Modul Ajar MTs

Modul Ajar Matematika Kelas VIII MTs

4 modul ajar Matematika kelas VIII MTs (Fase D) siap unduh — Bangun Datar: Segitiga dan Segiempat, Bilangan Berpangkat, dan Pola Bilangan. Word + PDF ber-kop.

4 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas VIII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bilangan Berpangkat, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bilangan Berpangkat selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VIII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Matematika Kelas VIII MTs
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bilangan Berpangkat
Matematika · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bilangan Berpangkat
Matematika · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokBilangan Berpangkat
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep perkalian berulang dan bilangan bulat positif serta negatif.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan menggunakan berbagai representasi bilangan (termasuk bilangan berpangkat dan bentuk akar) untuk menyelesaikan masalah, serta memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dan rasional.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata bilangan berpangkat adalah luas persegi yang dihitung dengan sisi pangkat dua atau volume kubus dengan sisi pangkat tiga.
KonseptualBilangan berpangkat adalah bentuk sederhana dari perkalian berulang suatu bilangan dengan bilangan itu sendiri sebanyak pangkatnya.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengoperasikan bilangan berpangkat bulat, menyederhanakan bentuk akar, dan menuliskan bilangan dalam bentuk baku.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami sifat-sifat bilangan berpangkat untuk memecahkan masalah matematika dan kehidupan sehari-hari.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeresapi kebesaran Allah melalui keteraturan alam semesta yang dapat dihitung dengan bilangan berpangkat, seperti skala galaksi atau ukuran atom.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat belajar mandiri dan kolaboratif untuk menguasai konsep bilangan berpangkat yang merupakan dasar ilmu pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMenerapkan konsep bilangan berpangkat untuk menghitung dampak lingkungan, seperti pertumbuhan populasi atau penyebaran polutan.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan kemampuan penalaran kritis dan kolaborasi dengan teman sebaya dalam memecahkan masalah matematika yang kompleks.
5. Cinta Tanah AirMenghargai kekayaan intelektual bangsa dengan mempelajari matematika yang relevan untuk kemajuan teknologi dan pembangunan negara.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep bilangan berpangkat bulat positif, negatif, dan nol dengan tepat.
  2. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menerapkan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat bulat dalam menyederhanakan ekspresi matematika secara runtut.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengubah bilangan bentuk akar menjadi bilangan berpangkat pecahan dan sebaliknya dengan benar.
  4. Melalui latihan soal, peserta didik dapat menyederhanakan operasi bilangan bentuk akar dengan tepat.
  5. Dengan memanfaatkan kalkulator, peserta didik dapat menuliskan bilangan besar atau kecil dalam bentuk baku secara akurat.
Halaman 2 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep bilangan berpangkat dan bentuk akar membantu peserta didik menyelesaikan masalah yang melibatkan perkalian berulang dan menyederhanakan ekspresi matematika dalam berbagai konteks.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menuliskan perkalian 2 x 2 x 2 x 2 x 2 secara lebih ringkas dan mudah dipahami?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIPA (Biologi): Menghitung pertumbuhan populasi bakteri atau virus yang melibatkan konsep perkalian berulang dan bilangan berpangkat.
IPS (Ekonomi): Menghitung pertumbuhan nilai investasi atau bunga majemuk menggunakan konsep bilangan berpangkat.
Pendidikan Agama Islam: Memahami konsep perhitungan zakat atau waris yang terkadang memerlukan pemahaman proporsi dan pangkat sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan penerapan bilangan berpangkat dalam kehidupan sehari-hari, seperti perhitungan bunga tabungan atau pertumbuhan investasi sederhana.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di dalam kelas dengan penataan tempat duduk kelompok dan di luar kelas untuk mengamati objek yang dimensinya dapat dihitung dengan bilangan berpangkat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi kalkulator ilmiah atau situs web interaktif untuk memvisualisasikan bilangan berpangkat besar atau kecil dan memverifikasi hasil perhitungan.
Halaman 3 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep bilangan berpangkat bulat positif, negatif, dan nol dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Berapa luas lapangan basket jika sisi-sisinya 15 meter?' dan 'Bagaimana cara menuliskan 15 x 15 secara singkat?' untuk mengaitkan dengan perkalian berulang.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu memahami konsep bilangan berpangkat dan sifat-sifatnya, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa gunanya bilangan berpangkat dalam kehidupan kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar pertumbuhan bakteri yang membelah diri setiap jam, lalu bertanya bagaimana menghitung jumlah bakteri setelah beberapa jam.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mencoba menuliskan pola pertumbuhan bakteri tersebut dalam bentuk perkalian berulang.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang definisi bilangan berpangkat bulat positif, negatif, dan nol, serta mencari contoh penggunaannya.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil bacaan dan membuat ringkasan tentang perbedaan bilangan berpangkat positif, negatif, dan nol.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok diberikan kartu berisi contoh soal bilangan berpangkat positif, negatif, dan nol, lalu diminta untuk menentukan nilai dari setiap bilangan tersebut.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas, menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan kesimpulan tentang definisi dan nilai bilangan berpangkat bulat positif, negatif, dan nol.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan konsep dengan menjelaskan kembali inti materi dan menjawab pertanyaan yang masih ada.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali materi bilangan berpangkat bulat yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat mengenai hal baru yang dipelajari dan perasaan mereka selama pembelajaran.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menerapkan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat bulat dalam menyederhanakan ekspresi matematika secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali konsep bilangan berpangkat dari pertemuan sebelumnya dan bertanya, 'Bagaimana jika ada operasi perkalian atau pembagian pada bilangan berpangkat?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menerapkan sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu menyederhanakan bentuk bilangan berpangkat atau bentuk akar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah masalah nyata, misalnya perhitungan pertumbuhan populasi serangga yang melibatkan perkalian dan pembagian bilangan berpangkat, lalu meminta peserta didik memikirkan cara menyelesaikannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD 'Eksplorasi Kekuatan Pangkat!' yang berisi masalah dan petunjuk untuk menemukan sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi dan berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah di LKPD, mencari pola, dan merumuskan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat dan bentuk akar. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan fasilitasi.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan hasil diskusi dan solusi masalah dari LKPD untuk dipresentasikan di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya. Kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya, menanggapi, atau memberikan masukan.
  2. Guru memfasilitasi diskusi untuk membandingkan berbagai solusi dan menyimpulkan sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar yang telah ditemukan.
  3. Guru memberikan penguatan materi dan meluruskan konsep yang mungkin masih keliru, serta memberikan contoh aplikasi dalam kehidupan nyata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar yang telah dipelajari.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi tentang manfaat belajar materi ini dan memberikan apresiasi atas kerja sama dan usaha mereka.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa beberapa soal latihan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Kekuatan Pangkat!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat dan bentuk akar untuk menyederhanakan ekspresi matematika.

Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar kubus di bawah ini. Jika panjang sisi kubus adalah 3 satuan, tentukan volumenya dengan menuliskan dalam bentuk perkalian berulang dan bilangan berpangkat.
    s = 3 cm
    Gambar 1. Bangun ruang
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana cara menyederhanakan ekspresi 2³ × 2⁵? Tuliskan langkah-langkahnya.
  3. Sederhanakan ekspresi (3²)⁴ dan (5⁶) ÷ (5²) menggunakan sifat-sifat bilangan berpangkat yang telah kalian temukan.
  4. Ubahlah bentuk akar √16 menjadi bilangan berpangkat pecahan dan sebaliknya, serta sederhanakan √27.
  5. Tuliskan bilangan 0,0000000045 dalam bentuk baku.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang dimaksud dengan perkalian berulang?
  2. Bagaimana cara menuliskan 4 x 4 x 4?
  3. Apakah 2³ sama dengan 3²? Jelaskan!
  4. Berikan contoh bilangan bulat positif dan negatif!

Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat diskusi dan presentasi hasil LKPD, serta penilaian terhadap kelengkapan dan ketepatan jawaban di LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan penerapan bilangan berpangkat dan bentuk akar.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep bilangan berpangkat bulat positif, negatif, dan nolDefinisi dan jenis bilangan berpangkat2 JPpenalaran kritis
2Menerapkan sifat-sifat operasi bilangan berpangkat bulatSifat-sifat operasi bilangan berpangkat2 JPkolaborasi
3Mengubah bilangan bentuk akar menjadi bilangan berpangkat pecahan dan sebaliknyaHubungan bilangan berpangkat dan bentuk akar2 JPpenalaran kritis
4Menuliskan bilangan besar atau kecil dalam bentuk bakuNotasi ilmiah (bentuk baku)2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bilangan berpangkat adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang memungkinkan kita menuliskan perkalian berulang dalam bentuk yang lebih ringkas. Konsep ini sangat penting karena banyak digunakan dalam berbagai bidang ilmu, mulai dari fisika, kimia, biologi, hingga ekonomi untuk menyatakan nilai-nilai yang sangat besar atau sangat kecil secara efisien.

1. 1. Konsep Bilangan Berpangkat
Bilangan berpangkat atau eksponen adalah cara singkat untuk menyatakan perkalian berulang suatu bilangan dengan bilangan itu sendiri. Bentuk umum bilangan berpangkat adalah aⁿ, di mana 'a' disebut basis atau bilangan pokok, dan 'n' disebut pangkat atau eksponen. Jika n adalah bilangan bulat positif, aⁿ berarti a dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak n kali. Contohnya, 2³ = 2 × 2 × 2 = 8. Pangkat nol (a⁰) selalu menghasilkan 1 (dengan a ≠ 0), dan pangkat negatif (a⁻ⁿ) adalah kebalikan dari pangkat positif (1/aⁿ).

2. 2. Sifat-sifat Operasi Bilangan Berpangkat
Dalam operasi bilangan berpangkat, terdapat beberapa sifat penting yang memudahkan perhitungan. Misalnya, untuk perkalian bilangan berpangkat dengan basis yang sama, pangkatnya dijumlahkan (aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ). Untuk pembagian, pangkatnya dikurangkan (aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ). Jika ada pangkat dipangkatkan lagi, pangkatnya dikalikan ((aᵐ)ⁿ = aᵐⁿ). Sifat-sifat ini berlaku untuk bilangan berpangkat bulat positif, negatif, maupun nol, asalkan basisnya tidak nol.

3. 3. Bilangan Bentuk Akar
Bentuk akar adalah bilangan yang merupakan hasil dari operasi akar kuadrat (√) atau akar pangkat lainnya, namun hasilnya bukan bilangan rasional atau bulat. Contohnya, √2, √3, atau √5. Bentuk akar dapat diubah menjadi bilangan berpangkat pecahan, misalnya √a = a¹ᐟ² dan ⁿ√aᵐ = aᵐᐟⁿ. Pemahaman ini penting untuk menyederhanakan ekspresi yang melibatkan akar dan juga untuk melakukan operasi hitung seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bentuk akar.

4. 4. Menyederhanakan Bentuk Akar
Menyederhanakan bentuk akar berarti mengubahnya ke bentuk paling sederhana di mana bilangan di bawah tanda akar tidak memiliki faktor kuadrat selain 1. Misalnya, √12 dapat disederhanakan menjadi √4 × √3 = 2√3. Untuk operasi penjumlahan dan pengurangan, bentuk akar hanya dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika memiliki bentuk akar yang sejenis. Perkalian dan pembagian bentuk akar dapat dilakukan dengan mengalikan atau membagi bilangan di bawah tanda akar, kemudian menyederhanakannya jika memungkinkan.

5. 5. Penulisan Bentuk Baku (Notasi Ilmiah)
Bentuk baku atau notasi ilmiah adalah cara penulisan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil agar lebih ringkas dan mudah dibaca. Bentuk umum notasi ilmiah adalah a × 10ⁿ, di mana 'a' adalah bilangan antara 1 dan 10 (1 ≤ a < 10) dan 'n' adalah bilangan bulat. Contohnya, 3.000.000 dapat ditulis sebagai 3 × 10⁶, dan 0,000005 dapat ditulis sebagai 5 × 10⁻⁶. Notasi ini sangat berguna dalam sains dan teknik.

Rangkuman: Bilangan berpangkat adalah bentuk ringkas perkalian berulang. Pangkat positif, negatif, dan nol memiliki definisi dan sifat operasi yang berbeda. Bentuk akar merupakan representasi lain dari bilangan berpangkat pecahan. Dengan memahami sifat-sifat ini, kita dapat menyederhanakan ekspresi matematika dan menuliskan bilangan sangat besar atau sangat kecil dalam bentuk baku atau notasi ilmiah, yang memudahkan dalam banyak aplikasi ilmiah dan kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BasisBilangan pokok dalam bilangan berpangkat.
EksponenPangkat dalam bilangan berpangkat.
Bentuk AkarBilangan yang hasil akarnya bukan bilangan rasional.
Bentuk BakuNotasi ilmiah untuk bilangan sangat besar atau sangat kecil.
Daftar pustaka2 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bilangan Berpangkat" mata pelajaran Matematika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Bilangan Berpangkat — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh

3 materi Matematika MTs, urut mengajar dari Bilangan Berpangkat hingga Persamaan Linier dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel.

Bilangan BerpangkatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeorema PythagorasPersamaan Linier dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Matematika MTs, urut mengajar dari Relasi dan Fungsi hingga Statistika.

Relasi dan FungsiPersamaan Garis LurusStatistika

Matematika Kelas VIII MTs — Fase D

Kelas VIII — ditulis juga kelas 8 — di MTs berada di Fase D, dan 6 materi Matematika setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Matematika kelas VIII (kelas 8) MTs — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Matematika kelas VIII (kelas 8) MTs mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Matematika kelas VIII (kelas 8) MTs yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Matematika bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIPeta Konsep
Bilangan Berpangkat1. Konsep Bilangan Berpangkat2. Sifat-sifat Operasi Bilangan Berpangkat3. Bilangan Bentuk Akar4. Menyederhanakan Bentuk Akar5. Penulisan Bentuk Baku (Notasi Ilmiah)
Dari sub-bab Bilangan BerpangkatLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Bilangan Berpangkat1Teorema Pythagoras1Persamaan Linier dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel2Relasi dan Fungsi2Persamaan Garis Lurus…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBilangan BerpangkatTeorema PythagorasPersamaan Linier dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Matematika Kelas VIII MTs

Apakah modul ajar Matematika ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VIII (kelas 8) MTs masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Matematika kelas VIII MTs?

6 materi, urut mengajar dari Bilangan Berpangkat hingga Statistika. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Matematika?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.