Modul Ajar Paket C

Modul Ajar Sejarah Kelas XI Paket C

1 modul ajar Sejarah kelas XI Paket C (Fase F) siap unduh — Kolonialisme dan Imperialisme. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas XI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kolonialisme dan Imperialisme, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kolonialisme dan Imperialisme selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Sejarah Kelas XI Paket C
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kolonialisme dan Imperialisme
Sejarah · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kolonialisme dan Imperialisme
Sejarah · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasF / XI
Materi PokokKolonialisme dan Imperialisme
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang peristiwa penting dalam sejarah Indonesia sebelum abad ke-19.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Mengevaluasi dan merefleksi pemikiran
    Warga belajar mampu menganalisis informasi tentang kolonialisme dan imperialisme, lalu merefleksikan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi.
  2. Kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Warga belajar bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi faktor pendorong dan dampak kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.
  3. Kewargaan — elemen: Memahami peran sebagai warga negara
    Warga belajar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara dalam konteks sejarah perjuangan bangsa melawan kolonialisme.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSejarah
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu menganalisis secara kritis perkembangan sejarah Indonesia dari masa praaksara hingga kontemporer, mengaitkan dengan isu-isu global, serta merefleksikan nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas fakta-fakta sejarah kedatangan bangsa Eropa, pembentukan VOC, dan berbagai kebijakan kolonial di Indonesia.
KonseptualKonsep inti yang dipelajari adalah definisi, motivasi (Gold, Glory, Gospel), serta dampak kolonialisme dan imperialisme di berbagai bidang.
ProseduralWarga belajar akan belajar menganalisis sumber sejarah, mengidentifikasi pola hubungan sebab-akibat, dan menyusun argumen berdasarkan data historis.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari bagaimana latar belakang sejarah kolonialisme membentuk identitas dan tantangan bangsa Indonesia saat ini.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber primer dan sekunder, warga belajar dapat mengidentifikasi faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme bangsa Eropa ke Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat menjelaskan karakteristik kolonialisme dan imperialisme di Indonesia serta perbandingannya dengan daerah lain secara runtut.
  3. Melalui studi kasus kebijakan VOC dan pemerintah kolonial, warga belajar dapat menganalisis dampak ekonomi, sosial, budaya, dan politik kolonialisme di Indonesia dengan minimal tiga contoh konkret.
  4. Dengan presentasi hasil analisis, warga belajar dapat menyajikan laporan tentang respons masyarakat Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme secara kritis dan sistematis.
  5. Melalui refleksi bersama, warga belajar dapat mengaitkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dengan semangat kebangsaan masa kini dengan bahasa yang lugas.
Halaman 2 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kolonialisme dan imperialisme bukan hanya sekadar catatan sejarah, melainkan akar dari berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan politik yang masih relevan hingga kini, serta membentuk karakter dan perjuangan bangsa Indonesia.

Pertanyaan pemantik: "Menurut pengalaman Anda, bagaimana warisan masa lalu, khususnya masa penjajahan, masih terasa dalam kehidupan kita sehari-hari di Indonesia?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: menganalisis sistem ekonomi tanam paksa dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.
Geografi: mempelajari jalur pelayaran dan lokasi-lokasi strategis yang menjadi incaran bangsa Eropa selama masa kolonialisme.
Sosiologi: mengidentifikasi perubahan struktur sosial masyarakat akibat kebijakan kolonial.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi cerita atau pengalaman terkait warisan kolonialisme di daerah mereka, memperkaya perspektif warga belajar.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman, perpustakaan komunitas, atau melalui kunjungan virtual ke museum sejarah lokal yang menyimpan artefak kolonial.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video dokumenter, peta interaktif daring, dan artikel berita daring untuk menganalisis dampak kolonialisme yang masih relevan hingga kini.
Halaman 3 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber primer dan sekunder, warga belajar dapat mengidentifikasi faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme bangsa Eropa ke Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Sejarah: Tutor menyebutkan ciri-ciri tokoh atau peristiwa penting di masa kolonial, warga belajar menebak namanya dalam waktu singkat.
  1. Salam, doa, dan presensi warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor menayangkan gambar peta jalur perdagangan rempah-rempah dan bertanya, 'Mengapa rempah-rempah begitu penting di masa lalu hingga bangsa Eropa jauh-jauh datang ke Nusantara?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Tutor menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik yang akan membimbing diskusi warga belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video singkat tentang latar belakang kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara dan dampaknya, lalu meminta warga belajar mengidentifikasi masalah utama.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi kelompok kecil dan membagikan bahan bacaan (teks, gambar, infografis) tentang faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme (Gold, Glory, Gospel).
  3. Membimbing penyelidikan: Warga belajar dalam kelompok berdiskusi untuk menganalisis isi bahan bacaan dan mengidentifikasi faktor-faktor pendorong tersebut, mencatat poin-poin penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan peta pikiran atau infografis sederhana yang merangkum faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme, termasuk contoh-contoh konkret.
  2. Warga belajar saling mengunjungi 'galeri' hasil kerja kelompok lain untuk memberikan masukan dan pertanyaan konstruktif.
  3. Tutor berkeliling membimbing, memberikan umpan balik, dan memastikan pemahaman warga belajar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan faktor pendorong utama.
  2. Tutor memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi kelas untuk mengklarifikasi perbedaan pendapat atau informasi.
  3. Tutor memberikan penguatan materi tentang faktor-faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme, meluruskan miskonsepsi jika ada.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Warga belajar dan tutor bersama-sama merangkum poin-poin penting tentang faktor pendorong kolonialisme dan imperialisme.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor mengajak warga belajar merefleksikan pembelajaran hari ini, mengapresiasi partisipasi aktif, dan menumbuhkan semangat belajar.
  3. Tindak lanjut & doa: Tutor memberikan tugas mandiri untuk membaca materi pertemuan berikutnya tentang karakteristik dan dampak kolonialisme, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, warga belajar dapat menjelaskan karakteristik kolonialisme dan imperialisme di Indonesia serta perbandingannya dengan daerah lain secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata Sejarah: Tutor menyebutkan satu kata terkait kolonialisme, warga belajar berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan, dan seterusnya secara berantai.
  1. Salam, doa, dan presensi warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor meminta beberapa warga belajar secara acak untuk menyampaikan hasil tugas mandiri mereka tentang karakteristik kolonialisme dan imperialisme.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana karakteristik kolonialisme di Indonesia berbeda dengan di negara lain, dan apa dampaknya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menyajikan beberapa studi kasus singkat (misalnya: kebijakan tanam paksa di Jawa, sistem kerja paksa di Sumatera, atau kolonialisme di India/Afrika) dan meminta warga belajar mengidentifikasi masalah perbedaan karakteristik dan dampaknya.
  2. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Warga belajar dibagi ke dalam kelompok dan setiap kelompok mendapatkan satu studi kasus untuk dianalisis lebih dalam.
  3. Membimbing penyelidikan: Warga belajar dalam kelompok menganalisis karakteristik kolonialisme/imperialisme pada studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi persamaan dan perbedaannya dengan konteks Indonesia, serta dampaknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster atau presentasi digital sederhana yang merangkum karakteristik kolonialisme/imperialisme pada studi kasus mereka, perbandingannya, dan dampaknya.
  2. Warga belajar mempresentasikan hasil analisis kelompok mereka, menjelaskan temuan dan kesimpulan yang diperoleh.
  3. Tutor memfasilitasi diskusi dan perbandingan antar kelompok, mendorong warga belajar untuk mengajukan pertanyaan kritis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi pemahaman warga belajar tentang karakteristik dan dampak kolonialisme/imperialisme di Indonesia dan perbandingannya dengan daerah lain.
  2. Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan analisis warga belajar, serta memberikan penguatan materi.
  3. Warga belajar secara individu menulis refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan bagaimana mereka bisa mengaitkan nilai-nilai perjuangan dengan kehidupan saat ini.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Simpulan bersama: Warga belajar dan tutor menyimpulkan karakteristik dan dampak kolonialisme dan imperialisme serta pentingnya memahami sejarah ini.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor mengajak warga belajar untuk berbagi perasaan mereka setelah mempelajari materi ini, mengapresiasi kerja keras dan partisipasi aktif, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah bangsa.
  3. Tindak lanjut & doa: Tutor memberikan informasi tentang materi selanjutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelusuri Jejak Kolonialisme
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi dan menganalisis faktor pendorong serta dampak kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Modul ini akan membawa Anda menelusuri jejak kolonialisme dan imperialisme yang membentuk sejarah panjang Indonesia. Kita akan memahami mengapa bangsa Eropa datang, bagaimana mereka menguasai Nusantara, dan apa saja dampak yang ditimbulkannya.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, peta dunia, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati peta jalur perdagangan rempah-rempah yang ditunjukkan tutor, kemudian diskusikan mengapa jalur ini penting bagi bangsa Eropa.
  2. Baca teks singkat tentang 'Gold, Glory, Gospel' yang disediakan tutor, lalu identifikasi poin-poin penting faktor pendorong kolonialisme.
  3. Bersama kelompok, isi tabel di bawah ini dengan contoh-contoh konkret dari setiap faktor pendorong dan dampaknya di Indonesia.
    Faktor Pendorong & Dampak KolonialismeFaktor PendorongContoh KonkretDampak di IndonesiaGoldGloryGospel
    Gambar 1. Tabel
  4. Pilih satu kebijakan kolonial (misalnya Tanam Paksa, Politik Etis) dan analisis dampaknya terhadap masyarakat Indonesia dalam bentuk paragraf singkat (minimal 5 kalimat).
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas dan berikan tanggapan terhadap kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia?
  2. Sebutkan beberapa rempah-rempah yang banyak dicari bangsa Eropa di Nusantara!
  3. Menurut Anda, apa tujuan utama bangsa Eropa datang ke Indonesia?
  4. Apakah Anda pernah mendengar istilah 'Tanam Paksa'?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis warga belajar.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi faktor pendorong kolonialisme dan imperialismeLatar belakang dan motivasi bangsa Eropa datang ke Indonesia3 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan karakteristik kolonialisme dan imperialismePerbandingan kolonialisme di Indonesia dan daerah lain3 JPKolaborasi
3Menganalisis dampak kolonialisme di berbagai bidangDampak ekonomi, sosial, budaya, dan politik3 JPPenalaran Kritis, Kewargaan
4Menyajikan laporan tentang respons masyarakat IndonesiaBentuk-bentuk perlawanan dan perjuangan3 JPKolaborasi, Kewargaan
Halaman 8 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membawa Anda menelusuri jejak kolonialisme dan imperialisme yang membentuk sejarah panjang Indonesia. Kita akan memahami mengapa bangsa Eropa datang, bagaimana mereka menguasai Nusantara, dan apa saja dampak yang ditimbulkannya. Mari belajar dari masa lalu untuk memahami masa kini.

1. Latar Belakang Kedatangan Bangsa Eropa
Abad ke-15 dan ke-16 ditandai dengan semangat penjelajahan samudra oleh bangsa-bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris. Motivasi utama mereka dikenal dengan 3G: Gold (kekayaan, terutama rempah-rempah), Glory (kejayaan, memperluas kekuasaan), dan Gospel (penyebaran agama Kristen). Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani pada 1453 juga memutus jalur perdagangan Eropa-Asia, mendorong pencarian jalur baru ke timur.

2. Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme adalah upaya suatu negara untuk menguasai wilayah lain di luar negaranya untuk memperluas wilayah kekuasaan. Imperialisme adalah upaya suatu negara untuk menguasai negara lain dalam rangka memperoleh keuntungan ekonomi, politik, dan militer. Keduanya sering berjalan beriringan, dengan tujuan utama menguras sumber daya dan tenaga kerja dari wilayah jajahan untuk kepentingan negara penjajah.

3. Kedatangan Bangsa Belanda dan VOC
Bangsa Belanda tiba di Banten pada 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Untuk menghindari persaingan antar pedagang Belanda, didirikanlah Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada 1602. VOC diberi hak oktroi, yaitu hak istimewa untuk memonopoli perdagangan, membentuk angkatan perang, mencetak uang, dan memerintah wilayah jajahan. VOC menjadi negara dalam negara yang sangat berkuasa di Nusantara.

4. Kebijakan-kebijakan Kolonial
Selama masa kolonial, berbagai kebijakan diterapkan untuk menguras kekayaan alam Indonesia. Contohnya adalah sistem monopoli perdagangan rempah-rempah, politik devide et impera (adu domba), dan kerja rodi (kerja paksa). Pada masa Daendels diterapkan pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan, dan pada masa Van den Bosch diterapkan Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) yang sangat merugikan rakyat Indonesia.

5. Dampak Kolonialisme di Indonesia
Kolonialisme meninggalkan dampak yang sangat mendalam di Indonesia. Secara ekonomi, rakyat menderita kemiskinan dan kelaparan akibat eksploitasi. Secara sosial, terjadi stratifikasi masyarakat berdasarkan ras dan munculnya diskriminasi. Secara politik, banyak kerajaan lokal kehilangan kedaulatan. Namun, kolonialisme juga memicu munculnya kesadaran nasional dan semangat perlawanan dari rakyat Indonesia.

6. Perlawanan Terhadap Kolonialisme
Sepanjang sejarah kolonialisme, rakyat Indonesia tidak tinggal diam. Berbagai perlawanan lokal muncul di berbagai daerah, seperti Perang Diponegoro, Perang Padri, Perang Aceh, dan perlawanan di Bali. Perlawanan ini menunjukkan semangat juang yang tinggi, meskipun seringkali belum terkoordinasi secara nasional. Perlawanan ini menjadi cikal bakal gerakan nasional yang lebih terorganisir di kemudian hari.

Rangkuman: Kolonialisme dan imperialisme adalah periode penting dalam sejarah Indonesia, didorong oleh motif Gold, Glory, Gospel. Kedatangan bangsa Eropa, terutama Belanda dengan VOC-nya, membawa dampak besar pada ekonomi, sosial, dan politik. Berbagai kebijakan eksploitatif memicu penderitaan, namun juga menumbuhkan semangat perlawanan dan kesadaran nasional yang menjadi fondasi kemerdekaan Indonesia.

Halaman 9 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KolonialismeUpaya suatu negara menguasai wilayah lain untuk memperluas kekuasaan.
ImperialismeUpaya suatu negara menguasai negara lain untuk keuntungan ekonomi/politik.
VOCVereenigde Oostindische Compagnie, kongsi dagang Belanda yang memonopoli perdagangan rempah.
Hak OktroiHak istimewa yang diberikan kepada VOC oleh pemerintah Belanda.
Tanam PaksaSistem kebijakan yang mewajibkan rakyat menanam tanaman ekspor tertentu.
Kerja RodiKerja paksa tanpa upah yang layak untuk pembangunan infrastruktur kolonial.
Devide et ImperaPolitik adu domba yang diterapkan penjajah untuk memecah belah persatuan.
Rempah-rempahBahan penyedap makanan dan obat-obatan yang banyak dicari bangsa Eropa.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kolonialisme dan Imperialisme" mata pelajaran Sejarah Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kolonialisme dan Imperialisme — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh

4 materi Sejarah Paket C, urut mengajar dari Kolonialisme dan Imperialisme hingga Proklamasi Kemerdekaan.

Kolonialisme dan ImperialismeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan NasionalPendudukan JepangProklamasi Kemerdekaan

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Sejarah Paket C, urut mengajar dari Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan hingga Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Nasional.

Perjuangan Mempertahankan KemerdekaanKolonialisme dan Perlawanan BangsaSumpah Pemuda dan Kebangkitan Nasional

Sejarah Kelas XI Paket C — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di Paket C berada di Fase F, dan 7 materi Sejarah setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Sejarah kelas XI (kelas 11) Paket C — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Sejarah kelas XI (kelas 11) Paket C mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Sejarah kelas XI (kelas 11) Paket C yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Sejarah bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIPeta Konsep
Kolonialisme dan ImperialismeLatar Belakang Kedatangan Bangsa EropaKolonialisme dan ImperialismeKedatangan Bangsa Belanda dan VOCKebijakan-kebijakan KolonialDampak Kolonialisme di Indonesia
Dari sub-bab Kolonialisme dan ImperialismeLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Semua paketProta
1Kolonialisme dan Imperialisme1Pergerakan Nasional1Pendudukan Jepang1Proklamasi Kemerdekaan2Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKolonialisme dan ImperialismePergerakan NasionalPendudukan JepangProklamasi Kemerdekaan
Sebaran materi per bulan
Semua paketJurnal Mengajar
Satu baris per pertemuanTanggal dari kaldikMateri, tujuan, kegiatan
Per semester, A4 mendatar
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Sejarah Kelas XI Paket C

Apakah modul ajar Sejarah ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) Paket C masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Sejarah kelas XI Paket C?

7 materi, urut mengajar dari Kolonialisme dan Imperialisme hingga Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Nasional. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Sejarah?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.