MAKelas XIFase F📘 Bab 3Semester 1

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas XI
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mengevaluasi dampak konsep gerak adalah kunci untuk meningkatkan performa dan menjaga kesehatan dalam aktivitas fisik. Ini melibatkan pemahaman penerapan konsep gerak, penilaian efektivitasnya, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan dan menyempurnakan gerakan. Dengan analisis kritis dan latihan yang tepat, kamu dapat mengoptimalkan setiap gerakan yang dilakukan, mencapai tujuan fisikmu dengan lebih baik dan aman.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak
PJOK · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak
PJOK · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMengevaluasi Dampak Konsep Gerak
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar gerak, prinsip-prinsip aktivitas fisik, dan berbagai bentuk latihan fisik yang menunjang kebugaran jasmani.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMengevaluasi dan Menganalisis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan menganalisis konsep gerak, prinsip gerak, serta dampak dari berbagai aktivitas fisik secara kritis, mandiri, dan kolaboratif untuk mencapai kebugaran jasmani dan kesehatan yang optimal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeserta didik dapat mengamati berbagai aktivitas gerak dalam olahraga seperti sepak bola, bulutangkis, atau atletik, dan mengidentifikasi bagaimana konsep gerak diterapkan.
KonseptualMateri ini membahas konsep efektivitas gerak, peningkatan kemampuan penguasaan gerak, dan penyempurnaan gerak dalam aktivitas fisik.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan menganalisis gerakan, mengidentifikasi kesalahan, dan merancang perbaikan untuk meningkatkan kualitas gerak.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya analisis diri terhadap gerakan yang dilakukan dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada peningkatan performa dan pencegahan cedera.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa tubuh adalah amanah dari Allah SWT, sehingga penting untuk menjaga dan melatihnya dengan gerakan yang benar dan sehat.
2. Cinta IlmuBersemangat dalam mencari pengetahuan tentang biomekanika dan fisiologi gerak untuk memahami dampak setiap aktivitas fisik yang dilakukan.
3. Cinta LingkunganMenjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar saat beraktivitas fisik agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan kolaborasi saat memberikan umpan balik konstruktif kepada teman untuk saling membantu menyempurnakan gerakan.
5. Cinta Tanah AirMenunjukkan semangat sportivitas dan disiplin dalam berlatih, mencerminkan nilai-nilai luhur kebangsaan dalam setiap aktivitas jasmani.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat.
  2. Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas.
  3. Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri.
  4. Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru.
  5. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret.
Halaman 2 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengevaluasi dampak konsep gerak membantu peserta didik memahami bahwa setiap gerakan memiliki konsekuensi terhadap efektivitas dan efisiensi performa, serta potensi cedera, sehingga mendorong mereka untuk terus menyempurnakan kualitas gerak.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa seorang atlet profesional terus berlatih dan mengevaluasi gerakannya, padahal mereka sudah sangat mahir?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami konsep gaya, kecepatan, percepatan, dan momentum yang mendasari setiap gerakan fisik.
Biologi: Menganalisis anatomi dan fisiologi tubuh manusia yang terlibat dalam berbagai gerakan, serta dampaknya pada sistem otot dan rangka.
Matematika: Menghitung kecepatan, jarak, dan sudut dalam menganalisis efektivitas gerakan olahraga.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk aktif dalam kegiatan fisik di rumah atau komunitas, serta berdiskusi tentang pentingnya gerakan yang benar untuk kesehatan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan olahraga sekolah atau area terbuka yang aman dan nyaman, didukung dengan akses ke video demonstrasi gerak melalui perangkat digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video demonstrasi gerakan olahraga dari platform daring dan aplikasi pencatat progres latihan untuk menganalisis dan memonitor peningkatan kemampuan gerak.
Halaman 3 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati demonstrasi gerak dasar, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik dengan tepat. Melalui analisis video gerakan olahraga, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu dengan kriteria yang jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik dengan suasana yang menyambut.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan peregangan ringan dan menanyakan pengalaman mereka saat melakukan gerakan dalam olahraga sehari-hari, mengaitkan dengan pentingnya gerak yang benar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dan mengevaluasi penerapan konsep gerak, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa seorang atlet profesional terus berlatih dan mengevaluasi gerakannya, padahal mereka sudah sangat mahir?' agar peserta didik sadar akan fokus belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video tentang berbagai gerakan dalam olahraga (misalnya, teknik servis bulutangkis, tendangan sepak bola, atau lompat jauh) yang menunjukkan gerakan efektif dan kurang efektif, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Orientasi pada masalah: Peserta didik mencatat observasi awal mereka terkait perbedaan gerakan yang efektif dan kurang efektif dari video yang ditayangkan guru.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi panduan analisis video gerak dasar.
  4. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca panduan LKPD 1 dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan awal terkait penerapan konsep gerak yang mereka amati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok secara mandiri menganalisis cuplikan video gerakan olahraga yang disediakan guru, fokus pada identifikasi penerapan konsep gerak seperti keseimbangan, gaya, kecepatan, dan akurasi.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengevaluasi efektivitas setiap gerakan berdasarkan konsep gerak yang telah dipelajari sebelumnya, mencatat temuan mereka di LKPD 1.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memberikan arahan jika ada kesulitan dalam menganalisis gerakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas, menjelaskan identifikasi konsep gerak dan evaluasi efektivitasnya dengan menggunakan data dari LKPD 1.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau memberikan pandangan tambahan mengenai evaluasi gerak.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep yang telah didiskusikan dan mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul, menekankan pentingnya analisis gerak yang sistematis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang penerapan dan efektivitas konsep gerak dalam aktivitas fisik.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan partisipasi aktif mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mengamati satu gerakan olahraga favorit peserta didik di rumah dan menuliskannya di buku catatan, lalu menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan praktik gerakan dasar, peserta didik dapat merancang strategi peningkatan kemampuan penguasaan gerak secara mandiri. Setelah menerima umpan balik dari teman, peserta didik dapat menyempurnakan kemampuan gerak dasar sesuai prinsip biomekanika dengan bimbingan guru. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat dalam aktivitas fisik dengan contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memastikan kesiapan fisik dan mental mereka untuk beraktivitas.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan pemanasan ringan dan menanyakan hasil observasi gerakan olahraga yang mereka lakukan sebagai tugas mandiri, mengaitkan dengan pentingnya penyempurnaan gerak.
  3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan ini peserta didik akan merancang strategi peningkatan gerak dan menyempurnakan gerakan melalui praktik, serta menganalisis dampak penerapan konsep gerak yang tidak tepat, agar peserta didik memahami tahapan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar 1 denah lapangan bulutangkis dan meminta peserta didik membayangkan melakukan gerakan dasar bulutangkis (misalnya, servis pendek, servis panjang, lob, smash) di lapangan tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD 2 yang berisi petunjuk praktik dan analisis peningkatan gerak.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memahami tugas di LKPD 2, yaitu merancang strategi peningkatan penguasaan gerak untuk salah satu gerakan dasar bulutangkis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok secara bergantian mempraktikkan gerakan dasar bulutangkis yang telah dipilih di area yang tersedia (misalnya, lapangan sekolah atau area terbuka), dengan fokus pada penerapan strategi peningkatan gerak yang telah dirancang.
  2. Membimbing penyelidikan: Anggota kelompok saling mengamati dan memberikan umpan balik konstruktif terhadap gerakan teman, mencatat poin-poin penting untuk penyempurnaan di LKPD 2.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling, memberikan bimbingan langsung, dan mengoreksi teknik gerakan peserta didik sesuai prinsip biomekanika, serta mendorong mereka untuk menganalisis dampak positif-negatif dari gerakan yang dilakukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil praktik dan strategi penyempurnaan gerak mereka, termasuk analisis dampak dari penerapan konsep gerak yang tidak tepat, di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dari kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan, serta berbagi pengalaman mereka dalam menyempurnakan gerakan dan menganalisis dampaknya.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan akhir, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan penyempurnaan gerak untuk performa optimal dan pencegahan cedera, serta dampak positif-negatifnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya evaluasi, peningkatan, dan penyempurnaan konsep gerak untuk kesehatan dan performa fisik.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kolaborasi peserta didik selama praktik dan diskusi, menciptakan suasana yang menggembirakan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan saran untuk terus berlatih dan mengevaluasi gerakan dalam aktivitas sehari-hari, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Gerak dan Peningkatan Performamu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan menganalisis penerapan konsep gerak, mengevaluasi efektivitasnya, dan merancang strategi untuk menyempurnakan kemampuan gerak dasar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, perangkat pemutar video, bola (jika diperlukan untuk praktik), net bulutangkis (jika tersedia)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 denah lapangan bulutangkis yang diberikan gurumu. Bayangkan kamu sedang melakukan berbagai gerakan dasar di sana.
    Lapangan Bulu Tangkis
    Gambar 1. Lapangan
  2. Pilih satu gerakan dasar bulutangkis (misalnya, servis pendek, servis panjang, lob, atau smash) yang ingin kamu analisis dan tingkatkan. Catat nama gerakannya di kolom 'Gerakan yang Dianalisis' pada tabel.
  3. Praktikkan gerakan tersebut secara berpasangan atau berkelompok. Amati gerakan temanmu dan berikan umpan balik konstruktif. Perhatikan aspek seperti keseimbangan, kekuatan, kecepatan, dan akurasi. Catat observasimu di kolom 'Observasi Awal Gerakan'.
  4. Diskusikan dalam kelompok, strategi apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas gerakan tersebut. Misalnya, fokus pada posisi tubuh, ayunan tangan, atau titik kontak dengan objek. Tuliskan 'Strategi Peningkatan Gerak' di tabel.
  5. Praktikkan kembali gerakan tersebut dengan menerapkan strategi yang telah kamu diskusikan. Catat 'Perubahan yang Terjadi' dan 'Dampak Peningkatan' setelah menerapkan strategi di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang konsep dasar gerak dalam olahraga?
  2. Sebutkan tiga contoh aktivitas fisik yang melibatkan gerakan kompleks!
  3. Menurutmu, mengapa penting untuk melakukan gerakan dengan teknik yang benar?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik gerakan, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian performa praktik gerakan dasar dan presentasi hasil analisis dampak konsep gerak.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi penerapan konsep gerak dalam berbagai aktivitas fisik.Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani.2 JPPenalaran Kritis
2Mengevaluasi efektivitas konsep gerak pada aktivitas fisik tertentu.Efektivitas Konsep Gerak.2 JPKesehatan
3Merancang strategi peningkatan dan menyempurnakan kemampuan gerak dasar.Peningkatan dan Penyempurnaan Kemampuan Gerak.2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing kamu mengevaluasi secara mendalam bagaimana konsep gerak memengaruhi performa dan kesehatan dalam aktivitas fisik. Kita akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyempurnakan gerakan agar lebih efektif, efisien, dan aman. Dengan pemahaman ini, kamu akan lebih sadar akan kualitas setiap gerakan yang kamu lakukan.

1. Penerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan Jasmani
Konsep gerak adalah fondasi dari setiap aktivitas fisik dan olahraga. Dalam pendidikan jasmani, kita belajar bagaimana prinsip-prinsip fisika seperti gaya, kecepatan, keseimbangan, dan momentum diterapkan dalam gerakan tubuh. Misalnya, saat melompat, kita memanfaatkan gaya dorong dari tanah (gaya reaksi) untuk mencapai ketinggian tertentu. Dalam permainan bola, kecepatan dan arah lemparan atau tendangan sangat menentukan keberhasilan. Memahami penerapan ini penting untuk melakukan gerakan dengan benar dan optimal, serta menghindari cedera yang mungkin timbul akibat gerakan yang salah. Analisis gerak membantu kita melihat bagaimana setiap bagian tubuh berkontribusi pada gerakan keseluruhan.

2. Efektivitas Konsep Gerak
Efektivitas konsep gerak mengacu pada sejauh mana suatu gerakan mencapai tujuan yang diinginkan dengan upaya minimal. Gerakan yang efektif tidak hanya menghasilkan performa yang baik, tetapi juga meminimalkan risiko cedera dan menghemat energi. Contohnya, teknik lari yang efisien akan memaksimalkan kecepatan dengan konsumsi energi yang wajar, sementara teknik yang salah dapat menyebabkan kelelahan cepat atau cedera lutut. Evaluasi efektivitas gerak melibatkan pengamatan detail terhadap postur, koordinasi, dan penggunaan kekuatan. Dengan mengevaluasi, kita bisa mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

3. Peningkatan Kemampuan Penguasaan Gerak
Peningkatan kemampuan penguasaan gerak adalah proses berkelanjutan untuk menyempurnakan kualitas gerakan. Ini melibatkan latihan berulang, umpan balik yang konstruktif, dan penyesuaian teknik. Misalnya, seorang pemain bulutangkis yang ingin meningkatkan servisnya akan berlatih posisi pegangan raket, ayunan lengan, dan titik kontak dengan kok secara berulang. Umpan balik dari pelatih atau teman sangat penting untuk mengidentifikasi kesalahan dan memberikan arahan perbaikan. Dengan kesadaran diri dan kemauan untuk terus belajar, setiap orang dapat meningkatkan penguasaan geraknya dari waktu ke waktu, menjadikan gerakan lebih lancar dan terkontrol. Proses ini juga melibatkan pengembangan kekuatan dan fleksibilitas.

4. Penyempurnaan Kemampuan Gerak
Penyempurnaan kemampuan gerak adalah tahap lanjutan dari peningkatan, di mana fokusnya adalah pada detail dan efisiensi biomekanik. Ini melibatkan penyesuaian kecil pada gerakan untuk mencapai presisi maksimal dan mengurangi resistensi yang tidak perlu. Misalnya, dalam lompat jauh, penyempurnaan bisa berarti mengubah sudut tolakan atau posisi tubuh di udara untuk memaksimalkan jarak. Proses ini sering kali memerlukan analisis video atau alat bantu lainnya untuk melihat gerakan dalam gerakan lambat dan mengidentifikasi area yang bisa dioptimalkan. Dengan penyempurnaan, gerakan menjadi lebih halus, bertenaga, dan adaptif terhadap berbagai situasi, mencapai tingkat performa yang lebih tinggi dan mengurangi kelelahan otot.

Rangkuman: Mengevaluasi dampak konsep gerak adalah kunci untuk meningkatkan performa dan menjaga kesehatan dalam aktivitas fisik. Ini melibatkan pemahaman penerapan konsep gerak, penilaian efektivitasnya, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan dan menyempurnakan gerakan. Dengan analisis kritis dan latihan yang tepat, kamu dapat mengoptimalkan setiap gerakan yang dilakukan, mencapai tujuan fisikmu dengan lebih baik dan aman.

Halaman 9 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BiomekanikaStudi tentang struktur dan fungsi sistem biologis menggunakan metode mekanika.
KeseimbanganKemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh.
MomentumUkuran kuantitas gerak benda, hasil kali massa dan kecepatan.
AkurasiTingkat ketepatan dalam mencapai target atau tujuan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak" mata pelajaran PJOK Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIPeta Konsep
Mengevaluasi Dampak Konsep GerakPenerapan Konsep Gerak dalam Pendidikan JasmaniEfektivitas Konsep GerakPeningkatan Kemampuan Penguasaan GerakPenyempurnaan Kemampuan Gerak
Dari sub-bab Mengevaluasi Dampak Konsep GerakHalaman 12
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKesehatanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak pada PJOK MA, Fase F, elemen Mengevaluasi dan Menganalisis.

Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar PJOK materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini gratis?

Ya. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak untuk PJOK kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul PJOK ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Mengevaluasi Dampak Konsep Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.