Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VIII
Pencak Silat Lanjutan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Pencak Silat Lanjutan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami dan mampu melakukan gerak dasar pencak silat seperti kuda-kuda, pukulan, dan tendangan sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan |
| Elemen / Domain | Keterampilan Gerak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak spesifik berbagai aktivitas jasmani dan olahraga dengan koordinasi, kontrol, dan presisi yang lebih baik, serta mampu menganalisis dan mengevaluasi gerak dalam konteks permainan dan pertarungan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pencak silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang memiliki beragam gaya dan teknik, seperti gaya Tiga Serangkai atau Betawi. |
| Konseptual | Pencak silat lanjutan melibatkan kombinasi gerak dasar, serangan, belaan, dan elakan yang terkoordinasi untuk membentuk rangkaian jurus atau pertandingan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah melakukan kombinasi teknik serangan dan belaan, serta menyusun rangkaian jurus pencak silat secara mandiri. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana latihan pencak silat melatih ketekunan, disiplin, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menganalisis dan menjelaskan konsep teknik serangan lanjutan (sapuan dan guntingan) dalam pencak silat dengan benar.
- Peserta didik dapat mendemonstrasikan teknik belaan lanjutan (tangkapan dan kuncian) dalam pencak silat secara berpasangan dengan koordinasi yang baik.
- Peserta didik dapat mengkombinasikan teknik serangan dan belaan lanjutan menjadi rangkaian jurus sederhana secara kreatif.
- Peserta didik dapat mempraktikkan simulasi pertandingan pencak silat dengan menerapkan etika dan sportifitas yang tinggi.
Pemahaman bermakna: Mempelajari pencak silat lanjutan tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik dan keterampilan bela diri, tetapi juga menumbuhkan karakter disiplin, percaya diri, dan kemampuan memecahkan masalah dalam situasi nyata.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana pencak silat dapat membantu kita mengembangkan disiplin diri dan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mempelajari nilai-nilai estetika dan filosofi gerak dalam pencak silat sebagai seni pertunjukan dan budaya bangsa. Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika): Menganalisis prinsip-prinsip fisika seperti gaya, keseimbangan, dan momentum yang diterapkan dalam teknik serangan dan belaan pencak silat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak berlatih di rumah dan menonton pertandingan pencak silat untuk menambah wawasan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lapangan olahraga atau aula sekolah yang bersih dan aman untuk praktik, dengan matras atau alas yang memadai untuk mengurangi risiko cedera. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial teknik pencak silat dari kanal resmi IPSI atau praktisi terkemuka sebagai referensi tambahan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menganalisis dan menjelaskan konsep teknik serangan lanjutan (sapuan dan guntingan) dalam pencak silat dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami teknik serangan lanjutan pencak silat dan bagaimana ini penting untuk bela diri. Peserta didik diajak mengingat kembali gerak dasar pencak silat yang sudah dipelajari. Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, selain pukulan dan tendangan, serangan apa lagi yang efektif dalam pencak silat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi kelompok untuk mengamati video atau demonstrasi teknik sapuan dan guntingan dalam pencak silat. Mereka diminta mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan antara kedua teknik tersebut, serta menganalisis kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya dalam pertandingan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mencoba mempraktikkan gerak dasar sapuan dan guntingan secara individu, kemudian saling memberikan umpan balik. Mereka juga berlatih menjelaskan langkah-langkah teknik tersebut kepada anggota kelompok lainnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis dan demonstrasi singkat di depan kelas. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan pemahaman yang keliru, serta mendorong peserta didik untuk berani mencoba dan belajar dari kesalahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan materi tentang teknik serangan lanjutan. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar peserta didik dan mengingatkan untuk menjaga kebugaran. Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan pesan untuk mempersiapkan diri pada materi berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat mendemonstrasikan teknik belaan lanjutan (tangkapan dan kuncian) dalam pencak silat secara berpasangan dengan koordinasi yang baik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan mengajak melakukan pemanasan ringan. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi belaan lanjutan. Tujuan pembelajaran hari ini adalah menguasai teknik belaan tangkapan dan kuncian. Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana cara kita melindungi diri jika lawan melakukan serangan yang kuat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus atau skenario serangan tertentu dalam pencak silat. Dalam kelompok kecil, mereka berdiskusi dan mengidentifikasi teknik belaan lanjutan (tangkapan dan kuncian) yang paling efektif untuk mengatasi skenario tersebut, dengan mengacu pada prinsip-prinsip fisika sederhana seperti titik tumpu dan keseimbangan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempraktikkan teknik tangkapan dan kuncian secara berpasangan, bergantian peran sebagai penyerang dan pembela. Mereka berfokus pada koordinasi gerak, keamanan, dan efektivitas teknik dalam menguasai lawan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok-kelompok mendemonstrasikan teknik belaan yang telah mereka latih. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai keakuratan teknik, keamanan, dan efektivitas. Guru juga menekankan pentingnya kontrol diri dan etika dalam menggunakan teknik belaan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pentingnya belaan lanjutan dalam pencak silat. Guru memberikan motivasi dan apresiasi atas kerja keras mereka. Guru menyampaikan informasi tentang materi kombinasi teknik di pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Menganalisis dan mempraktikkan teknik serangan serta belaan lanjutan pencak silat secara berpasangan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Pencak silat adalah warisan budaya bangsa Indonesia yang kaya akan nilai-nilai luhur. Lebih dari sekadar bela diri, pencak silat mengajarkan kita disiplin, mental yang kuat, dan bagaimana menghargai lawan.
Alat & bahan: Matras, peluit, stopwatch, formulir penilaian.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok berpasangan (A dan B).
- Peserta didik A melakukan serangan (sapuan/guntingan), peserta didik B melakukan belaan (tangkapan/kuncian).
- Amati dan catat keberhasilan serta kekurangan dalam melakukan teknik.
- Diskusikan perbaikan yang perlu dilakukan.
- Tukar peran dan ulangi proses.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang teknik sapuan dalam pencak silat?
- Sebutkan contoh belaan dasar dalam pencak silat!
- Mengapa koordinasi penting dalam melakukan gerakan pencak silat?
- Apa perbedaan antara pukulan dan tendangan dalam pencak silat?
Formatif (proses): Observasi langsung saat peserta didik melakukan praktik teknik serangan, belaan, dan kombinasi jurus, serta diskusi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian kinerja (unjuk kerja) melalui demonstrasi rangkaian jurus dan simulasi pertandingan pencak silat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis dan menjelaskan konsep teknik serangan lanjutan (sapuan dan guntingan). | Konsep dan praktik sapuan, guntingan. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mendemonstrasikan teknik belaan lanjutan (tangkapan dan kuncian) secara berpasangan. | Konsep dan praktik tangkapan, kuncian. | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Mengkombinasikan teknik serangan dan belaan lanjutan menjadi rangkaian jurus sederhana. | Kombinasi teknik, simulasi pertandingan. | 2 JP | Kreativitas, Kesehatan |
Pencak silat adalah warisan budaya bangsa Indonesia yang kaya akan nilai-nilai luhur. Lebih dari sekadar bela diri, pencak silat mengajarkan kita disiplin, mental yang kuat, dan bagaimana menghargai lawan. Dalam modul ini, kita akan melangkah lebih jauh, mempelajari teknik-teknik lanjutan yang akan memperkaya kemampuan dan pemahaman kita tentang seni bela diri ini.
1. Pengantar Pencak Silat Lanjutan
Pencak silat lanjutan melibatkan pengembangan dari gerak dasar menjadi kombinasi teknik yang lebih kompleks. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang waktu, jarak, dan strategi. Latihan lanjutan ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, kekuatan, kelincahan, dan juga kemampuan berpikir taktis dalam menghadapi lawan. Peserta didik akan diajak untuk tidak hanya menghafal gerakan, tetapi memahami filosofi di baliknya.
2. Teknik Serangan Lanjutan: Sapuan
Sapuan adalah teknik serangan bawah dalam pencak silat yang bertujuan untuk menjatuhkan lawan dengan menyapu kaki lawan. Ada beberapa jenis sapuan, seperti sapuan dalam dan sapuan luar. Kunci keberhasilan sapuan terletak pada kecepatan, keseimbangan, dan timing yang tepat. Saat melakukan sapuan, pesilat harus menjaga kuda-kuda agar tidak mudah terjatuh dan mampu melanjutkan serangan atau belaan berikutnya. Latihan berulang sangat penting untuk menguasai teknik ini.
3. Teknik Serangan Lanjutan: Guntingan
Guntingan adalah teknik menjatuhkan lawan dengan 'menggunting' kedua kaki lawan menggunakan kedua kaki pesilat. Teknik ini membutuhkan kelenturan, kekuatan otot perut dan paha, serta keberanian. Guntingan seringkali menjadi serangan kejutan yang sangat efektif jika dilakukan dengan benar. Penting untuk memastikan keamanan saat berlatih guntingan, baik bagi pelaku maupun lawan latihan, dengan menggunakan matras dan pengawasan guru.
4. Teknik Belaan Lanjutan: Tangkapan
Tangkapan adalah teknik belaan yang bertujuan untuk menghentikan atau mengontrol serangan lawan dengan menangkap bagian tubuh lawan, seperti tangan atau kaki. Setelah menangkap, pesilat dapat melanjutkan dengan kuncian atau serangan balasan. Kunci dari tangkapan yang efektif adalah kecepatan reaksi, kekuatan genggaman, dan kemampuan membaca arah serangan lawan. Latihan berpasangan sangat diperlukan untuk melatih kepekaan dan respons.
5. Teknik Belaan Lanjutan: Kuncian
Kuncian adalah teknik belaan yang bertujuan untuk mengunci sendi lawan sehingga lawan tidak dapat bergerak atau merasa sakit. Kuncian seringkali dilakukan setelah tangkapan atau saat lawan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Ada berbagai jenis kuncian, seperti kuncian lengan atau kuncian sendi. Teknik ini membutuhkan pemahaman anatomi dasar dan kontrol yang baik agar tidak mencederai lawan secara serius. Etika dan sportifitas sangat ditekankan dalam penggunaan kuncian.
6. Kombinasi Serangan dan Belaan
Setelah menguasai teknik serangan dan belaan secara terpisah, langkah selanjutnya adalah mengkombinasikannya. Kombinasi adalah rangkaian gerak yang menggabungkan beberapa teknik secara berurutan, misalnya diawali dengan elakan, dilanjutkan tangkapan, lalu kuncian, dan diakhiri dengan serangan. Kemampuan mengkombinasikan teknik menunjukkan tingkat kematangan seorang pesilat dalam merespons situasi pertarungan secara dinamis dan efektif.
7. Etika dan Sportivitas dalam Pencak Silat
Pencak silat tidak hanya mengajarkan teknik bertarung, tetapi juga nilai-nilai luhur seperti kejujuran, disiplin, rendah hati, dan sportifitas. Dalam setiap latihan atau pertandingan, penting untuk selalu menghormati lawan, wasit, dan pelatih. Menjaga emosi, tidak meremehkan lawan, dan mengakui kekalahan dengan lapang dada adalah bagian tak terpisahkan dari jiwa seorang pesilat sejati. Ini mencerminkan karakter yang kuat dan mulia.
Rangkuman: Pencak silat lanjutan memperkaya kemampuan bela diri dengan teknik serangan seperti sapuan dan guntingan, serta belaan seperti tangkapan dan kuncian. Kunci penguasaan terletak pada kombinasi, koordinasi, dan timing yang tepat. Selain keterampilan fisik, modul ini juga menekankan pentingnya etika, sportifitas, dan nilai-nilai luhur pencak silat untuk membentuk karakter yang disiplin dan percaya diri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sapuan | Teknik menjatuhkan lawan dengan menyapu kaki. |
| Guntingan | Teknik menjatuhkan lawan dengan mengaitkan kedua kaki pada kaki lawan. |
| Tangkapan | Teknik belaan dengan mengontrol serangan lawan melalui genggaman. |
| Kuncian | Teknik belaan untuk mengunci sendi lawan sehingga tidak dapat bergerak. |
| Kuda-kuda | Posisi dasar kaki untuk menjaga keseimbangan dan kekuatan. |
| Jurus | Rangkaian gerak dasar dan lanjutan dalam pencak silat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pencak Silat Lanjutan" mata pelajaran PJOK Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pencak Silat Lanjutan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Mengefektifkan GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenerapkan Konsep GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenyusun dan Menerapkan Strategi GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Modifikasi, Fair Play, dan PartisipasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAlam untuk Aktivitas JasmaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGizi dan MakananBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Gerak Berirama LanjutanPJOK Kelas VIII SMPSenam Lantai LanjutanPJOK Kelas VIII SMPBahaya Pergaulan Bebas dan NAPZAPJOK Kelas VIII SMPKebugaran Jasmani TerukurPJOK Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pencak Silat Lanjutan pada PJOK SMP, Fase D, elemen Keterampilan Gerak.
Modul Pencak Silat Lanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Pencak Silat Lanjutan ini gratis?
Ya. Modul Pencak Silat Lanjutan untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pencak Silat Lanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pencak Silat Lanjutan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pencak Silat Lanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pencak Silat Lanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pencak Silat Lanjutan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pencak Silat Lanjutan untuk PJOK kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pencak Silat Lanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pencak Silat Lanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pencak Silat Lanjutan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.