Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas IX
Seni Lukis, Patung, dan Grafis
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Seni Lukis, Patung, dan Grafis |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal berbagai jenis karya seni rupa dua dan tiga dimensi serta mampu mengidentifikasi unsur-unsur dasarnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Seni lukis, patung, dan grafis adalah bentuk seni rupa yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti lukisan dinding, patung di taman kota, atau cetakan kaos. |
| Konseptual | Masing-masing cabang seni memiliki konsep, teknik, dan media yang khas untuk menyampaikan ide atau ekspresi seniman. |
| Prosedural | Proses pembuatan karya seni lukis, patung, dan grafis melibatkan tahapan perencanaan, eksplorasi media, teknik pengerjaan, hingga penyelesaian akhir. |
| Metakognitif | Siswa akan menyadari bahwa pemahaman mendalam tentang prinsip seni dan proses kreatif memungkinkan mereka untuk menghasilkan karya yang orisinal dan bermakna. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai jenis dan gaya seni lukis, patung, serta grafis berdasarkan teknik dan medianya.
- Menganalisis konsep, unsur, dan prinsip seni rupa yang diterapkan dalam karya seni lukis, patung, dan grafis.
- Merancang ide dan konsep sederhana untuk membuat karya seni lukis, patung, atau grafis.
- Menerapkan teknik dasar dalam pembuatan karya seni lukis dengan media pilihan.
- Menerapkan teknik dasar dalam pembuatan karya seni patung dengan bahan sederhana.
- Menerapkan teknik dasar dalam pembuatan karya seni grafis dengan teknik cetak sederhana (misalnya cetak saring/cukil).
- Mengevaluasi dan mengapresiasi karya seni lukis, patung, dan grafis dari segi estetika dan makna.
- Mempresentasikan hasil karya seni lukis, patung, atau grafis secara lisan dan tulisan.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep, teknik, dan fungsi seni lukis, patung, dan grafis tidak hanya mengembangkan apresiasi estetika tetapi juga melatih kemampuan berpikir kreatif dan ekspresi diri melalui karya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah goresan kuas, pahatan, atau cetakan dapat menceritakan kisah, mengekspresikan perasaan, atau bahkan mengubah cara pandang kita terhadap dunia?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan deskripsi dan narasi dalam menjelaskan konsep dan makna karya seni. Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami konteks sejarah dan budaya yang mempengaruhi perkembangan seni lukis, patung, dan grafis di berbagai peradaban. Matematika: Menerapkan konsep proporsi, simetri, dan geometri dalam perancangan bentuk patung atau komposisi lukisan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak untuk menghadiri pameran mini karya siswa di akhir proyek atau memberikan masukan terkait ide karya yang relevan dengan lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur fleksibel untuk kerja individu dan kelompok, dilengkapi area pajang karya, serta akses ke taman sekolah atau lingkungan sekitar untuk observasi dan inspirasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan gawai dan internet untuk riset ide, mencari referensi teknik, mendokumentasikan proses pembuatan karya, dan membuat portofolio digital sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis dan gaya seni lukis, patung, serta grafis berdasarkan teknik dan medianya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa gambar karya seni lukis, patung, dan grafis dari berbagai periode. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang akan membimbing eksplorasi materi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai contoh karya seni lukis, patung, dan grafis (baik melalui gambar/video maupun contoh fisik), lalu mengidentifikasi ciri-ciri, teknik, dan media yang digunakan pada setiap karya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat daftar temuan mereka tentang jenis-jenis seni lukis, patung, dan grafis, serta mengelompokkannya berdasarkan kesamaan karakteristik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, diikuti diskusi kelas untuk mengklarifikasi dan memperkaya pemahaman tentang keragaman seni rupa tiga dimensi ini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pertemuan ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan pengantar untuk materi pertemuan berikutnya dengan semangat berkarya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis konsep, unsur, dan prinsip seni rupa yang diterapkan dalam karya seni lukis, patung, dan grafis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, doa, presensi, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan video singkat proses pembuatan sebuah karya seni dan meminta peserta didik untuk memperhatikan unsur-unsur di dalamnya. Tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik disampaikan untuk memantik rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis gambar-gambar karya seni lukis, patung, dan grafis yang disediakan, fokus pada identifikasi unsur (garis, bentuk, warna) dan prinsip (keseimbangan, irama) yang digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengisi lembar kerja analisis yang memandu mereka untuk menjelaskan bagaimana unsur dan prinsip seni rupa tersebut berkontribusi pada makna atau estetika karya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik membagikan hasil analisis mereka, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan konsep tentang pentingnya unsur dan prinsip dalam penciptaan karya seni. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan kembali pentingnya unsur dan prinsip seni, memberikan pujian atas usaha analisis peserta didik, dan memberikan gambaran tentang langkah selanjutnya dalam membuat karya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membimbing peserta didik dalam menganalisis unsur dan prinsip seni rupa pada karya lukis, patung, dan grafis.
Alat & bahan: LKPD, pensil, penghapus, gambar/foto karya seni lukis, patung, dan grafis.
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama gambar karya seni rupa yang disediakan.
- Identifikasi unsur-unsur seni rupa (garis, bentuk, warna, tekstur) yang menonjol pada setiap karya.
- Analisis prinsip-prinsip seni rupa (keseimbangan, irama, kesatuan, penekanan) yang diterapkan dalam karya tersebut.
- Tuliskan interpretasi Anda tentang makna atau pesan yang ingin disampaikan oleh seniman melalui penggunaan unsur dan prinsip tersebut.
- Diskusikan hasil analisis Anda dengan teman sekelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang seni lukis?
- Sebutkan contoh karya patung yang pernah Anda lihat!
- Menurut Anda, apa bedanya lukisan dengan cetakan?
- Pernahkah Anda mencoba membuat karya seni rupa?
Formatif (proses): Observasi guru selama proses diskusi kelompok, praktik pembuatan karya, dan pemberian umpan balik pada setiap tahapan proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio karya (lukis, patung, grafis) dan presentasi lisan peserta didik disertai rubrik penilaian.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis dan gaya seni lukis, patung, serta grafis | Konsep, jenis, dan gaya seni lukis, patung, grafis | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis konsep, unsur, dan prinsip seni rupa | Unsur dan prinsip seni rupa dalam lukis, patung, grafis | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Merancang ide dan konsep karya seni | Proses pencarian ide dan perancangan konsep karya | 2 JP | Kreativitas |
| 4 | Menerapkan teknik dasar pembuatan karya seni lukis, patung, dan grafis | Teknik dasar seni lukis, patung, grafis dan praktik | 6 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Seni rupa adalah jendela untuk memahami keindahan dan ekspresi manusia. Dalam modul ini, kita akan menjelajahi tiga cabang seni rupa yang kaya, yaitu seni lukis, patung, dan grafis. Setiap cabang memiliki keunikan dalam teknik, media, dan cara penyampaian pesan. Mari kita selami dunia kreatif ini dan temukan potensi seniman dalam diri kita.
1. Seni Lukis: Ekspresi di Atas Kanvas
Seni lukis adalah cabang seni rupa yang mewujudkan pengalaman estetis manusia melalui media dua dimensi seperti kanvas, kertas, atau dinding, menggunakan cat dan kuas. Berbagai gaya lukisan seperti realisme, impresionisme, abstrak, atau surealisme menunjukkan keragaman cara seniman dalam menafsirkan dunia. Contoh lukisan terkenal seperti 'Mona Lisa' karya Leonardo da Vinci atau 'Bunga Matahari' karya Vincent van Gogh menunjukkan bagaimana lukisan bisa menjadi abadi dan mempengaruhi peradaban.
2. Teknik dan Media Seni Lukis
Ada beragam teknik dalam melukis, mulai dari teknik aquarel (cat air transparan), plakat (cat tebal menutup), pointilis (titik-titik), hingga spray (semprot). Media yang digunakan juga bervariasi, seperti cat minyak yang memberikan efek tebal dan waktu kering lama, cat akrilik yang cepat kering dan serbaguna, atau cat air yang memberikan kesan ringan dan transparan. Pemilihan teknik dan media sangat bergantung pada efek yang ingin dicapai seniman.
3. Seni Patung: Bentuk dalam Tiga Dimensi
Seni patung adalah karya seni rupa tiga dimensi yang memiliki volume dan dapat dinikmati dari berbagai arah. Patung bisa berupa figuratif (menggambarkan bentuk manusia atau hewan) atau non-figuratif (abstrak). Contoh patung seperti 'David' karya Michelangelo atau patung 'Liberty' di New York adalah ikon yang menunjukkan kekuatan ekspresi dalam ruang. Patung tidak hanya berfungsi sebagai keindahan, tetapi juga sebagai monumen, simbol keagamaan, atau benda pakai.
4. Bahan dan Teknik Seni Patung
Bahan untuk patung sangat beragam, mulai dari bahan lunak seperti tanah liat, plastisin, lilin; bahan sedang seperti kayu; hingga bahan keras seperti batu, logam, atau gips. Teknik pembuatannya juga bervariasi, seperti memahat (mengurangi bahan), modeling (menambah/membentuk), casting (mencetak), atau konstruksi (merakit). Setiap bahan dan teknik memiliki tantangan dan karakteristik unik yang mempengaruhi hasil akhir karya.
5. Seni Grafis: Menggandakan Ekspresi
Seni grafis adalah cabang seni rupa dua dimensi yang proses pembuatannya melibatkan teknik cetak. Kata 'grafis' berasal dari bahasa Yunani 'graphein' yang berarti menulis atau menggambar. Keunikan seni grafis terletak pada kemampuannya untuk menggandakan karya asli menjadi beberapa salinan (edisi) yang identik. Seni grafis sering digunakan untuk ilustrasi buku, poster, atau karya seni murni yang memiliki nilai estetika tinggi.
6. Jenis dan Teknik Seni Grafis
Seni grafis terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan teknik cetaknya, antara lain cetak tinggi (relief print seperti cukil kayu/linoleum), cetak dalam (intaglio print seperti etsa), cetak saring (screen printing/sablon), dan cetak datar (planography seperti litografi). Masing-masing teknik memiliki proses dan karakteristik visual yang berbeda, menghasilkan efek tekstur dan garis yang unik pada hasil cetakan.
7. Unsur dan Prinsip Seni Rupa
Dalam setiap karya seni lukis, patung, dan grafis, terdapat unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan nilai. Unsur-unsur ini kemudian diorganisir menggunakan prinsip-prinsip seni rupa seperti keseimbangan, irama, kesatuan, penekanan, proporsi, dan harmoni. Pemahaman mendalam tentang unsur dan prinsip ini penting untuk menciptakan karya yang kuat secara visual dan memiliki makna yang mendalam.
8. Apresiasi dan Kritik Karya Seni
Mengapresiasi karya seni berarti memahami, menghargai, dan menikmati keindahan serta makna yang terkandung di dalamnya. Kritik seni adalah kegiatan memberikan penilaian terhadap karya seni, baik secara objektif maupun subjektif, dengan mempertimbangkan aspek estetika, teknik, dan konteks. Keduanya penting untuk mengembangkan kepekaan estetika dan kemampuan berpikir kritis terhadap karya seni.
Rangkuman: Seni lukis, patung, dan grafis adalah tiga cabang seni rupa yang menawarkan beragam ekspresi melalui teknik dan media yang berbeda. Memahami konsep, unsur, dan prinsipnya membantu kita mengapresiasi keindahan dan makna di balik setiap karya. Praktik langsung dalam menciptakan karya melatih kreativitas dan kemampuan teknis, sementara apresiasi dan kritik mengembangkan kepekaan estetika dan kemampuan berpikir kritis.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aquarel | Teknik melukis menggunakan cat air dengan sapuan tipis dan transparan. |
| Plakat | Teknik melukis menggunakan cat tebal dan menutup, memberikan kesan solid. |
| Figuratif | Karya seni yang menggambarkan bentuk-bentuk yang dapat dikenali seperti manusia atau hewan. |
| Non-figuratif | Karya seni yang tidak menggambarkan objek nyata, sering disebut abstrak. |
| Cetak Tinggi | Teknik cetak di mana bagian yang menonjol dari permukaan cetak akan menghasilkan gambar (misal: cukil kayu). |
| Cetak Saring | Teknik cetak menggunakan screen atau saringan dengan lubang-lubang yang dapat ditembus tinta (sablon). |
| Komposisi | Penataan unsur-unsur seni rupa dalam suatu karya untuk mencapai kesatuan dan keseimbangan. |
| Estetika | Cabang filsafat yang mempelajari tentang keindahan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Seni Lukis, Patung, dan Grafis" mata pelajaran Seni Budaya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Seni Lukis, Patung, dan Grafis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Tari KreasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDrama Musikal dan OperetBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPameran dan PergelaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Seni Budaya lain yang sudah tersedia
Menganalisis LaguSeni Budaya Kelas IX SMPSeni MusikSeni Budaya Kelas VII SMPSeni RupaSeni Budaya Kelas VII SMPSeni TariSeni Budaya Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis pada Seni Budaya SMP, Fase D.
Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini gratis?
Ya. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Seni Lukis, Patung, dan Grafis dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Seni Lukis, Patung, dan Grafis untuk Seni Budaya kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Seni Lukis, Patung, dan Grafis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.