tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMPPrakarya › Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar Prakarya Kelas VII
Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami

Modul ajar Prakarya SMP kelas VII materi Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Prakarya kelas VII materi Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami
Ringkasan: Kerajinan tangan bahan alam adalah perpaduan seni, keterampilan, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan memahami jenis bahan, teknik pengolahan, serta melalui proses perancangan dan praktik yang cermat, kita dapat menciptakan karya bernilai estetika dan fungsional yang membanggakan serta berkelanjutan.
Model: Project Based Learning (PBL) + praktikDimensi: Kreativitas, Kolaborasi, Kemampuan Berpikir KritisWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPrakarya · Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu merancang, membuat, dan mengevaluasi produk kerajinan dengan memanfaatkan bahan alam yang ada di lingkungan sekitar, serta mengkomunikasikan proses dan hasilnya dengan percaya diri.

Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang berbagai jenis bahan alam yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan.

Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan dari bahan alam tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga melestarikan budaya dan memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat atau menggunakan benda sehari-hari yang terbuat dari bahan-bahan seperti daun kering, ranting pohon, atau tanah liat? Bagaimana benda tersebut dibuat?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 5 jenis bahan alam yang dapat digunakan untuk kerajinan dan menjelaskan minimal 3 teknik dasar pengolahannya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, mengaitkan materi dengan pengalaman siswa melalui pertanyaan pemantik, serta menyampaikan tujuan pembelajaran dan gambaran umum kegiatan proyek.

Memahami: Peserta didik mengamati berbagai contoh produk kerajinan bahan alam dan mengidentifikasi bahan serta teknik pembuatannya melalui tayangan video atau gambar.

Mengaplikasi: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengklasifikasikan bahan alam berdasarkan jenisnya dan mengidentifikasi teknik pengolahan yang sesuai untuk kerajinan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep mengenai jenis bahan dan teknik pengolahan.

Penutup: Guru bersama siswa menyimpulkan materi tentang keragaman bahan alam dan teknik dasar, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan tugas proyek untuk pertemuan selanjutnya.

Pertemuan 2 — Project Based Learning (PBL)

Tujuan: Peserta didik mampu merancang sebuah produk kerajinan tangan dari bahan alam dengan memperhatikan aspek estetika dan fungsional.

Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya, meninjau pemahaman siswa tentang bahan dan teknik, serta menjelaskan langkah-langkah dalam perancangan produk.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok melakukan brainstorming ide-ide produk kerajinan bahan alam yang inovatif dan sesuai dengan ketersediaan bahan serta kebutuhan pasar.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai membuat sketsa rancangan produk kerajinan, menentukan bahan yang akan digunakan, serta membuat daftar alat dan bahan yang dibutuhkan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan produknya di depan kelas, mendapatkan masukan dari guru dan teman sebaya untuk penyempurnaan desain.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas rancangan, menguatkan pentingnya detail dalam rancangan, dan mengingatkan persiapan bahan untuk pertemuan praktik pembuatan.

Pertemuan 3 — Project Based Learning (PBL) + Praktik

Tujuan: Peserta didik mampu membuat prototipe kerajinan tangan dari bahan alam sesuai rancangan, mempresentasikannya, dan mengevaluasi hasilnya.

Kegiatan awal: Guru mengecek kesiapan alat dan bahan, mengingatkan kembali rancangan produk, serta menjelaskan prosedur keselamatan kerja selama praktik pembuatan.

Memahami: Peserta didik secara individu atau kelompok mulai mempraktikkan pembuatan kerajinan bahan alam berdasarkan rancangan yang telah disetujui.

Mengaplikasi: Peserta didik menyelesaikan produk kerajinan, melakukan finishing, dan mempersiapkan presentasi karya mereka.

Merefleksi: Peserta didik mempresentasikan karya kerajinan bahan alam yang telah dibuatnya, menjelaskan proses, tantangan, dan inovasi yang diterapkan, serta saling memberikan umpan balik.

Penutup: Guru bersama siswa melakukan refleksi akhir pembelajaran, mengapresiasi setiap karya dan proses belajar, memberikan penguatan tentang nilai kerajinan lokal, dan menutup pembelajaran dengan doa.

4 Asesmen

Proses (formatif): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi keaktifan siswa dalam diskusi, presentasi kelompok, dan pendampingan saat praktik pembuatan karya.

Akhir (sumatif): Asesmen sumatif berupa penilaian produk kerajinan tangan bahan alam yang dibuat siswa berdasarkan rubrik penilaian, serta presentasi dan evaluasi karya.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Merancang dan membuat kerajinan bahan alamIdentifikasi bahan alam, teknik dasar, perancangan produk2 JPKreativitas, Kemampuan Berpikir Kritis
Membuat prototipe kerajinan bahan alamPraktik pembuatan, finishing2 JPKolaborasi, Kemandirian
Presentasi dan evaluasi karyaPresentasi hasil karya, refleksi2 JPKomunikasi, Kemampuan Berpikir Kritis

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dapat diolah menjadi kerajinan tangan bernilai seni tinggi. Modul ini mengajakmu menjelajahi keindahan dan potensi bahan alam seperti kayu, bambu, tanah liat, daun, dan serat alam untuk menciptakan karya unik. Mari kita belajar bagaimana mengubah bahan sederhana menjadi mahakarya yang membanggakan.

Keindahan Bahan Alam Indonesia

Indonesia dianugerahi kekayaan alam luar biasa, termasuk berbagai jenis bahan yang dapat diolah menjadi kerajinan tangan. Mulai dari serat tumbuhan seperti rotan dan eceng gondok, hasil hutan seperti kayu dan bambu, hingga kekayaan tanah liat yang dapat dibentuk menjadi gerabah. Setiap bahan memiliki karakteristik unik yang menawarkan potensi tak terbatas bagi para pengrajin.

Teknik Dasar Pengolahan Bahan Alam

Mengolah bahan alam memerlukan pemahaman teknik yang tepat. Teknik dasar meliputi pembentukan (seperti memahat kayu, melipat daun, membentuk tanah liat), pengeringan, pewarnaan alami, dan finishing. Pemilihan teknik yang sesuai akan menentukan kualitas dan keindahan produk akhir kerajinan tangan.

Perancangan Produk Kerajinan

Sebelum membuat, perancangan adalah kunci. Ini melibatkan identifikasi fungsi produk, target pasar, serta estetika yang diinginkan. Sketsa detail, pemilihan bahan, dan penentuan metode produksi adalah langkah penting untuk memastikan hasil yang optimal dan sesuai harapan.

Praktik Membuat Kerajinan

Tahap praktik adalah mewujudkan rancangan menjadi nyata. Dengan alat dan bahan yang tepat, serta mengikuti prosedur keselamatan, peserta didik dapat menciptakan karya kerajinan tangan. Proses ini melatih ketekunan, ketelitian, dan kreativitas dalam mengatasi setiap tantangan yang muncul.

Presentasi dan Apresiasi Karya

Karya yang telah dibuat perlu dipresentasikan untuk mengkomunikasikan ide, proses, dan nilai yang terkandung di dalamnya. Sesi apresiasi dan evaluasi bersama teman serta guru memberikan umpan balik konstruktif untuk pengembangan diri di masa mendatang.

Rangkuman: Kerajinan tangan bahan alam adalah perpaduan seni, keterampilan, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan memahami jenis bahan, teknik pengolahan, serta melalui proses perancangan dan praktik yang cermat, kita dapat menciptakan karya bernilai estetika dan fungsional yang membanggakan serta berkelanjutan.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik dalam merancang dan membuat kerajinan tangan dari bahan alam secara sistematis.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, gunting, lem, bahan alam (daun kering, ranting, biji-bijian, tanah liat, dll.), alat ukir/pahat (jika perlu), cat/vernish (opsional).

  1. Identifikasi bahan alam yang tersedia dan potensial untuk kerajinan.
  2. Buatlah sketsa rancangan produk kerajinan yang inovatif dan fungsional.
  3. Buatlah daftar alat dan bahan yang dibutuhkan sesuai rancangan.
  4. Lakukan proses pembuatan kerajinan sesuai rancangan dan teknik yang dipilih.
  5. Selesaikan produk dengan finishing yang rapi dan menarik.

8 Glosarium

Bahan AlamSumber daya yang berasal dari lingkungan sekitar, baik hayati maupun non-hayati, yang dapat diolah menjadi produk kerajinan.
Teknik PengolahanMetode atau cara yang digunakan untuk mengubah bentuk dan sifat bahan alam menjadi produk kerajinan.
EstetikaPrinsip-prinsip keindahan yang diterapkan dalam perancangan dan pembuatan karya seni.
FungsionalMemiliki kegunaan atau manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari.
PrototipeModel awal atau contoh dasar dari sebuah produk yang akan dibuat.

9 Materi Prakarya Terkait

Kerajinan Bahan AlamPrakarya Kelas VII SMP
Pelajari Kerajinan Bahan Alam →
Kerajinan Bahan BuatanPrakarya Kelas IX SMP
Pelajari Kerajinan Bahan Buatan →
Kerajinan Bahan Limbah Lunak dan KerasPrakarya Kelas IX SMP
Pelajari Kerajinan Bahan Limbah Lunak dan Keras →
Kerajinan tekstil bahan alamPrakarya Kelas IX SMP
Pelajari Kerajinan tekstil bahan alam →
Kerajinan Media CampuranPrakarya Kelas IX SMP
Pelajari Kerajinan Media Campuran →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Prakarya Kerajinan Tangan dengan Bahan Alami ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.