang permisif. Memahami faktor-faktor ini penting untuk mencegahnya.

6. Dampak Negatif Pergaulan Bebas dan NAPZA
Dampak negatif pergaulan bebas dan NAPZA sangatlah mengerikan. Bagi individu, dapat menyebabkan kerusakan fisik (penyakit menular seksual, kerusakan organ), gangguan mental (depresi, kecemasan), penurunan prestasi belajar, hingga kematian. Bagi keluarga, dapat menimbulkan aib, perpecahan, dan beban ekonomi. Bagi masyarakat, dapat meningkatkan angka kriminalitas dan merusak moral bangsa. Ini adalah masalah serius yang harus kita hindari.

7. Strategi Pencegahan Pergaulan Bebas dan NAPZA
Pencegahan adalah kunci. Strategi pencegahan meliputi memperkuat iman dan takwa, mengembangkan komunikasi yang baik dengan orang tua, memilih teman yang positif, mengisi waktu luang dengan kegiatan bermanfaat (olahraga, seni), meningkatkan percaya diri, serta berani berkata 'tidak' pada ajakan negatif. Selain itu, penting untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang bahaya pergaulan bebas dan NAPZA agar tidak mudah terpengaruh.

Rangkuman: Pergaulan bebas dan NAPZA adalah ancaman serius bagi remaja, merusak masa depan dan kesehatan. Pergaulan bebas adalah perilaku menyimpang yang melanggar norma, sementara NAPZA adalah zat berbahaya penyebab kecanduan. Memahami faktor penyebab dan dampak negatifnya, serta menerapkan strategi pencegahan yang kuat seperti memperkuat diri, memilih lingkungan positif, dan berani menolak, adalah kunci untuk melindungi diri dan membangun masa depan yang cerah.

Halaman 10 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NAPZANarkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya yang dapat menimbulkan ketergantungan.
Pergaulan BebasBentuk perilaku menyimpang yang melanggar norma agama, kesusilaan, dan kesopanan.
AdiktifSifat suatu zat yang menimbulkan ketergantungan atau kecanduan.
PsikotropikaZat yang memengaruhi aktivitas mental dan perilaku melalui susunan saraf pusat.
NarkotikaZat yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan ketergantungan.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA" mata pelajaran PJOK Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA — pratinjau tuntas.org

1 Materi PJOK Terkait

Gerak Berirama LanjutanPJOK Kelas VIII SMPKebugaran Jasmani TerukurPJOK Kelas VIII SMPPencak Silat LanjutanPJOK Kelas VIII SMPSenam LantaiPJOK Kelas VIII SMPSenam Lantai LanjutanPJOK Kelas VIII SMPVariasi AtletikPJOK Kelas VIII SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Bahaya Pergaulan Bebas dan NAPZA ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi PJOK Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.