Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas XII
Manajemen Pertunjukan Musik
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Manajemen Pertunjukan Musik |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar mengenai unsur-unsur musik dan jenis-jenis pertunjukan musik. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bertanggung jawab dan profesional dalam kerja tim manajemen pertunjukan musik sebagai bentuk syukur atas karunia akal. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik merancang konsep pertunjukan musik yang inovatif dan unik, serta menemukan solusi kreatif untuk tantangan produksi. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik aktif berinteraksi, berbagi peran, dan menyelesaikan konflik dalam tim untuk mencapai tujuan pertunjukan musik.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengeksplorasi dan Mengekspresikan Seni |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menciptakan, mengelola, dan mengevaluasi karya seni musik secara mandiri dan kolaboratif, serta mengapresiasi keberagaman budaya dan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks pertunjukan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manajemen pertunjukan musik melibatkan berbagai pihak seperti promotor, artis, teknisi, dan penonton dalam sebuah konser atau festival. |
| Konseptual | Manajemen pertunjukan musik adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan seluruh aspek sebuah pertunjukan musik untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. |
| Prosedural | Langkah-langkah dalam manajemen pertunjukan musik meliputi penetapan tujuan, pembentukan tim, penyusunan anggaran, promosi, pelaksanaan, dan evaluasi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa perencanaan yang matang dan adaptasi terhadap kendala adalah kunci keberhasilan sebuah pertunjukan musik. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengelola pertunjukan musik dengan jujur dan bertanggung jawab, menyadari bahwa setiap usaha adalah ibadah kepada Allah SWT. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari prinsip-prinsip manajemen pertunjukan secara mendalam, mencari informasi terbaru, dan berinovasi dalam setiap proyek. |
| 3. Cinta Lingkungan | Merencanakan pertunjukan yang ramah lingkungan, minim sampah, dan memanfaatkan sumber daya secara bijak sebagai bentuk cinta alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama secara harmonis dalam tim, menghargai setiap ide, dan membangun komunikasi efektif untuk mencapai tujuan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengangkat dan mempromosikan musik tradisional atau seniman lokal dalam pertunjukan sebagai wujud bangga dan cinta terhadap budaya Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus pertunjukan musik, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan peran tim manajemen pertunjukan musik dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis tahapan perencanaan pertunjukan musik secara sistematis sesuai prinsip manajemen.
- Setelah menyimak presentasi, peserta didik dapat merancang proposal pertunjukan musik sederhana yang mencakup konsep, anggaran, dan jadwal dengan lengkap.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan koordinasi tim dalam pelaksanaan pertunjukan musik dengan efektif.
- Dengan studi banding, peserta didik dapat mengevaluasi keberhasilan dan kendala pertunjukan musik untuk perbaikan di masa depan secara kritis.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat menyusun laporan akhir pertunjukan musik yang komprehensif dan reflektif.
Pemahaman bermakna: Manajemen pertunjukan musik bukan hanya tentang menyelenggarakan acara, tetapi juga tentang seni mengelola sumber daya, orang, dan waktu untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi penonton dan artis.
Pertanyaan pemantik: "Jika kalian diminta menyelenggarakan konser musik impian, langkah pertama apa yang akan kalian lakukan agar konser itu sukses dan berkesan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Peserta didik menghitung anggaran, menganalisis potensi keuntungan, dan menyusun strategi pemasaran dalam manajemen pertunjukan musik. Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun proposal, laporan, dan materi promosi pertunjukan musik dengan kaidah kebahasaan yang baik dan persuasif. TIK: Peserta didik memanfaatkan perangkat lunak desain grafis untuk poster, aplikasi manajemen proyek, dan platform media sosial untuk publikasi acara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak menjadi audiens saat simulasi pertunjukan atau memberikan masukan tentang aspek logistik dan keamanan pertunjukan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dapat diatur menyerupai area pertunjukan (panggung, area penonton, backstage) dan memanfaatkan lingkungan sekolah untuk simulasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi presentasi untuk proposal, alat kolaborasi daring untuk perencanaan, dan media sosial untuk simulasi promosi. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus pertunjukan musik, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan peran tim manajemen pertunjukan musik dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Peran: Guru menyebutkan tugas, peserta didik menebak peran dalam tim pertunjukan musik (misal: 'membuat poster' - 'promosi').
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis tahapan perencanaan pertunjukan musik secara sistematis sesuai prinsip manajemen. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Musik: Peserta didik melanjutkan kata yang berhubungan dengan musik dari teman sebelumnya, misal: 'gitar' - 'senar' - 'nada'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menyusun struktur tim manajemen dan rencana awal pertunjukan musik.
Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, gunting, lem, gambar ikon peran manajemen.
Langkah kerja:
- Amati ikon peran manajemen tim berikut, lalu diskusikan fungsi utama masing-masing peran dalam kelompok.
- Gunting ikon-ikon peran manajemen yang relevan, lalu tempelkan pada kertas A3 untuk membentuk struktur organisasi tim 'Konser Impianku' kalian.
- Tuliskan tugas dan tanggung jawab spesifik untuk setiap peran di bawah ikon yang ditempel, lalu presentasikan hasilnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja jenis pertunjukan musik yang pernah kalian tonton atau ketahui?
- Menurut kalian, siapa saja yang terlibat di balik layar sebuah konser musik?
- Jika kalian ingin membuat acara musik, apa hal pertama yang akan kalian siapkan?
- Pernahkah kalian bekerja sama dalam sebuah tim untuk menyelenggarakan acara?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelengkapan draf proposal, dan efektivitas koordinasi saat simulasi.
Sumatif (akhir): Penilaian proposal pertunjukan musik, laporan akhir proyek, dan presentasi hasil evaluasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi fungsi dan peran tim manajemen pertunjukan musik. | Konsep dasar manajemen pertunjukan, peran dan fungsi tim. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| 2 | Menganalisis tahapan perencanaan pertunjukan musik secara sistematis. | Tahapan perencanaan: konsep, anggaran, jadwal, perizinan, promosi. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang proposal pertunjukan musik sederhana. | Struktur dan isi proposal (konsep, anggaran, jadwal, promosi). | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
| 4 | Mempraktikkan koordinasi tim dalam pelaksanaan pertunjukan musik. | Simulasi pelaksanaan, komunikasi, pemecahan masalah. | 2 JP | kolaborasi, komunikasi |
Manajemen pertunjukan musik adalah jantung dari setiap acara musik yang sukses. Dari konser megah hingga pentas seni sekolah, di balik setiap sorotan panggung ada tim yang bekerja keras merencanakan, mengorganisasi, dan melaksanakan setiap detail. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluk-beluk manajemen pertunjukan musik, dari konsep awal hingga evaluasi akhir, mempersiapkan Anda menjadi manajer acara yang handal dan kreatif.
1. Pengantar Manajemen Pertunjukan Musik
Manajemen pertunjukan musik adalah seni dan ilmu dalam merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan sumber daya untuk mencapai tujuan pertunjukan musik. Ini mencakup segala hal mulai dari pemilihan lokasi, penentuan artis, penyusunan anggaran, promosi, hingga pelaksanaan di hari-H. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman yang berkesan bagi penonton sekaligus memastikan kelancaran acara dan keberhasilan finansial. Manajemen yang efektif sangat penting untuk menghindari masalah tak terduga dan memaksimalkan potensi setiap pertunjukan.
2. Fungsi dan Peran Tim Manajemen
Sebuah tim manajemen pertunjukan musik biasanya terdiri dari berbagai peran dengan fungsi spesifik. Manajer produksi bertanggung jawab atas aspek teknis dan logistik, sedangkan manajer artistik fokus pada konten kreatif dan pemilihan artis. Manajer keuangan mengelola anggaran, sementara manajer promosi bertanggung jawab atas pemasaran dan publikasi. Ada juga peran lain seperti manajer panggung, koordinator relawan, dan penanggung jawab keamanan. Kolaborasi dan komunikasi yang kuat antarperan adalah kunci keberhasilan tim.
3. Tahapan Perencanaan Pertunjukan Musik
Perencanaan adalah fondasi dari setiap pertunjukan musik. Tahap ini dimulai dengan penetapan visi dan misi, diikuti dengan penentuan konsep acara, target audiens, dan pemilihan artis. Selanjutnya, tim menyusun anggaran detail, termasuk proyeksi pendapatan dan pengeluaran. Jadwal kerja yang realistis, termasuk linimasa produksi, promosi, dan gladi resik, juga harus dibuat. Perizinan dan legalitas, seperti hak cipta dan izin keramaian, tidak boleh diabaikan. Perencanaan yang matang akan meminimalkan risiko dan memastikan kelancaran operasional.
4. Penyusunan Anggaran Pertunjukan
Anggaran adalah peta jalan finansial sebuah pertunjukan. Ini mencakup estimasi biaya untuk sewa tempat, honor artis, peralatan teknis (sound system, lighting), promosi, perizinan, keamanan, konsumsi, dan lain-lain. Di sisi pendapatan, anggaran memperkirakan penjualan tiket, sponsor, dan potensi donasi. Penting untuk membuat anggaran yang realistis dan memiliki cadangan dana untuk kejadian tak terduga. Pengawasan anggaran secara berkala diperlukan untuk memastikan pengeluaran tidak melebihi batas dan mencapai target keuntungan yang diharapkan.
5. Promosi dan Pemasaran Efektif
Promosi yang efektif sangat penting untuk menarik penonton. Ini melibatkan identifikasi target audiens dan pemilihan saluran promosi yang tepat. Media sosial, poster, brosur, siaran pers, iklan radio, dan kemitraan dengan media adalah beberapa strategi yang bisa digunakan. Konten promosi harus menarik, informatif, dan persuasif. Pemasaran juga mencakup strategi penetapan harga tiket dan penawaran khusus. Evaluasi efektivitas promosi dilakukan untuk mengukur jangkauan dan dampak terhadap penjualan tiket.
6. Pelaksanaan dan Koordinasi di Hari-H
Hari-H adalah puncak dari semua perencanaan. Koordinasi tim harus berjalan sangat baik. Manajer panggung memastikan jadwal berjalan lancar, teknisi suara dan cahaya bekerja sesuai rencana, dan staf keamanan menjaga ketertiban. Manajer artis memastikan kebutuhan artis terpenuhi. Komunikasi yang cepat dan efektif antaranggota tim sangat krusial untuk mengatasi masalah yang mungkin muncul secara mendadak. Fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan di lapangan.
7. Evaluasi dan Laporan Pertunjukan
Setelah pertunjukan selesai, evaluasi adalah tahap penting untuk pembelajaran. Ini melibatkan pengumpulan data tentang jumlah penonton, penjualan tiket, umpan balik dari audiens dan artis, serta evaluasi kinerja tim. Laporan akhir mencakup ringkasan keuangan, analisis keberhasilan dan kegagalan, serta rekomendasi untuk pertunjukan di masa depan. Evaluasi membantu mengidentifikasi kekuatan yang perlu dipertahankan dan kelemahan yang perlu diperbaiki, sehingga dapat meningkatkan kualitas pertunjukan berikutnya.
Rangkuman: Manajemen pertunjukan musik adalah proses komprehensif yang melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Tim yang solid dengan pembagian peran yang jelas, perencanaan anggaran yang matang, strategi promosi yang efektif, dan koordinasi yang baik di hari-H adalah kunci keberhasilan. Evaluasi pasca-acara penting untuk pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan, menjadikan setiap pertunjukan sebagai pengalaman yang berharga dan tak terlupakan bagi semua pihak yang terlibat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Promotor | Pihak yang mengorganisir dan membiayai suatu pertunjukan. |
| Sound System | Sistem peralatan audio untuk memperkuat suara. |
| Lighting | Sistem pencahayaan panggung. |
| Gladi Resik | Latihan terakhir sebelum pertunjukan sesungguhnya. |
| Proposal | Dokumen penawaran rencana kegiatan kepada pihak lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Manajemen Pertunjukan Musik" mata pelajaran Seni Budaya Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Manajemen Pertunjukan Musik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Karya Seni Rupa KontemporerModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKurasi dan Pameran AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMusik Kontemporer dan KreasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Karya Tari KontemporerModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAPergelaran Karya SendiriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNaskah dan Pementasan TeaterBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga DimensiSeni Budaya Kelas X MALihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Manajemen Pertunjukan Musik pada Seni Budaya MA, Fase F, elemen Mengeksplorasi dan Mengekspresikan Seni.
Modul Manajemen Pertunjukan Musik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas XII MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Manajemen Pertunjukan Musik ini gratis?
Ya. Modul Manajemen Pertunjukan Musik untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Manajemen Pertunjukan Musik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Manajemen Pertunjukan Musik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Manajemen Pertunjukan Musik dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Manajemen Pertunjukan Musik ini mengikuti Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Manajemen Pertunjukan Musik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Manajemen Pertunjukan Musik untuk Seni Budaya kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Manajemen Pertunjukan Musik ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Manajemen Pertunjukan Musik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Manajemen Pertunjukan Musik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.