Modul Ajar MA

Modul Ajar PJOK Kelas XI MA

1 modul ajar PJOK kelas XI MA (Fase F) siap unduh — Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · PJOK Kelas XI MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak
PJOK · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak
PJOK · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMengevaluasi Dampak Konsep Gerak
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar gerak, prinsip-prinsip aktivitas fisik, dan berbagai bentuk latihan fisik yang menunjang kebugaran jasmani.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMengevaluasi dan Menganalisis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan menganalisis konsep gerak, prinsip gerak, serta dampak dari berbagai aktivitas fisik secara kritis, mandiri, dan kolaboratif untuk mencapai kebugaran jasmani dan kesehatan yang optimal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeserta didik dapat mengamati berbagai aktivitas gerak dalam olahraga seperti sepak bola, bulutangkis, atau atletik, dan mengidentifikasi bagaimana konsep gerak diterapkan.
KonseptualMateri ini membahas konsep efektivitas gerak, peningkatan kemampuan penguasaan gerak, dan penyempurnaan gerak dalam aktivitas fisik.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan menganalisis gerakan, mengidentifikasi kesalahan, dan merancang perbaikan untuk meningkatkan kualitas gerak.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya analisis diri terhadap gerakan yang dilakukan dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada peningkatan performa dan pencegahan cedera.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa tubuh adalah amanah dari Allah SWT, sehingga penting untuk menjaga dan melatihnya dengan gerakan yang benar dan sehat.
2. Cinta IlmuBersemangat dalam mencari pengetahuan tentang biomekanika dan fisiologi gerak untuk memahami dampak setiap aktivitas fisik yang dilakukan.
3. Cinta LingkunganMenjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar saat beraktivitas fisik agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan kolaborasi saat memberikan umpan balik konstruktif kepada teman untuk saling membantu menyempurnakan gerakan.
5. Cinta Tanah AirMenunjukkan semangat sportivitas dan disiplin dalam berlatih, mencerminkan nilai-nilai luhur kebangsaan dalam setiap aktivitas jasmani.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat.
  2. Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas.
  3. Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri.
  4. Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru.
  5. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret.
Halaman 2 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengevaluasi dampak konsep gerak membantu peserta didik memahami bahwa setiap gerakan memiliki konsekuensi terhadap efektivitas dan efisiensi performa, serta potensi cedera, sehingga mendorong mereka untuk terus menyempurnakan kualitas gerak.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa seorang atlet profesional terus berlatih dan mengevaluasi gerakannya, padahal mereka sudah sangat mahir?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami konsep gaya, kecepatan, percepatan, dan momentum yang mendasari setiap gerakan fisik.
Biologi: Menganalisis anatomi dan fisiologi tubuh manusia yang terlibat dalam berbagai gerakan, serta dampaknya pada sistem otot dan rangka.
Matematika: Menghitung kecepatan, jarak, dan sudut dalam menganalisis efektivitas gerakan olahraga.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk aktif dalam kegiatan fisik di rumah atau komunitas, serta berdiskusi tentang pentingnya gerakan yang benar untuk kesehatan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan olahraga sekolah atau area terbuka yang aman dan nyaman, didukung dengan akses ke video demonstrasi gerak melalui perangkat digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video demonstrasi gerakan olahraga dari platform daring dan aplikasi pencatat progres latihan untuk menganalisis dan memonitor peningkatan kemampuan gerak.
Halaman 3 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat. Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik dengan suasana yang menyambut.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan peregangan ringan dan menanyakan pengalaman mereka saat melakukan gerakan dalam olahraga sehari-hari, mengaitkan dengan pentingnya gerak yang benar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan konsep gerak, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa seorang atlet profesional terus berlatih dan mengevaluasi gerakannya, padahal mereka sudah sangat mahir?' agar peserta didik sadar akan fokus belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video tentang berbagai gerakan dalam olahraga (misalnya, teknik servis bulutangkis, tendangan sepak bola, atau lompat jauh) yang menunjukkan gerakan efektif dan kurang efektif, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Orientasi pada masalah: Peserta didik mencatat observasi awal mereka terkait perbedaan gerakan yang efektif dan kurang efektif dari video yang ditayangkan guru.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi panduan analisis video gerak dasar.
  4. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca panduan LKPD 1 dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan awal terkait penerapan konsep gerak yang mereka amati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok secara mandiri menganalisis cuplikan video gerakan olahraga yang disediakan guru, fokus pada identifikasi penerapan konsep gerak seperti keseimbangan, gaya, kecepatan, dan akurasi.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengevaluasi efektivitas setiap gerakan berdasarkan konsep gerak yang telah dipelajari sebelumnya, mencatat temuan mereka di LKPD 1.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memberikan arahan jika ada kesulitan dalam menganalisis gerakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas, menjelaskan identifikasi konsep gerak dan evaluasi efektivitasnya dengan menggunakan data dari LKPD 1.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau memberikan pandangan tambahan mengenai evaluasi gerak.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep yang telah didiskusikan dan mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul, menekankan pentingnya analisis gerak yang sistematis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang penerapan dan efektivitas konsep gerak dalam aktivitas fisik.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan partisipasi aktif mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mengamati satu gerakan olahraga favorit peserta didik di rumah dan menuliskannya di buku catatan, lalu menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri. Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memastikan kesiapan fisik dan mental mereka untuk beraktivitas.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan pemanasan ringan dan menanyakan hasil observasi gerakan olahraga yang mereka lakukan sebagai tugas mandiri, mengaitkan dengan pentingnya penyempurnaan gerak.
  3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan ini peserta didik akan merancang strategi peningkatan gerak dan menyempurnakan gerakan melalui praktik, serta menganalisis dampak penerapan konsep gerak yang tidak tepat, agar peserta didik memahami tahapan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar 1 denah lapangan bulutangkis dan meminta peserta didik membayangkan melakukan gerakan dasar bulutangkis (misalnya, servis pendek, servis panjang, lob, smash) di lapangan tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD 2 yang berisi petunjuk praktik dan analisis peningkatan gerak.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memahami tugas di LKPD 2, yaitu merancang strategi peningkatan penguasaan gerak untuk salah satu gerakan dasar bulutangkis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok secara bergantian mempraktikkan gerakan dasar bulutangkis yang telah dipilih di area yang tersedia (misalnya, lapangan sekolah atau area terbuka), dengan fokus pada penerapan strategi peningkatan gerak yang telah dirancang.
  2. Membimbing penyelidikan: Anggota kelompok saling mengamati dan memberikan umpan balik konstruktif terhadap gerakan teman, mencatat poin-poin penting untuk penyempurnaan di LKPD 2.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling, memberikan bimbingan langsung, dan mengoreksi teknik gerakan peserta didik sesuai prinsip biomekanika, serta mendorong mereka untuk menganalisis dampak positif-negatif dari gerakan yang dilakukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil praktik dan strategi penyempurnaan gerak mereka, termasuk analisis dampak dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat, di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dari kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan, serta berbagi pengalaman mereka dalam menyempurnakan gerakan dan menganalisis dampaknya.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan akhir, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan penyempurnaan gerak untuk performa optimal dan pencegahan cedera, serta dampak positif-negatifnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya evaluasi, peningkatan, dan penyempurnaan konsep gerak untuk kesehatan dan performa fisik.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kolaborasi peserta didik selama praktik dan diskusi, menciptakan suasana yang menggembirakan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan saran untuk terus berlatih dan mengevaluasi gerakan dalam aktivitas sehari-hari, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Gerak dan Peningkatan Performamu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan menganalisis penerapan konsep gerak, mengevaluasi efektivitasnya, dan merancang strategi untuk menyempurnakan kemampuan gerak dasar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, perangkat pemutar video, bola (jika diperlukan untuk praktik), net bulutangkis (jika tersedia)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 denah lapangan bulutangkis yang diberikan gurumu. Bayangkan kamu sedang melakukan berbagai gerakan dasar di sana.
    Lapangan Bulu Tangkis
    Gambar 1. Lapangan
  2. Pilih satu gerakan dasar bulutangkis (misalnya, servis pendek, servis panjang, lob, atau smash) yang ingin kamu analisis dan tingkatkan. Catat nama gerakannya di kolom 'Gerakan yang Dianalisis' pada tabel.
  3. Praktikkan gerakan tersebut secara berpasangan atau berkelompok. Amati gerakan temanmu dan berikan umpan balik konstruktif. Perhatikan aspek seperti keseimbangan, kekuatan, kecepatan, dan akurasi. Catat observasimu di kolom 'Observasi Awal Gerakan'.
  4. Diskusikan dalam kelompok, strategi apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas gerakan tersebut. Misalnya, fokus pada posisi tubuh, ayunan tangan, atau titik kontak dengan objek. Tuliskan 'Strategi Peningkatan Gerak' di tabel.
  5. Praktikkan kembali gerakan tersebut dengan menerapkan strategi yang telah kamu diskusikan. Catat 'Perubahan yang Terjadi' dan 'Dampak Peningkatan' setelah menerapkan strategi di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang konsep dasar gerak dalam olahraga?
  2. Sebutkan tiga contoh aktivitas fisik yang melibatkan gerakan kompleks!
  3. Menurutmu, mengapa penting untuk melakukan gerakan dengan teknik yang benar?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik gerakan, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian performa praktik gerakan dasar dan presentasi hasil analisis dampak konsep gerak.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik.Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani.2 JPPenalaran Kritis
2Mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu.Efektivitas Konsep Gerak.2 JPKesehatan
3Merancang strategi peningkatan dan menyempurnakan kemampuan gerak dasar.Peningkatan dan Penyempurnaan Kemampuan Gerak.2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman. Dengan pemahaman ini, kamu akan lebih sadar akan kualitas setiap gerakan yang kamu lakukan.

1. Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani
Konsep gerak adalah fondasi dari setiap aktivitas fisik dan olahraga. Dalam pendidikan jasmani, kita belajar bagaimana prinsip-prinsip fisika seperti gaya, kecepatan, keseimbangan, dan momentum diterapkan dalam gerakan tubuh. Misalnya, saat melompat, kita memanfaatkan gaya dorong dari tanah (gaya reaksi) untuk mencapai ketinggian tertentu. Dalam permainan bola, kecepatan dan arah lemparan atau tendangan sangat menentukan keberhasilan. Memahami penerapan ini penting untuk melakukan gerakan dengan benar dan optimal, serta menghindari cedera yang mungkin timbul akibat gerakan yang salah. Analisis gerak membantu kita melihat bagaimana setiap bagian tubuh berkontribusi pada gerakan keseluruhan.

2. Efektivitas Konsep Gerak
Efektivitas konsep gerak mengacu pada sejauh mana suatu gerakan mencapai tujuan yang diinginkan dengan upaya minimal. Gerakan yang efektif tidak hanya menghasilkan performa yang baik, tetapi juga meminimalkan risiko cedera dan menghemat energi. Contohnya, teknik lari yang efisien akan memaksimalkan kecepatan dengan konsumsi energi yang wajar, sementara teknik yang salah dapat menyebabkan kelelahan cepat atau cedera lutut. Evaluasi efektivitas gerak melibatkan pengamatan detail terhadap postur, koordinasi, dan penggunaan kekuatan. Dengan mengevaluasi, kita bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

3. Peningkatan Kemampuan Penguasaan Gerak
Peningkatan kemampuan penguasaan gerak adalah proses berkelanjutan untuk menyempurnakan kualitas gerakan. Ini melibatkan latihan berulang, umpan balik yang konstruktif, dan penyesuaian teknik. Misalnya, seorang pemain bulutangkis yang ingin meningkatkan servisnya akan berlatih posisi pegangan raket, ayunan lengan, dan titik kontak dengan kok secara berulang. Umpan balik dari pelatih atau teman sangat penting untuk mengidentifikasi kesalahan dan memberikan arahan perbaikan. Dengan kesadaran diri dan kemauan untuk terus belajar, setiap orang dapat meningkatkan penguasaan geraknya dari waktu ke waktu, menjadikan gerakan lebih lancar dan terkontrol. Proses ini juga melibatkan pengembangan kekuatan dan fleksibilitas.

4. Penyempurnaan Kemampuan Gerak
Penyempurnaan kemampuan gerak adalah tahap lanjutan dari peningkatan, di mana fokusnya adalah pada detail dan efisiensi biomekanik. Ini melibatkan penyesuaian kecil pada gerakan untuk mencapai presisi maksimal dan mengurangi resistensi yang tidak perlu. Misalnya, dalam lompat jauh, penyempurnaan bisa berarti mengubah sudut tolakan atau posisi tubuh di udara untuk memaksimalkan jarak. Proses ini sering kali memerlukan analisis video atau alat bantu lainnya untuk melihat gerakan dalam gerakan lambat dan mengidentifikasi area yang bisa dioptimalkan. Dengan penyempurnaan, gerakan menjadi lebih halus, bertenaga, dan adaptif terhadap berbagai situasi, mencapai tingkat performa yang lebih tinggi dan mengurangi kelelahan otot.

Rangkuman: Mengevaluasi dampak konsep gerak adalah kunci untuk meningkatkan performa dan menjaga kesehatan dalam aktivitas fisik. Ini melibatkan pemahaman penerapan konsep gerak, penilaian efektivitasnya, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan dan menyempurnakan gerakan. Dengan analisis kritis dan latihan yang tepat, kamu dapat mengoptimalkan setiap gerakan yang dilakukan, mencapai tujuan fisikmu dengan lebih baik dan aman.

Halaman 9 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BiomekanikaStudi tentang struktur dan fungsi sistem biologis menggunakan metode mekanika.
KeseimbanganKemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh.
MomentumUkuran kuantitas gerak benda, hasil kali massa dan kecepatan.
AkurasiTingkat ketepatan dalam mencapai target atau tujuan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak" mata pelajaran PJOK Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh

3 materi PJOK MA, urut mengajar dari Pengoptimalan Keterampilan Gerak hingga Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak.

📘 Sesuai buku PJOK — Kelas XI (2024) (Kemendikbudristek)

Bab 1Pengoptimalan Keterampilan GerakBab 2Menyempurnakan Keterampilan TaktisBab 3Mengevaluasi Dampak Konsep GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi PJOK MA, urut mengajar dari Fair Play dan Perilaku Etis hingga Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat.

Bab 4Fair Play dan Perilaku EtisBab 5Menjaga Kebugaran Jasmani Sehari-hariBab 6Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat

PJOK Kelas XI MA — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di MA berada di Fase F, dan 6 materi PJOK setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, PJOK juga dipanggil penjas, penjaskes, dan penjasorkes — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar PJOK kelas XI (kelas 11) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran PJOK kelas XI (kelas 11) MA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025 (mapel umum madrasah). Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar PJOK kelas XI (kelas 11) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar PJOK bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIPeta Konsep
Mengevaluasi Dampak Konsep GerakPenerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan JasmaniEfektivitas Konsep GerakPeningkatan Kemampuan Penguasaan GerakPenyempurnaan Kemampuan Gerak
Dari sub-bab Mengevaluasi Dampak Konsep GerakLembar tambahan
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKesehatanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Semua paketProta
1Pengoptimalan Keterampilan Gerak1Menyempurnakan Keterampilan Taktis1Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak2Fair Play dan Perilaku Etis2Menjaga Kebugaran Jasmani Sehari-hari…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDPengoptimalan Keterampilan GerakMenyempurnakan Keterampilan TaktisMengevaluasi Dampak Konsep Gerak
Sebaran materi per bulan
Semua paketJurnal Mengajar
Satu baris per pertemuanTanggal dari kaldikMateri, tujuan, kegiatan
Per semester, A4 mendatar
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar PJOK Kelas XI MA

Apakah modul ajar PJOK ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi PJOK kelas XI MA?

6 materi, urut mengajar dari Pengoptimalan Keterampilan Gerak hingga Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru PJOK?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

PJOK sering disebut apa lagi?

Nama resminya PJOK, tetapi di sekolah ia juga dipanggil penjas, penjaskes, penjasorkes. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.