Modul Ajar MI

Modul Ajar Guru Kelas V MI

2 modul ajar Guru Kelas kelas V MI (Fase C) siap unduh — Bilangan Pecahan, dan Operasi Hitung Pecahan. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bilangan Pecahan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bilangan Pecahan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas V ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Guru Kelas V MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bilangan Pecahan
Guru Kelas · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bilangan Pecahan
Guru Kelas · Fase C · Kelas V · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranGuru Kelas
Fase / KelasC / V
Materi PokokBilangan Pecahan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal konsep pembagian bilangan bulat dan benda yang dibagi menjadi beberapa bagian sama besar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000, pecahan, desimal, dan persen. Peserta didik dapat melakukan operasi aritmetika pada bilangan cacah, pecahan, dan desimal, serta dapat menyelesaikan masalah terkait bilangan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPecahan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti membagi kue, bagian dari pizza, atau potongan buah.
KonseptualPecahan adalah bagian dari keseluruhan yang terdiri dari pembilang (bagian yang diambil) dan penyebut (jumlah keseluruhan bagian yang sama besar).
ProseduralPeserta didik akan belajar cara membandingkan pecahan, menjumlahkan dan mengurangkan pecahan dengan penyebut berbeda, serta menyederhanakan pecahan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami pecahan membantu mereka menyelesaikan masalah pembagian dalam kehidupan nyata dengan lebih akurat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeyakini bahwa keteraturan alam semesta dalam pembagian yang adil adalah wujud kebesaran Allah SWT, dan bersyukur atas nikmat ilmu untuk memahaminya.
2. Cinta IlmuMenunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari konsep pecahan, menyadari bahwa penguasaan materi ini adalah kunci untuk memahami banyak aspek ilmu lain.
3. Cinta LingkunganMenerapkan konsep pecahan untuk mengelola sumber daya secara bijak, seperti membagi makanan atau air agar tidak ada yang terbuang sia-sia.
4. Cinta Diri dan SesamaBerbagi hasil pekerjaan kelompok dengan adil dan menghargai pendapat teman dalam diskusi untuk mencapai pemahaman bersama tentang pecahan.
5. Cinta Tanah AirMenyadari bahwa kemampuan berhitung pecahan sangat penting dalam berbagai aspek pembangunan dan kehidupan berbangsa, seperti perhitungan anggaran atau sensus penduduk.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep pecahan biasa dengan tepat.
  2. Dengan media gambar pecahan, peserta didik dapat membandingkan dua pecahan biasa berpenyebut berbeda dengan benar.
  3. Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menjumlahkan dua pecahan biasa berpenyebut berbeda dengan hasil yang sederhana.
  4. Dengan mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat mengurangkan dua pecahan biasa berpenyebut berbeda dengan hasil yang tepat.
  5. Melalui kegiatan praktik, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pecahan membantu kita memahami pembagian yang tidak bulat dan penting dalam banyak situasi sehari-hari, seperti berbagi makanan atau mengukur bahan masakan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara adil membagi satu loyang pizza untuk 8 orang jika setiap orang ingin mendapatkan bagian yang sama?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik dapat menuliskan cerita pendek yang melibatkan penggunaan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
Seni Budaya: Peserta didik dapat membuat kolase atau karya seni yang menunjukkan bagian-bagian pecahan dengan warna berbeda.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik dapat menghitung bagian zakat mal atau warisan yang menggunakan konsep pecahan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mencari contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan mendampingi saat mengerjakan tugas rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok untuk memudahkan diskusi, serta tersedia poster-poster visual tentang pecahan sebagai referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalGuru memanfaatkan video edukasi interaktif tentang pecahan dari platform belajar daring dan aplikasi simulasi pecahan untuk visualisasi konsep.
Halaman 3 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep pecahan biasa dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar kue yang dibagi menjadi beberapa bagian dan bertanya, 'Bagaimana cara kita menyatakan bagian kue yang sudah dimakan?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pecahan biasa dan membandingkannya, serta menjelaskan bahwa mereka akan belajar melalui pemecahan masalah.
  4. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara adil membagi satu loyang pizza untuk 8 orang jika setiap orang ingin mendapatkan bagian yang sama?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pembagian benda menjadi beberapa bagian yang sama dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang dan membagikan satu lembar kertas origami kepada setiap kelompok.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok diminta untuk melipat kertas origami menjadi dua bagian sama besar, lalu menjadi empat bagian, dan seterusnya, kemudian mengarsir beberapa bagian dan menuliskannya dalam bentuk pecahan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil lipatan kertas dan bentuk pecahannya di depan kelas, menjelaskan pembilang dan penyebutnya.
  2. Guru memberikan contoh lain dengan menggunakan buah apel yang dipotong menjadi beberapa bagian untuk memperkuat pemahaman konsep pecahan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dan guru bersama-sama menganalisis hasil presentasi kelompok, memberikan umpan balik, dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam penulisan pecahan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang konsep pecahan biasa, pembilang, dan penyebut melalui tanya jawab interaktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang apa itu pecahan dan bagaimana menuliskannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa identifikasi pecahan dari benda-benda di sekitar rumah dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat mengurangkan dua pecahan biasa berpenyebut berbeda dengan hasil yang tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulang kembali materi tentang konsep pecahan biasa dengan menanyakan, 'Apa itu pembilang dan penyebut pada pecahan 3/4?' untuk mengaitkan dengan pembelajaran sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda, serta menjelaskan bahwa mereka akan mengerjakan LKPD secara berkelompok.
  4. Guru mengingatkan kembali pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara adil membagi satu loyang pizza untuk 8 orang jika setiap orang ingin mendapatkan bagian yang sama?' dan mengaitkannya dengan operasi pecahan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah masalah cerita yang melibatkan penjumlahan atau pengurangan pecahan, misalnya, 'Ibu memiliki 1/2 kg tepung, kemudian membeli lagi 1/4 kg. Berapa total tepung Ibu sekarang?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali duduk dalam kelompok yang sama dan menerima LKPD 'Pecahan Ajaib' yang berisi soal-soal penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing kelompok dalam memahami langkah-langkah menyamakan penyebut dan melakukan operasi hitung pecahan dengan memberikan contoh di papan tulis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan bekerja sama untuk menyelesaikan soal-soal penjumlahan dan pengurangan pecahan di LKPD.
  2. Setiap kelompok memilih satu perwakilan untuk menuliskan salah satu jawaban soal di papan tulis dan menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya.
  3. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi atau memberikan masukan terhadap presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru bersama peserta didik menganalisis dan mengevaluasi jawaban yang telah dipresentasikan, mengoreksi kesalahan, dan memberikan penjelasan tambahan jika diperlukan.
  2. Guru memberikan penguatan materi tentang cara menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda, termasuk penyederhanaan hasil akhir.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama langkah-langkah menjumlahkan dan mengurangkan pecahan berpenyebut berbeda.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama kelompok yang solid, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan informasi tentang materi pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · AYO BERHITUNG!Pecahan Ajaib: Menjelajahi Bagian!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Peserta didik dapat menjumlahkan dan mengurangkan pecahan biasa berpenyebut berbeda dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Bilangan pecahan adalah bagian penting dalam matematika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Dari membagi makanan hingga mengukur bahan, pecahan membantu kita memahami bagian dari keseluruhan.

Alat & bahan: Kertas origami, spidol, gunting, lem, gambar pecahan.

Langkah kerja:

  1. Bagian yang diarsir pada gambar adalah 2/6. Tuliskan pecahan untuk bagian yang tidak diarsir.
    Gambar 1. Pecahan
  2. Amati pecahan yang tersedia di LKPD.
  3. Tuliskan bentuk pecahan dari bagian yang diarsir.
  4. Hitunglah hasil penjumlahan pecahan dari soal nomor 2 dengan menyamakan penyebutnya.
  5. Selesaikan soal pengurangan pecahan di nomor 3 dengan teliti.
  6. Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman sekelompok dan pastikan jawaban sudah benar.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Berapa bagian dari keseluruhan jika kamu membagi satu apel menjadi empat bagian sama besar?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang pembilang dan penyebut pada pecahan 2/3?
  3. Jika kamu memiliki 1/2 potong kue, lalu temanmu memberimu 1/4 potong lagi, berapa total kue yang kamu miliki sekarang?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja, serta penilaian terhadap kelengkapan dan kebenaran LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis yang berisi soal-soal identifikasi, perbandingan, penjumlahan, dan pengurangan pecahan biasa.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep pecahan biasaPengertian pecahan biasa, pembilang, dan penyebut4 JPpenalaran kritis
2Membandingkan dua pecahan biasa berpenyebut berbedaCara membandingkan pecahan (menyamakan penyebut)4 JPpenalaran kritis
3Menjumlahkan dan mengurangkan pecahan biasa berpenyebut berbedaOperasi penjumlahan dan pengurangan pecahan4 JPkolaborasi
Halaman 8 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bilangan pecahan adalah bagian penting dalam matematika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Dari membagi makanan hingga mengukur bahan, pecahan membantu kita memahami bagian dari keseluruhan. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia pecahan, mulai dari mengenali bentuknya hingga melakukan operasi hitung yang menyenangkan.

1. Mengenal Bilangan Pecahan
Bilangan pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan. Pecahan terdiri dari dua bagian utama, yaitu pembilang dan penyebut. Pembilang menunjukkan berapa banyak bagian yang diambil atau diperhatikan, sedangkan penyebut menunjukkan berapa banyak seluruh bagian yang sama besar. Contohnya, jika sebuah pizza dibagi menjadi 8 bagian sama besar dan kamu mengambil 3 bagian, maka bagianmu adalah 3/8. Angka 3 adalah pembilang dan angka 8 adalah penyebut.

2. Pecahan Biasa dan Campuran
Pecahan biasa adalah pecahan yang pembilangnya lebih kecil dari penyebutnya, seperti 1/2 atau 3/4. Sedangkan pecahan campuran adalah gabungan antara bilangan bulat dan pecahan biasa, misalnya 1 1/2. Pecahan campuran ini sebenarnya adalah bentuk lain dari pecahan biasa yang pembilangnya lebih besar dari penyebutnya. Kita bisa mengubah pecahan biasa menjadi campuran, dan sebaliknya, dengan melakukan pembagian sederhana.

3. Membandingkan Pecahan
Untuk membandingkan dua pecahan, kita perlu memastikan penyebutnya sama. Jika penyebutnya sudah sama, kita tinggal membandingkan pembilangnya. Pecahan dengan pembilang yang lebih besar adalah pecahan yang lebih besar. Jika penyebutnya berbeda, kita harus mencari kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari kedua penyebut untuk menyamakan penyebutnya. Setelah penyebutnya sama, barulah kita bisa membandingkan pembilangnya.

4. Penjumlahan Pecahan
Menjumlahkan pecahan dengan penyebut yang sama sangat mudah, kita hanya perlu menjumlahkan pembilangnya saja, sementara penyebutnya tetap. Namun, jika penyebutnya berbeda, langkah pertama adalah menyamakan penyebutnya dengan mencari KPK dari kedua penyebut. Setelah penyebutnya sama, kita bisa menjumlahkan pembilangnya. Hasil penjumlahan pecahan juga bisa disederhanakan jika memungkinkan, atau diubah menjadi pecahan campuran.

5. Pengurangan Pecahan
Sama seperti penjumlahan, pengurangan pecahan juga memerlukan penyebut yang sama. Jika penyebut sudah sama, kita tinggal mengurangkan pembilangnya. Jika penyebutnya berbeda, kita harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu menggunakan KPK. Setelah penyebut sama, barulah kita bisa mengurangkan pembilangnya. Pastikan untuk selalu menyederhanakan hasil akhir pengurangan pecahan jika bisa.

Rangkuman: Pecahan adalah bagian dari keseluruhan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Ada pecahan biasa dan campuran. Untuk membandingkan, menjumlahkan, atau mengurangkan pecahan dengan penyebut berbeda, kita harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu menggunakan KPK. Pecahan dapat disederhanakan atau diubah ke bentuk campuran. Memahami pecahan membantu kita memecahkan masalah pembagian dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PecahanBilangan yang menyatakan bagian dari keseluruhan.
PembilangAngka di atas garis pecahan, menunjukkan bagian yang diambil.
PenyebutAngka di bawah garis pecahan, menunjukkan jumlah seluruh bagian yang sama.
Pecahan BiasaPecahan yang pembilangnya lebih kecil dari penyebutnya.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bilangan Pecahan" mata pelajaran Guru Kelas Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bilangan Pecahan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Guru Kelas V MI — Fase C

V — ditulis juga kelas 5 — di MI berada di Fase C.

Yang disusun di sini perangkat ajar Guru Kelas V (kelas 5) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Guru Kelas V (kelas 5) MI mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025 (mapel umum madrasah). Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Guru Kelas V (kelas 5) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Guru Kelas bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VPeta Konsep
Bilangan PecahanMengenal Bilangan PecahanPecahan Biasa dan CampuranMembandingkan PecahanPenjumlahan PecahanPengurangan Pecahan
Dari sub-bab Bilangan PecahanLembar tambahan
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Guru Kelas Kelas V MI

Apakah modul ajar Guru Kelas ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas V (kelas 5) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Guru Kelas?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.