Modul Ajar & RPP PJOK Kelas XI
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar gerak, prinsip-prinsip aktivitas fisik, dan berbagai bentuk latihan fisik yang menunjang kebugaran jasmani. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengevaluasi dan Menganalisis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengevaluasi dan menganalisis konsep gerak, prinsip gerak, serta dampak dari berbagai aktivitas fisik secara kritis, mandiri, dan kolaboratif untuk mencapai kebugaran jasmani dan kesehatan yang optimal. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peserta didik dapat mengamati berbagai aktivitas gerak dalam olahraga seperti sepak bola, bulutangkis, atau atletik, dan mengidentifikasi bagaimana konsep gerak diterapkan. |
| Konseptual | Materi ini membahas konsep efektivitas gerak, peningkatan kemampuan penguasaan gerak, dan penyempurnaan gerak dalam aktivitas fisik. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan menganalisis gerakan, mengidentifikasi kesalahan, dan merancang perbaikan untuk meningkatkan kualitas gerak. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya analisis diri terhadap gerakan yang dilakukan dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada peningkatan performa dan pencegahan cedera. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini bahwa tubuh adalah amanah dari Allah SWT, sehingga penting untuk menjaga dan melatihnya dengan gerakan yang benar dan sehat. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat dalam mencari pengetahuan tentang biomekanika dan fisiologi gerak untuk memahami dampak setiap aktivitas fisik yang dilakukan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar saat beraktivitas fisik agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan kolaborasi saat memberikan umpan balik konstruktif kepada teman untuk saling membantu menyempurnakan gerakan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menunjukkan semangat sportivitas dan disiplin dalam berlatih, mencerminkan nilai-nilai luhur kebangsaan dalam setiap aktivitas jasmani. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat.
- Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas.
- Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri.
- Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret.
Pemahaman bermakna: Mengevaluasi dampak konsep gerak membantu peserta didik memahami bahwa setiap gerakan memiliki konsekuensi terhadap efektivitas dan efisiensi performa, serta potensi cedera, sehingga mendorong mereka untuk terus menyempurnakan kualitas gerak.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa seorang atlet profesional terus berlatih dan mengevaluasi gerakannya, padahal mereka sudah sangat mahir?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Memahami konsep gaya, kecepatan, percepatan, dan momentum yang mendasari setiap gerakan fisik. Biologi: Menganalisis anatomi dan fisiologi tubuh manusia yang terlibat dalam berbagai gerakan, serta dampaknya pada sistem otot dan rangka. Matematika: Menghitung kecepatan, jarak, dan sudut dalam menganalisis efektivitas gerakan olahraga. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong peserta didik untuk aktif dalam kegiatan fisik di rumah atau komunitas, serta berdiskusi tentang pentingnya gerakan yang benar untuk kesehatan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di lapangan olahraga sekolah atau area terbuka yang aman dan nyaman, didukung dengan akses ke video demonstrasi gerak melalui perangkat digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video demonstrasi gerakan olahraga dari platform daring dan aplikasi pencatat progres latihan untuk menganalisis dan memonitor peningkatan kemampuan gerak. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat. Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri. Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis penerapan konsep gerak, mengevaluasi efektivitasnya, dan merancang strategi untuk menyempurnakan kemampuan gerak dasar.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman.
Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, perangkat pemutar video, bola (jika diperlukan untuk praktik), net bulutangkis (jika tersedia)
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 denah lapangan bulutangkis yang diberikan gurumu. Bayangkan kamu sedang melakukan berbagai gerakan dasar di sana.
Gambar 1. Lapangan - Pilih satu gerakan dasar bulutangkis (misalnya, servis pendek, servis panjang, lob, atau smash) yang ingin kamu analisis dan tingkatkan. Catat nama gerakannya di kolom 'Gerakan yang Dianalisis' pada tabel.
- Praktikkan gerakan tersebut secara berpasangan atau berkelompok. Amati gerakan temanmu dan berikan umpan balik konstruktif. Perhatikan aspek seperti keseimbangan, kekuatan, kecepatan, dan akurasi. Catat observasimu di kolom 'Observasi Awal Gerakan'.
- Diskusikan dalam kelompok, strategi apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas gerakan tersebut. Misalnya, fokus pada posisi tubuh, ayunan tangan, atau titik kontak dengan objek. Tuliskan 'Strategi Peningkatan Gerak' di tabel.
- Praktikkan kembali gerakan tersebut dengan menerapkan strategi yang telah kamu diskusikan. Catat 'Perubahan yang Terjadi' dan 'Dampak Peningkatan' setelah menerapkan strategi di tabel.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang konsep dasar gerak dalam olahraga?
- Sebutkan tiga contoh aktivitas fisik yang melibatkan gerakan kompleks!
- Menurutmu, mengapa penting untuk melakukan gerakan dengan teknik yang benar?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik gerakan, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa praktik gerakan dasar dan presentasi hasil analisis dampak konsep gerak.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik. | Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu. | Efektivitas Konsep Gerak. | 2 JP | Kesehatan |
| 3 | Merancang strategi peningkatan dan menyempurnakan kemampuan gerak dasar. | Peningkatan dan Penyempurnaan Kemampuan Gerak. | 2 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman. Dengan pemahaman ini, kamu akan lebih sadar akan kualitas setiap gerakan yang kamu lakukan.
1. Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani
Konsep gerak adalah fondasi dari setiap aktivitas fisik dan olahraga. Dalam pendidikan jasmani, kita belajar bagaimana prinsip-prinsip fisika seperti gaya, kecepatan, keseimbangan, dan momentum diterapkan dalam gerakan tubuh. Misalnya, saat melompat, kita memanfaatkan gaya dorong dari tanah (gaya reaksi) untuk mencapai ketinggian tertentu. Dalam permainan bola, kecepatan dan arah lemparan atau tendangan sangat menentukan keberhasilan. Memahami penerapan ini penting untuk melakukan gerakan dengan benar dan optimal, serta menghindari cedera yang mungkin timbul akibat gerakan yang salah. Analisis gerak membantu kita melihat bagaimana setiap bagian tubuh berkontribusi pada gerakan keseluruhan.
2. Efektivitas Konsep Gerak
Efektivitas konsep gerak mengacu pada sejauh mana suatu gerakan mencapai tujuan yang diinginkan dengan upaya minimal. Gerakan yang efektif tidak hanya menghasilkan performa yang baik, tetapi juga meminimalkan risiko cedera dan menghemat energi. Contohnya, teknik lari yang efisien akan memaksimalkan kecepatan dengan konsumsi energi yang wajar, sementara teknik yang salah dapat menyebabkan kelelahan cepat atau cedera lutut. Evaluasi efektivitas gerak melibatkan pengamatan detail terhadap postur, koordinasi, dan penggunaan kekuatan. Dengan mengevaluasi, kita bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal.
3. Peningkatan Kemampuan Penguasaan Gerak
Peningkatan kemampuan penguasaan gerak adalah proses berkelanjutan untuk menyempurnakan kualitas gerakan. Ini melibatkan latihan berulang, umpan balik yang konstruktif, dan penyesuaian teknik. Misalnya, seorang pemain bulutangkis yang ingin meningkatkan servisnya akan berlatih posisi pegangan raket, ayunan lengan, dan titik kontak dengan kok secara berulang. Umpan balik dari pelatih atau teman sangat penting untuk mengidentifikasi kesalahan dan memberikan arahan perbaikan. Dengan kesadaran diri dan kemauan untuk terus belajar, setiap orang dapat meningkatkan penguasaan geraknya dari waktu ke waktu, menjadikan gerakan lebih lancar dan terkontrol. Proses ini juga melibatkan pengembangan kekuatan dan fleksibilitas.
4. Penyempurnaan Kemampuan Gerak
Penyempurnaan kemampuan gerak adalah tahap lanjutan dari peningkatan, di mana fokusnya adalah pada detail dan efisiensi biomekanik. Ini melibatkan penyesuaian kecil pada gerakan untuk mencapai presisi maksimal dan mengurangi resistensi yang tidak perlu. Misalnya, dalam lompat jauh, penyempurnaan bisa berarti mengubah sudut tolakan atau posisi tubuh di udara untuk memaksimalkan jarak. Proses ini sering kali memerlukan analisis video atau alat bantu lainnya untuk melihat gerakan dalam gerakan lambat dan mengidentifikasi area yang bisa dioptimalkan. Dengan penyempurnaan, gerakan menjadi lebih halus, bertenaga, dan adaptif terhadap berbagai situasi, mencapai tingkat performa yang lebih tinggi dan mengurangi kelelahan otot.
Rangkuman: Mengevaluasi dampak konsep gerak adalah kunci untuk meningkatkan performa dan menjaga kesehatan dalam aktivitas fisik. Ini melibatkan pemahaman penerapan konsep gerak, penilaian efektivitasnya, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan dan menyempurnakan gerakan. Dengan analisis kritis dan latihan yang tepat, kamu dapat mengoptimalkan setiap gerakan yang dilakukan, mencapai tujuan fisikmu dengan lebih baik dan aman.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Biomekanika | Studi tentang struktur dan fungsi sistem biologis menggunakan metode mekanika. |
| Keseimbangan | Kemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh. |
| Momentum | Ukuran kuantitas gerak benda, hasil kali massa dan kecepatan. |
| Akurasi | Tingkat ketepatan dalam mencapai target atau tujuan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak" mata pelajaran PJOK Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Pengoptimalan Keterampilan GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenyempurnakan Keterampilan TaktisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Fair Play dan Perilaku EtisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAMenjaga Kebugaran Jasmani Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan SehatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri PJOK di kelas lain
Permainan Bola Kecil, KastiPJOK Kelas XII MAPermainan Bola BasketPJOK Kelas X MAPermainan Bola Besar (Analisis Keterampilan)PJOK Kelas X MALihat semua Modul Ajar PJOK Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak pada PJOK MA, Fase F, elemen Mengevaluasi dan Menganalisis.
Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini gratis?
Ya. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak untuk PJOK kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.