Modul Ajar MA

Modul Ajar Seni Budaya Kelas XII MA

5 modul ajar Seni Budaya kelas XII MA (Fase F) siap unduh — Karya Seni Rupa Kontemporer, Karya Tari Kontemporer, dan Kurasi dan Pameran Akhir.

5 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas XII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Karya Seni Rupa Kontemporer, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Karya Seni Rupa Kontemporer selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Seni Budaya Kelas XII MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Karya Seni Rupa Kontemporer
Seni Budaya · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Karya Seni Rupa Kontemporer
Seni Budaya · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasF / XII
Materi PokokKarya Seni Rupa Kontemporer
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis seni rupa modern dan beberapa tokoh seniman kontemporer.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik mengembangkan karya seni rupa kontemporer yang merefleksikan nilai-nilai kebhinekaan dan kemanusiaan.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menciptakan karya seni rupa kontemporer dengan memadukan berbagai teknik dan media secara inovatif.
  3. kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, mengembangkan, dan mempresentasikan proyek seni rupa kontemporer.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMencipta
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan berbagai media, teknik, dan prosedur yang relevan, serta merefleksikan gagasan, perasaan, dan pengalaman pribadi maupun isu sosial kontemporer.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKarya seni rupa kontemporer seringkali menggunakan material tak lazim seperti sampah daur ulang atau teknologi digital.
KonseptualKarya seni rupa kontemporer adalah ekspresi artistik yang merefleksikan isu-isu sosial, budaya, dan teknologi masa kini.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan perencanaan, pembuatan, dan presentasi karya seni rupa kontemporer.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pilihan media dan teknik dapat memengaruhi pesan yang disampaikan dalam karya seni.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenciptakan karya seni yang merefleksikan keindahan ciptaan Allah dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan serta keadilan.
2. Cinta IlmuMenganalisis berbagai perspektif seni kontemporer, mendorong pemikiran kritis, dan memperluas wawasan artistik secara mendalam.
3. Cinta LingkunganMengeksplorasi penggunaan bahan daur ulang dalam karya seni, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerinteraksi secara positif dalam kelompok, menghargai perbedaan ide, dan membangun empati melalui ekspresi seni terhadap isu-isu sosial.
5. Cinta Tanah AirMengangkat isu-isu lokal dan identitas budaya Indonesia dalam karya seni, memperkuat rasa cinta dan kebanggaan terhadap warisan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan karya seni rupa kontemporer, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan karakteristik karya seni rupa kontemporer dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus seniman kontemporer, peserta didik dapat menganalisis pendekatan dan tema yang diangkat dalam karya seni rupa kontemporer secara kritis.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang konsep karya seni rupa kontemporer yang orisinal dan relevan dengan isu-isu masa kini sesuai kaidah perancangan.
  4. Dengan memanfaatkan berbagai media dan teknik, peserta didik dapat membuat sketsa dan prototipe awal karya seni rupa kontemporer secara kreatif.
  5. Melalui pengerjaan proyek, peserta didik dapat menghasilkan karya seni rupa kontemporer yang inovatif dan ekspresif sesuai dengan konsep yang telah dirancang.
  6. Setelah menyelesaikan karya, peserta didik dapat mempresentasikan karya seni rupa kontemporer mereka dengan argumen yang jelas dan percaya diri.
Halaman 2 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Karya seni rupa kontemporer bukan sekadar estetika visual, melainkan juga wadah untuk menyampaikan pesan kritis dan refleksi terhadap realitas sosial dan budaya saat ini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah karya seni rupa dapat menjadi cerminan dari zaman dan lingkungan tempat kita hidup?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sosial dan politik yang melatarbelakangi munculnya berbagai aliran seni rupa kontemporer.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi karya seni dengan argumen yang kuat dan bahasa yang efektif.
Pendidikan Agama Islam: Menginternalisasi nilai-nilai keindahan (jamal), kebersihan, dan tanggung jawab sosial melalui eksplorasi tema-tema etis dalam karya seni.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menyediakan lingkungan yang kondusif untuk eksplorasi bahan seni di rumah atau membantu mencari referensi seniman/isu kontemporer.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar fleksibel untuk kerja kelompok dan praktik seni, dengan akses mudah ke area luar kelas untuk mencari inspirasi atau bahan daur ulang.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan platform digital untuk riset seniman, berbagi ide konsep, membuat infografis, dan mendokumentasikan proses pengerjaan proyek seni mereka.
Halaman 3 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan karya seni rupa kontemporer, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan karakteristik karya seni rupa kontemporer dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar Abstrak: Guru menampilkan beberapa gambar abstrak. Peserta didik menebak objek atau makna di baliknya dalam waktu singkat, melatih imajinasi dan interpretasi.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar-gambar karya seni rupa kontemporer dari berbagai seniman Indonesia dan dunia, lalu bertanya: 'Apa yang berbeda dari karya-karya ini dibandingkan seni rupa yang biasa kalian lihat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi ciri dan karakteristik karya seni rupa kontemporer serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang pameran seni rupa kontemporer dan memberikan kesempatan peserta didik untuk mengamati beragam bentuk, media, dan pesan yang disampaikan.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik secara individu menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul setelah melihat tayangan video, seperti 'Apa itu seni kontemporer?' atau 'Mengapa bentuknya aneh?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang pengertian, sejarah singkat, dan ciri-ciri umum seni rupa kontemporer yang telah disediakan guru.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan temuan dari bahan ajar dan mencoba mengaitkannya dengan gambar-gambar yang telah diamati sebelumnya untuk merumuskan ciri-ciri utama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok diberikan beberapa gambar karya seni rupa kontemporer yang berbeda, lalu diminta untuk mengidentifikasi ciri-ciri yang mereka temukan pada setiap karya dan mencatatnya di LKPD.
  2. Peserta didik mengisi tabel identifikasi pada LKPD dengan mencantumkan nama karya, seniman, media, dan ciri-ciri kontemporer yang nampak.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri karya seni rupa kontemporer di depan kelas, menjelaskan temuan mereka.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi dan mengapresiasi analisis yang baik.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang karakteristik seni rupa kontemporer dan menjawab pertanyaan yang masih belum terjawab.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan ciri-ciri utama karya seni rupa kontemporer yang telah dipelajari.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk merefleksikan pembelajaran hari ini dengan menanyakan 'Apa hal baru yang kalian dapatkan hari ini dan bagaimana perasaan kalian mempelajarinya?'
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus seniman kontemporer, peserta didik dapat menganalisis pendekatan dan tema yang diangkat dalam karya seni rupa kontemporer secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Jejak Seniman: Guru menyebutkan nama seniman kontemporer. Peserta didik secara cepat menyebutkan satu karya atau ciri khas seniman tersebut, melatih daya ingat dan pengetahuan awal.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar karya seni rupa kontemporer yang mengandung isu sosial atau lingkungan, lalu bertanya: 'Menurut kalian, pesan apa yang ingin disampaikan seniman melalui karya ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menganalisis pendekatan dan tema karya seniman kontemporer serta menjelaskan tahapan PBL yang akan diikuti.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video dokumenter singkat tentang seorang seniman kontemporer Indonesia yang karyanya mengangkat isu spesifik (misalnya, lingkungan atau budaya lokal) dan menantang peserta didik untuk memahami latar belakang serta motivasi seniman.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan setiap kelompok diberikan studi kasus tentang seniman kontemporer yang berbeda dengan fokus pada tema dan pendekatan karyanya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus seniman yang diberikan, mencari informasi tambahan dari berbagai sumber (buku, internet) untuk memahami gagasan, teknik, dan pesan yang terkandung dalam karya seniman tersebut.
  2. Peserta didik mendiskusikan bagaimana seniman menggunakan media dan teknik tertentu untuk menyampaikan pesan atau kritik sosial dalam karyanya.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat infografis atau poster digital yang merangkum hasil analisis mereka tentang seniman, karya utamanya, tema yang diangkat, dan pendekatan artistik yang digunakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan infografis/poster digital hasil analisis mereka di depan kelas, menjelaskan temuan dan kesimpulan mereka.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan kritis terhadap presentasi, mendorong diskusi mendalam tentang interpretasi karya dan relevansinya dengan isu kontemporer.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi refleksi tentang proses analisis studi kasus, menyoroti keberhasilan dan tantangan dalam memahami karya seni rupa kontemporer.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya menganalisis tema dan pendekatan seniman dalam memahami karya seni rupa kontemporer.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil analisis mereka yang mendalam.
  3. Guru memberikan tugas mencari contoh karya seni rupa kontemporer dari daerah masing-masing dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Karya KontemporerNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan karakteristik karya seni rupa kontemporer berdasarkan pengamatan.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gawai/laptop (opsional untuk riset)

Langkah kerja:

  1. Amati dengan seksama gambar 1 karya seni rupa kontemporer yang disajikan oleh guru.
    Seni RupaKontemporerMultidisiplinerMediaNon-konvensionalIsu KontemporerInteraktif
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Catatlah judul karya, nama seniman (jika ada), dan media utama yang digunakan pada tabel di bawah.
  3. Diskusikan dalam kelompok, ciri-ciri apa saja yang menunjukkan bahwa karya tersebut adalah seni rupa kontemporer.
  4. Tuliskan minimal tiga ciri-ciri tersebut pada kolom 'Ciri Kontemporer' dengan penjelasan singkat.
  5. Presentasikan hasil pengamatan kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang seni rupa?
  2. Bisakah kalian menyebutkan satu contoh karya seni rupa yang kalian anggap 'modern'?
  3. Menurut kalian, apa bedanya seni rupa zaman dulu dengan seni rupa masa kini?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengerjaan proyek seni rupa kontemporer.

Sumatif (akhir): Penilaian karya seni rupa kontemporer yang dihasilkan dan presentasi proyek oleh peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri dan karakteristik karya seni rupa kontemporer.Pengertian, ciri-ciri, dan contoh karya seni rupa kontemporer.2 JPkreativitas
2Menganalisis pendekatan dan tema seniman kontemporer.Studi kasus seniman kontemporer, tema dan pesan karya.2 JPpenalaran kritis
3Merancang konsep karya seni rupa kontemporer.Isu-isu kontemporer, proses perancangan konsep, pemilihan media.2 JPkreativitas, kolaborasi
4Membuat sketsa dan prototipe awal karya seni rupa kontemporer.Eksplorasi media dan teknik, visualisasi ide, pembuatan model awal.2 JPkreativitas, kemandirian
Halaman 8 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Seni rupa kontemporer adalah cerminan dari dinamika zaman, sebuah medium bagi seniman untuk merespons dan merefleksikan berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia seni rupa kontemporer, dari karakteristiknya yang unik hingga proses penciptaan karya yang inovatif dan bermakna.

1. Apa Itu Seni Rupa Kontemporer?
Seni rupa kontemporer secara harfiah berarti seni rupa masa kini atau yang sedang berlangsung. Istilah ini merujuk pada karya seni yang diciptakan mulai dari tahun 1960-an atau 1970-an hingga saat ini. Berbeda dengan seni rupa modern yang masih terikat pada bentuk dan estetika tertentu, seni kontemporer cenderung lebih bebas dalam mengeksplorasi ide, media, dan teknik. Ia tidak terpaku pada satu gaya atau aliran, melainkan seringkali memadukan berbagai disiplin ilmu, bahkan melibatkan teknologi baru dan interaksi dengan penonton. Fokusnya seringkali pada konsep atau gagasan di balik karya, daripada sekadar keindahan visual.

2. Ciri-Ciri Utama Seni Rupa Kontemporer
Seni rupa kontemporer memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya. Pertama, ia bersifat multidisipliner, artinya sering menggabungkan elemen dari berbagai bidang seperti seni pertunjukan, sastra, ilmu pengetahuan, atau teknologi. Kedua, penggunaan media yang tidak konvensional, seperti benda-benda sehari-hari, sampah, video, suara, hingga elemen digital. Ketiga, berani mendobrak tradisi dan batasan seni rupa yang ada, seringkali provokatif dan menantang pandangan umum. Keempat, mengangkat isu-isu kontemporer seperti lingkungan, politik, sosial, identitas, dan globalisasi. Kelima, seringkali bersifat interaktif, mengundang partisipasi penonton, dan menciptakan pengalaman unik.

3. Tokoh dan Aliran Seni Rupa Kontemporer
Dunia seni rupa kontemporer sangat kaya dengan berbagai tokoh dan aliran yang beragam. Beberapa seniman kontemporer internasional yang terkenal antara lain Andy Warhol dengan Pop Art-nya, Marina Abramović dengan seni performans, Yayoi Kusama dengan instalasi polkadotnya, atau Banksy dengan seni jalanannya yang kritis. Di Indonesia, ada nama-nama seperti Heri Dono yang dikenal dengan karya-karya instalasi dan performansnya yang sarat kritik sosial, FX Harsono yang mengangkat isu identitas dan minoritas, atau Eko Nugroho dengan gaya komik dan muralnya. Aliran-aliran yang muncul sangat bervariasi, mulai dari seni instalasi, seni performans, seni video, seni digital, hingga seni lingkungan (eco-art).

4. Proses Kreatif dalam Seni Rupa Kontemporer
Proses penciptaan karya seni rupa kontemporer seringkali dimulai dari sebuah gagasan atau isu yang ingin direspons oleh seniman. Tahap pertama adalah eksplorasi ide dan riset mendalam tentang isu tersebut. Selanjutnya, seniman akan merancang konsep karya, termasuk pemilihan media dan teknik yang paling tepat untuk menyampaikan pesan. Eksperimen dengan bahan dan bentuk menjadi bagian penting dalam proses ini. Setelah itu, barulah karya dieksekusi, yang bisa berupa lukisan, patung, instalasi, video, atau bahkan sebuah pertunjukan. Tahap akhir adalah presentasi dan refleksi, di mana seniman menjelaskan karyanya kepada publik dan menerima umpan balik.

5. Seni Rupa Kontemporer dan Isu Sosial
Salah satu kekuatan seni rupa kontemporer adalah kemampuannya untuk menjadi medium kritik sosial dan refleksi terhadap kondisi masyarakat. Banyak seniman menggunakan karyanya untuk menyuarakan ketidakadilan, isu lingkungan, masalah kemanusiaan, atau dampak teknologi. Misalnya, seniman bisa membuat instalasi dari sampah plastik untuk mengkritik pencemaran lingkungan, atau membuat seni performans untuk menyoroti isu gender. Dengan demikian, seni rupa kontemporer tidak hanya berfungsi sebagai objek estetika, tetapi juga sebagai alat untuk memprovokasi pemikiran, memicu dialog, dan mendorong perubahan sosial.

Rangkuman: Seni rupa kontemporer adalah ekspresi artistik masa kini yang ditandai oleh kebebasan ide, penggunaan media non-konvensional, dan keberanian mendobrak tradisi. Ia seringkali mengangkat isu-isu sosial dan budaya, serta bersifat multidisipliner dan interaktif. Proses kreatifnya melibatkan eksplorasi ide, perancangan konsep, eksperimen media, eksekusi, dan presentasi, menjadikannya cerminan dinamis dari realitas zaman.

Halaman 9 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KontemporerMasa kini; yang sezaman; yang sedang berlangsung.
MultidisiplinerMelibatkan berbagai disiplin ilmu atau bidang.
InstalasiKarya seni tiga dimensi yang menempati suatu ruang dan dapat melibatkan berbagai objek.
PerformansBentuk seni yang melibatkan tubuh seniman sebagai medium utama, seringkali interaktif.
PrototipModel awal atau contoh pertama dari suatu benda atau karya.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Karya Seni Rupa Kontemporer" mata pelajaran Seni Budaya Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Karya Seni Rupa Kontemporer — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh

4 materi Seni Budaya MA, urut mengajar dari Karya Seni Rupa Kontemporer hingga Manajemen Pertunjukan Musik.

Karya Seni Rupa KontemporerModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKurasi dan Pameran AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMusik Kontemporer dan KreasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopManajemen Pertunjukan MusikModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh

3 materi Seni Budaya MA, urut mengajar dari Karya Tari Kontemporer hingga Naskah dan Pementasan Teater.

Karya Tari KontemporerModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergelaran Karya SendiriNaskah dan Pementasan Teater

Seni Budaya (SBK) Kelas XII MA — Fase F

Kelas XII — ditulis juga kelas 12 — di MA berada di Fase F, dan 7 materi Seni Budaya setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Seni Budaya juga dipanggil SBK dan SBdP — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Seni Budaya kelas XII (kelas 12) MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Seni Budaya kelas XII (kelas 12) MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Seni Budaya kelas XII (kelas 12) MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Seni Budaya bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIPeta Konsep
Karya Seni Rupa KontemporerApa Itu Seni Rupa Kontemporer?Ciri-Ciri Utama Seni Rupa KontemporerTokoh dan Aliran Seni Rupa KontemporerProses Kreatif dalam Seni Rupa KontemporerSeni Rupa Kontemporer dan Isu Sosial
Dari sub-bab Karya Seni Rupa KontemporerLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Karya Seni Rupa Kontemporer1Kurasi dan Pameran Akhir1Musik Kontemporer dan Kreasi1Manajemen Pertunjukan Musik2Karya Tari Kontemporer…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKarya Seni Rupa KontemporerKurasi dan Pameran AkhirMusik Kontemporer dan KreasiManajemen Pertunjukan Musik
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Seni Budaya Kelas XII MA

Apakah modul ajar Seni Budaya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas XII (kelas 12) MA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Seni Budaya kelas XII MA?

7 materi, urut mengajar dari Karya Seni Rupa Kontemporer hingga Naskah dan Pementasan Teater. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Seni Budaya?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Seni Budaya sering disebut apa lagi?

Nama resminya Seni Budaya, tetapi di sekolah ia juga dipanggil SBK, SBdP. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.