BerandaModul AjarPaket CKeterampilan › Kelas X
Modul Ajar Paket C

Modul Ajar Keterampilan Kelas X Paket C

1 modul ajar Keterampilan kelas X Paket C (Fase E) siap unduh — Tata Boga: Olahan Pangan Lokal. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISPaket C · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Tata Boga: Olahan Pangan Lokal, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Keterampilan Kelas X Paket C
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal
Keterampilan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tata Boga: Olahan Pangan Lokal
Keterampilan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKeterampilan
Fase / KelasE / X
Materi PokokTata Boga: Olahan Pangan Lokal
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Warga belajar memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bahan pangan lokal di sekitar tempat tinggalnya dan pernah melihat atau mencoba beberapa olahan pangan tradisional.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainKeterampilan: Tata Boga
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan teknik dasar pengolahan pangan lokal, serta menciptakan produk olahan pangan lokal yang inovatif dan memiliki nilai jual, dengan memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas berbagai jenis bahan pangan lokal seperti singkong, ubi, jagung, pisang, dan sagu yang melimpah di Indonesia.
KonseptualKonsep intinya adalah pengembangan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.
ProseduralWarga belajar akan mempelajari langkah-langkah praktis mulai dari pemilihan bahan, persiapan, teknik pengolahan, hingga penyajian dan pengemasan olahan pangan lokal.
MetakognitifKesadaran yang ditumbuhkan adalah pentingnya melestarikan dan mengembangkan potensi pangan lokal sebagai bagian dari identitas budaya dan sumber ekonomi berkelanjutan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi potensi dan jenis-jenis bahan pangan lokal yang dapat diolah di daerah sekitar.
  2. Menganalisis berbagai teknik dasar pengolahan pangan lokal (merebus, mengukus, menggoreng, memanggang).
  3. Merancang ide olahan pangan lokal inovatif dengan mempertimbangkan aspek rasa, tampilan, dan nilai jual.
  4. Mempraktikkan pembuatan minimal satu jenis olahan pangan lokal secara higienis dan efisien.
  5. Mempresentasikan hasil olahan pangan lokal dan mengidentifikasi peluang pengembangannya.
Halaman 2 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik pengolahan pangan lokal tidak hanya meningkatkan keterampilan tata boga, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri serta berkontribusi pada ketahanan pangan dan pelestarian budaya daerah.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah singkong atau ubi yang sederhana menjadi sajian istimewa yang disukai banyak orang dan punya nilai jual tinggi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami potensi ekonomi lokal, kearifan lokal, dan sejarah pangan tradisional.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi produk, penulisan resep, dan deskripsi produk untuk promosi.
Matematika: Menghitung proporsi bahan, biaya produksi, dan potensi keuntungan dari olahan pangan.
Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman budaya dan sumber daya alam Indonesia melalui pemanfaatan pangan lokal.
Kemitraan PembelajaranWarga belajar dapat berinteraksi dengan petani lokal, pelaku UMKM olahan pangan, atau komunitas kuliner untuk mendapatkan bahan baku, resep, dan wawasan pengembangan produk.
Lingkungan PembelajaranRuang praktik tata boga di PKBM/SKB yang bersih dan dilengkapi peralatan dasar, atau dapur komunitas/rumah warga belajar yang memenuhi standar kebersihan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial (Instagram, TikTok) atau e-commerce (Tokopedia, Shopee) untuk promosi dan pemasaran produk olahan pangan lokal yang dihasilkan.
Halaman 3 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi potensi dan jenis-jenis bahan pangan lokal yang dapat diolah di daerah sekitar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan makanan lokal favorit mereka. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi potensi pangan lokal dan pentingnya materi ini untuk pengembangan usaha, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja bahan pangan lokal di sekitar kita yang belum dimanfaatkan secara maksimal?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar diajak mengamati dan mendiskusikan berbagai gambar atau video tentang bahan pangan lokal dan produk olahannya. Tutor memfasilitasi diskusi tentang potensi ekonomi dan budaya dari bahan pangan lokal yang ada di daerah mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitWarga belajar secara berkelompok membuat daftar inventarisasi bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan mereka, termasuk potensi olahannya. Mereka juga mencari informasi dari berbagai sumber (internet, wawancara dengan tokoh masyarakat/pedagang) tentang cara pengolahannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil inventarisasi dan ide olahan pangan lokalnya. Tutor memberikan umpan balik dan penguatan mengenai keberagaman potensi pangan lokal serta mendorong warga belajar untuk berpikir kreatif dalam pemanfaatannya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitWarga belajar bersama tutor menyimpulkan jenis-jenis bahan pangan lokal yang potensial. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan penugasan untuk mencari resep olahan pangan lokal yang menarik sebagai persiapan pertemuan berikutnya, ditutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis berbagai teknik dasar pengolahan pangan lokal (merebus, mengukus, menggoreng, memanggang) dan merancang ide olahan pangan lokal inovatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar, melakukan presensi, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang potensi pangan lokal. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis teknik pengolahan dan merancang ide olahan inovatif, kemudian memotivasi warga belajar dengan contoh-contoh sukses pengusaha olahan pangan lokal.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitWarga belajar menganalisis berbagai teknik dasar pengolahan pangan lokal (merebus, mengukus, menggoreng, memanggang) melalui studi kasus atau demonstrasi singkat (jika memungkinkan). Mereka mendiskusikan kelebihan dan kekurangan setiap teknik serta bahan pangan yang cocok untuk teknik tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, warga belajar memilih satu jenis bahan pangan lokal dan merancang ide olahan inovatif. Mereka membuat proposal mini yang mencakup nama produk, bahan utama, teknik pengolahan yang dipilih, perkiraan biaya, dan potensi pasar. Tutor membimbing setiap kelompok dalam proses perancangan ini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan ide rancangan olahan pangan lokal mereka. Kelompok lain dan tutor memberikan masukan konstruktif terkait inovasi, kelayakan, dan aspek keamanan pangan. Tutor menguatkan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dan kebersihan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitTutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya inovasi dalam pengolahan pangan lokal. Tutor memberikan apresiasi dan menugaskan warga belajar untuk menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk praktik pengolahan di pertemuan berikutnya, ditutup dengan doa dan harapan keberhasilan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Mempraktikkan pembuatan minimal satu jenis olahan pangan lokal secara higienis dan efisien serta mempresentasikan hasil olahan pangan lokal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitTutor menyapa warga belajar, memastikan kesiapan alat dan bahan untuk praktik. Tutor mengingatkan kembali tujuan pembelajaran yaitu praktik pengolahan dan presentasi, serta menekankan pentingnya kerja sama tim, kebersihan, dan keselamatan kerja selama praktik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitTutor memberikan panduan singkat dan demonstrasi ulang jika diperlukan mengenai teknik pengolahan yang akan digunakan. Warga belajar memastikan pemahaman mereka tentang langkah-langkah kerja dan standar kebersihan yang harus dipatuhi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok melaksanakan praktik pembuatan olahan pangan lokal sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Tutor memfasilitasi dan memantau jalannya praktik, memberikan bimbingan teknis, serta memastikan semua warga belajar berpartisipasi aktif dan menerapkan prinsip higienis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetelah produk jadi, setiap kelompok menyajikan dan mempresentasikan hasil olahan pangan mereka, menjelaskan proses pembuatan, keunikan produk, serta potensi pengembangannya. Warga belajar dan tutor mencicipi dan memberikan umpan balik konstruktif mengenai rasa, tampilan, dan inovasi. Tutor memberikan penguatan dan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitWarga belajar bersama tutor menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran dari identifikasi potensi hingga praktik pengolahan dan presentasi. Tutor memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga belajar atas partisipasi, kreativitas, dan hasil karyanya. Tutor juga memberikan motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan tata boga dan potensi pangan lokal, ditutup dengan doa dan semangat untuk berwirausaha.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi bahan pangan lokal, merancang ide olahan inovatif, dan membuat rencana produksi.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, akses internet (opsional), contoh bahan pangan lokal (opsional)

Langkah kerja:

  1. Identifikasi minimal 3 jenis bahan pangan lokal di daerah Anda yang memiliki potensi untuk diolah.
  2. Pilih satu bahan pangan lokal dari daftar Anda, lalu diskusikan ide olahan inovatif yang berbeda dari yang sudah ada.
  3. Buatlah nama produk yang menarik dan deskripsi singkat tentang keunikan produk Anda.
  4. Tuliskan bahan-bahan utama, alat yang dibutuhkan, dan langkah-langkah pengolahan secara ringkas.
  5. Perkirakan potensi pasar dan cara promosi produk Anda.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja bahan pangan lokal yang paling sering Anda temui di pasar atau kebun?
  2. Pernahkah Anda mencoba membuat olahan dari bahan pangan lokal? Jika ya, apa saja?
  3. Menurut Anda, mengapa penting untuk melestarikan dan mengembangkan pangan lokal?
  4. Apa yang Anda ketahui tentang keamanan pangan dalam mengolah makanan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi, perancangan ide, dan praktik pengolahan serta penilaian produk olahan yang dihasilkan.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi hasil praktik olahan pangan lokal dan portofolio rancangan produk.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi potensi dan jenis-jenis bahan pangan lokal.Potensi dan jenis bahan pangan lokal.2 JPkreativitas, kewargaan
2Menganalisis teknik pengolahan dan merancang ide olahan inovatif.Teknik dasar pengolahan dan perancangan produk.2 JPpenalaran kritis, kreativitas
3Mempraktikkan dan mempresentasikan olahan pangan lokal.Praktik pengolahan dan presentasi produk.2 JPkolaborasi, kemandirian
Halaman 9 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan bahan pangan lokal yang berlimpah, namun seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal. Modul ini akan membimbing warga belajar untuk menjelajahi potensi bahan pangan lokal, mempelajari teknik pengolahannya, dan berkreasi menciptakan produk olahan yang inovatif. Dengan demikian, diharapkan warga belajar tidak hanya memiliki keterampilan tata boga, tetapi juga mampu melihat peluang usaha dan berkontribusi pada ketahanan pangan daerah.

1. Mengenal Potensi Pangan Lokal
Pangan lokal adalah sumber daya pangan yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah, seperti umbi-umbian (singkong, ubi jalar, talas), serealia lokal (jagung, sorgum), buah-buahan (pisang, nangka), dan kacang-kacangan. Pemanfaatan pangan lokal memiliki banyak keuntungan, antara lain mengurangi ketergantungan pada beras, mendukung ekonomi petani lokal, dan melestarikan keanekaragaman hayati. Warga belajar perlu mengidentifikasi jenis-jenis pangan lokal yang ada di sekitar mereka dan memahami karakteristiknya untuk menentukan potensi olahan.

2. Teknik Dasar Pengolahan Pangan Lokal
Pengolahan pangan lokal melibatkan berbagai teknik dasar. Merebus cocok untuk umbi-umbian agar empuk. Mengukus sering digunakan untuk membuat kue tradisional atau dimsum. Menggoreng memberikan tekstur renyah pada keripik atau lauk pauk. Memanggang dapat digunakan untuk roti atau kue yang berbahan dasar tepung lokal. Pemilihan teknik yang tepat akan mempengaruhi cita rasa, tekstur, dan nilai gizi produk akhir. Penting juga memperhatikan kebersihan alat dan bahan serta proses pengolahan untuk menjamin keamanan pangan.

3. Inovasi Olahan Pangan Lokal
Inovasi adalah kunci untuk meningkatkan nilai jual pangan lokal. Ini bisa berupa modifikasi resep tradisional, kombinasi bahan yang unik, atau pengembangan produk baru seperti keripik singkong rasa balado, brownies ubi ungu, atau nugget jagung. Inovasi juga mencakup aspek penyajian dan pengemasan yang menarik agar produk lebih diminati pasar. Warga belajar didorong untuk berpikir kreatif, namun tetap mempertimbangkan ketersediaan bahan, biaya produksi, dan selera konsumen lokal.

4. Aspek Kebersihan dan Keamanan Pangan
Dalam setiap proses pengolahan pangan, kebersihan dan keamanan adalah prioritas utama. Ini meliputi kebersihan diri (mencuci tangan), kebersihan alat dan bahan, serta kebersihan area kerja. Penggunaan bahan baku yang segar dan berkualitas, penyimpanan yang benar, serta proses memasak yang matang sempurna sangat penting untuk mencegah kontaminasi bakteri dan menjaga kualitas produk. Warga belajar harus memahami dan menerapkan standar higienis untuk menghasilkan produk yang aman dan sehat dikonsumsi.

Rangkuman: Modul ini mengajarkan tentang potensi pangan lokal, teknik pengolahannya, dan pentingnya inovasi untuk meningkatkan nilai jual. Warga belajar diajak mengidentifikasi bahan lokal, menganalisis teknik, merancang ide kreatif, serta mempraktikkan pengolahan dengan memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan. Tujuannya adalah mengembangkan keterampilan tata boga, membuka peluang usaha mandiri, dan melestarikan kekayaan kuliner daerah.

Halaman 10 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AndragogiPendekatan pembelajaran yang berpusat pada orang dewasa, menghargai pengalaman hidup dan relevansi materi dengan kebutuhan mereka.
Pangan LokalBahan makanan yang dihasilkan dan tersedia di suatu daerah tertentu, umumnya di luar komoditas utama nasional.
InovasiPenciptaan atau pengembangan ide, metode, atau produk baru yang lebih baik atau lebih efektif dari yang sudah ada.
HigienisKondisi atau praktik yang berkaitan dengan kebersihan untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, terutama dalam penanganan makanan.
UMKMUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah, kategori usaha yang berperan penting dalam perekonomian lokal.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Keterampilan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tata Boga: Olahan Pangan Lokal" mata pelajaran Keterampilan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Tata Boga: Olahan Pangan Lokal — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Keterampilan Kelas X Paket C — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di Paket C berada di Fase E, dan 8 materi Keterampilan setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Yang disusun di sini perangkat ajar Keterampilan kelas X (kelas 10) Paket C — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Keterampilan kelas X (kelas 10) Paket C mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Keterampilan kelas X (kelas 10) Paket C yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Keterampilan Kelas X Paket C

Apakah modul ajar Keterampilan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas X (kelas 10) Paket C masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Keterampilan kelas X Paket C?

8 materi, urut mengajar dari Tata Boga: Olahan Pangan Lokal hingga Pemasaran Daring Produk Usaha. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Keterampilan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.